Lompat ke konten
Beranda » Blog » Cara Membuat Konflik Manusia Melawan Takdir Dalam Novel

Cara Membuat Konflik Manusia Melawan Takdir Dalam Novel

Manusia Melawan Takdir

Salah satu jenis konflik dalam novel yang paling populer sejak lama adalah manusia melawan takdir, atau tokoh cerita melawan nasibnya. Kamu bisa menyebut karya-karya hebat dari Macbeth hingga The Godfathers sebagai bukti bahwa jenis konflik satu ini sangat menarik menjadi topik cerita.

Nah, apa itu konflik manusia melawan takdir dalam karya sastra dan bagaimana cara membuatnya untuk mendapatkan hasil yang sempurna?

Artikel Penulis Gunung kali ini akan mengajak kamu untuk membahasnya.

Kamu punya kisah hidup menarik untuk dijadikan buku namun bingung cara menuliskannya?

Cara Membuat Konflik Manusia Melawan Takdir dalam Penulisan Novel

Manusia melawan takdir
Source: Suara Aisyiyah

Cara melawan takdir dalam berbagai kisah fiksi mendapatkan penggambaran yang sangat bervariasi, tergantung dari imajinasi dan karakteristik pengarangnya sendiri.

Takdir sendiri memiliki arti sebagai sebuah suratan, nasib, kehendak Tuhan atas perjalanan hidup anak manusia. Dalam islam takdir akan berkaitan erat dengan Qada dan Qadar yang merupakan bagian dari pondasi keimanan seorang muslim.

Dalam sastra, konflik manusia melawan takdir sendiri berarti perjuangan manusia untuk melawan nasib, ketentuan, ramalan, prediksi atau suratan tangan dari Tuhan atau entitas apa pun yang menjadi kekuatan terbesar dalam dunia sastra tersebut.

Konflik cerita yang mengetengahkan topik perlawanan karakter terhadap takdir sudah sangat populer. Selain topik ini, konflik lain yang biasa penulis gunakan misalnya adalah manusia melawan manusia, manusia melawan masyarakat, manusia melawan alam dan manusia melawan dirinya sendiri.

Kata-kata melawan takdir dalam topik ini merujuk pada perjuangan tokoh cerita atau manusianya. Dalam penceritaannya, perjuangan inilah yang akan menjadi tulang punggung cerita nantinya.

Nah, jika kamu tertarik menulis sebuah novel dengan tema utama perjuangan tokoh cerita melawan takdirnya, beberapa tips berikut akan sangat berguna untuk kamu praktikkan.

1. Ciptakan Tokoh Cerita yang Kuat untuk Melawan Takdirnya

manusia melawan takdir
Source: Haiku Deck

Hampir semua jenis cerita fiksi apa pun saja yang kamu pilih, langkah pertamanya selalu bermula dari karakter utama cerita.

Jadi, siapa tokoh utama ceritamu adalah kunci utama keberhasilan membangun konflik cerita yang kuat. Termasuk dalam cerita dengan konflik manusia melawan nasibnya sendiri.

Menciptakan tokoh protagonis yang kuat dalam cerita novel akan membutuhkan banyak waktu bagimu untuk memikirkan semua komponennya. Kamu perlu menentukan apa saja kekuatan karakter cerita tersebut, apa kelemahan yang ia miliki, apa motivasi utamanya dan lain sebagainya.

Untuk mempermudah membuat karakter cerita yang kuat seperti ini, kamu bisa menggunakan ceklist karakter berikut ini.

Namun intinya adalah, tokoh cerita utama dalam konflik manusia melawan takdir ini harus mampu merepresentasikan sebuah perjuangan totalitas seorang manusia menghindari satu jalan nasib yang akan menimpanya.

Tidak masalah apakah ia berhasil atau gagal, tapi total perjuangan melawan takdir itulan bagian pentingnya.

2. Tentukan Jenis Takdir yang Akan Menjadi Lawan Protagonis

Man versus fate
Photo by Victoria Borodinova on Pexels.com

Tips kedua ketika kamu memilih konflik manusia melawan takdir adalah dengan memilih jenis takdir itu sendiri.

Jadi, takdir seperti apa yang kamu ingin karakter cerita dalam novelmu perjuangkan?

Takdir, nasib, suratan atau ramalan sekali pun akan sangat banyak dan bervariasi. Kamu dapat memilih salah satu yang menurut kamu paling ideal untuk mengeksploitasi ceritamu. Penting juga ketika kamu memilih jenis takdir adalah dengan menetapkan pesan apa yang ingin kamu sampaikan pada pembaca di akhir cerita.

Kamu misalnya membuat tokoh cerita yang mendapat vonis dari dokter yang mengatakan bahwa hidupnya hanya tiga bulan lagi. Dalam konteks ini, takdir yang tokoh utama cerita hadapi adalah ramalan ilmu kedokteran modern yang cenderung akurat dan terpercaya.

Atau dalam kasus lain kamu misalnya ingin membuat tokoh utama ceritamu adalah seorang terdakwa yang mendapat vonis hukuman mati dari pengadilan. Pada kasus ini, takdirnya adalah sistem peradilan yang juga kuat dan mengikat.

Bahkan dalam contoh yang lebih unik, kamu misalkan membuat tokoh protagonis novelmu secara tak sengaja melanggar aturan dari satu tokoh spiritual atau orang suci. Dalam konteks ini, kekuasaan orang suci dan kekuatan supranaturalnya yang ia miliki dapat menjadi takdir antagonis yang harus tokoh utama cerita hadapi.

Intinya dalam langkah ini adalah kamu menentukan jenis takdir apa yang akan menjadi medan perjuangan tokoh utama.

Tips sederhananya adalah dengan memastikan karakter cerita siap berjuang mati-matian dalam upaya melawan takdirnya tersebut.

3. Berikan Hubungan yang Relevan Antara Karakter dan Takdirnya

man versus destiny
Source: Slide Player

Formula yang paling banyak penulis best seller gunakan dalam membuat konflik yang kuat dalam topik manusia melawan nasib adalah dengan menjadikan sebagian besar cerita berisi usaha tokoh untuk menghindari takdir tersebut.

Misalnya begini;

Kamu membuat tokoh protagonis dikutuk akan tewas dalam satu bulan karena telah secara tidak sengaja melanggar aturan sakral. Satu-satunya cara untuk melawan takdir tersebut adalah dengan menemukan penawar kutukan yang sangat sulit untuk tokoh utama dapatkan.

Nah, ketika sebagian ceritamu menuturkan upaya tokoh cerita yang berjuang mendapatkan penawar kutukan tersebut, maka itulah formula ceritanya.

Tapi tentu kamu bisa bereksperimen dengan lebih kreatif lagi untuk mendapatkan jalan cerita yang lebih hidup.

Kamu misalnya bisa menumbangkan harapan pembaca dengan satu karakter yang salah sangka terhadap tujuan mulia yang ia lakukan namun justru membawanya pada nasib buruk. Atau pada lain kesempatan, kamu membuat tokoh cerita melanggar semua aturan yang justru membuatnya mencapai sesuatu yang tidak ia duga sama sekali.

Intinya dalam langkah ini adalah, kamu dapat bermain plot twist cerita dengan memanfaatkan peran nasib dan takdir yang tokoh cerita hadapi.

4. Rancang Rintangan Apa Saja yang Akan Tokoh Cerita Hadapi dalam Takdirnya

manusia melawan takdir
Source: Writers helping writers

Untuk memastikan bahwa konflik yang kamu bangun benar-benar menarik, masuk akal dan mampu menaikkan tensi cerita dengan tepat, kamu perlu merancangnya dari awal.

Ini akan memberi kamu kesempatan untuk membuat semacam daftar tentang apa saja hambatan yang akan tokoh cerita hadapi dalam melawan takdir mereka.

Merancang hambatan dalam tema cerita konfik manusia melawan nasib tentu tidak sama dengan membuat outline atau kerangka novel. Namun dalam praktiknya, metode mengatur jenis hambatan, jumlah rintangan dan efeknya terhadap cerita, tidak jauh berbeda.

Hanya saja dalam hal ini, kamu akan lebih berfokus pada menetapkan apa saja yang menjadi ujian dan rintangan dalam upaya tokoh cerita melawan takdirnya.

Supaya lebih mudah untuk mengerjakan bagian ini, cobalah untuk melakukan brainstorming dalam kehidupan nyata sesuai dengan kondisi nasib yang kamu pilih sebagai antagonis cerita.

5. Berikan Ending Cerita yang Menarik

Bagian terakhir yang dapat kamu lakukan untuk membuat konflik yang sempurna dalam tema manusia melawan takdir adalah dengan memberikan ending cerita yang menarik.

Dalam formulasi tradisional konflik manusia melawan nasib, jalan cerita akan banyak menunjukkan perjuangan tokoh untuk menghindarinya nasibnya. Happy ending yang biasa muncul dalam konflik seperti ini adalah keberhasilan tokoh cerita setelah perjuangan yang panjang dan penuh pengorbanan.

Tapi sekali lagi, kamu dapat melanggar semua aturan untuk membuat ending yang lebih unik.

Kamu bisa menumbangkan harapan pembaca dengan memberikan plot twist pada akhir cerita. Bahkan kamu juga bisa untuk menabrak beberapa kebiasaan dalam sastra tradisional konflik manusia versus takdir yang sudah umum terjadi.

Shopee Mantul

Meskipun demikian, ingatlah untuk selalu memberikan ending yang relevan, masuk akal dan mampu menyampaikan pesan cerita yang ingin kamu sampaikan kepada pembaca sebelumnya.

BACA JUGA:


Tingkatkan skill menulismu

Yuk, gabung di Kelas Menulis Online Penulis Gunung dan keterampilan menulismu akan naik satu level


Penulis terbaik

Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 19 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Saya juga dapat dihubungi melalui whatsapp di tautan ini.

Fortopolio beberapa penulisan saya dapat dilihat disini:

%d blogger menyukai ini: