Lompat ke konten
Beranda » Blog » 8 Jenis Novel Thriller Paling Terkenal

8 Jenis Novel Thriller Paling Terkenal

Hal pertama adalah jenis novel thriller tidak melulu tentang misteri, kriminal, dan pembunuhan. Di samping jenis yang sudah sangat identik dengan thriller tersebut, genre novel thriller adalah satu jenis genre yang luas cakupannya.

Nah, untuk kamu yang tertarik untuk menulis novel dengan genre thriller, berikut 8 jenis novel thriller yang bisa kamu pilih sesuai dengan minat kamu.

Kamu punya kisah hidup menarik untuk dijadikan buku namun bingung cara menuliskannya?

8 Jenis Novel Thriller Paling Umum dalam Penulisan atau dalam Film

Jenis novel thriller
Photo by Vinci Malizon on Pexels.com

Cerita dengan genre thriller selalu menarik perhatian, baik ia dalam bentuk cerita seperti cerpen atau novel, ataupun dalam bentuk film. Kamu pastinya pernah membaca atau menonton beberapa cerita dengan genre ini, bukan?

Sebagai seorang penulis, kamu tentunya pernah terpikir untuk menulis genre ini juga. Entah apakah itu berisi tentang thriller misteri dan semacamnya, namun menulis sebuah novel atau cerpen bergenre thriller memang sangat menantang untuk dilakukan.

Pertanyaannya kemudian apakah novel thriller hanya novel-novel dengan genre criminal, pembunuhan, psikopat dan hal-hal yang senada seperti itu saja?

Nah, ini yang menarik.

Genre thriller adalah genre yang luas. Ada novel thriller psikologi, ada novel thriller action, ada novel thriller hukum, ada novel thriller politik, dan yang lainnya. Intinya adalah, selama satu cerita novel memberikan dampak mendebarkan, membuat gugup, cemas, khawatir, takut, deg-degan, maka ia dapat dikelompokkan sebagai genre thriller secara sederhana.

Jadi, jika kamu tertarik untuk membuat novel genre thriller, sebenarnya pilihanmu sangat banyak.

Secara spesifik, ini ada 8 jenis novel bergenre thriller yang bisa kamu tuliskan.

1. Novel Thriller Psikologi

novel thriller paling seram
Photo by Maria Eduarda Loura Magalhu00e3es on Pexels.com

Konflik utama yang paling sering penulis gunakan dalam novel psikologi thriller adalah tentang kejiwaan yang bisa berupa trauma berat, kecanduan zat berbahaya, penyakit mental, kecendrungan moralitas dan juga kejahatan.

Dalam penceritaannya, novel thriller psikologi lebih banyak menggunakan narator atau sudut pandang penceritaan yang lemah dan tidak dapat dipercaya. Alasan terbaik menggunakan narator seperti ini adalah karena ia sangat senpurna untuk membuat pembelokan plot dengan tajam, atau membuat plot twist yang benar-benar berbeda dari ekspektasi pembaca.

Orang yang mengalami kelainan mental lebih mudah untuk melakukan manipulasi, bukan?

Atau kamu mungkin pernah melihat atau membaca satu cerita yang mana narator menceritakan satu pembunuhan atau kejahatan yang pelakunya ternyata adalah dia sendiri?

Ada banyak novel dengan gaya bercerita seperti ini. Novel thriller psikologi Indonesia yang cukup populer misalnya adalah Katarsis karya Anastasia Aemilia atau Tewasnya Gagak Hitam karya Sidik Nugroho.

Dalam lingkup internasional, beberapa contoh novel thriller psikologi yang populer misalnya adalah;

  • Sharp Object dan Gone Girl karya Gillian Flynn
  • The Girl on the Train karya Paula Hawkins
  • Misery karya Stephen King

2. Novel Thriller Action (Aksi)

Novel thriller terbaik
Photo by Musa Ortau00e7 on Pexels.com

Pembeda utama jenis thriller action adalah ini berfokus pada bahaya fisik yang dihadirkan. Jika thriller psikologi berkutat pada kejiwaan, maka action thriller akan mengajak pembaca untuk lebih banyak berimajinasi pada kesulitan dan tantangan fisik yang mendebarkan.

Penceritaan utama untuk menghadirkan aroma thriller dalam aksi misalnya adalah adegan kejar-kejaran mobil, tembak-menembak, pertarungan tangan kosong dan lain sebagainya.

Jenis cerita action thriller akan berfokus pada betapa berbahayanya satu konflik dilihat dari potensinya merusak fisik atau tubuh tokoh cerita.

Contoh novel thriller action yang bisa kamu jadikan referensi penulisan misalnya adalah;

  • Jack Reacher karya Lee Child & Andrew Child
  • The Da Vinci Code karya Dan Brown
  • The Bourne Identity karya Robert Ludlum

3. Novel Thriller Kriminal (Crime Thriller)

novel thriller psikopat
Photo by Martin Lopez on Pexels.com

Konflik utama dalam crime thriller adalah berfokus pada penyelesaian tindakan kejahatan yang bisa berupa pembunuhan, perampokan, penculikan, gangster, kartel narkoba dan lain sebagainya.

Sherlock Holmes adalah ikon terkuat untuk novel thriller jenis ini.

Adegan-adegan yang dibangun dalam sebuah novel thriller kriminal pada umumnya adalah upaya tokoh protagonis menyelesaikan satu tindakan kejahatan. Nah, oleh karena itu novel thriller seperti ini juga erat kaitannya dengan thriller novel jenis lain seperti legal thriller (hukum) dan spy thriller (mata-mata).

Beberapa contoh novel thriller terjemahan jenis kriminal yang bisa kamu baca mewakili genre ini misalnya adalah;

  • The Judges List karya John Grisham
  • Angels & Demons karya Dan Brown
  • Snowman karya Jo Nesbo

4. Novel Thriller Politik

Photo by michelle guimaru00e3es on Pexels.com

Pertaruhan terbesar dari novel thriller dengan genre politik adalah ia memiliki konsekuensi politik yang tinggi.

Poinnya kadang-kadang, novel thriller politik dapat digunakan sebagai cara untuk menginformasikan, mengingatkan, atau mentransformasikan satu pandangan politik dari penulis. Atau pada kasus yang lebih umum, meberikan gambaran kepada pembaca tentang isu-isu politik dan konsekuensi sikap mereka.

Konskuensi novel thriller politik bisa dalam ukuran negara, pemerintah atau ukuran politik yang lebih global. Jadi, satu konflik yang diangkat dalam novel thriller politik haruslah memiliki risiko yang tingkatannya adalah dalam ukuran negara atau pemerintahan.

Nah, contohnya yang bisa kamu jadikan seperti;

  • State of Terror karya Hillary Rodham Clinton dan Louise Penny
  • The Terminal List karya Jack Carr
  • While Justice Sleep karya Stacey Abrams

5. Novel Thriller Misteri

Jenis novel thriller
Photo by Pixabay on Pexels.com

Kamu pasti setuju jika ini adalah yang paling banyak dibayangkan pembaca Indonesia jika sedang dihadapkan dengan sebuah genre thriller dari sebuah novel, kan?

Faktanya adalah, novel thriller misteri secara khusus bertujuan untuk menghadirkan misteri, teka-teki atau sebuah kasus rahasia yang berusaha diselesaikan oleh tokoh protagonis. Ini bisa berupa kriminalitas, supranatural atau yang lainnya.

Kamu mungkin pernah membaca novel thriller Indonesia yang mengangkat fokus cerita seperti ini. Seringkali juga novel thriller misteri berhubungan erat dengan horor. Beberapa contoh yang cukup familiar misalnya adalah Danur karya Risa Sarawati atau Misteri Patung Garam karya Ruwi Meita.

Dalam lingkup internasional, beberapa contoh novel thriller misteri yang bisa kamu baca pula sebelum menulis novel genre ini misalnya ialah;

  • The Silent Patient karya Alex Michaelides
  • The Wife Between Us karya Sarah Pekkanen
  • Gone Girl karya Gillian Flynn

6. Spionase (Mata-mata)

Photo by Faisal Rahman on Pexels.com

Ini biasanya adalah gabungan antara thriller yang lebih kompleks seperti krimilalitas, aksi dan juga politik. Kadang-kadang spy thriller juga menambahkan unsur thriller psikologis untuk memberikan tekanan yang lebih intens kepada tokoh protagonis.

Pusat cerita yang diangkat adalah tentang kegiatan mata-mata atau spionase yang bisa berafiliasi dengan pemerintah nyata atau hanya fiksi. Contoh yang paling mudah untuk kamu pertimbangkan sebelum menulis novel thriller jenis ini adalah seperti ini adalah tokoh Jason Bourne atau James Bond.

Untuk contoh novelnya sendiri, berikut adalah beberapa yang paling menarik untuk kamu koleksi;

  • The English Girl karya Daniel Silva
  • The Macth Maker karya Paul Vidich
  • An Officer and A Spy karya Robert Harris
Photo by EKATERINA BOLOVTSOVA on Pexels.com

Tidak hanya sekedar membaca sebuah cerita mendebarkan, dalam novel thriller legal atau hukum kamu juga akan diajak bereksplorasi tentang keadilan, hukum dan standar-standar kemanusiaan yang lain.

Pada umumnya novel thriller hukum akan menampilkan satu dampak dari proses hukum bagi tokoh utama dalam cerita. Tokoh ini bisa saja adalah protagonis, antagonis atau pun tritagonis. Pada perkembangannya, tokoh-tokoh yang diceritakan juga akan memiliki pengaruh untuk menavigasi satu sistem peradilan.

Sederhanya adalah; novel thriller hukum berfokus pada penyelidikan hukum tertentu.

Untuk mampu menulis novel dengan genre thriller hukum seperti ini, kamu yang memiliki latar belakang pengetahuan tentang hukum akan sangat diuntungkan.

Beberapa contoh yang bisa kamu baca dari novel thriller hukum misalnya adalah;

  • The Firm karya John Grisham
  • The Hanging Judge karya Michael Ponsor
  • Misjudged karya James Chandler

8. Fiksi Ilmiah

Photo by RF._.studio on Pexels.com

Genre terakhir dari novel thriller adalah sci fi atau fiksi ilmiah. Pada banyak cerita, ini adalah sebuah novel yang mengeksplorasi bagaimana konsekuensi dari satu ilmu pengetahuan dan teknologi dapat demikian menegangkan dan berbahaya.

Beberapa novel thriller Jepang seperti Attack on Titan dan Parasyte dapat dijadikan contoh mewakili genre ini. Akan tetapi ideologi spesifik dari thriller ilmiah seringkali berpusat pada sebuah eksperimen ilmiah dan dampaknya bagi kehidupan manusia, masyakarat, atau tokoh protagonis cerita itu sendiri.

Kamu dapat menulis novel thriller fiksi ilmiah tentang serangan alien, atau tentang pandemi Covid-19 yang melahirkan mutan. Atau misalnya kamu juga dapat membuat novel thriller dengan memanfaatkan eksperimen nyata yang dapat dipercaya seperti dunia android, artificial intelligence, atau crypto.

Berdasarkan pengertian ini, novel thriller fiksi ilmiah bisa sangat bergandengan atau melebur dalam novel distopia atau kontemporer, kan?

Beberapa contoh novel thriller fiksi ilmiah misalnya adalah;

  • Awakening karya Randal Sloan
  • Tranfused karya Steven Huemann
  • The Arrival karya Lucas Lloyd

BACA JUGA:

Nah, itu adalah beberapa jenis novel thriller yang bisa kamu jadikan sebagai genre pilihanmu untuk menulis novel thriller.

Hal yang paling penting untuk memastikan satu novel menjadi novel thriller adalah adanya kondisi menegangkan, mendebarkan, membuat cemas, gugup bahkan jantungan saat membacanya.

Shopee Mantul

Jadi, kamu bisa melatih menghadirkan hal semacam itu dalam novel thrillermu nantinya.

Selamat berkarya, ya.


Tingkatkan skill menulismu

Yuk, gabung di Kelas Menulis Online Penulis Gunung dan keterampilan menulismu akan naik satu level


Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 17 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Saya juga dapat dihubungi melalui whatsapp di tautan ini.

Fortopolio beberapa penulisan saya dapat dilihat disini:

%d blogger menyukai ini: