Saung Writer, Harmonisasi Aturan dan Humanisme Penulisan Artikel

Saya sebenarnya belum cukup satu bulan bergabung menjadi salah satu penulis di saungwriter.com. Jadi, ada banyak hal yang belum saya tahu dari perusahaan ini tentu saja. Namun demikian, ketika ditanya apa feedback  atau review yang dapat saya berikan setelah bergabung di Saung Writer? Saya harus berpikir keras, apa yang bisa kritik untuk perusahaan penyedia jasa artikel dari Kota Gudeg ini.

Mengapa harus kritik, mengapa bukan pujian?

Saya tidak tahu. Saya seorang penulis buku, akhir Desember 2019 mendatang buku ke-6 saya akan dirilis, Allhamdulillah. Sebagai penulis saya mengerti bahwa sebuah kritik jauh lebih berharga daripada seribu pujian. Pujian akan membuat kita terlena. Sementara kritik membuat mata kita melotot, pikiran kita bekerja, dan kemudian membuat naluri kita kian awas untuk berupaya.

Dan dalam posisi ini, saya kira Saung Writer juga sama seperti saya, kritik jauh lebih berharga daripada pujian.

Kepedulian dan keteraturan di Saung Writer

Jadi apa yang bisa saya kritik?

Sejujurnya tidak ada, atau mungkin belum ada untuk saat ini.

Namun saya sebenarnya memiliki beberapa catatan untuk Saung Writer. Entah apakah ini nanti disebut pujian atau apa pun. Tetapi saya lebih suka menyebutkanya sebagai sebuah catatan. Catatan ini saya kumpulkan sejak saya mendaftar di Saung Writer, mengikuti seleksi, lolos, mendapat job, dinilai, diminta revisi, hingga mungkin besok menerima komisi kepenulisan pertama saya dari Saung.

Artikel pertama yang saya tulis di Saung, setidaknya mendapatkan 7 catatan kesalahan yang harus direvisi. Dan tidak cukup hanya sekali, revisi ini butuh berkali-kali hingga dinilai layak dianggap sebagai artikelnya Saung.

Terus terang, ini membuat saya nyaris stress dibuatnya. Bagaimana tidak, saya penulis buku, saya sudah menerbitkan lima judul buku, saya bisa menulis hingga 3.000 kata setiap hari. Tapi di Saung Writer, sebuah artikel berjumlah 500 kata dengan grade paling rendah saja membuat saya harus pusing selama hari 3 hari memikirkannya. Ada banyak aturan dan struktur dalam penulisan artikel yang sama sekali berbeda dengan buku. Dan saya baru mengetahui itu.

Hingga sekarang, saya mungkin sudah mempelajari beberapa hal mendasar dalam kepenulisan artikel di Saung Writer. Dan Allhamdulilah saya terus belajar untuk meningkatkan kualitas tulisan artikel saya di Saung.

Kembali ke pertanyaan awal, apa yang bisa saya sampaikan sebagai catatan untuk Saung Writer selama menjadi salah satu penulisnya dalam beberapa hari terakhir? Berikut adalah beberapa catatan saya:

Seleksi yang ketat

Photo by Anna Shvets on Pexels.com

Untuk menjadi penulis di Saung Writer, ada beberapa tahap yang harus diikuti. Dari proses mengajukan diri hingga diterima sebagai salah satu penulis freelance, seorang penulis mungkin akan membutuhkan waktu satu bulan lebih.

Ada seleksi ketat yang dilakukan tim mereka. Mulai dari mencermati lamaran para penulis, memastikan para penulis calon writer di Saung mengerti profil Saung secara luas dan umum, memastikan kualitas tulisan mereka layak, hingga masa-masa percobaan atau inkubasi sebelum seorang penulis benar-benar terjun dalam job real mereka.

Ini tentu saja menjadi gambaran ketatnya seleksi seorang penulis di Saung Writer. Yang merupakan sebuah upaya untuk melahirkan para writer Saung yang memiliki standar dan kualifikasi yang tinggi.

Standar yang tinggi

Photo by Gabby K on Pexels.com

Saya pernah menulis sebuah artikel yang mungkin sudah sesuai dengan garis besar Saung secara umum. Akan tetapi ada detail dalam tulisan tersebut yang ternyata tidak saya cantumkan. Pada dasarnya ini mungkin tidak bermasalah, namun oleh editor saya tetap diminta untuk melakukan revisi.

Dari sudut pandang saya pribadi. Ini menunjukkan adanya standar yang tinggi dalam kualitas yang diletakkan oleh Saung. Kualitas yang tinggi pada dasarnya memberi keuntungan secara kolektif yang universal. Baik bagi penulis, bagi Saung sendiri, maupun bagi klien sebagai pengguna jasa.

Dengan koreksi yang mendetail penulis dapat meningkatkan ketelitian mereka. Dengan penulisan yang rapi dan lengkap, reputasi Saung konsisten di mata klien. Sementara dalam sudut pandang klien sendiri, job yang mereka percayakan kepada Saung menemukan tempatnya yang paling ideal.

Kepedulian yang tinggi kepada para penulis

Saya lebih tertarik dan respect pada bagian ini kepada Saung Writer. Kepeduliannya yang cukup besar kepada para penulisnya. Entah bahasa apa yang digunakan, namun sejauh ini Saung telah menempatkan para penulisnya tidak hanya sebagai aset perusahaan mereka, namun juga sebagai partner untuk maju bersama.

Apa dasar pertimbangan saya untuk mengatakan hal ini? berikut alasannya;

  • Open grade achiement

Saung membuka kran yang besar bagi setiap penulisnya untuk meningkatkan skill, kompetensi, sekaligus juga pendapatan mereka melalui kenaikan grade. Selama seseorang merasa mampu untuk untuk mengikuti seleksi kenaikan grade, mereka bisa melakukannya. Dan kesempatan itu selalu terbuka lebar.

  • Empati

Tidak ada yang suka dikritik secara terbuka di depan umum karena itu menyakiti mereka. Saung nampaknya menyadari hal ini. Dan representasinya ketika salah satu writernya mungkin belum dapat mengerjakan job secara baik. Cara mengoreksinya pun sangat humanis dan dapat dibilang ‘menjaga perasaan’. Saya suka menyebut hal ini dengan istilah empathy.

  • Opportunity
Photo by Clement Eastwood on Pexels.com

Ini seperti ujian kenaikan grade itu, namun mungkin untuk hal yang lebih spesifik. Misalnya adalah sebuah project jangka panjang yang mungkin memilki tingkat fee lebih besar. Dalam hal ini pihak Saung memberikan kesempatan kepada para penulisnya untuk mengambil peluang tersebut. Tentunya setelah dinyatakan lolos kualifikasi.

Jika bulan depan Allah masih panjangkan umur, Insya Allah saya mungkin bisa menulis lebih banyak review untuk Saung Writer. Namun untuk sekarang, saya kira cukup ini sajalah dahulu. Saya sudah puluhan kali menguap sambil menulis kalimat-kalimat ini.

Namun yang pasti, sejauh ini saya sampaikan. Saya cukup senang menjadi bagian dari Saung Writer. Ada banyak orang-orang baik di dalamnya. Dan saya juga ingin belajar lebih banyak. Yang terakhir saya ingin katakan pula, bahwa Saung Writer adalah tempat yang cocok untuk anda yang sedang membutuhkan jasa kepenulisan artikel.

Perusahaan ini tidak akan mengecewakan anda, InsyaAllah.

#Saungwriter: Cukup 1 Tempat Untuk Berbagai Kebutuhan Artikel Website


Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

2 respons untuk ‘Saung Writer, Harmonisasi Aturan dan Humanisme Penulisan Artikel

Add yours

  1. Halo mas, saya calon penulis di saungwriter. Sudah masuk masa interview, mas pasti pernah masuk sesi ini, kan? Nah, kira-kira berapa lama waktu buat nunggu dapat konfirmasinya?

    Suka

Tinggalkan Balasan ke anton sujarwo Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: