Lompat ke konten
Beranda » Blog » Cara Membuat Surat Permohonan Maaf dan Contohnya

Cara Membuat Surat Permohonan Maaf dan Contohnya

Cara Membuat Surat Permohonan Maaf

Manusia tidak bisa lepas dari salah dan lupa, karena itu permohonan maaf dibutuhkan. Sebagai profesional, mengetahui cara membuat surat permohonan maaf adalah satu nilai lebih. Dengan cara ini kamu bukan hanya bisa meminta maaf, namun juga bisa memperbaiki kesalahan yang mungkin sudah terlanjur kamu lakukan.

Lalu, bagaimana cara membuat sebuah surat permintaan maaf yang baik?

Yuk, simak artikel ini sampai tuntas, ya.

Kamu butuh ghost writer profesional untuk menyelesaikan pekerjaanmu?

Daftar Isi Artikel

5 Tips Penting Cara Membuat Surat Permohonan Maaf

Cara membuat surat permohonan maaf
Photo by Brett Jordan on Pexels.com

Keterampilan menulis surat permohonan maaf adalah keterampilan yang berharga. Dalam lingkungan apa pun kamu berada, baik sekolah, tempat kerja atau rekan bisnis, ketika melakukan sebuah kesalahan, meminta maaf adalah hal pertama yang bisa kamu lakukan untuk memperbaikinya.

Nah, meminta maaf ini tentu dapat kamu lakukan dengan banyak cara, salah satunya dengan menulis surat permohonan maaf. Selain memiliki makna substansial, surat permohonan maaf juga menunjukkan tingkat keseriusan yang kamu miliki.

Secara sederhana, surat permohonan maaf sendiri memiliki makna sebagai sebuah surat yang menyatakan bahwa pengirimnya merasa bersalah, ingin memperbaiki kesalahan tersebut dan meminta maaf atasnya.

Jadi, ada tiga unsur penting dalam surat ini yaitu; mengakui kesalahan, keinginan memperbaikinya dan mengharap pemberian maaf atas kesalahan tersebut.

Dalam praktiknya, ada banyak jenis surat permohonan yang umum.

Di sekolah, kamu perlu belajar cara membuat surat permohonan maaf kepada guru. Di lingkungan kerja, kamu mungkin harus belajar menulis surat permohonan maaf formal atau surat permohona maaf perusahaan.

Tetapi, apa pun jenis surat permintaan maaf yang ingin kamu buat, 5 langkah ini akan membuatnya lebih mudah.

1. Mengakui Kesalahan

Bahkan jika kamu mempelajari surat permohonan maaf kepada pacar melalui whatsapp sekalipun, kamu harus mencantumkan bagian ini pada bagian awal.

Jadi, langkah pertama dalam menulis surat permintaan maaf adalah dengan mengatakan isi surat itu sendiri. Atau dengan kata lain, kamu menjelaskan kesalahan yang sudah kamu lakukan dan mengakui pula konsekuensi dari kesalahan tersebut.

Mengakui kesalahan sejak awal surat akan menunjukkan bahwa kamu tulus, rendah hati dan gentle sekaligus. Selain itu, hal ini juga akan memastikan bahwa si penerima surat mendapatkan informasi kesalahan tersebut langsung dari kamu sendiri, bukan dari gosip atau dari sumber lainnya.

Dengan menghubungi penerima surat secara langsung, keuntungan lain dengan mengakui kesalahan sejak awal surat adalah ini akan membantu kamu untuk menyelesaikan permasalahan secepat mungkin.

Contoh mengakui kesalahan dalam surat permohonan maaf.

“Bapak Johan, saya harus memberitahu Anda bahwa sayalah yang bertanggung jawab mengirimi Anda informasi meeting bisnis yang keliru pada jadwal Anda yang terakhir. Saya menyadari karena kesalahan tersebut membuat Anda mengalami keterlambatan dan merusak suasana hari Anda yang seharusnya menyenangkan”

2. Memohon Maaf dengan Tulus

worried young woman covering face with hand
Photo by Liza Summer on Pexels.com

Langkah selanjutnya sebagai bagian penting dari menulis surat permohonan maaf adalah dengan meminta maaf secara tulus. Hindari membuat alasan apa pun untuk hal ini, kamu hanya perlu meminta maaf dengan sepenuh hati.

Pada banyak kesempatan, mengakui kesalahan dan meminta maaf dengan penuh ketulusan sudah cukup untuk mendapatkan pengampunan dari penerima surat.

Namun, penting sekali pada bagian ini bahwa kamu tidak melemparkan kesalahan kepada siapa pun atas kesalahan yang sudah kamu lakukan.

Hal lain yang juga penting dari meminta maaf dengan tulus adalah dengan mengatakan penyesalanmu atas konsekuensi dari kesalahan yang sudah terjadi.

Misalnya begini:

“Saya sungguh meminta maaf karena lupa mengabari Bapak Johan bahwa ada penjadwalan ulang meeting tersebut. Saya merasa sangat menyesal ketika mengetahui bahwa Bapak harus kehilangan dua jam waktu produktif dan terpaksa membuat jadwal ulang karena kesalahan tersebut”.

3. Bagikan Rencanamu untuk Memperbaiki Kesalahan

Selain mengakui kesalahan dan meminta maaf, penting juga bagi kamu untuk memberi tahu penerima surat bahwa kamu bersedia memperbaiki situasi.

Nah, daripada memberitahu penerima surat bahwa kamu siap melakukan apa saja untuk menebus kesalahan tersebut, akan lebih baik jika kamu membagikan langkah-langkah spesifik yang akan kamu ambil untuk memperbaikinya.

Dengan menyampaikan hal ini kepada penerima surat, kamu telah menunjukkan bahwa kamu sungguh-sungguh dengan permohonan maafmu. Selain itu, kamu juga telah berpikir dengan matang untuk memperbaiki situasi yang sudah kamu sebabkan.

Kamu bisa melihatnya contohnya berikut:

“Saya menyadari bahwa kesalahan yang saya lakukan membuat Bapak Johan terlihat buruk di mata para peserta meeting yang lain. Saya sudah menghubungi masing-masing peserta meeting melalui sekretaris mereka untuk menjadwakan pertemuan sehingga saya dapat menjelaskan bahwa sayalah yang sebenarnya harus disalahkan”.

4. Ulangi Permohonan Maafmu

Cara membuat surat permohonan maaf
Photo by alleksana on Pexels.com

Surat permohonan maaf yang kamu tulis harus mampu memperbaiki hubunganmu dengan penerima surat. Untuk kepentingan ini, kamu sebaiknya mengulangi kembali permohonan maafmu sambil memastikan bahwa kamu berharap bahwa situasinya bisa menjadi lebih baik.

Pada banyak kasus, sebagai orang yang membuat kesalahan kamu harus berpikir bahwa kesalahan belum benar-benar dimaafkan sampai hubunganmu dengan si penerima surat menjadi baik kembali.

Pada beberapa kejadian, cara ini juga mengundang penerima surat untuk berkontribusi terhadap apa yang akan terjadi selanjutnya.

Misalnya begini:

“Sekali lagi, saya dengan segala kerendahan hati sungguh-sungguh memohon maaf kepada Anda. Saya tahu bahwa kesalahan saya benar-benar membuat Anda merasa kesal. Namun saya berharap kita dapat meyelesaikan hal ini dan kerjasama di antara perusahaan kita bisa terus terjalin dengan baik”.

5. Kirimkan Melalui Media yang Tepat

Langkah terakhir setelah kamu menulis surat permintaan maaf tersebut adalah dengan mengirimkannya. Mengirim surat permintaan maaf juga membutuhkan pertimbangan untuk memilih media apa yang paling tepat untuk melakukannya.

Beberapa pilihan yang umum digunakan dalam mengirim surat permohonan maaf misalnya adalah email, pos atau jasa pengiriman lainnya. Atau bisa juga dengan memberikan surat tersebut secara langsung.

Nah, bagaimana pertimbangan yang paling tepat untuk memilih cara tersebut?

Jika kesalahan yang kamu lakukan adalah sebuah kecelakaan atau ketidaksengajaan dan orang yang menjadi penerima surat adalah rekan kerjamu juga, kamu bisa mengirimkannya melalui email. Supaya lebih efektif, kamu bisa menambahkan penerima email untuk orang-orang yang terkait dengan situasi tersebut.

Namun jika kesalahan yang terjadi membuat penilaian yang buruk bagi si penerima surat dari banyak orang, terutama atasannya, kamu perlu mempertimbangkan untuk mencetak surat tersebut dan menyerahkannya secara langsung kepada atasannya.

Akan tetapi, bagian paling penting dari semua proses ini adalah ketulusan, kerendahan hati dana kejujuran kamu dalam memohon maaf.

Tips Penting Membuat Surat Permohonan Maaf

Cara membuat surat permohonan maaf
Photo by Pixabay on Pexels.com

Dalam menulis surat permohonan maaf kepada teman kerja, untuk kolega, untuk guru atau untuk siapa pun, ada tiga tips penting yang harus kamu ingat. Tiga tips penting itu adalah tulus, singkat dan tidak egois.

1. Surat Permohonan Maaf Harus Tulus

Bagian paling penting dari menulis surat permintaan maaf adalah ketulusan dan emosi yang positif. Hindari untuk menulis surat permohonan maaf dengan bahasa yang kaku sehingga mengurangi nilai kepribadiannya.

Untuk membuat surat permintaan maafmu mampu menyentuh emosi penerima surat, maka tulislah dengan penuh emosi. Bayangkan perasaan si penerima surat dan bayangkan pula bagaimana kesalahan yang kamu lakukan mempengaruhi dirinya.

Tips lain yang bisa kamu lakukan adalah dengan membaca surat tersebut keras-keras sebelum mengirimnya, kemudian rasakan apakah sudah tepat atau belum setiap kalimat yang sudah kamu tuliskan.

2. Surat Permohonan Maaf Harus Singkat

Selain tulus, sebuah surat permohonan maaf pribadi juga harus singkat.

Pada banyak kasus, beberapa orang sulit berhenti untuk meminta maaf ketika mereka sedang mengajukan permohonan maaf kepada orang lain.

Nah supaya lebih efektif, kamu bisa membatasi jumlah kata dan paragraf dalam suratmu. Pikirkan untuk menggunakan satu dua kata yang tepat untuk mengkomunikasikan berbagai makna penting dari permohonan maafmu.

3. Surat Permohonan Maaf Tidak Boleh Egois

Godaan paling besar dari sebuah permintaan maaf adalah mencoba mengalihkan kesalahan pada orang lain. Tapi itu sama sekali bukan hal yang bagus untuk kamu lakukan.

Hal penting yang harus kamu pahami dalam sebuah surat permintaan maaf adalah kamu bertanggung jawab penuh atas tindakan yang kamu lakukan. Jadi, jangan pernah tergoda untuk menyalahkan orang lain atas kesalahan yang kamu lakukan sendiri.

Shopee Mantul

Akan ada sebuah pengorbanan untuk hal ini. Bisa jadi itu akan menyakiti reputasi dan melukai sedikit harga dirimu. Tapi itu adalah sebuah konsekuensi yang memang seharusnya kamu ambil ketika memutuskan untuk membuat sebuah surat permohonan maaf.

BACA JUGA:


Tingkatkan skill menulismu

Yuk, gabung di Kelas Menulis Online Penulis Gunung dan keterampilan menulismu akan naik satu level


Penulis terbaik

 Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 19 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Saya juga dapat dihubungi melalui whatsapp di tautan ini.

Fortopolio beberapa penulisan saya dapat dilihat disini:

%d blogger menyukai ini: