CARA MENGATASI WRITER’S BLOCK ATAU KEBUNTUAN IDE DALAM MENULIS

Sebagai seorang penulis, ada kalanya kamu mungkin merasakan writer’s block atau mengalami buntu ide dalam menulis. Kondisi ini biasanya membuat seorang penulis menjadi tidak produktif karena seolah-olah otak terasa buntu dan tidak dapat menghasilkan apa-apa sebagai bahan tulisan. Ketika tangan bertemu dengan keyboard laptop atau papan ketik, semua imajinasi dan kosakata seakan menghilang.

Jika sekarang kamu sedang mengalami hal ini, ada beberapa hal yang mungkin telah menjadi penyebabnya. Namun jangan gundah, karena writer’s block juga ada cara mengatasinya. Nah, untuk lebih jelasnya mari baca artikel ini hingga tuntas, ya.

Pengertian, Penyebab dan Cara Mengatasi Writer’s block atau Kebuntuan Ide Dalam Menulis

Source: Freepik

Menulis tentang kebuntuan ide dalam menulis masih lebih baik daripada tidak menulis sama sekali.

Charles Bukowski. The Last Night of the Earth Poems

Secara sederhana writer’s block atau kadang stuck writer artinya adalah sebuah kondisi dimana seorang penulis mengalami kebuntuan ide untuk menulis. Namun jika dilihat secara lengkap, writer’s block atau kebuntuan menulis juga dapat diartikan sebagai ketidakmampuan seorang penulis untuk memproduksi materi baru. Kondisi ini bisa bersifat sementara waktu atau bahkan bisa bersifat permanen yang membuat seorang penulis mungkin saja melupakan karir mereka sebagai penulis.

Pada kondisi yang umum, kebuntuan ide dalam menulis memang seringkali terjadi dalam temporary period. Akan tetapi memang pada beberapa kasus, khususnya pada para penulis pemula, writer’s block bahkan bisa membuat seorang calon penulis menyerah dan melupakan keinginannya menjadi seorang penulis yang berhasil.

Lantas, apa sih penyebab writer’s block itu?

Penyebab Writer’s Block atau Ide Buntu Dalam Menulis

Source: Freepik

Kebuntuan dalam menulis disebabkan oleh banyak hal. Beberapa penyebab writer’s block yang paling umum yang ditemukan pada tiap penulis misalnya adalah;

  • Merasa kehabisan inspirasi untuk menulis.
  • Bosan dan jenuh dalam menulis.
  • Merasa sangat terganggu ketika sedang menulis.
  • Project penulisan yang dikerjakan melampaui kemampuan penulisnya sendiri.
  • Sakit secara fisik.
  • Mengalami masalah dalam hubungan dengan seseorang (bisa keluarga, teman dekat, kekasih, suami, isteri, dll).
  • Merasa tidak cocok dengan genre yang sedang ditulis.
  • Terlalu berharap bahwa tulisan yang dihasilkan akan memukau para pembaca.
  • Tertekan oleh kesuksesan menulis yang pernah dilakukan sebelumnya.
  • Dan lain-lain.

Nah, sebelum kamu merumuskan formula untuk mengatasi writer’s block  yang mungkin sedang kamu alami, hal pertama yang juga tidak boleh kamu lupakan adalah mengidentifikasi penyebabnya.  Semakin spesifik kamu mengetahui penyebab mengapa otak terasa buntu dalam menulis, maka semakin efektif pula kamu bisa menemukan cara untuk mengatasinya kemudian.

Beberapa Jenis Writer’s block yang Paling Sering Ditemukan

Source: Almenta international

Seringkali kita menulis sebuah kalimat terlalu cepat, atau kadang terlalu lambat. Apa yang harus kita lakukan adalah menuliskannya dengan tepat waktu. Karena jika tidak kita akan kehilangan keutuhan kalimat itu yang sesungguhnya.

Thomas Bernhard, Concrete

Kebuntuan ide dalam menulis terdiri dari berbagai macam. Secara umum jenis-jenis writer’s stuck ini memiliki tingkat risiko dan penanganan yang berbeda-beda. Kamu juga dapat mengidentifikasi jenis writer’s block yang manakah yang sedang kamu alami saat ini.

Seperti halnya memahami penyebab ide buntu saat menulis, memahami jenis kebuntuan yang dialami juga tidak kalah penting untuk dilakukan. Ketika penyebab dan jenis writer’s stuck yang kamu alami bisa kamu kenal dengan baik, selanjutnya kamu akan dapat melewatinya dengan mudah.

Completely Blank

Write block yang pertama adalah kamu seakan benar-benar merasa blank atau seakan tidak memiliki ide sama sekali. Ketika kertas dan pulpen ada di depanmu, ketika tanganmu sudah ada di atas papan ketik, semua ide seakan menghilang. Kamu tidak tahu harus menulis apa dan bagaiamana caranya.

Tidak Fokus Karena Terlalu Banyak Ide

Memiliki ide yang banyak tentu saja adalah sesuatu yang bagus. Namun jika banyaknya ide membuat kamu justru tidak fokus dalam menulis, maka hal ini perlu segera kamu atasi.

Jika kamu merasa tidak dapat menulis karena bingung menentukan prioritas ide mana yang akan terlebih dahulu dieksekusi, maka kamu sedang dalam kondisi writer’s block  yang disebabkan oleh tidak fokus.

Terhenti di Tengah, Tidak Tahu Apa yang Ingin Ditulis Selanjutnya

Ada sebuah kondisi yang cukup sering terjadi ketika misalnya penulis fiksi sudah menyelesaikan 50-60 % novelnya, namun tiba-tiba ia merasa blank, tidak tahu tahu lagi harus menulis apa sebagai kelanjutannya. Kondisi ini bisa terjadi tidak hanya pada penulis pemula, bahkan pada penulis profesional pun bisa mengalami hal yang sama.

Cerita yang Ditulis Seolah Mengalami Jalan Buntu

Source: House 21

Writer’s block – wattpad juga seringkali mengalami hal ini, ketika mereka tidak dapat melanjutkan cerita online yang ditulis karena seolah mandeg di tengah jalan. Mungkin ide awal cerita menjadi sangat menarik untuk ditulis, namun pada beberapa bagian bisa jadi cerita itu seolah menemui jalan buntu atau dead lock.

Memiliki Kerangka Penulisan yang Menarik Namun Tidak Memiliki Isi

Kerangka yang hebat sama sekali tidak menjamin sebuah penulisan akan berjalan lancar dan mulus saja.

Pada kondisi tententu, penyebab writer’s block kadang adalah ketidakmampuan penulis untuk mengeksekusi kerangka yang telah lebih dulu dituliskan. Kamu mungkin memiliki ide besar untuk ditulis sebagai outline, namun ketika dituangkan dalam detail atau isinya, kamu kemudian kehilangan apa yang ingin disampaikan.

Kehabisan Kosakata yang Tepat

Untuk menggambarkan sebuah suasana dalam penulisan, seorang penulis membutuhkan kosakata dan kalimat yang sempurna. Nah, kadang-kadang ada juga writer yang mengalami persoalan ini ketika ia merasa seolah kehabisan semua perbendaharaan kata untuk melukiskan sebuah suasana yang ideal dan sempurna

Bosan dan Jenuh

Jenis terakhir dari kebuntuan menulis writer’s block  adalahkarena kebosanan dan kejenuhan. Hal ini bisa saja terjadi karena kamu menulis terus-menerus dan jarang beristirahat. Atau pada situasi yang lain, kamu sedang menuliskan sebuah bagian yang panjang dan membosankan dari cerita yang kamu sedang  susun.

Tips dan Cara Mengatasi Writer’s block atau Kebuntuan Ide Dalam Menulis

Source: Youtube

Analisa yang berlebihan dalam menulis akan menyebabkan kebuntuan pikiranmu untuk menuliskannya.  

Rebecca Jane. The Real Lady Detective Agency

Setelah mengetahui pengertian, penyebab dan juga jenis-jenis kebuntuan dalam menulis, lalu bagaimanakah cara mengatasinya?

Pada dasarnya writer’s block adalah sesuatu yang lumrah dan hampir pernah terjadi pada setiap penulis. Kamu yang mengalami ini jangan bersedih dan berkecil hati karena ada cukup banyak cara efektif untuk mencegah writer block atau pun mengatasinya. Beberapa cara yang paling efektif  mungkin adalah sebagai berikut;

Lakukan Kegiatan Fisik

Source:Bukareview

Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan melakukan kegiatan fisik yang dapat kamu pilih sendiri. Intinya sibukkan dirimu dengan sesuatu yang membuat tubuhmu dan pikiranmu terfokus dengan apa yang kamu lakukan. Kamu bisa memilih aktivitas fisik dengan melakukan jogging, hiking, mendaki gunung, atau yang lainnya.

Jika kamu misalnya memiliki halaman rumah, kamu juga bisa menyibukkan diri dengan menanam bunga, membersihkan rumput, atau bahkan juga berkebun. Cara pertama ini meminta kamu untuk serileks mungkin dengan cara aktivitas fisik yang membuat tenaga dan pikiranmu menjadi lebih dikerahkan.

Mengobrol, Membaca Buku atau Menonton Film

Source: BeautyJournal

Dikarenakan tujuan utama dari mengatasi writer’s block adalah dengan membuat pikiran lebih santai, maka kamu dapat juga mensiasatinya dengan misalnya mengobrol, menonton film atau pun membaca buku.  Bahkan jika penyebab block-nya ide yang kamu alami adalah karena kurangnya kosakata atau sumber penulisan yang kamu miliki, maka membaca selain mampu mengatasi idemu yang buntu, juga mampu menambah referensi penulisanmu sendiri.

Membuat pikiran santai mungkin bisa saja disepelekan oleh banyak penulis karena terlihat sangat tidak produktif dan membuang waktu. Akan tetapi proses ini seperti mengasah lagi sabit yang sedang kamu gunakan untuk memotong rumput. Kamu mungkin tidak akan memperoleh rumput untuk sementara waktu karena sabitnya sedang diasah. Namun ketika sabitnya sudah siap dan semakin tajam, maka produktivitasmu dalam menghasilkan rumput akan jauh lebih efektif.

Menulis Bebas

Source: Slideshare

Esensi terpenting dari menjadi seorang penulis adalah tidak berhenti menulis. Kamu boleh merasakan kebosanan, kejenuhan, blank ide  dan kebuntuan gagasan dalam penulisan, namun itu tidak boleh menghentikanmu untuk menjadi seorang penulis. Beristirahat untuk sementara itu memang dianjurkan, namun jika kamu terlalu lama berhenti  menulis, maka hal itu dapat saja membuat komitmen kamu menjadi terganggu.

Nah, untuk mensiasati block writeseperti ini kamu juga tidak boleh berhenti menulis, apalagi dalam tempo waktu yang lama. Untuk tetap produktif menghasilkan tulisan kamu bisa berfokus untuk menulis bebas (free write) baik tema, struktur, gaya atau pun aturannya. Lupakan sejenak segala aturan dan teknik-teknis menulis yang pernah kamu pelajari, sekarang waktunya untuk menulis sesuka hatimu  dan sebebas apa pun yang kamu inginkan.

Reposisi dan Re-Decorate Ruang Kerjamu

Source: Pinterest

Tips selanjutnya yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi writer’s block adalah dengan mengubah ruang kerjamu. Ini mungkin hampir sama dengan langkah yang pertama berupa aktivitas fisik, namun ini akan lebih difokuskan lagi pada menata ulang ruangan tempatmu menulis saja.

Kamu bisa memindahkan posisi meja, merapikan buku-buku di belakang kursi,  menambah beberapa ornamen atau lukisan di ruangan kerja dan lain sebagainya. Selain dapat membuat pikiran beristirahat dari proses penulisan yang sedang dikerjakan, mereposisi dan mendekorasi ulang ruang kerja akan mampu pula untuk membuat suasana kerja menjadi lebih fresh dan penuh energi.

Keluar dari Zona Nyaman

Source: Sanook

Tips terakhir untuk mengatasi kebuntuan dalam menulis ini terdengar seperti motivasi bisnis, tapi bukan itu maksudnya.  Maksud keluar dari zona nyaman terkait dengan writer’s block adalah dengan mencoba penulisan baru yang selama ini mungkin kamu hindari karena merasa sulit atau tidak bisa. Hal ini bisa saja memiliki arti misalnya dengan menulis novel genre baru, menulis artikel ilmiah dengan topik baru, dan lain sebagainya.

Keluar dari zona nyaman dalam penulisan akan memaksa kamu untuk berbuat lebih banyak, dan hal ini pada kondisi tertentu dapat memacu kemampuanmu untuk berkembang lebih cepat. Jangan ragu untuk menerima tantangan baru meskipun itu terasa lebih sulit dilakukan. Karena pada akhirnya, tantangan baru itu bisa jadi sebab munculnya percikan baru dalam dirimu untuk menyelesaikan banyak hal yang selama ini tak bisa kamu lakukan.

Nah, itu adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi kondisi writer’s blockyang mungkin saat ini kamu rasakan. Dengan memahami kebuntuan inspirasi dalam menulis berdasarkan penyebabnya, jenisnya dan juga cara mengatasinya, produktivitas dan kualitas penulisanmu justru akan semakin bagus setelah kamu berhasil keluar dari fase writer’s block itu sendiri.

Jadi, selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Tetap berkarya!


Tulisan saya dapat dibaca pula di website:


Anda ingin menjadi penulis? Memiliki banyak ide untuk ditulis namun bingung bagaimana melakukannya?

Saatnya untuk mengikuti kelas menulis online di Penulisgunung.id

Anda akan dibimbing sampai bisa sampai anda memiliki karya yang bisa membuat anda bangga.





Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: