Lompat ke konten
Beranda » Blog » Cara Menulis Profil Seseorang dalam 10 Tips Mudah

Cara Menulis Profil Seseorang dalam 10 Tips Mudah

Cara Menulis Profil Seseorang

Cara menulis profil seseorang menjadi sangat penting ketika misalnya kamu ingin menampilkan mereka dalam buku atau blog yang kamu tulis. Penulisan profil sebenarnya adalah miniatur dari cara membuat biografi orang lain. Meskipun profil tidak sekomprehensif biografi, tapi menuliskannya juga tidak bisa sembarangan.

Jadi, bagaimana caranya menulis profil seseorang?

Untuk tujuan apa pun kamu menuliskannya dan dalam media apa pun profil tersebut akan kamu publikasikan, 10 tips berikut akan membuatnya jadi lebih mudah.

10 Tips Ampuh Cara Menulis Profil Seseorang

Cara menulis profil seseorang
Photo by mohamed abdelghaffar on Pexels.com

Pengertian profil sendiri dalam penulisan adalah potret tertulis seseorang. Pada banyak kasus, profil seringkali muncul dalam penerbitan artikel non fiksi di media seperti surat kabar, majalah, tabloid atau website.

Ada banyak contoh berita profil seseorang yang bisa kamu lihat di televisi yang biasanya, terkait langsung dengan tindakannya. Pada umumnya penulisan profil sendiri berdasarkan pengamatan, riset dan wawancara, baik kepada subyek profil mau pun kepada orang lain yang terkait dengan subyek. Subyek ini sendiri misalnya adalah keluarga, teman atau rekan profesional mereka.

Tujuan penulisan profil adalah sebagai artikel informatif yang umumnya terdiri dari tiga bagian utama yaitu cerita, kutipan dan juga gambar.

Untuk dapat menulis profil seseorang dengan hasil yang terbaik, kamu membutuhkan keterampilan, latihan dan juga ketelitian dalam riset.

Nah, jika kamu sedang tertarik untuk mempelajari cara membuat profil diri seseorang, 10 tips berikut bisa membantu kamu melakukannya.

1. Temukan Beberapa Referensi

Cara pertama yang bisa kamu lakukan ketika ingin menulis profil orang lain adalah dengan menemukan contoh profil seseorang yang lain sebagai referensinya.

Coba kamu berselancar di berbagai website berita yang populer atau buku-buku yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Baca profil tersebut dan perhatikan bagaimana penulisnya menghadirkan informasi-informasi terkait dengan subyek profil.

Selain memperhatikan bagaimana sang penulis menyampaikan beragam informasi tentang diri subyek, perhatikan pula susunan dan pilihan kata-katanya. Penulis yang hebat biasanya mampu memberikan satu informasi profil yang istimewa meskipun subyeknya ‘sedang-sedang saja’.

Sebagai catatan penting kejelianmu dalam menelaah informasi pada profil. Coba setelah selesai membaca, pikirkan lagi apakah kamu masih memiliki pertanyaan lain yang belum terjawab dalam profil tersebut?

Jika memang ada, maka pastikan kamu mengisi celah itu dalam proyek penulisan profil yang kamu kerjakan nantinya.

2. Lakukan Riset dan Siapkan Daftar Pertanyaan

Cara menulis profil seseorang
Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Jika profil orang yang kamu tulis adalah tokoh terkenal, maka tidak sulit menemukan beragam informasi mereka di internet. Dalam langkah ini, penting untuk kamu memprioritaskan referensi penulisan dari blog atau website terkemuka.

Menggunakan sumber terkemuka akan memudahkanmu untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat. Selain itu, menggunakan sumber terkemuka akan memberikan keringanan padamu untuk melakukan pemeriksaan fakta sebelum profil itu sendiri kamu publikasikan

Dalam proses riset ini, kamu juga bisa mempersiapkan daftar pertanyaan apa saja yang harus kamu tanyakan pada subyek nantinya.

Supaya pertanyaan wawancara profil seseorang yang kamu tulis lebih lengkap, pastikan kamu merangkum semua pertanyaan yang terjawab di artikel riset. Jika kamu masih menemukan pertanyaan lain setelah membacanya, pastikan kamu menjawab pertanyaan tersebut pada artikel profil yang akan kamu tulis.

3. Buat Outline Profil

Menulis profil juga membutuhkan garis besar cerita atau outline. Dengan membuat outline profil terlebih dahulu, kamu bisa memetakan arah cerita dan sudut pandang yang akan sampaikan dalam profil tersebut.

Dalam penyusunan outline ini, kamu dapat membuat poin-poin penting apa yang sebenarnya ingin kamu bagikan tentang diri subyek kepada pembaca. Jika misalnya kamu menulis seorang pengusaha, kamu mungkin akan membagikan beberapa hal penting terkait bagaimana ia menjalankan usahanya hingga sukses.

Selain mampu memberikan peta yang jelas dalam penulisannya nanti, kerangka profil juga membantu penulisanmu menjadi lebih efisien. Dalam proses pengumpulan riset dan wawancara, kamu dapat berfokus pada poin-poin yang ada dalam outline sebelumnya.

4. Wawancarai Subyek Profil

woman holding clipboard
Photo by cottonbro on Pexels.com

Lakukan setidaknya satu kali wawancara pada subyek profil jika itu memungkinkan. Jika kamu punya waktu lebih banyak dan subyek tidak keberatan, beberapa kali interview akan membuat tulisan profilmu menjadi lebih utuh.

Sebelum melakukan proses wawancara dengan subyek profil, pastikan kamu mempersiapkan daftar pertanyaan apa saja untuk kamu ajukan. Kamu dapat berpatokan pada pertanyaan tersebut selain bersiap pula mengikuti alur cerita yang subyek profil sampaikan.

Dalam wawancara, hindari pertanyaan yang mengarahkan subyek untuk menjawab ya atau tidak. Akan lebih menarik lagi jika misalnya kamu mampu menyusun pertanyaan yang kuat dan memikat keberanian subyek untuk bertutur lebih banyak.

Tips lain dalam proses wawancara adalah jangan lupa untuk selalu merekamnya.

Rekaman ini akan berguna saat kamu mencocokkan hasil wawancara dengan lembar penulisanmu nantinya. Rekaman juga membantu kamu untuk menemukan beberapa kata-kata menarik yang bisa kamu hadirkan sebagai kutipan atau quotes setelahnya.

5. Amati Kegiatan Subyek di Lingkungannya

Ketika kamu menulis profil seseorang, kamu tidak hanya dapat mengambil sumber dari apa yang ia katakan. Selain itu, kamu juga dapat menghabiskan beberapa waktu dengan mengamati secara langsung subyek di lingkungannya.

Kamu mungkin bisa mengikuti subyek dalam kesehariannya.

Jika subyek adalah seorang atlit olahraga, kamu mungkin bisa menyempatkan diri melihatnya berlatih. Jika subyek profil adalah seorang petani, kamu juga bisa mengamati ia ketika sedang di kebun atau lahan pertanian.

Dengan pengamatan langsung subyek di lingkungannya seperti ini, kamu dapat memperkaya sudut pandang penceritaan kepada pembaca.

6. Awali Penulisan Profil dengan Opening yang Kuat

Cara menulis profil seseorang
Photo by Kader Duygun on Pexels.com

Opening yang kuat akan menarik pembaca langsung masuk ke dalam cerita setelah mereka membaca kalimat pertama. Membuat opening yang kuat tidak hanya penting dalam penulisan cerpen atau novel, dalam penulisan profil seseorang pun kamu wajib mengawalinya dengan opening yang kuat.

Opening yang kuat akan menarik perhatian pembaca. Jadi dalam proses ini, kamu harus dapat menyeleksi kalimat apa yang akan kamu gunakan untuk memulainya. Sebagai contekan, kamu dapat melihat beberapa teknik membuat opening tulisan pada artikel ini.

Namun intinya adalah, openingmu harus mampu menarik perhatian pembaca dengan segera.

7. Berikan Sudut Pandang Original Subyek dengan Quotes

Dalam menulis profil orang lain, kamu akan menggunakan sudut pandang kamu sendiri dalam menceritakan pribadi subyek. Tapi itu tidak berarti kamu bisa meniadakan sudut pandang subyek sendiri.

Untuk menghadirkan sudut pandang subyek dengan original, kamu dapat membuatnya dalam bentuk quotes atau kutipan. Jadi, kamu bisa meminta subyek untuk memberikan kata-kata mutiara mereka untuk menjadi bagian penting dalam penulisan profil.

Untuk membuat tulisan profil yang kamu kerjakan menjadi lebih kaya, kamu dapat membuat quotes yang kamu cantumkan relevan dengan pandangan orang lain tentang subyek.

Misalnya kamu dapat menambah narasumbermu dengan mewawancarai teman, kolega, customer atau siapa pun yang mengenal subyek. Nah, pada  bagian dalam tulisan hasil wawancara tersebut, kamu dapat menyematkan quotes dari subyek sebagai penegasan sudut pandang yang ia miliki.

8. Buatlah Profil Seperti Layaknya Cerita

Cara menulis profil seseorang
Photo by Lina Kivaka on Pexels.com

Menulis profil seseorang itu tidak ubahnya seperti halnya menulis cerita seperti novel atau cerpen. Subyek adalah karakter utama atau tokoh protagonis dalam ceritamu. Untuk membuatnya jadi lebih menarik, kamu juga dapat membagi bagian cerita dalam bentuk babak-babak yang terdiri dari awalan, pertengahan dan penyelesaian.

Cara membuat biografi yang menarik akan selalu mempertemukan berbagai teknik penulisan untuk menggambarkan setting, tindakan dan juga emosi. Untuk tujuan ini, maksimalkan penggunaan kalimat narasi atau deskripsi.

Dalam uraiannya sebagai cerita, kamu benar-benar bisa membuat penulisan profil seperti sebuah cerpen. Kamu bisa menyusun plotnya sedemikian rupa sehingga unsur-unsur cerita seperti karakteristik, setting, konflik, klimaks dan ending bisa pembaca nikmati.

9. Sampaikan Informasi Baru

Jika kamu menulis profil seseorang yang sudah terkenal, ia kemungkinan besar sudah sering diwawancarai.

Nah, untuk mendapatkan informasi baru yang unik, pastikan kamu menulis sesuatu yang belum pernah penulis lain sampaikan dalam artikel tentang subyek tersebut.

Menemukan bagian-bagian yang unik, segar dan tidak biasa adalah seni terbaik menarik perhatian pembaca. Selain itu, menyampaikan profil seseorang dengan tambahan informasi baru yang tidak ada dalam profil sebelumnya, adalah sebuah nilai tambah.

Dalam bagian ini, intinya kamu memberikan pembaca satu informasi yang layak untuk mereka baca, Bukan pengulangan-pengulangan yang sudah sering mereka temukan dalam tulisan lainnya.

10. Tunjukkan dan Jangan Hanya Memberitahu

man in brown jacket sitting on brown wooden boat
Photo by Tatiana Syrikova on Pexels.com

Menulis profil itu sama dengan bercerita, dan bercerita yang terbaik adalah yang menunjukkan langsung kepada pembaca, bukannya hanya memberitahu semata.

Nah dalam upaya menghadirkan pertunjukan cerita ini, kamu dapat menggunakan teknik show don’t tell. Jadi, biarkan pembaca menjelajah seisi cerita melalui imajinasi mereka dengan bantuan kalimat-kalimat dalam tulisanmu yang menunjukkan hal tersebut kepada mereka.

Teknik show don’t tell akan mengajak kamu untuk mendayagunakan semua panca indera. Jika kamu mampu melakukan teknik ini dengan sempurna, kamu akan mendapati seolah-olah pembaca masuk pula dalam cerita yang kamu tuliskan tanpa mereka sadari.

Shopee Mantul

Dan itu akan membuat gambaran profil yang kamu tuliskan semakin sempurna.

BACA JUGA:


Tingkatkan skill menulismu

Yuk, gabung di Kelas Menulis Online Penulis Gunung dan keterampilan menulismu akan naik satu level


Penulis terbaik

Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 19 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Saya juga dapat dihubungi melalui whatsapp di tautan ini.

Fortopolio beberapa penulisan saya dapat dilihat disini:

%d blogger menyukai ini: