15 TEMA BUKU FIKSI PALING POPULER UNTUK INSPIRASI MENULIS NOVEL

Tidak semua orang dapat menemukan tema buku fiksi dengan mudah sebagai bahan dalam tulisan mereka. Para penulis pemula bahkan penulis profesional sekali pun, kadang-kadang juga mengalami deadlock atau jalan buntu mengenai tema tulisan mereka selanjutnya. Pada kondisi yang lebih serius, kondisi deadlock idea bahkan bisa mengganggu produktifitas seorang penulis.

Nah sebenarnya ada berapa banyak sih, tema penulisan fiksi yang paling populer dan dapat diadaptasi dengan mudah dalam penulisan novel atau pun cerpen?

Yuk, baca penjelasan lengkapnya berikut ini.

15 Tema Buku Fiksi yang Paling Populer Digunakan Dalam Penulisan Cerpen atau pun Novel

Source: Freepik.com

Jika didefinisikan secara sederhana, pengertian tema dalam buku fiksi adalah topik atau tentang apa sebuah cerita yang disampaikan dan penulisan suatu cerita fiksi. Tentunya ada banyak sekali tema yang bisa diceritakan. Semakin piawai seorang penulis menemukan tema yang tepat untuk karya fiksinya, maka semakin besar juga pula peluangnya untuk diterima oleh para pembaca.

Meskipun ada demikian banyak tema yang dapat diambil sebagai inspirasi penulisan cerita fiksi, namun tentu saja tidak semua bisa dieksekusi dengan mudah dalam prosesnya. Akan tetapi mendapatkan sebuah tema besar dalam satu penulisan, adalah langkah awal untuk mengembangkan plotnya sendiri dalam sebuah penceritaan yang menarik.

Dalam penulisan fiksi, ada banyak sekali ide yang kemudian bisa dikembangkan sebagai tema sebuah cerita. Tema tentang cinta, tema tentang perjuangan, tema tentang pengorbanan dan tema tentang peperangan, adalah beberapa tema yang cukup sering diangkat dalam penulisan. Namun sebenarnya, ada lebih banyak lagi tema yang bisa diambil oleh seorang penulis untuk kemudian dituangkan dalam alur penceritaan.

Lalu, kira-kita apa sajakah tema cerita buku fiksi yang paling populer dalam sebuah penulisan?

Berikut ini ulasannya.

BACA JUGA:

Tema Tentang Cinta dan Kematian

Photo by Artem Saranin on Pexels.com

Dalam dunia yang kamu bisa menjadi apa pun yang kamu inginkan, pilihlah juga untuk menjadi seseorang yang jika ia mencintai orang lain, maka ia mencintainya dengan tulus

A. Wan Bong

Cinta adalah tema yang paling banyak digunakan dalam penulisan cerita fiksi.  Cinta adalah sebuah topik yang sangat universal dan dapat diterima oleh hampir semua kalangan. Cinta juga merupakan bahasa yang paling sederhana untuk berkomunikasi dalam beragam kebudayaan dan latar belakang.

Dengan segala keistimewaan yang terkandung di dalamnya, cinta telah menjadi sebuah tema penulisan yang paling populer sepanjang sejarah. Tema cinta juga telah menjadi topik yang paling digemari di seluruh dunia. Dan karenanya, buku fiksi yang bercerita tentang cinta, tentang suka dukanya, tentang keindahan dan dioramanya, menjadi bagian fundamental fiksi yang dianggap paling kaya.

Hal yang perlu kamu ingat terkait dengan penulisan tentang tema cinta dalam fiksi adalah, bahwa cinta tidaklah dapat diartikan sebagai kasih asmara semata. Walaupun memang tentang hal itu yang terasa paling menonjol.

Cinta dapat diterjemahkan dalam bahasa yang demikian luas, cinta dapat terjadi antara manusia, antara hewan atau binatang, antara elemen alam dan juga semesta. Bahkan pada pembahasan cinta yang lebih tinggi, kamu dapat pula menggambarkan tema cinta dalam bahasa spiritual yang kukuh kepada Tuhan sebagai Sang Maha Pencipta.

Tema kematian adalah salah satu tema yang hampir sama kuatnya dengan cinta dalam penulisan cerita fiksi. Kematian tidak hanya dianggap sebagai sebuah kesedihan dan perpisahan semata, namun dalam fiksi kematian dapat diterjemahkan lebih luas lagi sebagai sebagai rekayasa sempurna dari sebuah tragedi yang mengguncangkan jiwa manusia.

Ada banyak buku yang berkisah tentang cinta dan kematian sekaligus. Jika kamu pernah membaca Di Bawah Lindungan Ka’bah dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk karya Buya Hamka, kamu akan tahu bagaimana kuat imajinasi tema penulisan fiksi tentang kematian dan juga cinta dalam sebuah karya sastra.

Tema Tentang Kebaikan Melawan Kejahatan

Source: AugereExpress.com

Menulis sebuah cerita yang menuturkan kebaikan melawan kejahatan adalah salah satu tema yang juga sangat umum dilakukan. Karakter protagonis yang mewakili kebaikan akan dibenturkan dengan karakter antagonis yang merupakan gambaran dari kejahatan. Kebaikan versus kejahatan juga mengalami banyak pengembangan dalam berbagai cerita fiksi, tergantung sejauh mana imajinasi si penulisnya sendiri.

Jika kamu tertarik menulis sebuah kisah fiksi yang tema utamanya adalah pertempuran antara kebaikan melawan kejahatan, maka pilihlah kisah yang mungkin berbeda dari biasanya, supaya ceritamu bisa memiliki ciri khas. Atau jika kamu merasa bingung untuk mendapatkan perbedaan yang kuat karena tema ini terlampau umum, berikan sesuatu yang spesifik pada karakter kebaikan atau kejahatan yang kamu angkat agar ceritamu lebih kuat tertanam dalam benak pembaca.

Tema Tentang Masa Muda dan Tumbuh Dewasa

Photo by Ivan Samkov on Pexels.com

Tema dalam buku fiksi selanjutnya yang cukup sering pula diangkat adalah tentang masa muda dan tumbuh dewasa. Kamu tentu tahu bahwa masa remaja adalah fase usia yang sangat menarik dari hidup manusia. Remaja menjadi sebuah rentang umur yang demikian enerjik, berani, suka mengambil risiko, punya rasa penasaran yang besar, dan lain sebagainya.

Menulis novel atau cerpen fiksi yang menceritakan tentang masa muda dan pertumbuhannya menjadi dewasa tentu saja adalah sebuah subjek yang menarik. Kamu dapat dengan mudah menemukan sebuah periode penceritaan karakter tokoh dimana ia mungkin melakukan banyak tindakan ceroboh, gegabah dan tanpa perhitungan. Namun segala tindakan yang ia lakukan ini kemudian mengantarkannya pada kedewasaan.

LIHAT INI JUGA:

Tema Tentang Kekuasaan yang Korupsi dan Sewenang-wenang

Source: RobbyRobbins.com

Novel atau kisah fiksi yang bercerita tentang sewenang-wenangan kekuasaan tentu saja adalah sesuatu yang sering ditemui. Kekuasaan dan segala bentuk kekuatan dan kejahatan yang ada dibaliknya, adalah sebuah tema besar yang dapat dituangkan dalam tulisan yang penuh pesan dan sarat makna.

Penulis populer Indonesia dengan nama pena Tere Liye bahkan menulis khusus tentang tema ini melalui sebuah mahakaryanya yang berjudul Negeri Para Bedebah. Ini adalah salah satu contoh buku fiksi yang melukiskan bagaimana kekuasaan yang korup dan tidak amanah, dapat menjadi inspirasi penulisan cerita yang luar biasa.

Tema Tentang Keberanian

Photo by Cade Prior on Pexels.com

Keberanian bukanlah memiliki kekuatan untuk terus melangkah maju, namun memilih terus melangkah maju disaat tidak lagi memiliki kekuatan apa pun

Napoleon Bonaparte

Keberanian adalah sebuah sifat yang sangat dikagumi dalam diri manusia. Berani dalam penulisan novel fiksi melebihi makna sederhana sebagai kemampuan menghadapi rasa takut semata. Akan tetapi dalam sebuah karya fiksi dan juga pada banyak karya sastra lain, keberanian kadang menempati derajat pemaknaan yang jauh lebih dalam dan juga lebih luas.

Tema keberanian dalam penulisan cerita fiksi berupa novel atau pun cerpen, tidak hanya berisi tindakan fisik yang gagah dan agresif. Namun ilustrasi dan eksistensi yang paling kuat untuk melukiskannya adalah dengan menggambarkan keberanian suatu karakter untuk melampaui sifat dan ketakutannya sendiri.

Pada banyak kisah fiksi, keberanian bukanlah sebuah gerak fisik, namun sebuah kebulatan tekad dan perasaan kuat dan tegas dalam mengambil sikap dan tindakan.

Tentang Berjuang dan Bertahan Melawan Rintangan

Photo by andrew shelley on Pexels.com

Tema selanjutnya yang dapat kamu jadikan inspirasi dalam penulisan karya fiksimu adalah tentang perjuangan dan kemampuan bertahan melawan tantangan dan juga rintangan. Kamu dapat melukiskan satu karakter tangguh dalam ceritamu yang dihadapkan dengan begitu banyak masalah dan persoalan. Namun kegigihan, kesungguhan dan ketangguhannya dalam melalui banyak rintangan, menjadi inti kisah yang dapat kamu ceritakan.

Survival melawan alam dan keganasan hutan belantara, survival melawan rasa sakit, survival menghadapi berbagai rintangan untuk mencapai sebuah tujuan berupa tempat dan lain sebagainya, dapat menjadi sedikit gambaran inspirasi yang bisa kamu ambil pula untuk tema ini.

BACA PULA:

Tema Tentang Perlawanan Sosial dan Ketidakadilan

Source: Medium

Tema ketidakadilan adalah salah satu tema dalam penyusunan buku fiksi yang juga tidak kalah populer dan menarik untuk kamu angkat sebagai topik cerita. Ketidakadilan tentu saja banyak dalam masyarakat , dan kamu dapat menemukannya dengan sangat mudah. Kamu misalnya dapat menulis tema fiksi dengan latar belakang kesenjangan ekonomi yang tajam, diskriminasi kekuasaan dan etnis tertentu, dan lain sebagainya.

Apartheid atau diskriminasi warna kulit adalah tema yang cukup populer untuk subjek satu ini. Misoginy atau kebencian yang berlebihan terhadap wanita juga kadangkala banyak diangkat. Atau pada contoh lain adalah rasisme agama dan keyakinan, rasisme terhadap pandangan politik atau bahkan, diskriminasi atas sesuatu yang bahkan lebih remeh daripada itu semua.

Tema Tentang Konfik dan Peperangan

Source: Americakmoviestyle

Hanya prajurit yang tewas yang telah melihat akhir dari sebuah peperangan.

Plato

Perang adalah salah satu tema yang paling banyak digemari dalam berbagai literatur karya manusia. Buku tentang peperangan, kisah tentang peperangan, film tentang peperangan dan juga tentu saja dongeng dan mitos tentang peperangan. Nah, kamu yang mungkin juga memiliki imajinasi yang luas tentang sebuah peperangan, tentu saja dapat menjadikannya sebagai tema penulisan fiksi yang kamu lakukan.

Kamu dapat meperkuat penulisan topik peperangan dan konflik dengan melibatkan hal-hal besar seperti kepentingan politik dan kekuasaan. Sementara untuk menambah kekuatan dan detail cerita, kamu juga bisa memasukkan karakter tentang percintaan, romantisme, pengkhiatan dan lain sebagainya. Semakin baik gambaran dan imajinasimu akan sebuah medan pertempuran, maka sebaik pula cerita yang dapat kamu tuliskan.

Tema Tentang Kepahlawanan Melawan Masyarakat

Source: BBC

Kamu tentu tahu kisah tentang Robinhood yang mencuri harta orang-orang kaya kemudian membaginya dengan orang-orang miskin, kan? Atau kamu juga dapat melihat perumpamaan yang lain tentang Zorro yang juga melakukan hal yang kurang lebih sama dengan apa yang dilakukan oleh Robinhood.

Nah, baik Zorro mau pun Robinhood adalah dua karakter yang dianggap pahlawan bagi sebagian masyarakat, namun dianggap penjahat bagi masyarakat yang lain. Dan dalam penulisan cerita fiksi, baik yang murni fiksi mau pun yang terinspirasi dari legenda atau kisah nyata, kisah kepahlawanan melawan masyarakat adalah sesuatu yang masih sangat menarik untuk dilakukan.

Kamu yang tertarik menulis cerita dengan topik ini dapat mempersempit pembahasanmu bahwa pahlawan yang dimaksud adalah umumnya pahlawan yang membela hak-hak rakyat kecil dan tak berdaya. Sementara masyarakat yang dianggap sebagai simbol kejahatan adalah, masyarakat yang kemudian menunjukkan kerakusan, kekejaman, antipati dan juga tidak memiliki belas kasihan.

Tema Tentang Perintah Melawan Perasaan

Photo by Engin Akyurt on Pexels.com

Bercerita tentang sebuah pertentangan perasaan yang sangat kuat adalah salah satu topik yang unik dan juga kuat menarik emosi. Kamu tentu saja pernah membaca atau menemukan dalam film, bahwa ada sebuah kondisi yang membuat suatu karakter bergelut dalam kekacauan hati dan pikiran ketika ia harus memilih antara perintah dan perasaan?

Misalkan ada seorang prajurit yang diperintahkan oleh rajanya untuk membunuh seseorang tawanan yang lari ke hutan. Di hutan ternyata sang prajurit mengalami kesulitan yang membuat dirinya sendiri hampir terbunuh. Dalam situasi yang kritis, pertolongan justru ia dapatkan dari sang tawanan yang ternyata memiliki kemampuan untuk menyelamatkan nyawanya.

Nah, kamu kemudian dapat masuk ke nilai ceritamu yang sebenarnya bahwa, bagaimana kekalutan dan kekacauan hati sang prajurit saat memilih untuk terus mentaati perintah sang raja dengan membunuh sang tawanan? Ataukah mengikuti kata hatinya  sendiri yang tentu saja akan berlainan?

BACA JUGA:

Tema Tentang Mimpi Melawan Kekecewaan

Source: Bloodydisgusting.com

Selanjutnya tema yang bisa pula kamu angkat dalam penulisan novel atau cerpen fiksimu adalah tentang mimpi dan kekecewaan.  Mimpi adalah sebuah tenaga yang menyalakan upaya untuk mencapainya. Dan tentu saja kamu dapat menemukan banyak mimpi dalam berbagai karakter yang dapat kamu ciptakan.

Mimpi yang membuat karakter melakukan upaya dan tindakan, melakukan perjuangan dan segala usaha, dapat kamu buat menjadi lebih kokoh pesannya melalui sebuah akhir kekecewaan.  Kamu dapat mengekplorasi penulisan tema ini dengan menetapkan mimpi apa yang ingin dicapai oleh ceritamu, bagaimana ia berakhir kecewa, dan apa pesan yang menjadi nilai utama dari kisah yang kamu tuliskan.

Tema Tentang Krisisnya Keimanan

Source: charismamagazine

Krisisnya keimanan yang dimaksud disini tidak harus berbicara tentang kemurtadan lho, ya. Dalam penulisan yang lebih luas pada topik ini, seorang penulis hanya melukiskan bagaimana karakter yang ia gambarkan memiliki pertanyaan mendasar tentang eksistensi Tuhan. Atau dalam pengertian yang lebih spesifik, tentang eksistensi Tuhan dalam keyakinan yang ia anut.

Di dunia barat saat ini, sudah semakin banyak dirilis film-film pendek yang menceritakan kisah mualafnya beberapa tokoh terkemuka. Mualafnya ini seringkali diawali dengan cerita tentang krisis keimanan yang mereka alami dalam keyakinan mereka sebelumnya. Pertanyaan kritis tentang Tuhan, pertanyaan kritis tentang makna kehidupan, telah membimbing mereka menuju pangkuan islam.

Kamu tentu juga bisa menggambarkan situasi seperti ini dalam cerita yang kamu tulis. Buku saya berjudul MMA Trail sendiri yang dirilis pada akhir tahun 2019, juga menceritakan bagian krisis keimanan seperti ini. Sebuah krisis dan kritisnya pemikiran yang kemudian justru memperteguh keyakinan karakter utamanya.

Tema Tentang Kehilangan

Source: Thegrowthequation

Sebuah kondisi dimana kamu merasakan sesuatu yang kamu sendiri pun tidak mengerti hakikatnya, adalah salah satu perwujudan dari rasa kehilangan.

A. Wan Bong

Rasa kehilangan juga dapat menjadi topik yang sangat kuat untuk diceritakan dalam penulisan fiksi. Kehilangan dapat berwujud dalam berbagai bentuk. Kamu bisa melukiskan kehilangan seseorang yang dicintai, kehilangan harta, kehilangan pengaruh dan kekuasaan, atau bahkan pada pembahasan yang lebih dalam, kamu juga bisa melukiskan tentang hilangnya sebuah harapan.

Melukiskan tentang sebuah rasa kehilangan dan berbagai implikasinya terhadap karakter yang kamu ceritakan, akan membuat sebuah jalan cerita yang menarik. Kamu dapat mencari ide dan referensinya dengan mudah akan hal ini. Sekali lagi, novel seperti Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk karya Buya Hamka, masih tetap relevan untuk mencontohkan tema semacam ini.

Tema Tentang Kelahiran Kembali

Source: Screen Rant

Topik penulisan fiksi selanjutnya yang juga tidak jarang ditemukan dalam banyak kesempatan adalah tentang kelahairan kembali atau rebirth. Rebirth disini juga dapat diartikan sebagai kelahiran kembali dalam bentuk reinkarnasi, mau pun dalam bentuk kelahiran kembali berupa pemikiran, semangat, dan juga harapan karakternya.

Pada sebuah penulisan yang lebih kompleks misalnya, tema kelahiran kembali ini seringkali dikaitkan pula dengan tema tentang krisis of faith atau krisis keimanan sebelumnya. Ketika suatu karakter dilukiskan mengalami masa-masa kritis baik dalam segi keyakinan, pemikiran, kesehatan, bahkan kondisi ekonomi, kemampuannya untuk melewati dan mengambil pesan terbaik dapat menjadi moment rebirth atau kelahiran kembali.

INI JUGA MENARIK:

Tema Tentang Kriminalitas dan Kejahatan

Photo by Skitterphoto on Pexels.com

Tema terakhir dalam penulisan fiksi yang dapat pula kamu jadikan inspirasi adalah tentang kriminalitas atau kejahatan. Kriminalitas tentu saja memiliki dimensi yang beragam. Kamu dapat bercerita tentang pembunuhan, tentang pencurian dan perampokan, tentang penculikan dan peredaran narkoba, dan lain sebagainya.

Umum digunakan untuk menghidupkan sebuah cerita, tema kriminalitas mempertemukan antara tokoh protagonis yang ingin mengungkapkan kejahatan, melawan tokoh antagonis sebagai pelaku kriminalnya sendiri. Kamu tentu saja dapat berimajinasi tentang ini dan menyusunnya dalam plot-plot fiksi yang kemudian kamu tulis menjadi karya berbentuk cerpen atau pun novel.

Kamu Ingin Menulis Tentang Apa?

Photo by Vanessa Garcia on Pexels.com

Sekarang, setelah mengetahui ada 15 tema penulisan fiksi populer yang bisa kamu jadikan inspirasi menulismu, kira-kira kamu akan memilih yang mana?

Jangan terpaku dengan sebuah tema kemudian merasa stagnan dengan itu. Kamu tentu saja dapat memadukan dan mengkombinasikan antara tema yang satu dengan tema yang lain supaya memperkuat jalan cerita yang kamu gunakan. Akan tetapi pada suatu garis besar cerita yang menjadi pokok haluan tulisanmu, kamu tentu harus memilih satu tema yang paling relevan.

Sebagai penutup, untuk kamu yang ingin memiliki karya berbentuk buku, artikel atau apa pun itu, kamu bisa mengajak penulis blog ini untuk bekerjasama. Kamu dapat mengajak penulis blog ini sebagai partner menulis, sebagai penulis penuh untuk karyamu, atau bahkan mengikuti kelas menulis secara privat yang ia mentori. Dengan mengikuti kelas menulis, kamu tentu lebih mudah lagi menentukan tema buku fiksi yang paling tepat untuk kamu tuliskan.

Selanjutnya, jangan ragu untuk menghubungi kontak blog ini, ya. Dan yang paling penting adalah, sebagai seorang penulis atau calon penulis, kamu harus segera memiliki karya!

Seorang mentor adalah seseorang yang menunjukkan kepadamu cara untuk melihat harapan dan kekuatan yang ada di dalam dirimu sendiri

Oprah Winfrey


Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Saya juga dapat dihubungi melalui whatsapp di tautan ini:

Fortopolio beberapa penulisan saya dapat dilihat disini:

6 respons untuk ‘15 TEMA BUKU FIKSI PALING POPULER UNTUK INSPIRASI MENULIS NOVEL

Add yours

    1. Plotting adalah bagian paling penting dalam penulisan cerita.

      Langkah yang paling baik adalah dengan membuat konsep besar plot sebelum penulisan dilakukan. Kamu bisa membuat outline novelmu secara spesifik terlebih dahulu sebelum memindahkannya dalam canvas cerita. Tentukan pula dimana klimaks, konflik, bumbu-bumbu kejadian untuk kamu tempatkan.

      Outline yang baik akan membantu kamu membuat plot yang sempurna untuk cerita kamu.

      Selamat mencoba!

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: