INI 8 JENIS CERITA FANTASI PALING UMUM DALAM MENULIS NOVEL

Genre fantasi mungkin adalah salah satu jenis fiksi yang paling banyak turunannya. Setidaknya dikenal 8 jenis cerita fantasi yang paling umum dalam penulisan fiksi. Beberapa di antara jenis ini sangat umum dikenal di Indonesia, namun beberapa jenis yang lain mungkin agak sedikit asing untuk didengar.

Nah dalam artikel ini, saya akan mengajak kamu mengenal keseluruhannya.

Jadi, apa saja jenis cerita fantasi tersebut?

Yuk, berikut penjelasan lengkapnya.

8 Jenis Cerita Fantasi yang Paling Umum Dipilih Dalam Menulis Novel

Photo by nordsu00f8en on Pexels.com

Sebenarnya fiksi fantasi sendiri adalah sebuah genre yang mandiri. Fiksi ini lebih sering diartikan sebagai sebuah karya sastra yang terkait erat dengan dunia khayal murni dan tidak mungkin terjadi di dunia nyata. Termasuk dalam contoh cerita fantasi misalnya adalah tentang supranatural seperti peri, penyihir, kurcaci, naga dan lain sebagainya.

Meskipun fiksi cerita fantasi adalah jenis karya sastra yang berdiri sendiri dengan keunikannya, namun jenis ini memiliki cukup banyak sub-genre. Dalam pengertian yang lebih sederhana, sub-genre adalah turunan dari cerita fiksi fantasi itu sendiri.

Nah, kali ini saja akan mengajak kamu untuk mengenal sub-genre tersebut.

Perbedaan jenis cerita fantasi berdasarkan alur cerita mungkin ada beberapa, namun yang paling umum dikenal adalah; Fantasi epik, fantasi rendah, realistis magic, pedang dan sihir, dark fantasy, fabel, dongeng dan fantasi superhero.

Sekarang, mari kita bahas satu persatu.

BACA JUGA:

Cerita Fantasi Tinggi atau Fantasi Epik

Photo by Kjetil Hope on Pexels.com

Fantasi tinggi atau fantasi epik adalah jenis fantasi skala besar yang memiliki plot, aturan, dan hukumnya sendiri. Ciri-ciri cerita fantasi jenis ini adalah keseluruhan elemen cerita seolah memiliki dunianya sendiri dan sama sekali berbeda dengan dunia nyata.

Alur cerita fantasi epik biasanya berpusat pada satu pahlawan yang berkembang sepanjang cerita. Di samping satu pahlwan, cerita fantasi epik kadang juga memfokuskan alur cerita pada sekelompok pahlawan yang juga berkembang dengan baik sepanjang cerita.

Contoh cerita fantasi yang masuk dalam kategori fantasi epik adalah karya dari J.R.R. Tolkien seperti The Lord of the Ring, The Hobbit, atau pun Narnia.

Kamu tentunya dapat memperhatikan bagaiman tokoh utama cerita seperti Frodo dan teman-temannya (The Lord of the Ring) atau Bilbo Baggins dan teman-temannya (The Hobbit) yang karakter mereka berkembang dengan sangat baik dari awal hingga akhir cerita.

Cerita Fantasi Rendah atau Low Fantasy

Photo by Skully MBa on Pexels.com

Jenis cerita fantasi satu ini adalah kebalikan dari jenis fantasi epik atau fantasi tinggi. Dalam Low Fantasy semua setting dan latar belakang cerita terjadi di dunia nyata atau dalam kehidupan realistis pada umumnya.

Namun dalam cerita kemudian ada sebuah ada unsur magic atau supranatural yang membuat karakter cerita sendiri menjadi kaget.

Contoh cerita fantasi jenis ini dapat kamu temukan misalnya adalam film Night in the Museum dimana beberapa patung lilin dalam museum menjadi hidup dan mampu berkomunikasi.

Cerita Fantasi Realistis magic

Photo by Zeke Nesher on Pexels.com

Jenis cerita fantasi berdasarkan kesesuaiannya dalam kehidupan nyata ada dua kategori yaitu Low Fantasy dan realistic magis. Perbedaannya adalah; jika dalam Low Fantasy, magis akan membuat karakter atau tokoh cerita menjadi terkejut, maka dalam fantasi realistis, magis justru sebaliknya dimana beberapa bagian dunia supranatural dianggap sebagai sesuatu yang normal dan umum.

Jadi secera sederhana, unsur-unsur cerita fantasi yang termasuk dalam lingkup fiksi fantasi realistic magic adalah keberadaan unsur-unsur supranatural dalam kehidupan karakter yang sudah dianggap sebagai sesuatu yang biasa.

Contoh yang bisa kamu lihat misalnya sebuah cerita dimana kemampuan untuk telekinesis, terbang, atau apa pun itu yang dianggap sebagai bagian dari kehidupan normal cerita.

Cerita Fantasi Pedang dan Sihir

Photo by Bakr Magrabi on Pexels.com

Apakah kamu pernah mendengar sebuah cerita fantasi yang sangat menarik tentang seorang ksatria barbar dengan pedang besarnya bernama Conan dari Cimmeria?

Pada dasarnya, fiksi fantasi pedang dan sihir adalah bagian dari fiksi epik atau fiksi tinggi. Disebut sebagai fiksi epik karena pada umumnya cerita fantasi dengan pedang dan sihir juga memiliki dunia mereka sendiri dengan setting masa lalu. Namun demikian, kehidupan tokoh cerita dan setting mungkin saja dapat terjadi dalam kehidupan nyata.

Jenis cerita fantasi berdasarkan latar cerita pada pedang dan sihir tentu saja identik dengan kekuatan pedang. Pahlawan yang hadir dalam cerita ini menggunakan senjata utama seperti pedang, tombak, panah, atau semacam itu.

Contoh cerita fantasi jenis ini selain Conan Saga dari Cimmeria, juga dapat kamu temukan misalnya dalam kisah epik Hercules, Xena atau pun Red Sonja.

Cerita Fantasi Gelap atau Dark fantasy

Photo by cottonbro on Pexels.com

Jenis cerita fantasi selanjutnya adalah salah satu jenis cerita fantasi yang mungkin paling banyak penggemarnya. Dark fantasy atau fantasi gelap adalan jenis cerita fantasi yang menggabungkan antara unsur fantasi dan juga horor. Tujuan dari jenis cerita fantasi gelap adalah memberikan efek takut kepada pembaca.

Beberapa jenis tema makhluk yang cukup populer dalam penulisan cerita fantasi gelap misalnya adalah tentang raksasa, tentang monster dari alam lain, dan lain sebagainya.

Contoh yang paling populer mengenai cerita fantasi jenis ini misalnya adalah Drakula, Vampir, Zombie, Alien dan sejenisnya.

Cerita Fantasi Jenis Fabel

Photo by Ellie Burgin on Pexels.com

Fabel adalah salah satu cerita fantasi yang populer karena ditulis sebagai cara untuk memberikan pelajaran yang universal. Tujuan utama dari penulisan fabel adalah untuk memberikan pelajaran moral kepada pembacanya mengenai suatu objek atau nilai.

Ciri lain dari fabel adalah cerita ini menggunakan perumpamaan dalam membangun karakternya. Pada banyak fabel, tokoh cerita biasanya adalah binatang, hewan, bintang, pepohonan, dan lain sebagainya.

Jika kamu pernah mendengar dongeng tentang Kancil dan Buaya, Batu Badaong dan sejenisnya, maka itu adalah beberapa contoh fabel yang paling umum.

Cerita Fantasi Jenis Dongeng

Nah ini menarik, bagaimana antara cerita fantasi jenis dongeng dan fabel memiliki kemiripan yang cukup identik. Cerita ini sama-sama bertujuan untuk memberikan pesan moral kepada pembacanya.

Lalu apa yang membedakan jenis cerita fiksi fantasi dongeng dengan fabel?

Pembeda yang paling mudah adalah bahwa dongeng pada umumnya dibuat khusus untuk anak-anak sementara fabel lebih universal. Dalam dongeng kamu mungkin akan sering menemukan permulaan cerita yang menggunakan keterangan awal waktu yang klasik seperti; Pada zaman dahulu, dahlu kala, suatu hari, dan lain semacamnya.

Dalam hal urusan penyampaian pesan moral, jenis cerita fantasi ada dua yaitu fabel dan dongeng. Ini adalah jenis yang paling umum.

Karakter yang banyak muncul dalam cerita dongeng ini misalnya tentang naga, penyihir, puteri duyung, dan lain sebagainya.

Cerita Fantasi Pahlawan Super

Photo by RODNAE Productions on Pexels.com

Jenis cerita fantasi yang terakhir adalah superhero fantasy atau fiksi fantasi pahlawan super. Namun, jangan kamu bayangkan bahwa yang dimaksud fiksi fantasi satu ini seperti halnya Batman, Spiderman, Supeman atau sejenisnya. Fiksi fantasi pahlawan super berbeda dengan cerita semacam itu.

Jika tokoh superhero seperti Batman dan Captain Amerika mendapatkan kekuatan mereka melalui proses ilmiah, maka dalam fantasi superhero ini kekuatannya datang dari dunia supranatural.

BACA JUGA:

Tertarik Menjadi Penulis?

Kamu dapat mengikuti kelas menulis online Penulis Gunung Id untuk melatih kemampuan menulismu. Pilih jenis penulisan yang paling kamu minati dan bergabunglah dalam kelas menulis yang akan mendorongmu untuk berkarya.


anton sujarwo

Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 15 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Saya juga dapat dihubungi melalui whatsapp di tautan ini.

Fortopolio beberapa penulisan saya dapat dilihat disini:


2 respons untuk ‘INI 8 JENIS CERITA FANTASI PALING UMUM DALAM MENULIS NOVEL

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: