SINERGI FOUNDATION SEBAGAI SOLUSI ZAKAT ONLINE YANG SISTEMATIS DAN TEPAT SASARAN

Mungkinkah zakat dapat menjadi kunci kemakmuran suatu negeri?

Jika pertanyaan seperti ini diajukan pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz puluhan abad silam, maka jawabannya adalah; iya, zakat dapat menjadi kunci kemakmuran negeri dan ummat. Akan tetapi jika pertanyaan yang sama diajukan pada masa yang kontras dengan model pemerintahan khalifah besar dari dinasti Umayyah itu, maka jawabannya akan berlainan.

Nah, sebenarnya bisakah zakat menjadi solusi menuju kemakmuran sebuah negeri? Bagaimanakah cara mengaplikasikannya di tengah tantangan dunia modernitas saat ini?

Mari, simak ulasannya berikut ini.

Mengenal Sinergi Foundation dan Kiprahnya Sebagai Operator Zakat Online yang Amanah, Sistematis dan Tepat Sasaran

Source: Freepik

Pengertian Zakat

Secara sederhana, istilah zakat dapat diterjemahkan sebagai harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim kepada orang yang berhak menerimanya. Sementara menurut bahasa, zakat dapat didefinisikan sebagai sesuatu yang bersih, suci, tumbuh dan juga berkembang. Namun pemaknaan yang lebih sering digunakan bagi zakat adalah sesuatu yang telah menjadi hak Allah Yang Maha Kaya untuk dikeluarkan atau diberikan kepada fakir miskin.

Fungsi Zakat

Source: Freepik

Zakat memiliki fungsi yang sangat komprehensif dalam kehidupan sosial dan masyarakat. Zakat tidak hanya dapat dimaknai sebagai kewajiban seseorang dalam mengeluarkan sebagian hartanya lantaran perintah Allah semata. Akan tetapi, zakat juga memiliki fungsi yang secara ajaib telah dipersiapkan Allah untuk memberikan ketenangan dan kedamaian bagi setiap orang, baik bagi yang menerima zakat mau pun yang membayar zakat.

Bagi orang yang memberikan zakat, ritual ini memiliki fungsi sosial sebaga cara untuk mensucikan hati dari sifat kikir, tamak dan juga serakah. Sementara bagi penerima zakat, hal ini juga dapat mensucikan hati mereka dari perasaan iri, dengki, hasad, dan juga amarah.

Fungsi membersihkan dari zakat adalah dengannya harta yang dimiliki dapat dibersihkan. Artinya, jika dalam proses mengumpulkan harta terdapat cara-cara yang syubhat, maka zakat dapat membersihkannya. Zakat juga befungsi sebagai penumbuh atau pengembang karena dengan zakat harta seorang pemberi zakat justru akan bertumbuh dan berkembang.

Masih ada banyak fungsi dan manfaat lain dari zakat. Zakat pada tatanan negara yang lebih luas mampu menjadi cara efektif untuk mengentaskan kemiskinan. Zakat yang dikelola secara baik juga akan memberikan peran yang sangat besar bagi pemberantasan kejahatan yang berakar dari persoalan sosial. Pendek kata, fungsi dan manfaat zakat hampir mencakup semua bentuk kemaslahatan umat manusia.

Jenis-Jenis Zakat   

Source: Freepik

Umat islam hanya mengenal dua jenis zakat yang telah menjadi kewajiban untuk ditunaikan. Zakat yang pertama adalah zakal mal atau zakat harta. Zakat mal sendiri memiliki banyak jenis sebagai turunannya seperti zakat penghasilan, zakat perniagaan, zakat pertambangan, zakat pertanian, hasil laut, hasil temuan, zakat emas, bahkan hingga zakat obligasi dan semacamnya.

Sementara jenis zakat yang kedua adalah zakat nafs atau zakat jiwa, yang lebih populer pula dikenal sebagai zakat fitrah. Waktu menunaikan zakat fitrah sudah ditentukan yakni pada akhir bulan Ramadhan atau menjelang hari raya Idul Fitri.

Problematika Zakat pada Zaman Modern

Source: Freepik

Dari zaman dahulu hingga sekarang, zakat sebagai salah satu prospek penting perekonomian umat tak lepas pula dari permasalahan yang mengiringinya. Permasalahan utama misalnya adalah mengenai pengelolaan zakat, kemudian kurangnya kesadaran masyarakat untuk membayar zakat. Atau bahkan yang paling teknis dan terlihat sederhana adalah tentang kemudahan dalam membayar zakat.

Menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam membayar zakat tentu membutuhkan banyak kerjasama dan kerja keras. Sementara membangun sistem pengelolaan zakat yang amanah, tepat sasaran dan sesuai dengan syar’i, tentu juga membutuhkan lebih banyak dedikasi, sikap istiqomah, dan keikhlasan dalam melakukannya.

Allhamdulillah di Indonesia, bertumbuh pula berbagai lembaga yang ikut andil membantu suksesnya proses ibadah zakat sebagai bagian dari perekonomian umat. Kemudahan masyarakat untuk melaksanakan kebajiban bayar zakat telah dipermudah dengan lahirnya sistem zakat online yang tentu saja lebih sederhana, simple, efisien dan terorganisir.

Nah, salah satu lembaga yang kemudian mendedikasikan diri mereka untuk membantu problema zakat di masa modern ini adalah Sinergi Foundation. Dalam beberapa waktu terakhir, lembaga ini telah menjadi salah satu lembaga pengelola zakat yang terpercaya, sistematis, dan juga tepat sasaran.

Sekarang, apa sajakah kira-kira manfaat yang bisa Anda peroleh dengan berkontribusi sebagai mitra zakat pada Sinergi Foundation?

5 Manfaat Paling Signifikan Berzakat Melalui Sinergi Foundation                     

Source: Freepik

Sebagai lembaga pengelola zakat di zaman modern, Sinergi Foundation tentu memiliki juga beragam manfaat yang dapat Anda peroleh ketika menggunakan jasa mereka.

Beberapa keuntungan atau manfaat yang paling signifikan misalnya adalah;

Memudahkan

Source: Freepik

Keuntungan paling utama dari lembaga pengelola zakat modern adalah mereka seharusnya memberi kemudahan kepada orang-orang yang membayar zakat untuk menunaikan tanggung jawab mereka. Kemudahan harus mencakup banayak hal semisal proses pengumpulan zakat, penyaluran, laporan dan lain sebagainya.

Di zaman sekarang, ketika era digital dan internet menjadi portal semua sisi, maka lembaga zakat modern harus pula mampu menjangkaunya. Sinergi Foundation dalam hal ini mampu menjadi jembatan yang memberi banyak kemudahan dalam hal sinergitas zakat di Indonesia.

Memiliki Jangkauan Luas

Source: Freepik

Pada sudut pandang yang tepat, ruang dan waktu dalam dimensi modern kadang hanya sebatas ilusi. Lembaga zakat yang profesional semacam Sinergi Foundation memahami dan mengaplikasikan konsep tersebut tersebut dalam layanan mereka.

Dimana pun Anda berada, seberapa banyak pun waktu yang Anda miliki, Anda tetap dapat menggunakan layanan Sinergi Foundation selama Anda bisa mengaksesnya melalui layar ponsel. Hal ini tentu saja akan memudahkan lebih banyak orang untuk menunaikan kewajiban zakat mereka melalui Sinergi Foundation.

Tepat Sasaran

Source: Freepik

Di tengah kondisi perekonomian dunia yang terpuruk karena wabah Covid 19 ini, mungkin ada banyak bagian dari umat islam yang menjadi berhak sebagai penerima zakat lantaran kondisi ekonomi yang semakin merosot. Akan tetapi dalam menetapkan siapa saja orang yang berhak menerima zakat dan mengapa mereka menjadi prioritas, tentu saja membutuhkan analisa yang matang.

Nah, Anda yang melaksanakan kewajiban membayar zakat dan mengharapkan apa yang Anda lakukan dapat bermanfaat sesuai ketentuan, tentu menginginkan zakat Anda tepat sasaran. Untuk alasan satu ini, Sinergi Foundation sangat layak untuk Anda pertimbangkan.

Akuntabel

Photo by Pixabay

Tidak ada kewajiban bagi lembaga zakat untuk mengumumkan siapa saja orang yang menunaikan kewajiban zakatnya melalui mereka. Namun, bagaimana pun juga, sebuah lembaga yang diserahi tanggung jawab pengelolaan harta baik berupa uang mau pun benda-benda berharga, tetaplah harus akuntabel dan memiliki perhitungan yang rapi.

Akuntable dalam konteks ini bukan bermakna mengenai hitung-hitungan laba rugi lembaga pengelola zakat, akan tetapi lebih kepada akuntabilitas pengelelolaan zakat yang terdiri dari pemberi zakat, penerima zakat, bentuk zakat, prioritas, dan juga perhitungan mashlahat yang lebih banyak berdampak pada umat, dan lain sebagainya.

Insya Allah Amanah

Source: Freepik

Bagian paling pokok dari sebuah lembaga pengelolaan harta umat adalah mereka harus teruji amanah. Kemampuan dan keikhlasan untuk menyampaikan amanah pemberi zakat kepada penerima zakat harus benar-benar dapat diterjemahkan secara berkesinambungan. Dan amanah menjadi bagian paling dasar dari fungsi ini.

Kemampuan untuk melaksanakan amanah sebaik mungkin ini adalah top priority bagi lembaga pengelola zakat seperti Sinergi Foundation. Amanah ini pula dalam implementasinya, akan memberikan rasa tentram dan damai dalam hati pemberi zakat karena tahu bahwa zakat yang mereka keluarkan, sungguh-sungguh telah diberikan kepada orang yang paling tepat dan dengan cara yang paling tepat pula.


Nah, itu adalah sekelumit mengenai Sinergi Foundation dan kiprah mereka dalam pengelolaan zakat online. Dalam sudut pandang yang utuh, dapat dilihat bahwa zakat dengan realisasi yang paling tepat, ternyata memang memberi dampak yang signifikan bagi kejahteraan ummat.

Dan bisa saja ini adalah ikhtiar kecil yang dapat kita lakukan untuk menjawab pertanyaan pada awal tulisan ini tadi mengenai; mungkinkah zakat dapat menjadi kunci kemakmuran suatu negeri?

Wallahu’alambisshawab

Dan, selamat berzakat!

TIPS MEMBUAT OPENING CERPEN YANG MENARIK DALAM 9 LANGKAH MUDAH

Salah satu bagian paling krusial dalam penulisan cerpen atau novel adalah bagaimana membuat opening atau pembuka cerita yang memikat. Ketika kamu berhasil membuat opening cerpen yang menarik, maka kamu dalam langkah yang pertama telah berhasil menarik perhatian pembaca. Dan pada banyak kasus, ini adalah hal paling penting untuk membuat cerpen atau novel yang kamu tuliskan, memiliki keistimewaan dibandingkan yang lainnya.

Lantas, bagaimakah sebenarnya cara membuat kalimat pembuka cerpen atau novel yang menarik? Adakah tips-tips khusus yang dapat dilakukan untuk memudahkan prosesnya?

Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

9 Tips Mudah Membuat Opening Cerpen yang Menarik

Photo by Sam Lion

Hal pertama yang perlu diperhatikan oleh seorang penulis dalam membuat halaman pertama novel atau cerpen yang ditulisnya, adalah bahwa hal itu haruslah bisa membuat pembaca ingin terus pembaca. Jadi, secara mudah dapat dipahami bahwa ketika pembaca membaca awal dari tulisan kamu, mereka sudah tertarik untuk menyelesaikannya karena dikemas dengan awalan menarik.

Tentu saja ada banyak metode yang dapat dipergunakan untuk membuat kalimat pembuka sebuah novel atau pun cerpen. Di antara banyak metode tersebut, berikut adalah 9 metode yang paling mudah untuk diaplikasikan. Jika kamu menerapkan metode ini dengan baik, InsyaAllah kamu akan mampu membuat opening yang menarik untuk cerpen atau novel yang sedang kamu tuliskan.

Nah, apa sajakah ke 9 metode atau tips tersebut?

Berikut uraiannya.

BACA JUGA

Membuat Opening Cerita dengan Dialog

Photo by Charlotte May

Metode pertama yang dapat dengan mudah kamu terapkan sebagai pembukaan novel atau cerpen adalah dengan dialog atau percakapan. Disini kamu dapat memulainya dengan membuat percakapan antara dua atau lebih karakter yang akan kamu ceritakan. Contoh opening novel yang menarik menggunakan dialog ini cukup banyak digunakan, baik oleh penulis profesional atau pun oleh penulis pemula sekali pun.

Hal yang perlu juga untuk kamu perhatikan dalam penulisan dialog atau percakapan sebagai pembuka cerpen atau novel adalah ia harus memiliki magnet bagi pembaca. Artinya, dialog pembuka tersebut haruslah menarik perhatian bagi pembacanya.

Berikut adalah beberapa contoh opening cerpen atau novel menggunakan metode dialog yang bisa kamu terapkan.

“Aku memiliki semua bukti yang diperlukan untuk menyeret si Brengsek itu ke penjara?”

“Bunuh saja! Itu adalah cara yang paling aman untuk dilakukan”

“Gila kamu! tindakan kamu ini akan membawa kita ke rumah sakit, bodoh!”

Membuat Opening Cerita dengan Menggambarkan Karakter atau Setting Cerita

Photo by Asad Photo Maldives

Hampir setiap penulis pemula menggunakan metode ini dalam mengawali cerita mereka. 9 dari 10 murid dalam kelas literasi yang saya bimbing juga menggunakan metode seperti ini ketika pertamakali saya meminta mereka untuk menulis. Memang, berkisah tentang setting jauh lebih mudah untuk diaplikasikan dalam setiap awalan sebuah cerita.

Contoh kalimat pembuka yang menarik dalam penulisan cerpen atau novel yang menggunakan metode kedua ini sangat mudah untuk kamu aplikasikan. Kamu secara umum hanya perlu mendeskripsikan setting atau karakter cerita yang kamu tulis pada bagian awalnya.

Contohnya sebagai berikut;

Langit masih menggantung jingga ketika Nala menjumpaiku sore kemarin. Ia datang bertelanjang kaki, tak berkerudung dan sambil berurai air mata. Entah apa yang ingin aku katakan untuk menyambutnya dengan kondisi semacam itu. Aku sudah tahu penyebabnya dan aku benci itu. Namun seperti magrib yang menjadi takdir penghujung setiap hari, teror itu juga menjadi tardir bagi tangisan Nala. Ia datang kepadaku, berkali-kali, menjumpai takdirnya di antara temaram langit jingga yang entah kapan akan diakhirinya.

BACA JUGA

Membuat Opening Cerita dengan Quote

Photo by Thought Catalog

Ini mungkin tidak begitu sering dilakukan oleh para penulis pemula, namun ini juga populer dalam dunia penulisan. Membuat quotes atau kata-kata mutiara sebagai pembukan novel atau cerpen adalah sesuatu yang menarik untuk dilakukan. Kamu tentu saja dapat mempraktikkannya dengan mudah.

Akan tetapi, sebelum kamu memutuskan untuk memilih sebuat quotes dari orang terkenal sebagai pembuka ceritamu, pastikan dulu bahwa quotes tersebut relevan. Artinya, ada keterkaitan atau korelasi antara isi cerita dengan quotes yang kamu kutip itu sendiri. Mengutip quotes yang sesuai bukan hanya akan membuat ceritamu terasa lebih berkelas, namun juga memberikan sedikit gambaran pada pembaca mengenai referensi yang kamu miliki.

Berikut contoh opening cerpen atau novel menggunakan quotes atau kutipan;

Setiap orang memiliki Everest mereka sendiri-sendiri

Anton Sujarwo

– kutipan pembuka salah satu bab dalam buku Merapi Barat Daya karya Anton Sujarwo

Pantang pisang berbuah dua kali, pantang pemuda memakan sisa

Anton Wan Bong

– Kutipan pembukaan novel Hilang di Bukit Hitam karya Anton Wan Bong

Membuat Opening Cerita dengan Pertanyaan

Photo by Jonathan Andrew

Selain menggunakan quotes atau ungkapan, kamu tentu saja dapat pula membuat contoh opening wattpad dalam penulisan cerpen atau novel yang kamu lakukan dengan menggunakan pertanyaan. Kamu hanya perlu membuat sebuah pertanyaan yang relevan, memancing rasa ingin tahu pembaca, dan sesuai pula dengan konsep cerita yang akan kamu sampaikan selanjutnya.

Penting untuk kamu ingat dalam mengawali penulisan dengan metode pertanyaan ini bahwa pertanyaan yang kamu miliki adalah untuk pembaca, bukan untuk karakter cerita. Jadi, seakan-akan kamu sedang bertanya kepada pembaca mengenai kejadian dalam cerita yang akan kamu sampaikan kemudian.

Berikut adalah contoh pembukaan cerpen tentang keindahan yang menggunakan metode pertanyaan;

Mengapa tempat seindah ini dilarang untuk dimasuki? Ada apa sebenarnya di dalamnuya? Apakah keindahan ini menyembunyikan sebuah keangkeran yang tidak terendus sebelumnya?

Entahlah, aku tak tahu. Namun yang pasti aku akan mencari jawabannya sekarang.

Atau,

Kemana dia pergi? Kemana lelaki muda pemberani itu menghilang? Bukankah ia baru saja menyelamatkan nyawa seorang gadis jelita bernama Elya yang hampir tewas dihantam gempa gunung Merapi? (Novel Merapi Barat Daya)

Membuat Opening Cerita dengan Suara atau Bunyi

Photo by Pixabay

Seperti halnya membuat pembukaan novel atau cerpen dengan metode deskripsi setting, teknik membuat awalan cerita dengan bunyi juga umum diterapkan oleh para penulis pemula. Dan memang, opening ini cukup menarik dilakukan. Tentu saja selama kamu pandai menyesuaikannya dengan kelanjutan dan penjelasan dari bunyi tersebut.

Opening cerita wattpad banyak yang menggunakan teknik ini dalam mengawali cerita mereka. Meskipun para penulis profesional jarang mengaplikasikannya, namun ini tentu saja tetap menarik untuk dilakukan.

Berikut adalah beberapa contohnya;

Dor!!!

Pistol di tangan Harry meletus, melesatkan peluru tepat ke kepala lelaki bertopeng itu yang langsung membuatnya tersungkur.

Atau,

Beep…beep…beep…!!!

Handphone di saku jaketku bergetar lagi. Terus terang aku malas membukanya, karena aku sudah tahu kalau itu adalah notifikasi dari si Kambing Tua tak tahu diri itu.

BACA JUGA

Membuat Opening Cerita dengan Humor

Photo by Keira Burton

Jika kamu adalah seorang yang humoris dan memiliki banyak perbendaharaan hal yang lucu untuk dibagikan, maka kamu harus mengawali tulisanmu dengan ini. Jangan salah lho, tidak banyak penulis yang memiliki kemampuan menulis lucu. Jadi, jika kamu memilikinya, eksploitasi hal itu dan buat ia bertumbuh.

Beberapa pembaca menyukai sesuatu yang lucu sebagai pembuka cerita yang mereka baca. Sementara yang lain, ada pula yang tidak menyukainya. Akan tetapi dalam pilihan konsep dalam mengawali sebuah cerita, menulis sesuatu tentang humor, jokes, komedi atau sesuatu yang lucu, tentu saja dapat kamu lakukan.

Contoh kalimat pembuka yang menarik menggunakan jokes atau humor misalnya adalah sebagai berikut;

Dalam keluarga kami sebenarnya tidak ada perbedaan yang benar-benar berarti antara prioritas menyelesaikan pendidikan, dengan kemampuan untuk membuat pempek kapal selam terbaik untuk nenek.

“Kamu jelek, Jon. Jadi kamu tidak perlu khawatir tentang orang yang akan jadi pacarmu. Yang seharusnya khawatir itu mereka, Jon, karena memiliki pacar sejelek kamu”

Membuat Opening Cerita dengan Fakta atau Pernyataan yang Mengejutkan

Photo by Andrea Piacquadio

Selanjutnya metode membuat opening novel atau cerpen yang menarik dan bisa kamu aplikasikan dengan mudah adalah dengan menyodorkan fakta atau pernyataan yang mengejutkan. Sebenarnya untuk metode membuat pembukaan cerita semacam ini tidak hanya dapat diterapkan pada novel atau cerpen saja, namun juga pada penulisan artikel umum lainnya.

Fakta yang kamu sampaikan dalam penulisan motode haruslah yang juga memiliki efek magnet bagi pembaca. Artinya, fakta tersebut menarik dan membuat pembaca penasaran untuk melanjutkan bacaan mereka.

Nah, kira-kira bagaimana cara membuat contoh pembukaan cerita pengalaman atau apa saja dengan metode ini?

Ini beberapa di antaranya;

Setiap 1 dari 20 orang yang hidup di di dunia ini adalah keturunan Jengis Khan.

Jika kamu selama 3 hari dalam kegelapan total dan tanpa cahaya sedikit pun, kamu akan  benar-benar buta secara permanen setelahnya.

Tahukah kamu bahwa air mata yang keluar lantaran kesedihan, keharuan dan karena perih bawang memiliki bentuk yang berbeda di bawah lensa mikroskop?

Membuat Opening Cerita dengan Pengalaman Pribadi

Photo by Anthony Shkraba

Nah, kamu mungkin akan tertarik dengan cara menulis awalan cerita yang satu ini, yakni dengan memulainya berdasarkan pengalaman pribadi yang kamu miliki.

Hal yang juga perlu diingat dalam penulisan opening cerpen atau novel berdasarkan personal experience adalah pengalaman tersebut haruslah memiliki korelasi erat dengan tema penulisan yang kamu lakukan. Jangan memaksakan diri menulis pengalaman pribadi yang kamu anggap hebat namun tidak memiliki nilai korelasi dengan tema cerita.

Setiap orang tentu memiliki banyak pengalaman pribadi untuk diceritakan. Dan kamu sebagai seorang penulis dapat pula membuat pembuka cerita yang kamu tulis dengan cara ini. Kutip salah satu pengalamanmu dan buat pembaca menjadi lebih merasakan kesannya melalui uraian ceritamu selanjutnya.

Contoh pembukaan cerita pengalaman secara sederhana dapat dilakukan seperti berikut;

Aku pernah tersesat di gunung itu sebelumnya, jadi aku tahu persis apa yang dirasakan para pendaki yang hilang itu sekarang. Berdasarkan pengalamanku, tempat yang akan mereka tuju sekarang adalah Lembah Macan karena lebih landai dan memiliki sumber air. Akan tetapi tempat itu juga sangat mengerikan jika mereka menyadarinya.

Membuat Opening Cerita dengan Perasaan atau Apa yang Kamu Rasakan

Photo by Khoa Vu00f5

Nah, cara yang terakhir dalam membuat opening cerita adalah dengan melukiskan perasaanmu sendiri terhadap tema yang kamu angkat. Ini benar-benar lebih kepada sisi emosional dan perasaan semata. Dan sebaiknya, kamu tidak menambahkan banyak analisa yang mendalam saat mempraktikkannya.

Contoh pembukaan novel atau cerpen dengan metode perasaan atau ungkapan perasaan adalah sebagai berikut;

Apa yang dilakukan oleh Fitri benar-benar membuatku tersinggung. Ia sama sekali tidak menganggapku ada. Suratku tak dibalasnya, salamku tak dijawabnya. Aku sudah menghubunginya melalui facebook dan whatsapp, tapi juga tidak dihiraukannya. Aku sangat terluka dengan perlakuan gadis itu dan akan kubalas dia dengan caraku sendiri. Lihat saja nanti apa yang akan terjadi.

Baca juga:

Nah, itu adalah beberapa metode sekaligus tips dalam membuat opening cerpen yang menarik. Tentu saja kamu dapat pula menerapkan berbagai tips tersebut dalam penulisan cerpen, artikel, atau novel sekali pun.

Hal yang paling kamu butuhkan supaya mahir dalam melakukannya adalah dengan berlatih terus menerus. Semakin banyak kamu berlatih maka kamu akan semakin pandai. Dan pada akhirnya kamu akan mampu pula menghasilkan sebuah tulisan atau cerita yang langsung bisa menarik perhatian pembaca hanya dari kalimat pembukanya saja.

Jadi, selamat mencoba, ya!

CONTOH CERPEN ANAK; DOMPET MERAH MUDA DARI KAK HANUM

Menulis cerpen anak yang baik tentu saja memiliki keunikannya tersendiri. Dalam menulis cerpen untuk anak, ada beberapa hal penting yang tidak dapat dilupakan. Beberapa hal penting tersebut misalnya adalah bahwa cerpen haruslah berfokus pada dunia anak, dapat dimengerti dengan mudah oleh anak, dan memiliki pesan moral yang dapat diambil oleh anak setelah mereka membacanya.

Nah, berikut adalah salah satu contoh cerpen anak yang memiliki kriteria tersebut. Kamu bebas menggunakan cerpen ini untuk Napa pun yang kamu inginkan. Namun, tentu saja kamu juga harus mencantumkan nama penulis asli dan sumbernya, ya.

Semoga bermanfaat.

Note: Tulisan dan buku karya dari penulis blog ini bisa juga Anda baca atau download dengan mudah melalui tautan berikut ini.

CONTOH CERPEN ANAK: DOMPET MERAH MUDA DARI KAK HANUM

Source: Freepik

DOMPET MERAH MUDA DARI KAK HANUM

Oleh: Wan Bong

Riyas duduk di serambi rumahnya dengan gundah, matanya menangkap setiap sosok orang yang berlalu-lalu di balik pagar dengan tatapan kosong. Di tangannya, Riyas menggenggam sebuah dompet kecil berwarna merah muda. Dompet itu pemberian Kak Hanum sekitar satu tahun yang lalu. Kak Hanum bilang kalau dompet itu bisa digunakan oleh Riyas untuk menabung atau untuk apa pun yang disukai oleh Riyas.

“Hey!”

Lamunan Riyas buyar seketika saat suara Kak Doni yang baru keluar dari pintu depan mengagetkannya

“Apa sih, Kak Doni ngagetin aja” sungut Riyas kesal

“Ngapain ngelamun? Nanti kamu ketempelan, lho”

Kak Doni berdiri sebentar di depan Riyas yang masih jengkel. Ia memang senang kadang-kadang mengusili adik bungsunya itu. Entah mengapa, kayaknya Kak Doni menemukan sebuah kegembiraan yang besar saat melihat Riyas kesal, jengkel atau pun marah. Walah tentu saja setelah itu, Kak Doni akan segera meminta maaf sambil kadang-kadang menyempurnakan permintaan maafnya itu dengan cubitan sayang di pipi Riyas.

“Ngomongnya ngawur nih, Kak Doni. Mana ada ketempelan kalau bulan puasa. Semua setan-setannya kan, lagi dikurung sama Allah”

Kak Doni nyaris terbahak mendengar argumentasi adikknya itu. Ketempelan adalah sebuah istilah yang digunakan oleh masyarakat di kampung Riyas yang maknanya sama dengan istilah kerasukan dan semacamnya.

“Atau kamu laper, sudah nggak kuat puasanya?” ganggu Kak Doni lagi.

“Ihh…, Kak Doni kok nyebelin banget, sih?”

Riyas tambah merajuk. Ia ingin bangkit dan memukul-mukul Kak Doni, seperti yang biasa ia lakukan jika diusili kakaknya itu. Tapi sore ini entahlah, Riyas malas melakukan itu. Ini bukan karena puasa atau karena badannya merasa lemah dan perutnya kosong, sebuah kemelut dalam benaknya membuatnya hanya beranjak dari duduk dan meninggalkan Kak Doni yang masih tertawa-tawa.

Melihat adiknya yang tak seperti biasanya, Kak Doni megerenyitkan dahi. Tak biasanya Riyas berlaku seperti ini, pikirnya.

“Iya deh, Kak Doni minta maaf”

Seperti biasa, tangan Kak Doni menjulur ingin mencubit pipi Riyas, tapi Riyas menghindar dengan cepat. Ini tak seperti biasanya, hal yang membuat Kak Doni semakin merasa heran.

“Mau ikut Kak Doni, nggak? Nyari bukaan sambil keliling naik motor?” bujuk Kak Doni kembali.

Riyas bahkan tidak menyahut, ia hanya sedikit menggeleng untuk kemudian masuk ke dalam rumah menuju kamarnya. Tak berapa lama di dalam kamar, ia mendengar suara mesin motor Kak Doni yang berderum pergi.

*

Source: Freepik

Di dalam kamar, Riyas duduk di tepi tempat tidurnya. Dompet merah muda pemberian Kak Hanum itu ia perhatikan lagi, ada sebuah rasa nelangsa di dalam hatinya ketika membuka dompet itu kemudian. Biasanya ketika resleting dompet cantik bergambar tokoh Elsa dalam animasi Frozen itu ditariknya, mata Riyas akan berbinar melihat lembar-lembar uang yang telah lama ditabungnya. Namun sekarang ketika dompet itu terbuka, tak ada lagi isinya kecuali ruang hampa yang kosong.

Lamunan Riyas kembali menerawang, mengingat peristiwa dua pekan lalu ketika ia memutuskan untuk mengosongkan seluruh isi dompet merah muda itu dalam sebuah keputusan berani.

“Bukankah ini uang tabunganmu, Riyas?”

Ibu Hanifah berkata sambil menatap Riyas penuh rasa ingin tahu. Di tangannya, Ibu Hanifah menggenggam lembaran uang cukup banyak yang barusan saja diserahkan Riyas padanya.

“Benar, Bu”

“Mengapa kamu memberikan semuanya? Ibu dengar kamu ingin membeli laptop dengan tabunganmu ini”

“Benar, Bu. Saya ingin membeli laptop untuk menulis cerpen-cerpen saya. Tapi….”

Riyas menghentikan kalimatnya, tiba-tibanya saja ia menjadi terisak.

“Iya, Riyas. Tapi bagaimana, Sayang?”

Ibu Hanifah menggeser duduknya ke dekat Riyas, tanggannya merangkul murid yang ia anggap paling istimewa di kelas itu. Riyas memang bukan peringkat pertama dalam rangking, namun Ibu Hanifah selalu kagum dengan sifatnya yang sangat pemurah dan memiliki empati yang tinggi.

“Tapi, saya tidak tega kalau Andin harus berhenti atau pindah sekolahnya, Bu. Andin sahabat saya dan ia sudah dua minggu tidak memberi saya kabar setelah kejadian itu” ucapan Riyas terbata ditengah isakannya.

Ibu Hanifah menarik napas panjang, sekali lagi ia dibuat kagum dengan pribadi Riyas.

“Kamu memiliki hati yang mulia, Riyas. Insya Allah apa yang kau lakukan ini akan diberi balasan yang paling baik dari Allah. Nanti, uang yang kau titipkan ini akan ibu sampaikan pada Andin dan keluarganya. Semoga apa yang kita lakukan bisa meringankan beban keluarga mereka saat ini”

Riyas tak menjawab ucapan Ibu Hanifah lagi. Ia hanya mengangguk sembari menyeka butir-butir air mata dari pipinya.

Andin adalah murid baru di sekolah Riyas. Dan baik Riyas mau pun Andin, dengan cepat menemukan kecocokan sebagai sahabat sejak hari pertama di sekolah. Mereka sama-sama suka menulis, sama-sama suka membuat puisi, sama-sama suka menghabiskan waktu di sebuah pondok di sawah milik Riyas dan menatap gagahnya gunung Merapi dari sana. Dengan cepat keduanya akrab menjadi sahabat sampai kemudian sebuah berita datang membuat Riyas merasa ia mungkin saja akan kehilangan sahabatnya itu.

“Anak-anak, hari ini kita mendapatkan sebuah berita yang menyedihkan dari salah satu teman kita di sini”

Ibu Hanifah memulai pembicaraan setelah membuka maskernya terlebih dahulu. Proses belajar menagajar sebenarnya masih daring sesuai dengan ketentuan pemerintah. Akan tetapi sekolah diberikan kelonggaran untuk setidaknya melaksanakan proses belajar luring dua kali dalam sepekan dengan tetap menerapkan prosedur kesehatan yang ketat seperti menjaga jarak dan menggunakan masker.

Anak-anak duduk mendengarkan perkataan Ibu Hanifah dengan rasa penasaran. Beberapa di antara mereka ada yang sudah berbisik-bisik, menduga apa yang barangkali akan disampaikan oleh wali kelas mereka.

“Teman kalian, Andin Larasati, baru saja mendapatkan musibah. Rumahnya mengalami kebakaran. Dan yang paling menyedihkan dari musibah tersebut adalah ayah Andin meninggal dunia

Ibu Hanifah menghentikan kalimatnya sebentar, menarik napas panjang kemudian melanjutkan

Kita sangat berbelasungkawa dengan apa yang terjadi kepada Andin ini. Mari kita doakan semoga Andin diberikan kesabaran dalam menghadapi musibah ini”

Anak-anak SD kelas V ini menundukkan kepala mereka, beberapa di antara mereka masih berbisik-bisik satu sama lain. Namun, ketika Ibu Hanifah memulai bacaan surat Al-Fatihah, semuanya terdiam dan khusyu’ mengikuti. Nampak sekali di antara anak-anak itu, Riyas yang sekarang duduk sendirian karena Andin yang tentunya tidak bisa ikut hadir, merasa demikian terpukul. Ia hanya menunduk dan terisak dalam tangis.

“Sebagai teman satu sekolah Andin, Ibu mengajak kalian untuk membantu Andin dengan cara apa saja yang kita bisa. Namun, secara khusus dalam kesempatan ini, ibu mengajak anak-anak sekalian sebagai teman Andin untuk mengumpulkan bantuan yang bisa kita serahkan kepada keluarga Andin”

*

Source: Freepik

Ajakan membantu Andin dari Ibu Hanifah itu sudah berlalu dua pekan. Mereka secara perwakilan juga sudah berangkat menemui keluarga Andin untuk menyerahkan bantuan tersebut. Riyas juga ikut serta saat itu. Akan tetapi saat tiba di lokasi, mereka hanya disambut oleh paman Andin.

“Terimakasih yang sangat dalam atas kepedulian adik-adik dan ibu guru atas musibah yang menimpa Andin. Andin saat ini sudah ke kota Kediri untuk ikut memakamkan ayahnya di sana. Selain itu dengan melihat keadaannya saat ini, ada kemungkinan bahwa Andin akan pindah pula ke kota Kediri”

Mungkin paman Andin tak pandai berbasa-basi, jadi ia langsung saja menyampaikan hal tersebut secara langsung, membuat ibu guru Hanifah dan dua murid yang menemaninya menjadi kaget.

Sejak saat itulah Riyas menjadi murung. Ia takut kehilangan Andin dan Andin pun tidak pernah menghubunginya baik melaui whastapp atau pun facebook. Merasa tidak cukup dengan bantuan yang ia serahkan bersama temannya kemarin, esoknya Riyas mengambil dompet merah muda pemberian Kak Hanum itu dari lemari pakaiannya. Dompet itu adalah dompet kesayangan Riyas, ia mengumpukan uang dan menabung dalam dompet itu. Keinginannya adalah untuk membeli laptop supaya ia bisa juga belajar menulis dengan baik seperti Kak Hanum. Menjelang lebaran rencananya ia akan membeli laptop idamannya karena uangnya sudah mencukupi untuk itu.

Tapi sekarang, setelah dua minggu berlalu, hati Riyas justru menjadi semakin sedih. Ia tak mungkin memiliki laptop karena uangnya sudah habis dan dompet merah mudanya sudah kosong. Lalu yang paling menyedihkan adalah, belum ada juga kabar dari Andin. Sahabatnya itu tetap tak menghubunginya, dan nomornya sendiri sudah tidak dapat dihubungi sejak hari musibah itu terjadi.

“Riyas!”

Suara ibu tiba-tiba menerobos dinding kamar Riyas, membuat lamunan Riyas buyar seketika.

“Dalem, Bu”

Riyas segera bangkit dan bergegas keluar kamar.

“itu Kak Doni sudah pulang, bawa paket buat kamu. Sekalian ayo ke meja makan, sebentar lagi berbuka”

Langkah Riyas tergesa menuju ruang dapur di mana meja makan berada. Di sana, Kak Doni sudah duduk sambil senyum-senyum menunggu kedatangan Riyas.

“Laptopnya buat Kak Doni, ya!”

Riyas mengerutkan dahi mendengar kalimat Kak Doni. Laptop? Maksudnya apaan, sih?

Belum sempat Riyas menjawab, suara ibu kemudian sudah terdengar menjelaskan.

“Kak Hanum kirim laptop buat kamu, katanya supaya kamu semakin rajin menulis dan belajar”

Riyas menganga di antara rasa kaget bercampur senang, ia belum bisa berkata apa-apa mengatasi rasa kagetnya. Tapi, darimana Kak Hanum tahu kalau ia ingin membeli laptop?

“Ibu, Ayah, Kak Hanum dan Kak Doni sangat bangga dengan kamu. Kamu rela melepaskan keinginan kamu untuk membantu orang lain. Ibu Hanifah menceritakan apa yang kamu lakukan kepada Kak Hanum melalui telepon. Dan seminggu lalu, Kak Hanum menelpon Ibu dan mengatakan akan membelikan laptop untuk kamu. Dan sekarang, itu laptopnya sudah datang”

“Dan satu lagi..” tiba-tiba Kak Doni menyambung ucapan ibu.

“Tadi Kak Doni ketemu Ibu Hanifah dan beliau menyampaikan salam untuk kamu. Dan….?” Kak Doni menghentikan kalimatnya, seperti pembawa acara Indonesian Idol menghentikan kalimat mereka saat mengumumkan nama para pemenang.

“Dan apa, Kak?” kejar Riyas tak sabar.

“Dan Ibu Hanifah juga meminta Kak Doni menyampaikan ke kamu kalau Andin tidak jadi pindah ke Kediri. Andin sekarang sudah kembali ke kota ini, dan hari Senin besok kalian bisa bertemu”

Hah!

Riyas melongo semakin kaget, senang dan haru bercampur menjadi satu dalam pikirannya.

“Yang bener, Kak Doni? Beneran Ibu Hanifah bilang begitu?”

Kak Doni tak menjawab, ia hanya mengangkat bahunya sambil tersenyum. Sementara Ibu yang masih berdiri di samping Riyas sekarang merangkul pundaknya dan mendaratkan sebuah kecupan di kening putri bungsunya tersebut.

Entahlah, Riyas harus mengatakan apa sekarang selain bersyukur dan merasa riang. Dan kegembiraan Riyas semakin membuncah kemudian, ketika dari luar suara lantunan azan magrib terdengar berkumandang yang menandakan bahwa waktu berbuka puasa sudah tiba. Dompet merah mudanya memang tetap kosong, isinya memang sudah hilang. Tapi lihatlah apa yang sudah Allah berikan untuk Riyas sebagai gantinya.

***

NB

Tulisan lain dari penulis cerpen ini dapat juga kamu baca disini

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑