7 CERITA INSPIRATIF SINGKAT TERBAIK SEPANJANG MASA PENYEMANGAT MENULIS

Setelah sebelumnya Penulis Gunung telah membagikan 7 cerita inspiratif singkat islami yang tentumya sudah kamu baca. Kali ini Penulis Gunung juga akan mengajak kamu untuk menyimak 7 cerita inspirasi singkat dengan tema yang lebih universal.

7  cerita ini merupakan hasil seleksi yang dilakukan oleh Penulis Gunung. Dengan pelajaran yang terkandung di dalamnya, cerita-cerita berikut ini sangat layak untuk kita ketahui bersama untuk kemudian disebar manfaat dan pesan moralnya.

Nah, apa sajakah 7 cerita inspirasi singkat beserta pesan moralnya yang ingin dibagikan Penulis Gunung kali ini?

Yuk, disimak sampai selesai, ya.

7 Cerita Inspirasi Singkat Terbaik Pendorong Semangat Menulis

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Sebagai salah satu situs penulisan yang aktif mengajak orang untuk menulis, tips-tips berikut direlevansikan dengan dunia penulisan. Dengan membaca kisah-kisah yang penuh dengan inspirasi ini, kamu diharapkan akan memiliki semangat untuk terus menulis, terus berjuang dan terus membagikan kisah-kisahmu.

Tidak ada cara menginsprasi yang paling efektif kecuali melalui cerita.

Cerita telah menjadi cara yang paling ampuh sejak zaman purba untuk menyampaikan pesan kepada manusia. Dengan cerita yang dikemas menarik, pelajaran yang paling rumit pun dapat disampaikan dengan baik.

Dengan membaca kumpulan cerita inspiratif, beberapa pelajaran tentang moralitas menjadi lebih mudah untuk diterima. Penjabaran cerita yang sederhana dan lakon yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, telah memberikan manusia sebuah persepsi bahwa cerita bisa saja adalah cara terbaik untuk memberikan nilai dan arti.

Inti utama dari membaca contoh cerita inspirasi singkat adalah ia adalah sebagai motivasi untuk memberi kamu warna dalam nilai hidup tanpa terkesan menggurui.

Membaca cerita inspirasi singkat tentang kejujuran akan memberikan kamu nilai bahwa kejujuran adalah sebuah mutiara yang berharga, yang tidak dimiliki setiap manusia. Membaca cerita inspiratif singkat tentang ibu akan memberikan pengertian bahwa sosok ibu adalah wanita paling istimewa dalam kehidupan manusia, tidak penting apa pun status sosial mereka.

Begitu pun juga yang lainnya.

Cerita inspiratif singkat tentang ayah, tentang pengusaha sukses, tentang sahabat nabi dan tentang apa pun juga yang memiliki pelajaran terkandung di dalamnya. Semuanya akan mengantarkan kita pada pengertian untuk menjadi lebih bijaksana.

BACA JUGA:

Beberapa Keunggulan Belajar Menggunakan Metode Cerita Inspiratif Singkat

Photo by Monstera on Pexels.com

Cerita inspiratif yang singkat namun diisi dengan pesan dan nilai-nilai luhur, akan selalu memberi pengaruh yang besar kepada penulisnya atau pun kepada orang lain yang membacanya.

Beberapa manfaat paling signifikan dari membaca dan menulis cerita inspiratif untuk manusia misalnya adalah;

  • Lebih Mudah Diterima. Cerita menjadi media yang lebih mudah diterima oleh berbagai macam kalangan, segmentasi usia dan juga latar belakang pendidikan.
  • Sulit Dilupakan. Dibandingkan data-data dan angka-angka, cerita akan jauh lebih efektif untuk menghunjam ke dalam hati manusia. Cerita lebih efektif dan lebih mudah untuk diingat.
  • Sebagai Dorongan Motivasi. Percikan semangat dalam cerita memberikan dorongan motivasi pada orang yang membacanya, mau pun pada orang yang menuliskannya.
  • Hiburan yang Positif. Cerita inspiratif juga menjadi hiburan yang dapat mengendurkan syaraf yang tegang. Hiburan dari cerita inspiratif singkat adalah jenis hiburan yang menghibur sekaligus juga mengajarkan nilai yang luhur.
  • Media Membangun Hubungan. Menceritakan anak dongeng sebelum ia tidur, menceritakan kisah inspiratif pada murid saat mengajar di depan kelas, di samping memberikan mereka pelajaran yang terselip dalam cerita juga menjadi sarana membangun hubungan yang lebih kuat.

7 Cerita Inspiratif Singkat Pilihan

Nah, berikut ini Penulis Gunung akan mengajak kamu untuk membaca beberapa cerita inspiratif sekaligus juga pesan moral yang terkandung di dalamnya.

Dengan memahami nilai-nilai luhur yang terkandung dalam cerita ini bagimana pun sederhananya, mudah-mudah kita akan menjadi lebih bersyukur sebagai manusia. Dan sebagai seorang penulis, kita pun semakin semangat untuk berbagi kebaikan melalui goresan pena.

Proyek Terakhir si Tukang Kayu

Photo by Quintin Gellar on Pexels.com

Alkisah, seorang tukang kayu tua yang sudah bekerja puluhan tahun mulai merasa jika tubuhnya sudah semakin tua untuk bekerja. Ia lalu memantapkan diri untuk berbicara dengan mandornya tentang rencana untuk pensiun.

Mendengar rencana pensiun itu, sang mandor menjadi sedih. Sebab, tukang kayu yang hendak pensiun itu merupakan tukang kayu terbaiknya. Mandor lalu mengizinkan tukang kayunya pensiun setelah menyelesaikan satu proyek lagi.

Beberapa minggu kemudian, datang sebuah proyek baru untuk membuat rumah. Tukang kayu tua yang hendak pensiun dipasrahi sebagai penanggung jawab, ia diberi kebebasan membuat bangunan itu sesuka hatinya.

Setelah tahu proyek terakhirnya adalah sebuah rumah, tukang itu menjadi jengkel. Sebab, rumah memakan waktu yang cukup lama untuk selesai. Ia pun bekerja malas-malasan dan membuat rumah dengan asal-asalan. Bahan-bahan yang digunakan pun tidak diteliti kualitasnya.

Ketika rumah itu selesai sang mandor mendatangi si tukang kayu tua dan berkata;

Rumah yang kau bangun ini adalah hadiah dariku untukmu. Terima kasih telah bekerja dengan baik.’

Pesan Moral

Kisah tukang kayu di atas memberitahu kita bahwa dalam kondisi apa pun, kosistensi untuk memberikan yang terbaik harus tetap terjaga. Jangan sampai apa yang dialami si tukang kayu tua, juga terjadi kepada kita.

Dengan segala kerja kerasnya dan dedikasinya yang luar biasa, ia selangkah lagi akan mendapatkan reward untuk semua jerih payahnya. Akan tetapi ujian terakhir tidak dapat dilewatinya dengan baik, yang kemudian berimbas pula dengan reward yang ia peroleh menjadi tidak maksimal.

Cerita singkat inspirasi kehidupan tentang tukang kayu dapat terjadi kepada kita semua.

Bisa jadi kita adalah si tukang kayu, bisa jadi kita adalah orang yang selama ini berjuang mati-matian dengan penuh dedikasi terbaik. Dan bisa jadi pula atas segala jerih payah dan keras kita, Tuhan dan kehidupan ingin memberikan kita hadiah melalui ujian terakhirnya.

Jadi, pastikan kita tetap mempertahankan dedikasi, kerja keras dan semangat kita untuk menyelesaikan ujian tersebut. Jangan sampai nasib kita sama seperti tukang kayu dalam contoh cerita inspirasi singkat di atas.

BACA JUGA:

Doa Sang Pendeta

Photo by cottonbro on Pexels.com

Di sebuah desa yang terletak di bantaran sungai, terdapat sebuah kuil yang kerap dikunjungi warga. Kuil tersebut diurus oleh seorang pendeta yang sangat taat beribadah. Suatu hari pada peralihan musim, turun hujan dengan sangat deras yang kemudian menyebabkan air sungai meluap.

Perlahan tapi pasti, air mulai memasuki rumah warga hingga setinggi mata kaki. Sebagian besar warga kemudian mengungsikan diri sambil membawa barang berharga mereka. Salah satu warga yang mengungsi memperingatkan pendeta yang masih berdoa di kuil untuk segera pergi dari desa.

Pendeta itu berkata;

‘Dasar tak beriman! Kamu pikir aku akan pergi begitu saja? Tak seperti kalian, aku yakin Tuhan akan menyelamatkanku. Pergilah saja duluan!

Hujan masih berlanjut, kali ini ketinggian air sudah mencapai pinggang. Warga yang tersisa mengeluarkan perahu karet dan menyelamatkan diri. Beberapa warga memeriksa kuil dan menemukan pendeta duduk di atas mejanya. Mereka memaksanya naik ke perahu, namun pendeta itu tetap menolak untuk pergi dengan alasan yang sama.

Pendeta yang taat itu terus berdoa di ruangannya. Tapi hujan yang turun belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Air pun terus naik hingga pendeta harus naik ke atap.

Beberapa saat kemudian, helikopter tim SAR datang dan menjemputnya. Pendeta itu masih menolak untuk mengungsi. Ia yakin bahwa Tuhan akan menyelamatkannya. Karena keadaan yang semakin berbahaya, helikopter pun meninggalkanya.

Satu jam berlalu sejak helikopter tadi mendatangi pendeta, hujan masih deras dan si pendeta mulai kesulitan untuk bertahan di atap. Ia mulai panik dan berkata;

‘Tuhan, aku sudah selalu taat menyembahmu. Aku percaya engkau kan menyelamatkanku. Tapi mengapa kau biarkan aku menderita terus begini?’

Sesaat kemudian muncul suara;

“Aku tahu engkau taat padaku. Aku telah mencoba menyelamatkanmu tiga kali. Satu dengan orang yang memperingatkanmu mengungsi, dua dengan perahu karet, dan yang terakhir dengan helikopter”

Pesan Moral

Kisah pendeta di atas sama sekali bukan kisah inspirasi singkat tentang sabar. Apa yang dilakukan oleh pendeta bukanlah manifestasi makna sabar yang sebenarnya.

Ada banyak manusia seperti pak pendeta yang tenggelam karena banjir itu. Mereka berdoa setiap hari, meminta di setiap saat, atau bahkan merengek setiap waktu. Namun, ketika doa itu dijawab Tuhan tidak dengan cara yang tidak ia bayangkan, ia menolaknya dan mengingkarinya.

Ketika kamu berdoa meminta kekuatan, kemudian Tuhan memberi kamu ujian. Itu bukanlah bentuk bahwa Tuhan tidak mengerti apa yang kamu minta, namun justru Dia dengan selaga kekuasaan-Nya mengabulkan doamu melalui ujian.

Ujian itulah yang akan membuat kamu berjuang, bertahan dan kemudian memperoleh kekuatan.

Makna lain dari cerita tentang si pendeta di atas juga bisa kita interpretasikan dengan manusia yang selalu berdoa meminta rizki dan kaya namun menolak semua jawaban Tuhan untuk menjadikannya kaya dan bercukupan.

Tuhan memberinya fisik yang sempurna, pikiran yang cerdas dan akal sehat, tapi tidak dia pergunakan dengan maksimal. Tuhan mendatangkan padanya seseorang untuk mengajaknya berbisnis, namun ditolaknya dengan berbagai alasan adan cara.

Ini mungkin tidak benar-benar relevan, namun apa yang dilakukan si pendeta dalam cerita inspiratif singkat dan pesan moralnya di atas, mampu mengajari kita mengenai perpspektif upaya dan doa dengan cara yang jauh lebih bijaksana.

BACA JUGA:

Tiga Saringan sang Ulama

Photo by Lucas Pereira Carlini on Pexels.com

Pada masa keemasan Kekhalifahan Abbasiyah, hidup seorang ulama yang sangat disegani. Suatu hari, seorang pedagang kenalannya berkunjung ke rumahnya.

Tuan sudah tahu kabar yang baru saja kudengar tentang sahabat tuan?” kata si pedagang.

Tunggu dulu!” ujar sang ulama.

“Sebelum kau memberitahuku lebih lanjut, aku ingin kau melewati tiga pertanyaan dariku. Aku menamainya ter tiga saringan.”

Pedagang itu bingung.

Sang ulama lalu menjelaskan, “Sebelum kamu bercerita tentang kawanku, ada baiknya sedikit kusaring dulu informasinya. Tes pertama, apakah kamu bisa menjamin informasi itu benar?”

Pedagang menjawab, “Tidak, aku baru saja mendengarnya dari seseorang. Tapi…”

“Oke, berarti kamu tidak bisa menjamin kebenarannya.”

Ulama melanjutkan lagi;

Apakah kabar tentang temanku adalah suatu informasi yang baik?”

Pedagang menjawab, “Tidak, malah sebaliknya ia…”

“Oke, berarti kamu akan berbicara tentang keburukan yang belum tentu benar.”

Ulama melanjutkan lagi;

Terakhir, apakah mengetahui hal itu memberiku keuntungan?”

“Tidak ada,” jawab pedagang itu.

“Jika keburukan kawanku belum tentu benar dan tak ada keuntungan apa pun mengetahuinya, untuk apa kamu cerita?” tanya sang ulama.

Si pedagang itu hanya terdiam dan menunduk malu, untuk kemudian berpamitan meninggalkan sang ulama.

Pesan Moral

Dari sisi kesahihannya, kisah di atas tentu berbeda dengan cerita inspiratif singkat sahabat nabi yang populer. Akan tetapi dari pesan moral yang dimilikinya, cerita ini juga sama dengan cerita inspiratif nabi singkat yang penuh dengan pelajaran.

Dengan zaman yang demikian maju seperti sekarang, lebih banyak manusia yang berubah menjadi si pedagang. Menceritakan aib orang lain, mengumbarnya di media sosial, dan lain sebagainya. Ini telah menjadi wujud dari kehancuran akhlak manusia yang sebenarnya.

Hal yang lebih mengkhawatirkan adalah karena sangat jarang manusia yang memiliki saringan seperti yang dimiliki sang ulama.

Berita yang belum tentu kebenarannya, berisi keburukan dan aib manusia lainnya, dan ia sama sekali tidak mendapat untuk ketika mengetahuinya, justru menjadi konsumsi publik yang demikian merajalela.

Portal gosib tumbuh subur dengan jutaan orang menjadi pengikutnya. Ini adalah sesuatu yang ironis dan memperihatinkan.

Walau pun tidak se-epik kisah saringan tiga ter milik sang ulama, namun manifestasinya dalam dunia modern tercermin dengan baik melalui cerita inspirasi singkat dalam kehidupan sehari-hari yang disampaikan sang ulama di atas.

BACA PULA:

Lukisan Sang Raja

Photo by Pixabay on Pexels.com

Dahulu, hiduplah seorang raja yang hanya memiliki satu mata dan satu kaki. Raja yang cacat itu adalah raja yang baik dan cerdas.

Suatu hari, saat raja berjalan-jalan di galeri kerajaan ia melihat lukisan-lukisan pendahulunya. Ia lalu ingin memiliki lukisan dirinya, sebab ia merasa suatu hari anak cucunya akan melihat hal yang sama di sini.

Raja lalu memanggil semua pelukis yang ada di negerinya ke istana. Ia meminta untuk dibuatkan lukisan yang indah dan terlihat gagah untuk dipajang di galeri istana. Pelukis yang berani menerima tugas ini akan diberi imbalan sesuai dengan keindahan lukisannya.

Para pelukis mulai berpikir setelah mendengar titah raja, menurut mereka tidak mungkin bisa membuat lukisan yang indah sebab raja hanya punya satu mata dan kaki. Mereka takut jika nanti hasilnya buruk, mereka malah diberi hukuman karena dianggap menghina raja.

Pelukis-pelukis itu pun satu per satu mengundurkan diri dengan berbagai alasan. Lalu, salah seorang pelukis mengajukan diri untuk melukis raja yang cacat tersebut. Sang raja senang dengan keberanian pelukis itu.

Berminggu-minggu si pelukis mengerjakan lukisan yang diminta raja. Sampai akhirnya tiba hari saat lukisan itu dipamerkan kepada publik. Para pelukis yang mengundurkan diri datang ke istana, mereka sangsi lukisan itu akan indah.

Anggapan para pelukis itu langsung sirna ketika kain penutup lukisan itu dibuka. Sebab, hasil lukisan itu sangatlah indah dan sang raja terlihat demikian gagah.

Di lukisan raja digambarkan sedang menunggangi kuda yang menghadap ke samping, sambil bersiap memanah. Sehingga kakinya yang cacat tidak terlihat dan matanya yang buta terpejam seperti sedang membidik.

Raja sangat puas dengan hasil lukisan tersebut, ia menghadiahi sebuah kastil untuk si pelukis.

Pesan Moral

Inti dari cerita inspirasi singkat di atas adalah jangan mudah menyerah dengan segala hambatan.

Bahwa yang berani mengambil risiko, bahwa yang berani berpikir di luar kebiasaan, bahwa yang bersedia untuk menantang dirinya untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif adalah yang akan memenangkan pertempuran.

Pelukis sang raja tadi bukanlah orang yang istimewa. Ia mungkin saja memiliki kemampuan sama seperti pelukis di istana yang lainnya. Namun yang membuat ia berbeda adalah ia mau memgambil risiko dan kemudian mencari jalan keluarnya dengan cara yang paling indah.

Kamu juga dapat belajar dari cerita inspiratif perjuangan pelukis sang raja di atas. Ketika ada tantangan di hadapanmu untuk kamu selesaikan, ketika yang lainnya mundur dan menyerah, maka kamu harus membuat keputusan yang berbeda.

Jangan memikirkan untuk menyerah, tapi pikirkan bagaimana tantanganmu itu bisa dilewati.

Jangan mundur, tapi jadilah kreatif dan inovatif, berpikirlah out of the box, seperti halnya pelukis sang raja dalam contoh cerita inpiratif di atas.

BACA JUGA:

Kisah Hidup Oprah Winfrey

Source: IMDb

Saat masih balita, orang tuanya bercerai dan ia diasuh oleh neneknya. Ia hidup dalam kemiskinan, ia bahkan harus menggunakan karung sebagai pakaian. Suatu hari, neneknya jatuh sakit dan ia harus tinggal dengan sang ibu.

Ibunya adalah seorang pembantu rumah tangga yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bekerja. Pada umur sembilan tahun, ia diperkosa secara bergiliran oleh sepupu, paman, dan keluarga temannya. Akhirnya ia muak dan kabur dari rumah pada usia 13 tahun dalam keadaan hamil.

Pada usia 14 tahun ia melahirkan anak pertamanya. Sayangnya, ia meninggal dalam kandungan. Ia lalu mengunjungi ayahnya yang berprofesi sebagai tukang cukur rambut di Tennessee. Saat itulah ia mencurahkan segala kekecewaan dan kesedihannya untuk belajar.

Kerja kerasnya terbayar, ia menjadi siswa unggulan dan lulus sebagai murid terbaik. Dia juga memenangkan beberapa penghargaan dalam bidang pidato. Ia kemudian mengambil kuliah jurusan Komunikasi di Tennessee State University.

Di sela-sela waktu kuliah, ia mengambil pekerjaan sebagai penyiar di radio lokal. Setelah lulus, ia mulai meniti karir di bidang pertelevisian. Tidak mudah sebagai orang kulit hitam untuk berkarir di dunia televisi karena dianggap kurang menjual.

Tapi ia memiliki mimpi besar dan tidak menyerah.

Di usia sembilan belas tahun ia akhirnya menjadi wanita kulit hitam pertama yang menjadi pembawa berita. Ia ditunjuk menjadi pembaca berita di program AM Chicago, acara yang kemudian menjelma menjadi program paling banyak di tonton di Amerika Serikat pada saat itu. 

Pada 1986, AM Chicago pun berubah nama menjadi Oprah Winfrey Show. 

Pesan Moral

Kisah singkat di atas adalah sebuah kombinasi dari beberapa macam cerita inpsiratif yang menarik untuk dipelajari. Oprah Winfrey adalah tokoh dunia dan ia tentu masuk sebagai cerita inspiratif singkat tokoh dunia. Namun yang paling menarik bahwa ini adalah cerita inspiratif singkat nyata dan benar-benar terjadi.

Tidak mudah hidup seperti yang dijalani oleh Oprah Winfrey, terutama pada masa-masa awal. Diperkosa oleh kerabat sendiri dan terlahir dari keluarga yang broken home adalah mimpi buruk yang entah bagaimana cara menghadapinya.

Namun Oprah menunjukkan cara terbaik menghadapi situasi sulit semacam itu.

Ia berontak dan mencurahkan kemarahannya dengan belajar dan menjadi lebih baik. Upaya dan kerja kerasnya terbayar kemudian, Oprah tampil menjadi pembawa acara kulit hitam paling terkenal dan paling kaya di dunia.

Cerita inspiratif perjuangan yang ditunjukkan oleh Oprah Winfrey adalah cerminan yang bisa dijadikan pelajaran berharga. Apa pun yang menimpa kita, bagaimana pun kehidupan memaksa kita untuk bertekut lutut, jangan pernah menyerah.

Curahkan dan kekuatan untuk berjuang, berusaha dan berikhtiar. Lihatlah hasilnya kemudian bahwa Tuhan akan selalu memberikan reward bagi orang-orang yang sabar dan tidak pernah mau menyerah.

BACA PULA:

9000 Kali Kegagalan Michael Jordan

Source: People.com

Sejak kecil Jordan memiliki ketertarikan dalam bidang olah raga. Salah satu cabang olah raga kesukaannya adalah bola basket.

Saat baru duduk di bangku SMA, Jordan pernah ditolak saat ingin mengikuti seleksi masuk tim basket sekolahnya. Alasan utama pada saat itu adalah karena badannya yang terlalu pendek. Selain itu, ia juga dinilai kurang mahir dalam permainan tersebut.

Jordan sangat sedih mendengar hal itu, tapi ia tak menyerah. Ia tetap berlatih dengan giat setiap hari di rumah. Tidak hanya tekniknya, ia juga melatih fisiknya dengan sangat keras dan disiplin. Dua tahun berikutnya, ia kembali mengikuti seleksi tim sekolahnya dan diterima.

Meski sudah diterima dalam tim, ia tidak langsung puas dan bermalas-malasan. Ia tetap rajin berlatih, bahkan ia sering pulang terlambat karena latihan tambahan.

Pada kompetisi SMA tahun 1981 Jordan membuktikan kerja kerasnya. Pada game pertamanya, ia berhasil mencetak 40 angka. Ia juga memiliki statistik yang mengesankan, rata-rata 25 angka per game, dan memenangkan kompetisi SMA di tahun yang sama.

Sejak saat itu karier basketnya terus menanjak. Ia bergabung dengan tim Universitas Carolina Utara dan memenangkan beberapa kompetisi pada tahun 1983 dan 1984. Kemudian ia mendapat kontrak dan bergabung dalam tim Chicago Bulls pada tahun 1984.

Karir Jordan di dunia basket professional NBA sangat gemilang. Ia mengantarkan timnya menjadi juara sebanyak enam kali, lima kali menjadi MVP di sepanjang musim, dan empat belas kali masuk ke dalam NBA All Stars.

Ia pensiun tahun 2003 dan tercatat sebagai pemain yang mencetak angka terbanyak kedua dalam satu musim. Kini Jordan menjadi pemilik klub NBA, pebisnis, dan salah satu legenda basket sepanjang masa.

Pesan Moral

Jangan menyerah!

Itu adalah mantra dalam hidup yang setiap orang harus mengetahui dan mengaplikasikannya. Semangat untuk terus berjuang, berusaha dan berikhtiar dengan kualitas yang paling baik adalah kombinasi paling ampuh untuk menjadi yang terbaik.

Bahkan jika kamu membaca lebih banyak lagi kisah mengenai kumpulan cerita inspirasi singkat tentang Michael Jordan ini, kamu akan paham bahwa kesuksesannya terbangun di atas kegagalan yang panjang dan melelahkan.

Michael Jordan pernah melewatkan 9000 kesempatan mencetak angka.

Michael Jordan pernah kalah dalam 300 kali pertandingan, ia juga telah gagal lebih dari 26 kali dalam lemparan penentuan juara. Kehidupan Jordan terisi dari kegagalan dan kegagalan. Namun karena ia tak pernah menyerah, rangkaian kegagalan itu pula yang kemudian mengantarkan ia pada kesuksesan.

BACA JUGA:

Source: Unsplash

Semangat pantang menyerah Michael Jordan juga bisa diaplikasikan dalam kehidupan kita sebagai penulis.

Jangan pernah menyerah untuk terus menulis dan menghasilkan karya, kamu bisa gagal di buku yang pertama, kedua, ketiga atau keempat, tetapi kamu tidak akan gagal selamanya.

Jangan takut gagal. Kegagalan adalah bagian dari perjalanan menuju kesuksesan. Jika memang kamu ditakdirkan untuk sukses pada buku kamu yang ke-100, maka menulislah lebih dari 100 buku. Sekali lagi, jangan pernah menyerah.

Kita memang bukan Michael Jordan, tapi jika mengadopsi semangat yang dimilikinya, InsyaAllah kita juga akan tiba pada tempat dimana kesuksesan telah menantikan kehadiran kita di sana.

Jadi, terus menulis, terus berjuang dan jangan pernah menyerah!

Berani?

Satu bulan punya buku atas nama kamu sendiri


anton sujarwo

Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 15 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Saya juga dapat dihubungi melalui whatsapp di tautan ini.

Fortopolio beberapa penulisan saya dapat dilihat disini:


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: