7 TIPS RAHASIA CARA MENULIS BIOGRAFI YANG SUPER MUDAH DILAKUKAN

Biografi jika ditulis dengan tepat, adalah media yang sangat efektif untuk mengambil pelajaran dari kisah hidup orang-orang terkemuka. Penulis yang mengerti cara menulis biografi tidak hanya mampu menampilkan siapa tokoh biografi yang ia tuliskan. Namun juga mampu menyampaikan keteladanan dan pelajaran yang penting dari tokoh yang ia ceritakan.

Nah, jika kamu saat ini tertarik untuk menulis biografi tentang seseorang yang kamu anggap penting, kamu perlu mengetahui cara menulisnya dengan teknik yang paling baik.

Menariknya adalah, cara menulis biografi seorang tokoh tidak sesulit kelihatannya. Dengan panduan yang sederhana berikut ini, kamu dapat menulis biografi siapa pun yang kamu suka. Penulisan biografi untuk tokoh terkenal, publik figur, orang tua atau siapa saja, dapat dengan mudah kamu eksekusi dengan 7 tips rahasia berikut ini.

Bagaimana Cara Menulis Biografi dan 7 Tips Rahasia yang Akan Membuatnya Sangat Mudah

Photo by energepic.com

“Saya tidak menemukan cara belajar terbaik dari keteladanan masa silam kecuali melalui buku sejarah dan biografi”

– A Wan Bong –

Pentingnya pengetahuan tata cara menulis biografi yang menarik tidak hanya dibutuhkan oleh penulis, namun juga oleh pembaca. Sebagai media mengenal dan belajar dari perjalanan hidup seseorang, buku biografi haruslah menarik untuk ditulis dan dibaca sekaligus.

Tapi bagaimana caranya?

Jika kamu pernah membaca biografi Rasullulah Muhammad SAW yang ditulis oleh Martin Lings atau Abu Bakar Siraj ad-Din, atau pun yang ditulis oleh Karen Amstrong, kamu akan menemukan fakta yang menarik. Dengan keunikannya masing-masing, dua biografi yang menceritakan orang yang sama ini sama-sama dianggap sebagai yang terbaik di dunia.

Untuk pembaca muslim, tulisan Martin Lings dapat dibilang nyaris sempurna untuk menggambarkan sejarah hidup Rasulullah. Sementara untuk pembaca yang universal, terutama non muslim, tulisan Karen Amstrong adalah pilihan yang bijaksana untuk mengenal nabi akhir zaman ini.

Dua buku ini sangat sempurna untuk menjadi contoh bagaimana cara menulis biografi seorang tokoh yang efektif. Narasi yang dibangun oleh Martin Lings mau pun Karen Amstrong, sangat efektif masuk ke pemikiran pembaca tanpa kehilangan keabsahan historisnya.

Nah, sebelum saya mengajak kamu untuk mempelajari lebih jauh tentang cara penulisan biografi dalam 7 tips rahasia, sebaiknya kita memulainya dengan pengertian biografi itu sendiri.

Jadi, apa yang dimaksud dengan biografi?

Pengertian Biografi

Photo by Oladimeji Ajegbile

Sederhananya biografi adalah kisah hidup orang ketiga yang ditulis secara terperinci oleh orang lain.

Syarat pertama sebuah kisah hidup seseorang baru dapat disebut biografi jika ia ditulis secara lengkap, komprehensif, rinci dan mendetail.

Syarat yang kedua adalah penulis biografi tersebut haruslah orang lain atau bukan orang yang diceritakan dalam kisah tersebut. Syarat yang ketiga namun tidak begitu mutlak adalah struktur penulisannya yang harusnya bersifat kronologis.

Contoh menulis biografi tokoh yang sempurna dan memenuhi ketiga syarat ini adalah apa yang dilakukan Martin Lings tersebut. Penulisannya dilakukan oleh orang lain secara lengkap, komprehensif dan berstruktur kronologis.

BACA JUGA:

Tujuan Penulisan Biografi

Photo by Tima Miroshnichenko

Tujuan penulisan biografi dapat bermacam-macam. Beberapa tujuan penulisan biografi yang paling umum misalnya adalah;

  • Sebagai cara untuk membagikan kehidupan orang lain yang menjadi subyek kepada masyarakat.
  • Sebagai cara penulis untuk melakukan klarifikasi tentang informasi yang keliru tentang sosok subyek yang mungkin sudah lebih dulu beredar di masyarakat. Alasan ini adalah salah satu yang mendasari penulisan buku Muhammad Sang Nabi yang ditulis oleh Karen Amstrong.
  • Sebagai cara untuk melengkapi fakta-fakta yang mungkin terlewatkan dalam penulisan biografi oleh penulis sebelumnya.
  • Sebagai cara untuk membagikan inspirasi kepada masyarakat tentang bagaimana pencapaian subyek, kegigihannya mengatasi rintangan dan hambatan, yang kemudian diharapkan menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mengambil semangat yang serupa.
  • Sebagai cara untuk memberi peringatan kepada masyarakat untuk tidak mengikuti subyek yang diceritakan. Kamu mungkin akan menemukan tujuan ini pada penulisan biografi orang-orang yang mungkin terkenal karena kejahatan mereka.

Jenis-Jenis Biografi

Photo by Sharon McCutcheon

Biografi memiliki banyak sekali jenisnya, tergantung dari sudut pandang apa ia dituliskan.

Kamu mungkin pernah mendengar istilah biografi jurnalistik, biografi intelektual dan lain sebagainya.

Akan tetapi jika dilihat dari struktur penulisan dan kelengkapannya, penulisan biografi dapat dibagi menjadi dua saja yakni biografi singkat dan biografi rinci.

Biografi Mini atau Singkat

Biografi singkat tetap menampilkan kisah hidup subyek secara komplit dari lahir, masa kecil, pendidikan, tumbuh dewasa hingga mencapai posisi dimana ia  dikenal luas oleh masyarakat. Hanya saja pada cara menulis biografi singkat mengizinkan penulis hanya membahas bagian-bagian tersebut secara ringkas.

Kamu dengan mudah dapat menemukan contoh biografi singkat ini misalnya pada buku tema-tema kolektif seperti: Biografi 10 Diktator Paling Haus Darah Sepanjang Masa, 25 Tokoh Bisnis Terkemuka di Abad 20, dan lain sebagainya.

Pada penulisan biografi semacam ini, garis besar kehidupan tokoh biasanya diulas secara lengkap namun dalam porsi yang singkat.

Biografi Reguler yang Terperinci

Photo by cottonbro

Di samping biografi singkat, kamu juga dapat menulis biografi yang lebih lengkap, panjang dan terperinci. Pada penulisan ini, penulis akan menggambarkan masa kecil, pendidikan, tumbuh dewasa dan pencapaian-pencapaian tokoh secara lebih mendetail.

Bahkan, akan menjadi sebuah nilai tambah jika penulis biografi mampu pula menggambarkan sebuah peristiwa yang dialami tokoh tersebut secara lebih spesifik mulai dari dialog, perasaan, dan sudut pandangnya.

BACA PULA:

Perbedaan Biografi, Autobiografi dan Memoar

Photo by Jose Vargas

Menulis untuk menceritakan kehidupan seorang tokoh, publik figur atau anggota keluarga yang menonjol biasanya terdiri dalam tiga cara penceritaan yakni; biografi, autobiografi dan memoar.

Autobiografi dan memoar mungkin lebih dekat dari sisi penulisannya karena dilakukan oleh subyek langsung. Sementara biografi sendiri penulisannya dilakukan oleh orang lain.

Jadi, jika kamu bertanya mengenai cara menulis biografi diri sendiri, maka jawabannya adalah pada penulisan memoar dan autobiografi, bukan biografi.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah perbedaan antara biografi, autobiografi dan memoar.

SubyekMemoarAutobiografiBiografi
PenulisDilakukan langsung oleh subyek yang diceritakan.Dilakukan langsung oleh subyek yang diceritakan.Dilakukan oleh orang lain.
Cakupan PembahasanHanya berfokus pada satu periode tertentu dalam kehidupan subyekKomprehensif dan lengkap.Komprehensif dan lengkap.
Gaya PenulisanBerfokus pada pengalamanBerfokus pada peristiwaBerfokus pada peristiwa
StrukturLebih bebas sesuai keterampilan penulis.Biasanya kronologis.Biasanya ditulis secara kronologis.
PembacaUntuk merasakan sisi emosional pengalaman penulisUntuk mempelajari dan mengambil teladan dari sosok yang diceritakan.Untuk mempelajari dan mengambil teladan dari sosok yang diceritakan.
FilosofiLebih mengutamakan kebenaran emosional dibandingkan fakta peristiwa karena didasarkan pada ingatan penulis.Lebih mengutamakan akurasi peristiwa berdasarkan sumber-sumber dan riset.Lebih mengutamakan akurasi peristiwa berdasarkan sumber-sumber dan riset.

Apa yang Harus Ada dalam Penulisan Biografi?

Photo by Dmitriy Ganin

Sebagai sebuah manuskrip perjalanan hidup seseorang, biografi haruslah sangat lengkap dan komprehensif. Cara membuat biografi pahlawan, tokoh terkenal atau bahkan salah satu anggota keluarga yang dianggap menonjol, harus memuat fakta-fakta dalam kehidupan subyek secara lengkap.

Lantas, apa saja yang harus adalah penulisan biografi?

Kelahiran dan Masa Kanak-kanak Subyek

Memberikan detail bagaimana seseorang dibesarkan akan memberikan konteks historis yang lebih utuh kepada para pembaca. Pada bagian ini kamu dapat menuliskan dimana subyek biografi dilahirkan, kapan waktunya, adakah peristiwa menarik untuk diulas pada saat ia dilahirkan dan sebagainya.

Contohnya adalah; jika kamu menulis biografi seorang tokoh militer di Indonesia yang lahir pada kisaran tahun 1950-an, kamu dapat menambahkan kondisi politik dan militer di Indonesia pada saat ia dilahirkan.

Ini akan memperkuat karakter dan latar belakang subyek penulisan biografi.

Kehidupan Dewasa Subyek

Photo by Artem Beliaikin

Hampir 75% biografi akan bercerita tentang kehidupan dewasa subyek ketika ia mulai menemukan berbagai peristiwa penting yang membawa dirinya untuk dikenal masyarakat.

Kamu dapat berfokus pada berbagai peristiwa penting ini semacam titik balik besar dalam kehidupan subyek, perubahan hidup yang dramatis, awal hubungan dan lain sebagainya.

Kematian Subyek

Jika subyek penulisan biografi sudah meninggal dunia, pertimbangkan untuk menggambarkan peristiwa kematiannya dengan lengkap. Apa yang terjadi dengan orang-orang di sekelilingnya? Apa warisan terbesar yang ia berikan?

Cara menulis biografi orang tua yang sudah meninggal pun dapat kamu lakukan seperti ini. Kamu dapat menggambarkan secara nyata penyebab kematiannya, hari-hari terakhir dalam hidup subyek dan juga warisan apa saja yang ia tinggalkan bagi keluarga dan masyarakat.

Foto Subyek

Photo by Suzy Hazelwood

Dalam bentuk apa pun biografi akan didistribusikan, penting bagi kamu untuk menyertakan foto subyek. Semakin banyak koleksi foto yang kamu miliki maka semakin bagus. Namun, pilihlah beberapa foto yang mewakili peristiwa-peristiwa penting yang dialami oleh subyek.

Fakta atau Anekdot Tentang Subyek

Kamu dapat pula menemukan beberapa fakta menarik tentang subyek yang poinnya adalah supaya menarik perhatian bagi pembaca. Jika subyek memiliki cerita lucu masa kecil, tak ada salahnya kamu memasukkannya dalam biografi.

Kutipan Subyek

Jika subyek biografi adalah orang yang telah menjadi subyek pada banyak hal seperti penulisan buku, artikel, berita dan lain sebagainya, maka pertimbangkan untuk menuliskan pula beberapa kutipan yang menggambarkan pandangan subyek tersebut.

BACA JUGA:

7 Contoh Biografi yang Menarik dan Populer

Source: Wardah Books

Dalam dunia penulisan biografi, mungkin sudah ada jutaan buku yang telah ditulis manusia. Namun di antara biografi yang demikian banyak itu, 7 contoh menulis biografi berikut ini adalah yang dianggap paling populer;

  1. Muhammad; His Life Based on the Earliest Source karya Martin Lings atau Abu Bakar Siraj ad-Din.
  2. Muhammad; A Prophet for Our Time karya Karen Amstrong
  3. The 100; A Rangking of the Most Influental Person in History karya Michael Hart (ini adalah salah satu contoh dan cara menulis biografi singkat yang menarik)
  4. Into the Wild karya John Krakauer berkisah tentang seorang pemuda yang mencari jati diri dengan bertualang dan tewas di Alaska.
  5. A Beautiful Mind karya Sylvia Nazar yang mengangkat perjalanan hidup seorang ahli matematika bernama John Nash.
  6. Alan Turing; The Enigma karya Andrew Hodges yang berkisah tentang Alan Turing yang memecahkan kode dalam pesan rahasia selama perang dunia II.
  7. Churchill; A Life yang ditulis oleh Martin Gilbert

Cara Menulis Biografi dalam 7 Tips Sederhana

Setelah kamu memahami apa saja yang diperlukan dalam menulis biografi, apa contohnya dan apa pula perbedaannya dengan memoar, sekarang adalah waktu untuk mengeksekusinya.

Nah, ini adalah 7 tips yang dapat kamu terapkan.

Mintalah Izin

Photo by Allysa Putri Oktaviani

Hal pertama yang harus kamu lakukan sebelum mulai menulis biografi adalah dengan meminta izin kepada subyek untuk ditulis biografinya. Permintaan izin ini mungkin bisa diabaikan jika subyek penulisanmu sudah meninggal atau ia adalah tokoh masyarakat yang sudah terkenal.

Dengan meminta izin, proses penggalian informasi dan riset penulisan akan jauh lebih mudah untuk dilakukan. Bahkan jika subyek yang masih hidup bersedia dituliskan biografinya, kamu juga akan mendapatkan detail yang lebih menarik langsung dari sumber utama.

Dah itu sudah pasti akan membuat penulisan biografimu menjadi lebih kaya.

Lakukan Riset Menyeluruh

Photo by Ron Lach

Ini adalah bagian yang tidak mudah dalam menulis biografi.

Namun, kamu tidak bisa menulis biografi siapa saja tanpa melakukan ini. Riset atau penelitian sumber-sumber penulisan adalah hal wajib yang harus dilakukan, terlepas dari seberapa pun banyaknya hal yang kamu ketahui tentang subyek.

Sumber utama adalah subyek biografi itu sendiri, dan ia adalah yang paling layak diandalkan sebagai sumber riset. Sumber utama yang berasal dari subyek dapat saja berupa email, wawancara, jurnal pribadi, dan lain sebagainya.

Sumber utama lain yang bisa digunakan sebagai cara menulis biografi seorang tokoh adalah situs web pribadi, akun media sosial, biografi profesional dan lain semacamnya. Intinya adalah; segala sesuatu yang bersumber dari subyek langsung, dapat kamu jadikan sebagai sumber utama dalam penulisan biografinya.

Untuk sumber sekunder sendiri kamu misalnya dapat menggunakan informasi dari majalah, surat kabar, berita, interview dengan orang-orang yang mengenal subyek dan lain sebagainya. Selama informasinya akurat dan benar, sumber itu dapat kamu gunakan.

Bab Pertama Istimewa

Photo by Karolina Grabowska

Pada bagian awal atau bab pertama, kamu sebaiknya memberitahu pembaca apa yang akan mereka pelajari dalam biografi yang kamu tulis tersebut. Pada bagian ini kamu dapat membuat simpulan-simpulan ringkasan mengenai suatu peristiwa yang dialami subyek yang juga akan memiliki pengaruh kepada pembaca.

Ini bukan hal wajib dalam biografi, terutama dalam tata cara menulis biografi singkat. Akan tetapi dalam penulisan biografi yang panjang dan terperinci, kamu sebaiknya melakukan ini,

Jadi pada bab pertama, gambarkan secara jelas kepada pembaca apa saja yang mereka dapatkan dalam biografi subyek yang kamu tulis tersebut.

BACA JUGA:

Susun Kronologi dalam Timeline

Source: Speeli

Penulisan biografi dan autobiografi hampir selalu menggunakan struktur kronologis yang teratur. Nah, untuk membuatnya lebih mudah dituangkan dalam penulisan, kamu dapat membuat timeline subyek berdasarkan peristiwa-peristiwa menarik yang dialaminya.

Mengetahui berbagai urutan peristiwa yang dialami subyek akan menghindarkan kamu dari kerumitan mengatur ulang semua cerita.

Jadi, buatlah timeline-nya terlebih dahulu.

Perkaya dengan Flashback

Photo by RODNAE Productions

Flashback dalam penulisan apa pun, termasuk juga biografi, sudah pasti akan menginterupsi jalannya cerita. Jadi, memang harus dilakukan dengan hati-hati.

Tanpa pertimbangan yang matang, flashback yang tidak tepat justru akan menghadirkan bagian eksposisi yang seolah membuat alur menjadi terhenti. Flashback seperti ini dalam penulisan apa pun yang kamu lakukan, sudah sepatutnya untuk dihindari.

Namun flashback dalam menulis biografi tidak dilarang, bahkan itu akan membuat penulisan menjadi lebih kaya. Tipsnya adalah; kamu harus mampu menemukan relevansi yang kuat antara momentum peristiwa dewasa subyek dengan materi flashback yang akan ditampilkan.

Dengan cara ini, flashback akan membuat karakter subyek lebih mengena di benak pembaca. Sementara di saat yang sama, juga tidak akan mengganggu alur cerita.

Sertakan Pemikiran Kamu Sendiri

Photo by Dmitriy Ganin

Menulis biografi bukanlah transaksional fakta yang kaku. Sebagai penulis, kamu juga dapat berbagi pendapat, perasaan, pandangan dan sikapmu sendiri terkait dengan momentum dalam kehidupan subyek yang diceritakan.

Jika subyek melakukan seuatu yang penting, jelaskan pandangan kamu mengapa itu dinilai penting? Mengapa peristiwa tersebut dapat demikian berpengaruh dalam sudut pandangmu? Lantas, apa pula implikasinya bagi kehidupan masyarakat secara keseluruhan?

Menuangkan pemikiran sendiri dalam penulisan biografi tidak dilarang. Bahkan pada konteks yang lebih masuk akal, bagian inilah yang menjadi kunci dimana kamu mampu menjelaskan mengapa subyek layak untuk ditulis biografinya dan membawa orang-orang untuk mempelajari kehidupan mereka sampai bab yang terakhir.

Buka dengan Quote

Photo by Polina Kovaleva

Quotes atau kutipan adalah hal yang menarik. Ini bukan hanya sekedar susunan kata-kata indah yang tampak memiliki makna mendalam. Namun, dalam sudut pandang pembaca yang lebih bijak, quote adalah ruh yang melingkupi bagian-bagian penting terkait pandangan general subyek biografi.

Saya menyukai quote dan dalam hampir semua buku yang saya tulis, saya sering menyertakannya.

Kamu Tertarik Menulis Biografi?

Source: Penulis Gunung

Menulis biografi bukan hanya menceritakan kehidupan orang lain untuk dipelajari oleh pembaca. Namun, proses ini juga menjadi upaya transfer keteladanan dan nilai-nilai luhur dari sosok unggul kepada generasi setelahnya.

Saya juga menulis biografi, dan salah satu karya biografi saya yang cukup populer adalah tiga jilid buku yang berjudul; Maut di Gunung Terakhir, Gunung Kuburan Para Pemberani dan Hari Terakhir di Atas Gunung.

Ketiga buku itu merupakan paket dari buku One Last Climb yang bercerita tentang kematian para pendaki terbaik dunia di atas gunung. Buku-bukunya sendiri bisa kamu dapatkan disini.

Nah, jika kamu sendiri tertarik untuk menulis biografi, kamu bisa melakukannya bersama saya. Insya Allah saya akan membantu kamu dalam kelas menulis yang saya bimbing. Kamu dapat memilih untuk kelas reguler, kelas khusus, atau pun kelas writing coaching yang lebih terarah.

Saya akan membantu kamu sampai naskahmu siap untuk diterbitkan!

Jadi, jangan ragu untuk menghubungi saya sekarang, ya.

BACA PULA:



anton sujarwo

Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 15 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Saya juga dapat dihubungi melalui whatsapp di tautan ini.

Fortopolio beberapa penulisan saya dapat dilihat disini:


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: