Lompat ke konten
Beranda » Blog » 8 CARA MENGETAHUI BAKAT TERPENDAM DIRI SENDIRI DAN MELEJITKANNYA

8 CARA MENGETAHUI BAKAT TERPENDAM DIRI SENDIRI DAN MELEJITKANNYA

Tidak hanya di usia remaja, kesulitan cara mengetahui bakat terpendam diri sendiri juga bahkan ada di kalangan orang dewasa. Setiap kali ditawari untuk melakukan sesuatu yang baru atau ditanyakan apa bakat mereka, jawabannya selalu; “saya tidak memiliki bakat apa pun”. Atau, “saya tidak tahu saya berbakat di bidang apa”.

Tapi benarkah demikian?

Semua orang memiliki bakat, itu adalah sesuatu yang pasti. Bahkan orang yang berulang kali mengatakan bahwa ia tak memiliki bakat apa pun sebenarnya juga berbakat. Hanya saja tidak semua orang mengetahui bakat mereka tersebut.

Nah jika pertanyaan mengenai bakat ini adalah pertanyaan kamu juga, kamu bisa mengikuti tes cara mengetahui bakat diri sendiri dalam 8 langkah berikut ini nanti.

KAMU PUNYA KISAH HIDUP MENARIK UNTUK DIJADIKAN BUKU NAMUN BINGUNG CARA MENULISKANNYA?

Cara Mengetahui Bakat Terpendam Diri Sendiri Dalam 8 Langkah Mudah

Cara mengetahui bakat terpendam
Photo by Ksenia Chernaya on Pexels.com

Bakat adalah sifat kedua manusia yang artinya setiap orang pasti memilikinya. Hanya saja, tidak semua orang menyadari bahwa mereka sebenarnya memiliki talenta atas suatu bidang.

Saya misalnya, baru mengetahui bahwa saya memiliki bakat yang baik dalam menulis setelah usia saya 30 tahun. Padahal sejak masih SMP saya suka menulis, bahkan sejak SD saya sudah terbiasa menulis cerpen dan lain sebagainya. Tapi, saya sama sekali tidak pernah menyadari bahwa saya mungkin memang terlahir untuk menjadi seorang penulis.

Sekarang buat kamu yang juga masih merasa bimbang dengan bakat apa sebenarnya yang kamu miliki. Tes mengetahui bakat terpendam yang dirangkum Penulis Gunung ID ini mudah-mudahan bisa membantumu.

1. Identifikasi Apa yang Suka Kamu Lakukan

Tanpa perlu membuat penilaian dan skor untuk masing-masing hal yang kamu suka melakukannya, coba buat daftarnya terlebih dahulu. Dari sekedar bermain ular tangga sampai dengan mendaki gunung, tuliskan dalam selembar kertas dengan lengkap.

Tentu saja tidak semua yang kamu tuliskan dalam kertas itu adalah bakat kamu yang sebenarnya. Daftar ini lebih tepat disebut sebagai daftar minat dan kesenangan saja. Misalnya kamu suka menonton film, dan itu sekedar kesenangan belaka, bukan sebuah bakat yang benar-benar bisa ditekuni.

Jadi supaya lebih obyektif, coba ajukan beberapa pertanyaan berikut terhadap daftar yang kamu tuliskan itu.

  • Apa yang benar-benar kamu suka lakukan tanpa harus diminta?
  • Kegiatan apa yang kamu lakukan dan sering membuat kamu lupa waktu?
  • Apa yang senang kamu lakukan walaupun tidak dibayar sama sekali?
  • Kegiatan apa yang membuatmu melupakan tugas dan kewajiban sehingga orang tuamu, kakakmu atau gurumu berulangkali meminta kamu menjauhi kegiatan itu?

2. Identifikasi Minat dan Ketertarikanmu

Cara mengetahui bakat diri sendiri yang terpendam
Photo by Greta Hoffman on Pexels.com

Kamu juga bisa membuat daftar untuk hal ini.

Tetapi ini tentu saja lebih dari sekedar daftar yang suka kamu lakukan. Mengidentifikasi minat dan ketertarikan adalah tes awal cara mengetahui keahlian diri sendiri. Jika daftar suka hanya berisi kesukaan untuk dilakukan, maka daftar minat akan memberi kamu kesiapan untuk mempelajari dan mengetahui lebih banyak tentang hal dalam daftar tersebut.

Misalnya begini, kamu tertarik pada dunia menulis dan literasi. Sebagai konsekuensinya, kamu mungkin membaca banyak buku sastra, novel, puisi, membaca blog penulisan seperti www.penulisgunung.id ini, dan yang lainnya.

Intinya adalah; ada keinginan dalam dirimu untuk mengetahui lebih jauh tentang minat tersebut.

Sebagai pendukung, kamu bisa mengajukan beberapa pertanyaan berikut;

  • Apa jenis informasi yang paling suka kamu baca? Apakah tentang bisnis, sastra, seni, teknologi, arsitektur, atau apa?
  • Apa topik pembicaraan yang paling kamu minati?
  • Jika kamu menonton film, dokumenter, video youtube misalnya, jenis video apa yang kamu paling senang menontonnya?
  • Topik apa sebenarnya yang benar-benar menarik perhatianmu?

3. Identifikasi Kesuksesan Kamu Sebelumnya

Coba lihat lagi ke belakang dan temukan kesuksesan apa yang pernah kamu capai sebelumnya. Ini dapat berupa daftar yang sebenarnya adalah satu bakat yang sudah kamu gunakan dengan baik tanpa kamu menyadarinya.

Misalnya kamu pernah menjadi penengah yang baik antara dua teman yang berselisih. Atau kamu pernah menjadi orang yang mampu mengumpulkan dana bantuan untuk bencana alam dengan jumlah yang fantastis dan dalam waktu yang singkat. Atau kamu pernah mengikuti kelas menulis online dan berhasil menyelesikan satu cerpen antologi paling menarik dalam sebuah buku.

Mengidentifikasi kesuksesan sebelumnya adalah tes bakat psikologi yang menarik karena kamu sudah pernah membuktikannya di masa lalu. Dan kamu berhasil.

Untuk memaksimalkan langkah yang ketiga ini, coba dukung dengan beberapa pertanyaan berikut;

  • Kelas/kursus/pelatihan apa yang pernah kamu ikuti?
  • Tugas atau proyek apa yang pernah kamu selesaikan dengan baik?
  • Bidang apa yang kamu dengan bangga bisa mengatakan “Saya bisa melakukan ini dengan sangat baik”.

4. Minta Pendapat Orang Lain

Cara mengetahui bakat diri sendiri
Photo by Buro Millennial on Pexels.com

Kadangkala, pendapat dan penilaian orang lain dapat lebih obyektif daripada penilaian diri sendiri. Oleh karena itu, kamu juga bisa menggunakan metode ini untuk mengetahui lebih jauh mengenai bakat apa yang sebenarnya kamu miliki.

Jadi, coba ajak anggota keluarga, teman, sahabat bahkan mentor atau gurumu untuk berbicara.

Ketika mereka memberi penilaian, cobalah untuk berpikiran terbuka. Kamu boleh untuk tidak setuju dengan pendapat mereka, tapi yang pasti; dengarkan dulu dan evaluasi dirimu setelahnya.

Beberapa pertanyaan yang bisa kamu ajukan saat berbicara dengan orang lain mengenai potensi dalam dirimu misalnya adalah;

  • Berdasarkan penilaian mereka; kamu paling jago dalam bidang apa?
  • Menurut mereka; apa yang kamu sudah lakukan dengan sangat baik dan mungkin mereka terkesan karenanya?
  • Apa yang membuat semangatmu berkobar berdasarkan penilaian mereka?

5.  Identifikasi Juga Kelemahanmu

Ini mungkin terdengar tidak nyaman, tapi dengan mengetahui apa yang menjadi kelemahan dari dirimu, juga akan memberi kesempatan untuk mengenal sebaliknya; hal yang merupakan kekuatanmu.

Manusia tidak mungkin pandai dalam segala bidang. Semua orang pasti memiliki kelemahan dan titik dimana ia tidak dapat tampil dengan sempurna. Menariknya, kejujuran untuk mengakui kelemahan yang dimiliki justru akan lebih mempermudah menemukan bakat terbaik yang bisa kamu lejitkan kemudian.

Untuk membantu kamu menemukan kelemahan dalam dirimu, coba ajukan beberapa pertanyaan berikut kepada diri kamu sendiri;

  • Apa hal yang kamu membutuhkan waktu lama untuk bisa menyelesaikannya?
  • Bidang apa yang paling sering kamu tunda-tunda?
  • Hal yang apa yang menjadikan kamu sangat canggung dan tidak nyaman?

6. Susun Pola Minat dan Bakatmu

Cara mengetahui bakat terpendam
Photo by Breakingpic on Pexels.com

Seharusnya setelah melewati serangkaian tes dengan menulis daftar kekuatan, minat, prestasi yang pernah dicapai sebelumnya juga kelemahan yang kamu miliki, kamu sudah mulai mengarah pada fokus potensi talentamu yang sebenarnya.

Jadi, tugas kamu sekarang adalah dengan menyusun polanya.

Rasanya jika harus menyisir kembali daftar yang kamu tulis itu satu-persatu, ini akan memakan waktu dan melelahkan.

Supaya lebih efisien, kamu bisa menggunakan beberapa pertanyaan bantuan berikut ini;

  • Apakah ada sebuah pola yang muncul dari daftar minat, daftar sukses yang pernah dicapai, atau daftar dari sesuatu yang kamu sukai?

Misalnya; kamu suka membaca buku dan menonton film, kamu pernah mengikuti kelas menulis online, dan beberapa tahun lalu kamu juga pernah menjadi juara lomba menulis cerpen tingkat kecamatan. Polanya tentu sudah bisa kamu baca, kan? Kamu berbakat dalam bidang dunia kepenulisan dan buku.

  • Apakah mungkin ada hal yang bisa kamu padu-padankan dari daftar yang tertera? Apakah mungkin bisa dikombinasi?
  • Apa yang sebenarnya kamu impikan? Apakah pola yang muncul dan padu-padan yang dibentuk relevan dengan impianmu?

7. Latih dan Kuasai Bakatmu, Tidak Perduli Apa pun Itu

Ada dua kemungkinan yang akan terjadi ketika kamu telah berhasil melewati langkah yang ke #7 sebelumnya. Kemungkinan tersebut adalah;

  1. Kamu akan mengetahui bahwa pola yang terbentuk benar-benar adalah bakatmu yang sejati dan kamu siap untuk memperjuangkannya.
  2. Bakat itu hanya sepintas dalam hidupmu, hanya satu bagian dari masa lalu yang cantik.

Nah, bagaimana cara mengidentifikasi keduanya?

Jawabannya adalah dengan praktik, latih, dan lakukan.

Praktik adalah yang membedakan antara yang tahu dan yang bisa. Praktek dan disiplin melakukannya adalah yang membedakan antara yang bisa dan yang ahli. Praktik, disiplin, dan konsistensi adalah yang kemudian menjadikan seseorang sebagai master dalam suatu bidang.

Jadi, apa pun bakatmu yang muncul, kamu dapat mengujinya dengan mempraktikkannya kembali.

Apakah itu hanya sekedar bakat lewat sesaat? Ataukah itu benar-benar sesuatu yang menjadi bakat dan spesifikasi terbaikmu?

Jika kemudian kamu melihat bahwa bakatmu adalah menulis, maka kamu masih akan membutuhkan waktu untuk menjadikan kamu ahli dalam menulis. Setelah itu kamu akan membutuhkan lebih banyak waktu lagi untuk menjadi seorang yang master dalam dunia kepenulisan.

Namun yang penting jalanmu sudah terbentang lebar kesana. Kamu hanya perlu menghabiskan sisanya dengan berlatih, praktik dan terus konsisten saja.

8. Temukan Mentor yang Tepat

cara mengetahui bakat terpendam
Photo by Yan Krukov on Pexels.com

Kalau kamu benar-benar ingin melejitkan bakatmu setelah berlatih secara teratur dan siap untuk disiplin caranya adalah dengan menemukan mentor yang tepat.

Nah, siapa mentor yang tepat untuk kamu minta bimbingan dan nasihatnya?

Mentor yang tepat adalah orang yang lebih berpengalaman dalam bidang yang ingin kamu kuasai lebih baik tersebut.

Mentor yang tepat tidak harus seorang peraih hadiah nobel atau tidak harus pemenang Pulitzer. Hal yang paling penting adalah; ia memiliki lebih banyak pengalaman dalam bidang yang ingin kamu kuasai.

Cara mengembangkan bakat dengan menemukan seorang mentor adalah saran yang efektif dan menghemat banyak waktumu. Dengan pengalaman yang mentor kamu miliki, ia bisa membantu kamu untuk mengeluarkan kemampuan terbaikmu dan membuktikan diri jika kamu memang benar-benar sangat bagus dalam bidang yang menjadi bakatmu itu.

Ada banyak tempat menemukan mentor yang sesuai untuk kamu. Dari jaringan linked.in, alumni sekolah, klub hingga sosial media.

Seperti misalnya kamu melihat diri kamu memiliki bakat dalam dunia menulis, maka kamu bisa menemukan mentornya di www.penulisgunung.id. Kamu juga bisa mengikuti berbagai spesifikasi kelas penulisan yang didesain khusus untuk membuatmu lebih cepat dan lebih terarah menghasilkan mahakaryamu.

BACA JUGA:

Mau jadi penulis?

Yuk, bergabung dalam kelas menulis online bersama kami.

Penulis terbaik

Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 17 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Saya juga dapat dihubungi melalui whatsapp di tautan ini.

Fortopolio beberapa penulisan saya dapat dilihat disini:

1 tanggapan pada “8 CARA MENGETAHUI BAKAT TERPENDAM DIRI SENDIRI DAN MELEJITKANNYA”

  1. Pingback: 15 TIPS AMPUH UNTUK MENINGKATKAN SKILL MENULISMU – Penulis Gunung

Terimakasih atas waktu anda membaca artikel ini. Senang sekali jika Anda berkenan meninggalkan komentar atau pendapat Anda sendiri mengenai subyek dalam artikel ini. Terimakasih.

%d blogger menyukai ini: