10 KESALAHAN PENULIS PEMULA YANG TIDAK SADAR PALING SERING DILAKUKAN

Mood dan inspirasi adalah sesuatu yang penting dalam sebuah proses penulisan, namun itu bukan segalanya.

Anton Sujarwo

Semua penulis besar yang sekarang sudah menjadi penulis profesional itu, mereka pada suatu titik pernah menjadi penulis pemula. Seorang penulis pemula seringkali mengalami beberapa persoalan dalam penulisan karena ketidaktahuan mereka. Di antara beberapa kesalahan penulis pemula tersebut, sepuluh hal berikut adalah yang paling sering dilakukan bahkan tanpa mereka sadari.

Lalu, apa sajakah sepuluh kesalahan para penulis pemula yang paling sering dilakukan tersebut? Berikut ulasan lengkapnya.

Beberapa Kesalahan Penulis Pemula yang Paling Sering Dilakukan dan Mereka Tidak Sadar Sedang Melakukan Kesalahan

Source: Freepik

Para penulis adalah orang-orang yang senantiasa harus belajar dan belajar lagi supaya kualitas tulisan yang mereka hasilkan menjadi semakin baik. Sisi lain yang juga harus diperhatikan oleh seorang penulis adalah mengenai kreatifitas dan produktivitas. Semakin kreatif seorang penulis, semakin kuat ia bisa membangun sebuah jalan cerita yang menarik.

Sejalan dengan imajinasi dan kreativitas, produktivitas pun tidak dapat dilakukan jika seorang penulis ternyata dalam proses penulisan yang ia lakukan, melakukan beberapa hal yang justru membuat produktivitasnya terganggu. Dan lebih menariknya lagi adalah, bahwa beberapa kesalahan ini seringkali dilakukan tanpa disadari oleh penulisnya sendiri.

Nah, jika kamu juga adalah seorang penulis yang mungkin sedang memulai menuliskan beberapa karyamu, beberapa kesalahan berikut perlu untuk kamu ketahui. Dengan mengetahui berbagai kesalahan penulis yang semestinya dapat kamu hindari ini, maka proses menulismu dapat lebih lancar.  

Apa saja sepuluh kesalahan tersebut, berikut penjelasannya satu-persatu.

Terlalu Fokus Pada Penerbitan Sebelum Menyelesaikan Bukunya Sendiri

Source: Budtoboss

Kesalahan penulis yang pertama khususnya para pemula adalah terlalu fokus memikirkan masalah penerbitan sebelum ia sendiri menyelesaikan bukunya. Menerbitkan buku dan mencari agen publisher yang handal tentu saja adalah sesuatu yang penting, namun jika kamu terlalu fokus pada hal ini sementara tulisan-tulisanmu sendiri menjadi terganggu, tentu saja akhirnya menjadi tidak baik.

Saat ini, menerbitkan buku adalah sesuatu yang tidak lagi sulit. Kamu hanya tinggal memilih ingin menerbitkan bukumu melalui penerbit mayor atau pun melalui penerbit indie. Baik penerbit mayor mau pun penerbit indie, keduanya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Kamu dapat dengan mudah mempertimbangkan mana yang akan kamu pilih. Akan tetapi sebelum tahap itu, sebaiknya fokuslah terlebih dahulu untuk menyelesaikan penulisan bukumu.

Menunggu Mood atau Inspirasi Untuk Menulis

Source: Freepik

Mood dan inspirasi adalah sesuatu yang penting dalam sebuah proses penulisan, namun itu bukan segalanya. Kamu tidak bisa menunggu mood atau datangnya inspirasi saja untuk memulai atau meneruskan tulisanmu. Mood manusia tidaklah stabil, dan inspirasi mungkin juga tidak akan datang setiap hari. Jadi, jika kamu menunggu keduanya untuk menulis, kamu bisa saja akan ketinggalan dan tulisanmu bisa jadi tidak akan pernah selesai.

Menuggu datangnya mood atau inspirasi kadangkala adalah kesalahan penulis fiksi pemula, yang biasanya tidak terhindarkan ketika mereka ingin mendapatkan suasana yang sempurna saat menghasilkan tulisan. Padahal ketika mood dan inspirasi tidak kunjung muncul memberi pencerahan, disiplin pada dasarnya jauh lebih efektif membuatmu tetap produktif menghasilkan tulisan.

Memaksakan Diri Untuk Menulis Sesuatu yang ‘Berbeda dan Istimewa’

Source: Merriamwebster.blog

Kesalahan selanjutnya yang sering pula terjadi pada para penulis pemula dan membuat kreativitasnya menjadi tersendat adalah berusaha memaksakan diri menulis sesuatu yang ‘berbeda’. Berbeda yang dimaksud dalam hal ini adalah upaya untuk menghasilkan sesuatu yang istimewa, yang lain dari pada yang lain, yang spesial dan mungkin juga yang, terasa sempurna.

Menghasilkan karya yang sempurna itu adalah sebuah keharusan, namun itu juga adalah bentuk dari sesuatu yang membutuhkan proses dan waktu. Jadi, jika kamu selama ini terhenti menulisnya karena terlalu keras berupaya untuk bisa menulis dan menghasilkan sesuatu yang ‘berbeda’, sebaiknya kamu mulai mengalihkan upayamu itu dengan menulis saja dulu. Dikarenakan perbedaan dan kesempurnaan yang kamu inginkan itu, akan hadir seiring dengan waktu dan jam terbangmu sendiri.

Memutuskan Untuk Tidak Membaca Genre yang Kamu Tulis Karena Menghindari Plagiat

Source: EdSurge

Plagiat adalah menjiplak karya orang lain dan menjadikannya seoah-olah itu sebagai milikmu. Plagiat tentu saja adalah buruk. Dan dilihat dari sudut pandang  mana pun, plagiat adalah bentuk kemiskinan ide dan kekerdilan imajinasi seorang penulis. Jadi, kamu memang tidak boleh melakukan plagiat dalam tulisan-tulisanmu.

Namun demikian, memutuskan untuk tidak membaca karya orang lain dengan genre sama seperti yang sedang kamu tulis supaya kamu terhindar plagiat, bukanlah cara yang tepat. Dengan membaca karya sejenis, kamu justru memiliki perbandingan dan sekaligus juga dapat menghindari plagiat. Membaca karya lain dengan genre sejenis juga bisa menjadi cara bagimu untuk menemukan keunggulan cerita yang kamu tulis sendiri.

Tidak Menggunakan Kerangka Penulisan dan Membiarkan Tulisanmu ‘Mengalir Apa Adanya’

Source: Authorstech

Kesalahan dalam menulis novel atau pun karya fiksi lainnya yang seringkali juga ditemui pada para penulis pemula adalah dengan tidak menggunakan kerangka penulisan. Padahal, kerangka penulisan atau outlining dalam sebuah penulisan baik itu fiksi atau pun non fiksi, tetap sangat dibutuhkan. Kamu yang menulis menggunakan outline akan dimudahkan untuk tetap on the track pada proses menulis yang panjang sekali pun.

Outline dalam karya fiksi berupa novel juga berfungsi sebagai pengunci ide cerita utama yang akan disampaikan dalam tulisan. Dalam penjabarannya kamu dapat menulis beberapa perluasan masalah dari ide pokok, namun outline yang kamu buat akan jadi rem bagimu ketika misalnya tulisanmu sudah terasa tidak relevan lagi dengan persoalan.

Menulis yang mengalir seperti air dan apa adanya memang sangat menyenangkan, namun jangan lupakan outline atau kerangka. Pada prosesnya jika kamu tekun berlatih dan terus menulis, outline justru akan membuatmu mampu menulis dengan lebih cepat, lebih efektif dan, juga lebih produktif.

Tidak Mengatur Waktu Khusus Untuk Menulis

Source: IELTS

Kesalahan umum selanjutnya yang seringkali tidak disadari oleh para penulis pemula adalah mereka tidak memiliki waktu yang spesifik untuk menulis. Seorang penulis yang berbakat dan menjadikan menulis sebagai selingan atau pengisi waktu luang saja, cenderung akan terjebak pada kesalahan yang satu ini. Asumsinya untuk menulis hanya pada luang saja akan membuat dorongan menulisnya tidak disiplin dan terarah dengan benar.

Sebagai seorang penulis kamu harus mengupayakan waktumu untuk menulis secara disiplin. Kamu bisa menetapkan jamnya setiap hari atau setiap beberapa waktu secara berkala. Untuk menghasilkan dua belas judul buku dalam waktu dua tahun dan ribuan artikel di internet, saya pribadi menganggarkan banyak waktu saya untuk menulis. Akan tetapi waktu khusus dan terbaik untuk menulis yang saya miliki adalah pada pukul 02:30 – 06:00 dini hari, setiap harinya.

Tidak Memahami Apa yang Sebenarnya Ingin Disampaikan Dalam Tulisan

Source: weheartit.org

Selanjutnya yang juga tidak sadar dan seringkali dilakukan oleh para penulis pemula adalah mereka tidak memahami apa yang sesungguhnya ingin mereka sampaikan kepada para pembaca melalui tulisan. Ini hampir mirip seperti ide pokok penulisan dengan fokus pertanyaan misalnya; Apa yang ingin kamu katakan pada pembacamu?  Mengapa kamu ingin menyampaikan itu? Dan apa manfaatnya bagi mereka atas pesanmu itu?

Dalam penulisan fiksi kamu misalnya dapat menulis hingga 100.000 kata atau bahkan lebih, tapi objek utama dari penulisan yang panjang tetap juga harus kamu pahami intinya; bahwa apa yang ingin kamu sampaikan sebenarnya? Dengan mengerti apa yang sebenarnya ingin kamu sampaikan pada pembaca tulisanmu, kamu akan memiliki ketajaman yang kuat saat menulis dan juga menguraikannya dalam lautan kata-kata.

Terlalu Banyak Hal yang Ingin Ditulis dan Lupa Pada Fokus

Source: Forstudent.com

Menulis adalah salah satu pekerjaan atau profesi yang membutuhkan fokus dan konsentrasi. Fokus dibutuhkan tidak hanya pada saat menulis dan meluapkan kata-kata, namun juga dibutuhkan secara makro saat memilih topik dan tema penulisan. Kamu mungkin memang memiliki ribuah ide untuk dituangkan dalam tulisan, namun tanpa fokus bisa jadi tidak ada satu pun idemu yang akan menjadi buku.

Untuk menjadi penulis yang produktif dan kreatif, kamu membutuhkan fokus yang ekstra. Seumpama kamu memiliki beberapa ide yang ingin dituangkan dalam buku dan ide itu semua sama bagusnya, kamu harus memilih salah satu ide dan menyelesaikan hingga benar-benar tuntas. Kurangnya fokus dan terlalu banyak ide yang ingin ditulis adalah salah satu kesalahan

Memiliki Ide yang Hebat Tentang Cerita yang Menarik Namun Tidak Memiliki Karakter yang Kuat Sebagai Pendukungnya

Source: DNBryn

Salah satu hal lain yang juga sangat sering ditemui sebagai kesalahan pada para penulis pemula adalah mereka kadang terlalu sibuk pada jalan cerita yang ingin disampaikan dan, lupa pada membangun karakter tokohnya sendiri. Cerita yang bagus tanpa diimbangi dengan kekuatan penokohan atau karakter, seringkali tidak dapat melekat dengan baik pada benak pembaca.

Jika kamu memiliki suatu konsep yang menarik tentang sebuah cerita, pastikan pula kamu memiliki tokoh atau karakter yang juga kuat sebagai subjeknya. Balance antara cerita yang menarik serta karakter yang kuat akan membuat cerita yang kamu hasilkan menjadi sempurna. Dan untuk melakukan hal ini, tentu saja kamu membutuhkan banyak latihan dan belajar. Berita baiknya, dengan ketekunan dan disiplin kamu pasti bisa melakukannya.

Tidak Pernah Membaca Buku atau Mengikuti Kelas Menulis Tertentu

Source: EverythingPR

Aktivitas menulis dan membaca adalah dua sisi yang sama sekali tidak dapat dipisahkan. Kamu tidak dapat menulis jika kamu tidak mau membaca, membaca adalah ruh dan spirit dari aktivitas penulisan itu sendiri. Jadi, pastikan kamu mencintai buku dan sering membacanya untuk membuat kualitas dan produktivitas tulisanmu semakin baik.

Selanjutnya, ada banyak penulis hebat yang lahir dari proses otodidak, akan tetapi tidak ada salahnya jika kamu mengambil kursus atau bimbingan untuk mempercepat prosesnya. Dengan dibimbing oleh penulis berpengalaman, kamu dapat melampaui beberapa hal yang mungkin saja akan membutuhkan banyak waktu jika kamu melakukannya sendiri.

Seorang pembimbing adalah adalah seseorang yang melihat lebih banyak bakat dan kemampuan di dalam dirimu, daripada yang kamu lihat sendiri, dan ia kemudian membantumu mengeluarkan kemampuan terbaikmu.

Bob Proctor

Nah, kamu yang ingin mendapatkan bimbingan dalam menulis dan menghasilkan karya berbentuk buku, artikel atau apa pun yang bersifat tulisan, tentu saja kamu dapat menghubungi penulis blog ini yang juga merupakan seorang penulis. Penulis blog ini adalah copywriter, penulis buku, ghost writer dan juga kontent writer yang pengalamannya dapat menjadi sesuatu yang sangat berharga untuk kamu pelajari.

Sekarang, kamu dapat menghubungi penulis blog ini melalui kontak yang sudah tersedia. Atau juga bisa melihat beberapa tulisannya yang lain pada website: www.akasakaoutdoor.co.id, atau www.arcopodojournal.wordpress.com. Dengan belajar menulis pada yang telah berpengalaman, kamu tidak perlu lagi melakukan kesalahan penulis pemula seperti yang lainnya.

Tetap produktif menulis, ya!


Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

15 respons untuk ‘10 KESALAHAN PENULIS PEMULA YANG TIDAK SADAR PALING SERING DILAKUKAN

Add yours

  1. Ping-balik: Cahaya Pena Pemula

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: