BERAPA GAJI ATAU TARIF GHOST WRITER YANG PALING IDEAL DI INDONESIA?

Seperti bensin atau bahan bakar lainnya, tarif ghost writer juga berbeda-beda untuk setiap negara. Di negara-negara dengan budaya literasi yang tinggi, ghost writer profesional dapat memandikan diri mereka dengan uang. Sementara di negara-negara berkembang seperti Indonesia dengan budaya menulis yang masih rendah, penghasilan atau gaji ghost writer belum begitu signifikan.

Lalu, berapa sebenarnya bayaran ghost writer yang paling ideal di Indonesia?

Jika kamu berniat ingin menekuni profesi freelancer ghost writer, atau kamu yang sedang mencari seorang ghost writer profesional untuk menyelesaikan pekerjaanmu, maka ulasan berikut akan bermanfaat untuk kamu.

Tarif Ghost Writer Indonesia dan Beberapa Pertimbangan Menetapkan Angkanya

Photo by fotografierende on Pexels.com

Sebelum membahas lebih jauh tentang gaji seorang ghost writer, kamu sebaiknya juga tahu apa itu jasa ghost writer berdasarkan pengertian yang sebenarnya.

Ghost writer berdasarkan terjemahan wikipedia dalam bahasa Indonesia disebut sebagai penulis bayangan, penulis hantu atau penulis siluman, yang dibayar untuk menulis suatu karya atas nama orang lain.

Akan tetapi, jika pengertian ghost writer ini dirinci lebih spesifik maka ia dapat diartikan sebagai berikut;

Ghost writer adalah seorang penulis profesional yang dibayar untuk menulis buku, artikel, jurnal, essay, puisi, naskah pidato, atau karya tulis apa pun untuk orang lain, konsekuensi apa pun yang muncul pada hasil karya tulis tersebut, sepenuhnya menjadi milik orang yang membayar jasa ghost writer.

Pada umumnya, pengguna jasa ghost writer disebut dengan author. Atau dalam istilah yang lebih sederhana, mereka juga dapat disebut sebagai klien atau mitra.

BACA PULA:

Darimana Pendapatan Seorang Ghost writer?

Source: Archive Blog

Secara spesifik, penulis siluman yang ‘sejati’ memperoleh penghasilannya hanya dari bayaran yang ia dapatkan untuk menulis sebuah karya tulis.

Jika seorang ghost writer menulis buku, maka bayarannya adalah dari kerja menuliskan buku tersebut. Bukan dari hasil penjualan buku, bukan dari royalti, bukan fee dari endorse, dan juga bukan hasil kerjasama buku tersebut dengan pihak-pihak lain misalnya.

Meskipun demikian, honor ghost writer atau pendapatan mereka setidaknya dapat dikelompokkan dalam beberapa kategori berikut;

  • Trully ghost writer atau penulis siluman yang murni. Jenis ini adalah ghost writer yang hanya mendapat bayaran dari menuliskan sesuatu untuk author atau klien. Trully ghost writer sama sekali tidak memiliki hak untuk mendapat bagian, komisi, fee, atau bonus apa pun dari hasil karya tulis yang mereka buat.
  • Combination ghost writer adalah para penulis bayangan yang mendapat bayaran dari menulis, atau dari kesepakatan mendapat fee hasil penjualan, endorse dan lain sebagainya. Jenis ghost writer ini mungkin tetap dibayar untuk menuliskan satu karya tulis, namun jumlahnya tidak akan sama dengan trully ghost writer. Hal ini karena mereka mendapat penghasilan pula dari sumber lain seperti pembagian fee atau komisi persentase.

Beberapa Hal yang Mempengaruhi Besaran Tarif Seorang Ghost writer

Honor ghost writer dimana pun saja, tergantung pula pada beberapa hal yang mendukung performa dirinya sebagai penulis bayangan. Beberapa faktor yang mempengaruhi besaran tarif gaji ghost writer misalnya adalah sebagai berikut;

Pengalaman

Photo by Anthony Shkraba on Pexels.com

Lowongan ghost writer pada umumnya ditujukan untuk para penulis bayangan pemula atau yang baru akan terjun menjadi seorang ghost writer. Sebagai orang baru dalam aktivitas ini, tentunya penulis pemula belum memiliki banyak pengalaman, bukan?

Nah, hal ini akan berpengaruh pula pada potensi penghasilan yang  bisa mereka dapatkan.

Ghost writer pemula cenderung akan dibayar lebih murah dibandingkan ghost writer berpengalaman. Pengalaman dalam penulisan berbagai jenis konten yang dibutuhkan akan meningkatkan daya tawar kamu sebagai seorang ghost writer profesional.

Jam Terbang

Source: Archive

Calon author atau calon klien cenderung akan lebih percaya pada ghost writer yang telah memiliki jam terbang tahunan dibandingkan yang baru berjalanan beberapa lama. Jam terbang berkorelasi kepada pengalaman, kemampuan dan juga pengetahuan seorang penulis siluman.

Pada umumnya semakin tinggi jam terbang yang kamu miliki, maka semakin besar pula gaji ghost writer yang bisa kamu tetapkan.

Dan sudah pasti untuk bisa sampai pada tahap yang seperti ini, kamu harus terus berkomitmen menulis dalam waktu yang cukup lama.

Fortopolio

Penulis Gunung
Source: Archive

Fortopolio seorang ghost writer adalah aset penting yang dapat menjadi kekuatan daya tawar mereka. Atau dalam pengertian yang lebih spesifik, fortopolio yang memuaskan dari seorang penulis siluman berkontribusi untuk menaikkan tarif penulisan yang mereka berikan.

Jika kamu memiliki fortopolio seperti buku setidaknya dua judul, beberapa artikel yang relevan tentang berbagai macam niche, kamu memiliki kesempatan untuk sukses menjadi freelancer ghost writer.

Subyek Penulisan

Photo by George Milton on Pexels.com

Hal selanjutnya yang juga mempengaruhi besaran tarif seorang ghost writer adalah subyek penulisannya sendiri. Penulisan artikel dan penulisan buku tentu berbeda dari sisi tarif. Demikian pula dengan penulisan essay, jurnal, naskah pidato, skenario film dan lain sebagainya.

Bahkan pada penulisan buku sekali pun, terdapat beberapa perbedaan yang didasarkan pada genre dan tingkat kesulitannya.

Untuk buku dengan kategori yang ringan seperti wisata, remaja, gaya hidup, hiburan, humor dan semacamnya, mungkin akan lebih murah jika dibandingkan dengan buku yang lebih serius dan membutuhkan riset mendalam.

Reputasi

Photo by Kilian M on Pexels.com

Sebagai orang yang bekerja di belakang layar, sebenarnya agak sulit mencari ghost writer yang populer dan terkenal. Akan tetapi, akan tetap ada penulis siluman dengan tipe yang seperti ini. Mereka membangun reputasi mereka dalam senyap dan mereka dikenal di kalangan tertentu sebagai seorang ghost writer yang andal.

Nah, jika kamu adalah seorang ghost writer dengan reputasi yang tinggi. Tarifmu sama sekali bukan masalah. Kamu bisa mematok harga sesuai dengan yang kamu mau dan author akan menyetujuinya dengan mudah karena mereka sudah mengenal reputasimu.

BACA INI JUGA, YUK:

Berapa Besar Tarif Ghost writer Indonesia yang Paling Ideal?

Sekarang masuk pada pertanyaan yang sesungguhnya tentang; Berapa sebenarnya gaji ghost writer di Indonesia yang paling ideal?

Nah, berikut ini beberapa bocorannya.

75 Juta ke Atas

Photo by Tima Miroshnichenko on Pexels.com

Ini adalah tarif untuk para ghost writer dalam kasta yang paling tinggi di Indonesia. Orang-orang ini adalah mastermind penghasil buku-buku dengan kualitas yang bagus. Klien yang memesan jasa mereka juga adalah orang-orang segmentasi kelas atas.

Reputasi penulis siluman dengan tarif seperti ini sudah tidak diragukan lagi. Mereka mampu menulis dengan gaya apa pun dan pembahasan apa pun. Mereka juga mampu melakukan riset dengan baik saat menghasilkan tulisan yang kredibel dan akutabel.

Pada klien tertentu dan untuk penulisan buku tertentu, ghost writer jenis ini bahkan bisa mendapat bayaran hingga ratusan juta rupiah.

20 Juta – 60 Juta

Untuk kamu yang memiliki jam terbang menulis yang tinggi, sudah menghasilkan puluhan fortopolio penulisan ghost writing namun belum mendapat reputasi yang tinggi dari klien yang menggunakan jasamu, kamu berhak untuk mulai memperbaharui honor ghost writer pada tingkatan yang kedua ini.

10 Juta – 20 Juta

Photo by Ivan Samkov on Pexels.com

Tarif ini biasa dikenakan untuk ghost writer pemula yang belum begitu panjang jam terbangnya, namun sudah terbukti kemampuan mereka dalam pekerjaan penulisan bayangan.

Umumnya pada tarif ini juga penulisan dilakukan untuk buku-buku dengan tingkat kesulitan yang rendah hingga sedang. Buku motivasi, buku bisnis dan buku-buku lain pada umumnya dihargai pada jumlah ini untuk ghost writer Indonesia

Tarif Ghost writer Pemula

Untuk mendapatkan pengalaman, reputasi, fortopolio dan juga jam terbang, para penulis hantu pemula dominan bermain di tarif ini. Mereka biasanya memasang tarif penulisan berdasarkan jumlah kata atau jumlah halaman.

Ada yang memasang tarif Rp, 25.000 per halaman

Ada pula yang memasang tarif lebih tinggi atau lebih rendah daripada itu. Bahkan pada banyak kasus, seringkali pula ditemukan kasus dimana nilai penulisan seorang ghost writer hanya dihargai kurang dari Rp, 100 untuk setiap katanya.

BACA PULA:

Photo by Kaboompics .com on Pexels.com

Nah, siapa pun kamu sekarang, baik sebagai seorang calon ghost writer mau pun seorang calon author yang mencari jasa ghost writer, kamu dapat mempertimbangkan banyak hal berdasarkan beberapa tarif ghost writer di atas.

Jika kamu membutuhkan ghost writer namun juga ingin mendiskusikan tarif, kamu bisa menghubungi saya. Walaupun saya belum termasuk salah satu penulis siluman dalam kasta tertinggi di Indonesia, tapi saya bisa menghasilkan buku yang mendekati kemampuan mereka.

Tidak percaya?

Coba saja lihat fortopolio saya di bawah ini.


anton sujarwo

Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

7 SKILL WAJIB YANG HARUS DIMILIKI PROFESI GHOST WRITER

Pada tingkatan tertentu profesi ghost writer bahkan bisa mencetak uang hingga 150 juta rupiah untuk satu project. Gaji ghost writer dengan jumlah seperti ini tentu saja menggiurkan bagi banyak orang. Hingga tak mengherankan kemudian, banyak yang mulai tertarik untuk menekuni profesi satu ini.

Namun, untuk bisa mendapatkan penghasilan tinggi sebagai penulis bayangan, ada beberapa keterampilan yang mutlak kamu miliki.

Nah, keterampilan apa sajakah itu?

Berikut ulasan lengkapnya.

7 Skill Wajib yang Menjadi Kunci Sukses Profesi Ghost Writer

Photo by Vlada Karpovich on Pexels.com

Secara sederhana arti ghost writer adalah seorang penulis profesional yang dibayar untuk menulis buku, jurnal, artikel, script pidato, novel atau karya tulis apa saja atas nama orang lain.

Berdasarkan pengertian ini, ada sebuah konsekuensi yang dimiliki oleh seorang ghost writer bahwa apa pun yang menjadi akibat karya tulisnya, sepenuhnya menjadi hak milik author, sebutan untuk orang yang menggunakan jasa ghost writer.

Jadi, jika dikemudian hari buku yang kamu tulis menjadi best seller dan author-nya menjadi jutawan, kamu tidak berhak menuntut apa-apa meskipun kamu adalah penulisnya. Atau sebaliknya, jika buku yang kamu tulis ternyata memiliki dampak yang negatif untuk author, maka kamu tidak akan terkait sedikit pun. Setidaknya dalam pandangan hukum dan kebiasaan.

BACA JUGA:

Berapa Besar Potensi Pendapatan Seorang Ghost writer?

Photo by Alexander Mils on Pexels.com

Harus diakui, jasa ghost writer di Indonesia masih sangat memprihatinkan dari sisi pendapatan yang mereka terima. Saya bahkan pernah melihat sebuah iklan di platform marketplace jasa digital yang menawarkan upah hanya Rp, 450.000 untuk sebuah buku yang ditulis oleh seorang ghost writer.

Perbedaan ini laksana langit dan bumi, terutama jika dibandingkan dengan tarif ghost writer di luar negeri seperti Amerika dan Eropa. Ghost writer profesional seperti Elna Cain bahkan bisa memperoleh pendapatan dari 140 juta hingga 250 juta rupiah untuk satu buku yang ditulisnya.

Fantastis sekali, kan?

Jika tarif ghost writer profesional bisa setinggi itu, maka tarif ghost writer pemula mungkin akan mengalami perbedaan yang signifikan. Di Indonesia sendiri, tarif ghost writer untuk buku yang membutuhkan riset berkisar di angka Rp, 30.000 per halaman. Cukup menarik juga sebenarnya, terutama jika kamu sudah memiliki pengalaman di bidang ini.

Kadang ada pula ghost writer yang memasang tarif hingga 20 juta atau 40 juta untuk satu buku yang ditulisnya. Tarif ini biasanya ditentukan pula oleh tingkat pengalaman dan jam terbang sang ghost writer itu sendiri.

Apa Saja yang Dibutuhkan untuk Menjadi Seorang Ghost writer

Photo by Mikechie Esparagoza on Pexels.com

Untuk menjadi seorang ghost writer profesional dengan bayaran tinggi, kamu setidaknya harus menguasai beberapa keterampilan dasar seorang penulis siluman atau penulis bayangan.

Dengan keterampilan ini dan branding yang baik, kamu bahkan tidak perlu mencari lowongan ghost writer untuk menulis dan mendapat pekerjaan. Justru orang-orang yang membutuhkan jasa kamu sendiri yang akan mencari dan menemukan dirimu.

Lalu, apa saja skill wajib profesi ghost writer yang harus kamu miliki?

Ini adalah 7 diantaranya yang paling esensial.

Serba Bisa

Photo by Pixabay on Pexels.com

Skill pertama yang harus kamu miliki sebagai seorang ghost writer adalah kemampuan serba bisa.

Namun kamu jangan salah paham dulu. Serba bisa yang dimaksud disini adalah serba bisa dalam menulis tema, jenis dan genre apa pun. Meskipun kamu misalnya sangat menguasai satu topik dengan amat baik, namun untuk menjadi seorang ghost writer kamu juga dituntut untuk mampu menulis tema lainnya dengan baik pula.

Selain tema, kamu juga dituntut untuk menulis berbagai jenis kebutuhan penulisan yang dibutuhkan. Di samping buku, kamu misalnya juga dituntut untuk bisa menulis jurnal, essay, menulis artikel SEO, menulis naskah pidato, menulis novel fiksi dan lain sebagainya.

Kreatif

Photo by Rakicevic Nenad on Pexels.com

Jika kamu membuka jasa ghost writer atau ghost writing, skill kedua yang harus kamu miliki adalah kreativitas. Kreatif dan inovatif adalah bagian umum dari pekerjaan seorang penulis bayangan.

Ghost writer artinya dalam bahasa Indonesia memang adalah penulis bayangan, penulis hantu atau penulis siluman. Namun dalam kosekuensinya sebagai seorang ghost writer, mereka kadang harus mampu melebihi porsi sebagai bayangan semata.

Ada beberapa author atau klien yang tidak memberikan gambaran spesifik buku yang harus kamu tulis. Nah, dalam kasus seperti ini kamu harus kreatif untuk menemukan sudut pandang yang tepat, cara penyampaian yang efektif dan sebagainya.

Dengan kreativitas semacam ini, kamu dapat menulis secara lebih leluasa, lebih nyaman dan menghasilkan kualitas tulisan yang lebih menarik untuk dibaca.

BACA INI PULA, YUK:

Pandai Beradaptasi

Photo by George Milton on Pexels.com

Tantangan paling berat dan paling sulit bagi seorang ghost writer adalah skill ini, yakni beradaptasi dengan gaya penulisan author atau klien yang menggunakan jasa mereka.

Dalam menulis, seorang penulis bayangan harus mampu menyesuaikan gaya penulis mereka dengan gaya penulisan author. Ghost writer profesional harus dapat melihat dan mengidentifikasi cara penulisan yang paling sesuai dengan gaya menulis klien mereka.

Bahkan lebih jauh, seorang penulis bayangan juga harus mampu merepresentasikan pemikiran dan kepribadian klien mereka secara tidak langsung dalam tulisan yang dihasilkan.

Proses ini tentu tidak mudah. Apalagi jika kamu memiliki gaya penulisan yang kuat dan tidak mudah untuk diubah. Namun dengan jam terbang dan pengalaman yang semakin banyak, kamu tentu saja dapat lebih mudah untuk beradaptasi dari hari ke hari.

Mampu Melakukan Riset

Photo by OVAN on Pexels.com

Dalam penulisan-penulisan yang paling umum seperti ghost writing untuk buku, jurnal, essay dan semacamnya, riset adalah salah satu hal pokok dan tidak bisa ditinggal.

Riset ini dibutuhkan oleh jasa ghost writer untuk menghasilkan tulisan yang otentik, faktual dan koheren. Jadi, seorang ghost writer tidak hanya dituntut untuk mampu meniru gaya menulis dan style klien, namun mereka juga harus dapat menggali sebanyak mungkin informasi yang menjadi topik penulisan.

Kamu dapat mempertajam kemampuan ini dengan banyak membaca dan mempelajari berbagai sumber yang relevan. Setelah dirasa cukup, kamu hanya perlu mengolah dan meramunya untuk menjadi sebuah tulisan yang menarik.

Fleksibel

Photo by Daria Shevtsova on Pexels.com

Skill selanjutnya yang harus dimiliki seorang ghost writer profesional adalah fleksibilitas. Kamu pada satu kondisi mungkin saja akan mengalami perbedaan pendapat dengan klien yang memungkinkan munculnya perdebatan. Dalam situasi ini, kamu dituntut untuk lebih fleksibel.

Secara profesional, kamu diminta untuk selalu mendahulukan apa yang diinginkan klien dibandingkan pendapat kamu sendiri. Kamu bisa menulis secara independen jika memang itu dibutuhkan. Namun pada dasarnya hal itu tidak dapat lepas pula dari garis besar yang diminta klien.

Ingatlah selalu bahwa kamu menulis atas nama mereka. Konsekuensi yang terjadi di kemudian hari akan menyangkut reputasi dan kredibilitas klien yang menggunakan jasa kamu sebagai ghost writer.

Bertanggung Jawab

Photo by Anete Lusina on Pexels.com

Seperti bidang pekerjaan lain, ghost writing juga menuntut ketekunan, tanggung jawab dan konsistensi tingkat tinggi.

Sebagai ghost writer Indonesia yang profesional, tanggung jawab dalam hal tenggat waktu atau deadline, kejujuran dan mampu membangun komunikasi yang efektif adalah kunci kesuksesan seorang penulis bayangan. Kamu harus memiliki beberapa skill ini tidak hanya supaya kamu sukses sebagai ghost writer, namun juga sebagai pembentuk karaktermu sendiri.

Jagalah selalu komunikasi dengan klienmu untuk membantu ia mengetahui proses dan kemajuan penulisan. Dan upayakan untuk selalu memberikan informasi apa pun secara jujur mengenai proses penulisan yang kamu lakukan.

Terbuka dengan Kritik dan Terus Tingkatkan Kemampuan Diri

Photo by SHVETS production on Pexels.com

Siapa pun yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan perubahan, akan kalah dan digilas oleh zaman. Untuk sebab itu pula sikap stagnasi tidak memiliki tempat  dalam dunia yang terus mengalami perubahan ini.

Kamu akan mendapatkan kondisi yang sama dalam dunia ghost writer. Pada satu ketika kamu mungkin saja akan dikritik, entah oleh klien atau oleh siapa. Penting bagi kamu untuk merespon kritik seperti ini secara positif dan menjadikannya sebagai cara untuk belajar dan meningkatkan kemampuan diri.

Untuk menjadi ghost writer yang sukses kamu harus selalu mempelajari hal baru yang relevan dengan profesi ghost writer. Ikutilah perkembangan dunia dan sebisa mungkin pelajarilah keterampilan yang akan membawa kamu ke puncak pencapaian sebagai seorang ghost writer profesional.

BACA JUGA:

Dengan mempelajari beberapa skill ini secara sungguh-sungguh dan disiplin pula berlatih, hanya waktu yang memisahkan kamu dari kesuksesan sebagai seorang penulis bayangan yang hebat dan berpenghasilan tinggi.

Konsistensi kamu yang senantiasa berorientasi pada kepuasan klien, pada akhirnya akan membuka gerbang kesuksesan kamu sebagai profesi ghost writer.

Sukses selalu, ya!


anton sujarwo

Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

BAGAIMANA MENCARI FREELANCER GHOST WRITER YANG TEPAT UNTUK PEKERJAANMU?

Menemukan jasa freelancer ghost writer adalah pekerjaan yang susah-susah gampang. Jika yang kamu cari adalah seseorang yang bisa menulis saja, maka menemukan ghost writer adalah gampang. Namun jika yang dibutuhkan adalah seorang ghost writer profesional yang dapat menyelesaikan pekerjaanmu dengan tepat, ideal, dan otentik, maka ini bisa menjadi sebuah tantangan serius.

Lantas, bagaimana sebenarnya panduan mencari seorang jasa ghost writer yang paling tepat dengan kebutuhanmu?

Berikut panduannya yang bisa kamu ikuti.

Defenisi Freelancer Ghost Writer

Ghost writer artinya dalam bahasa Indonesia adalah penulis bayangan, penulis hantu, atau penulis siluman.

Namun, pengertian yang lebih spesifik mengenai profesi ini adalah seorang penulis profesional yang dibayar untuk menulis buku, jurnal, artikel, novel dan berbagai karya tulisnya, atas nama orang lain. Konsekuensi apa pun yang kemudian muncul dari hasil tulisannya akan menjadi hak sepenuhnya dari orang yang membayar jasanya.

Dari pengertian ini dapat disimpulkan bahwa  gaji ghost writer diperolehnya dari bayaran jasanya untuk menulis dan bukan dari hasil tulisan itu sendiri.

Jadi, jika kemudian tulisannya dipublikasi dan mendapatkan penghasilan dari penjualan, endorse atau yang lainnya, maka seorang ghost writer tidak mendapatkan hak atau komisi apa pun.

BACA JUGA:

Siapa Pengguna Jasa Ghost Writer

Source: The Heavy Beavers

Orang-orang yang memiliki ide, pendapat, gagasan atau apa pun yang terkait dengan tulisan yang perlu dipublikasi namun mereka tidak dapat menulisnya, maka mereka membutuhkan ghost writer atau penulis bayangan.

Untuk orang-orang seperti ini, arti ghost writer adalah untuk mentransformasikan ide dan pemikiran mereka menjadi tulisan yang kemudian dinisbahkan atas nama mereka sendiri. Ada pun si penulis siluman, mendapat balas jasa mereka berupa upah yang telah disepakati bersama sebelumnya.

Hampir semua profesi biasa menggunakan jasa ghost writer.

Tidak memiliki waktu untuk menulis, tidak memiliki skill untuk menulis, atau pun tidak memiliki pengetahuan untuk melakukannya, adalah beberapa alasan umum mengapa orang-orang menggunakan jasa seorang ghost writer.

Hampir semua publik figur pernah menggunakan jasa seorang ghost writer dan akrab dengan profesi ini. Bahkan nama-nama seperti Richard Branson, Donald Trump dan lain sebagainya, menerbitkan buku atas nama mereka yang sejatinya ditulis oleh seorang ghost writer.

Beberapa Manfaat Menggunakan Jasa Ghost Writer

Ada serangkaian alasan mengapa seseorang meggunakan jasa ghost writer untuk mengerjakan pekerjaan mereka.

Beberapa alasan yang paling umum misalnya adalah;

Ghost Writer Menghemat Banyak Waktu

Photo by Karolina Grabowska on Pexels.com

Untuk kamu yang sibuk dan tidak memiliki waktu untuk menulis sementara profesi dan reputasi menuntut kamu untuk memiliki buku, maka ghost writer adalah solusi yang paling ideal.

Anggaplah misalnya kamu adalah seorang publik figur yang memiliki kisah yang menarik untuk dituliskan. Dan publik menanti-nantikan kisah tersebut dalam sebuah buku.

Dengan padatnya jadwal yang kamu miliki kamu mungkin tidak akan punya waktu untuk menulis buku dengan setebal hingga 50.000 kata, kan?

Nah, ghost writer adalah orang yang akan membantu kamu dalam hal itu.

Ghost Writer adalah Penulis Profesional

Photo by Dziana Hasanbekava on Pexels.com

Harga ghost writer profesional dengan pengalaman bertahun-tahun mungkin memang lebih tinggi daripada penulis bayangan pemula. Hal ini sebanding karena mereka memang adalah penulis profesional yang profesi utama mereka yang utama adalah menulis.

Menulis adalah pekerjaan yang mereka adalah ahlinya.

Dengan dikerjakan oleh penulis profesional yang memiliki pengalaman panjang, kamu tidak perlu ragu dengan kemampuan dan keterampilan mereka dalam mengolah kata.

INI JUGA MENARIK:

Ghost Writer Membantu Meningkatkan Brand Awareness Lebih Cepat

Photo by Caio on Pexels.com

Jika kamu adalah seorang pemilik bisnis, ghost writer akan membantu kamu menaikkan brand awareness lebih cepat.

Di saat kamu tetap dapat berfokus mengurus bisnis dan mengatur laju perusahaanmu, penulis bayangan yang kamu rekrut akan membantu dalam hal menaikkan rating bisnis kamu melalui tulisan.

Hal ini sebenarnya sederhana, ketika kamu tetap dapat bekerja seperti biasa. Ghost writer yang kamu bayar akan menulis kisahmu, pesanmu, impianmu, tawaranmu dan apa pun yang terkait dengan bisnismu untuk diketahui masyarakat luas.

Tentu dalam hal ini jasa ghost writer akan membuat bisnis kamu lebih cepat dikenal di publik, bukan?

Ghost Writer Mengerti Tentang SEO

Photo by Tobias Dziuba on Pexels.com

Untuk penulisan yang publikasinya di internet seperti artikel blog, konten website, dan lain semacamnya, kamu membutuhkan penulis siluman yang mengerti SEO dengan baik.

SEO atau Search Engine Optimazation adalah cara kerja mesin pencari seperti Google dan bing dalam menampilkan hasil pencarian yang diperintahkan. Untuk tampil di halaman pertama kolom pencarian seperti ini, pengetahuan tentang SEO adalah sesuatu yang wajib dimiliki.

Nah, ghost writer profesional telah memahami hal ini.

Mereka dapat melakukan riset, menempatkan kata kunci yang sesuai, memilih image yang paling ideal dan juga mengoptimasinya. Keterampilan ini akan membantu website kamu untuk tampil lebih baik dalam halaman pencaharian.

Bagaimana Menemukan Freelancer Ghost Writer yang Paling Sesuai dengan Pekerjaanmu

Kamu mungkin dapat berselancar di berbagai platform dimana lowongan ghost writer disediakan. Pada banyak platform semacam itu, kamu akan mendapati banyak kandidat penulis bayangan yang bisa kamu gunakan jasanya. Namun pertanyaannya adalah; bagaimana menemukan yang terbaik di antara mereka?

Nah, beberapa tips dan panduan berikut bisa dipraktikkan untuk mendapatkan jawabannya.

Tentukan Tujuan Penulisanmu dengan Jelas

Source: Prowritingaid

Sebelum kamu menimang-nimang penulis bayangan mana yang akan gunakan, pastikan dulu kamu mengerti dengan sangat pasti apa tujuan dan target penulisan yang akan kamu berikan. Pastikan pula dalam langkah yang pertama ini bahwa segala manfaat yang kamu inginkan dalam penulisan itu nantinya, dapat dibantu pencapaiannya oleh sang ghost writer.

Beberapa hal mendasar yang harus kamu tentukan lebih dulu misalnya adalah;

  • Apa yang ingin kamu capai dengan buku atau tulisan yang ingin kamu terbitkan? Apakah ini tentang fakta, tentang pengalaman hidup, tentang suatu cara yang dapat memberi manfaat dalam kehidupan orang lain, dan sebagainya.
  • Apakah tulisan yang ingin kamu publikasikan itu untuk kepentingan branding, meningkatkan penjualan, mengenalkan dirimu pada publik, atau mengenalkan sebuah prestasi yang telah kamu raih.

Pastikan kamu membuat determinasi yang jelas dari target penulisan yang akan kamu lakukan sebelum kamu mengklik lowongan freelance ghost writer mana pun yang akan kamu sewa jasanya.

BACA PULA:

Ketahui Dimana Kamu bisa Menemukan Ghost Writer

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Untuk mendapatkan penulis bayangan yang kamu butuhkan, kamu dapat menempuh berbagai cara.

Kamu misalnya dapat masuk dalam komunitas ghost writer untuk melihat profil beberapa penulis yang menarik hatimu. Atau kamu juga bisa melihat hal ini di berbagai platform penyedia jasa penulisan yang populer seperti sekarang ini.

Di kolom pencarian Google, kamu juga bisa mencari informasi ini.

Perhatikan beberapa website yang tampil dan menawarkan jasa ini. Langkah selanjutnya adalah kamu dapat memverifikasi para penulis bayangan tersebut sesuai dengan kriteria yang paling kamu inginkan.

Ketahui Bocoran Kemampuan Calon Ghost Writer

Source: Whatfix

Seorang ghost writer terbaik memiliki serangkaian keterampilan yang membuat dirinya adalah pilihan yang terbaik untuk kamu ambil.

Ghost writer pertamax seperti ini tidak hanya mampu menulis dengan baik, namun juga memiliki kemampuan storytelling yang mumpuni. Di samping itu, penulis bayangan dengan tipe ini adalah orang yang mampu mengolah infomasi dalam jumlah besar untuk diproses dalam penulisan yang menarik.

Kelebihan lainnya, mereka juga adalah orang yang pandai dalam hal problem-solving, setidaknya dalam hal penulisan dan memahami objek yang diceritakan.

Konsekuensinya, harga ghost writer seperti ini tentu saja berbeda dengan ghost writer pemula atau ghost writer sinopsis novel yang biasanya jauh lebih murah.

Cari Tahu Informasi dan Fortopolio Ghost Writer

Source: MelindaIrvine

Ini bukan berarti kamu harus memata-matai mereka melalui akun sosial media seperti facebook, instagram atau pun twitter. Hal yang penting untuk kamu lakukan dalam proses ini adalah setidaknya meninjau track record calon ghost writer yang akan kamu gunakan jasanya kemudian.

Kamu misalnya dapat memfokuskan review kamu ini dengan melihat;

  • Apa saja yang telah mereka kerjakan?
  • Berapa lama mereka menyelesaikan pekerjaan itu?
  • Apakah mereka memiliki buku atas nama mereka sendiri? Temukan bukunya dan perhatikan bagaimana mereka bercerita.

Seorang penulis bayangan dengan kualitas terbaik memiliki setidaknya dua buku atas nama mereka sendiri. Nah, kamu bisa menemukan itu di internet atau secara langsung. Kamu juga dapat memperhatikan bagaimana review pembaca atas buku yang mereka terbitkan tersebut.

LIHAT INI JUGA, YUK:

Tentukan Ghost Writer yang dapat Menulis Sesuai dengan Gayamu

Source: Diana Bohr

Jasa ghost writer berpengalaman dapat menyesuaikan penulisan mereka tergantung dari sudut pandang tulisan itu akan dikreditkan.

Artinya para penulis siluman itu mampu menentukan seperti apa mereka akan menulis dan bagaimana bahasa yang digunakan berdasarkan sudut pandang kamu sebagai pengguna jasanya.

Penting untuk kamu menemukan ghost writer yang dapat mengkomunikasikan gaya bahasamu dengan otentik. Jadi mereka tidak hanya bisa menulis, namun juga dapat menyesuaikan tulisan seperti apa yang dapat mewakili kepribadian orang yang memesan jasa mereka.

Kamu tentu tidak mau jika seseorang yang mengenalmu merasa tulisan dalam buku atas namamu terasa asing di telinga mereka, bukan?

Gambarkan dengan Jelas Apa yang Kamu Inginkan

Source: Thequitefresh

Pastikan jasa ghost writer yang akan kamu gunakan mengerti dengan sangat jelas apa yang kamu inginkan dari mereka dalam menuliskan buku atau tulisan untuk kamu.

Dalam tahapan ini anggaplah kamu sudah menemukan ghost writer yang kamu anggap paling tepat, atau paling baik menurut penilaianmu. Nah, langkah selanjutnya adalah memastikan sang ghost writer mengerti bagaimana kamu ingin buku itu dituliskan.

Apakah kamu mau si penulis tetap patuh pada guide line yang kamu tetapkan, ataukah ia boleh menambahkan kreativitas mereka sendiri. Apakah sang ghost writer boleh menyampaikan pendapatnya tentang sesuatu persoalan dalam bukumu, ataukah hanya berpatokan saja tanpa harus ditambah atau dikurangi lagi.

Gambarkan semuanya dengan jelas dan clear.

Bangun Komunikasi Selama Proses Penulisan

Photo by NEOSiAM 2021 on Pexels.com

Beberapa ghost writer membangun komunikasi yang intens dengan author atau orang yang menggunakan jasa mereka untuk berdiskusi dari bab ke bab. Namun, ada pula jenis ghost writer yang setelah mendapatkan informasi dan sumber yang ia rasa cukup, ia akan menghilang beberapa lama untuk kemudian datang kepadamu dengan setumpuk naskah pekerjaannya.

Jika kamu menginginkan tulisan kamu mendetail setiap paragrafnya dan sama sekali tidak berbelok dari yang kamu konsepkan, maka kamu harus bekerja dengan tipe ghost writer yang pertama. Bangunlah diskusi dan komunikasi yang intens selama proses penulisan bukumu.

Namun dalam hal ini kamu juga sebaiknya memahami kepribadian para penulis siluman. Beberapa di antara mereka, bahkan mungkin yang kamu pilih nantinya, tidak mau jika kamu terlalu mendikte pekerjaan mereka.

Akan tetapi jika kamu adalah orang super sibuk yang sangat sedikit waktu luang, maka kamu dapat memberikan kebebasan pada ghost writer pilihanmu untuk menulis secara independen. Hanya saja kamu tetap harus mengontrol konsep besar tulisan agar tidak menyimpang dari tujuan yang sudah ditetapkan.

BACA JUGA INI:

Diskusikan Tentang Biaya dan Deadline

Source: Thewritingcooperative

Lankah selanjutnya yang juga tidak boleh kamu lupakan adalah mendiskusikan tentang biaya dan deadline penulisan. Sementara biaya bisa sangat variatif, deadline ghost writer untuk buku umumnya adalah selama 3 hingga 6 bulan.

Harga ghost writer untuk buku tergantung pada buku apa yang mereka kerjakan. Akan tetapi secara rata-rata, gaji ghost writer profesional berkisar antara $10.000 hingga $25.000 di Amerika Serikat. Atau jika dirupiahkan sekitar 150 hingga 250 jutaan.

Mungkin tidak banyak yang mau membayar ghost writer dengan biaya sejumlah ini di Indonesia. Tapi untuk kualitas dan hasil yang sempurna, jumlah itu sebenarnya tidak begitu bermasalah.

Jangan Merendahkan Dirimu Sendiri

Source: Yourqoute

Nah, hal terakhir untuk kamu yang sedang mencari ghost writer, pastikan untuk tidak merendahkan diri kamu sendiri dalam proses menemukan ghost writer yang tepat untuk mengerjakan penulisanmu.

Beberapa orang mempertimbangkan tarif yang murah sebagai poin utama dalam memilih ghost writer. Ini tidak salah selama kamu juga siap dengan konsekuensinya.

Jika reputasimu dalam buku yang dituliskan menurut kamu penting, kamu semestinya tidak begitu mempermasalahkan harga ghost writer.

Bila kamu menganggap bahwa tulisan yang kamu inginkan itu bernilai secara profesional, secara personal, atau keduanya, maka jangan merendahkan diri kamu sendiri dengan hanya memprioritaskan harga murah dalam mencari seorang ghost writer.

INI JUGA MENARIK UNTUK KAMU BACA:

Apakah Kamu Membutuhkan Ghost Writer Sekarang?

Source: Writer’s yearbook

Nah, untuk kamu yang saat ini membutuhkan jasa ghost writer, jangan ragu untuk menghubungi saya melalui form kontak yang tersedia dalam blog ini.

Saya telah menulis lebih dari selusin buku yang diterbitkan secara indie. Saya menulis buku fiksi dan non fiksi, menulis artikel untuk kepentingan media massa, untuk kepentingan kenaikan pangkat, dan juga untuk kepentingan brand awareness dan Search Engine Optimazation atau SEO.

Selebihnya, kamu dapat melihat fortopolio penulisan saya di bawah ini.


anton sujarwo

Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

APA ITU JASA GHOST WRITER? INI PANDUAN CALON PENULIS DAN PENGGUNA JASANYA

Pada tahun-tahun mendatang, diprediksi bahwa bisnis menulis akan sangat berkembang, termasuk di antaranya adalah jasa ghost writer. Pekerjaan ghost writer akan menjadi salah satu pilihan menarik yang semakin banyak diminati. Profesi ini pada satu sisi, bahkan memiliki potensi penghasilan sebagai penulis lepas yang jauh lebih besar untuk kamu nikmati.

Lantas, apakah sebenarnya yang dimaksud dengan ghost writer atau ghost writing? Bagaimana cara terjun dalam bisnis ini dan kriteria apa saja yang harus dimiliki seorang ghost writer profesional?

Yuk, baca ulasan selengkapnya berikut ini.

Pengertian Jasa Ghost Writer dan Panduan untuk Calon Penulis dan Para Pengguna Jasanya

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Sebelum berbicara lebih banyak tentang profesi ghost writer, harus dipahami dulu maksud dari kata ghost writer itu sendiri. Dengan memahami pengertian ghost writer secara tepat, kamu akan lebih mudah berinteraksi dengan profesi ini, baik sebagai calon penulis mau pun sebagai calon pengguna jasanya.

Nah, apakah yang dimaksud ghost writer itu?

BACA JUGA:

Pengertian Ghost Writing atau Jasa Ghost Writer

Photo by Ann Nekr on Pexels.com

Dalam Wikipedia, definisi ghost writer digambarkan sebagai penulis bayangan atau penulis siluman.  Penulis ini adalah para penulis profesional yang dibayar untuk menulis buku, artikel, cerita, jurnal, laporan dan berbagai teks lainnya yang kredit atau penghargaan  karya tersebut jatuh kepada orang lain.

Secara sederhana pengertian ghostwriter adalah orang yang menulis atas nama orang lain dan mereka dibayar untuk melakukannya.

Penghargaan, nama atau apa pun yang menjadi konsekuensi hasil tulisan nantinya akan dimiliki sepenuhnya oleh pengguna jasa ghost writer. Sementara si penulis sendiri atau sang ghost writer, tidak memiliki hak lagi kecuali bayaran yang diterima untuk proses menulisnya.

Meskipun demikian, bayaran ghostwriter sendiri dapat dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu;

  • Author atau penulis lepas yang menulis konten artikel yang penghasilannya didasarkan pada kesepakatan fee persentase penghasilan konten tulisan.
  • Ghost atau siluman atau hantu, yang merupakan murni hanya menulis dan tidak mendapatkan kaitan apa pun dengan hasil tulisan kecuali hanya bayaran untuk menuliskan konten tersebut.

Mengapa Orang Membutuhkan Jasa Ghost Writer

Photo by emre keshavarz on Pexels.com

Profesi sebagai ghost writer dibutuhkan oleh banyak orang untuk mempublikasikan pikiran mereka namun terkendala oleh sesuatu hal. Beberapa profesi yang cukup akrab sebagai pengguna jasa ghost writing misalnya adalah dokter, aktivitis kesehatan, aktivitis pendidikan, pengusaha, tokoh masyarakat, pengacara, politikus, dan berbagai profesi lainnya.

Hal yang paling mendasari mengapa profesi-profesi tersebut membutuhkan jasa ghost writer bahwa mereka membutuhkan publikasi pemikiran yang mereka miliki. Namun, dalam upaya ini kadang-kadanga cukup banyak profesi tersebut yang tidak memiliki waktu untuk menulis. Atau pada alasan yang lebih klasik, tidak dapat melakukannya karena tidak terbiasa.

Nah, untuk profesi inilah lowongan ghost writer terbuka untuk membantu mereka.

Berapa Banyak Penghasilan yang Bisa Dicapai oleh Seorang Ghost Writer?

Photo by Karolina Grabowska on Pexels.com

Jika dilihat dari penghasilan yang mereka peroleh, gaji ghost writer bisa sangat bervariasi.

Di luar negeri seperti Amerika Serikat dan Eropa, menjadi ghost writer profesional akan menjanjikan uang yang melimpah untuk kamu tekuni. Secara rata-rata profesi ini bisa menghasilkan uang senilai $10.000 hingga $25.000 untuk setiap proyek yang dikerjakan dalam kurun waktu 3 sampai 6 bulan.

Jika dikonversi ke dalam rupiah, maka penghasilan rata-rata seorang ghost writer adalah berkisar dari Rp, 140.000.000 hingga Rp, 350.000.000 untuk setiap proyek.

Dan itu jumlah yang sangat lumayan, kan?

Namun harga upah ghostwriter akan lebih fantantis lagi untuk para penulis profesional yang sudah memiliki reputasi. Bahkan dalam blognya seorang ghost writer dan blogger, Elna Cain, mengungkapkan bahwa bayarannya sebaga ghost writer adalah sebagai berikut;

  • $25.000 – $80.000 untuk buku atau konten tentang fitness dan nutrisi.
  • $12.000 – $55.000 untuk buku atau konten biografi dan umum.
  • $15.000 – $40.000 untuk buku atau konten bisnis dan motivasi.
  • $20.000 – $60.000 untuk buku atau konten kesehatan dan sejenisnya.

Bagaimana?

Sangat menggiurkan, bukan?

BACA INI JUGA:

Jenis-Jenis Pekerjaan Seorang Ghost Writer

Seperti halnya penulis yang memiliki banyak bidang spesifikasi, jasa ghost writer pun demikian.

Pekerjaan ghost writing setidaknya memiliki 5 jenis pekerjaan yang paling umum untuk dilakukan, yakni;

Ghost Writer Fiksi

Photo by Pixabay on Pexels.com

Pekerjaan ghost writer yang pertama adalah menulis fiksi. Ini sebenarnya bukan jenis pekerjaan yang paling populer bagi seorang ghost writer, namun kamu dapat dengan mudah menemukan jenis penawaran untuk job ini di masa sekarang.

Ada banyak platform di internet yang menawarkan lowongan ghost writer pada seseorang untuk menulis fiksi baik itu berupa cerpen atau pun novel. Pengguna jasa ini misalnya adalah orang-orang di industri kreatif atau pun profesi lain yang membutuhkan beberapa ide menarik yang terkait publikasi fiksi atas nama dirinya sendiri.

Nah, kamu yang memiliki kemampuan menulis fiksi, tentu dapat mencoba profesi ini.

Ghost writer Ebook

Photo by Lisa on Pexels.com

Ada cukup banyak kebutuhan ebook yang dapat menjadi ladang pekerjaan bagi ghost writing.

Perusahaan, trainer, pelatih, penulis, guru atau profesi apa pun yang membutuhkan panduan dan publikasi digital sederhana seperti ebook, adalah calon klien pengguna jasamu jika kamu menekuni profesi ghost writer yang satu ini.

Ghost Writer Lagu

Photo by Eren Li on Pexels.com

Nah, ini mungkin profesi yang menarik dimana para penulis siluman atau ghost writer mendapatkan bayaran mereka dari menulis lagu untuk seseorang.

Beberapa jenis musik yang mungkin dapat menggunakan jasa seorang ghost writer adalah musik R&B atau Rapping.

Ghost Writer Pidato atau Podcast Script

Photo by Ron Lach on Pexels.com

Naskah pidato juga adalah ladang untuk mendapat bayaran ghost writer yang cukup familiar.

Beberapa orang yang harus berpidato di depan publik terkadang tidak tahu harus mengatakan apa, dan mereka pada beberapa kasus, membutuhkan seorang penulis teks pidato untuk membuat mereka berkesan saat menyampaikan pidatonya.

Kamu bisa menawarkan jasa ghost writing seperti ini jika kamu cukup berpengalaman mengenai pemilihan kata yang paling efektif ketika berkomunikasi dengan orang banyak.

Ghost Writer Buku

Photo by George Milton on Pexels.com

Nah, ini adalah yang paling populer dilakukan oleh seorang ghost writer. Menulis buku adalah pekerjaan ghost writer yang paling utama.

Seorang ghost writer profesional harus mampu menuliskan buku berdasarkan bahasa orang lain. Meskipun ia adalah seorang penulis yang memiliki ciri khas, namun ketika ia menerima job untuk menulis secara ghost writing bagi orang lain, maka ia harus menggunakan bahasa kliennya.

INI JUGA MENARIK:

Langkah-Langkah Menjadi Seorang Ghost Writer?

Photo by Yan Krukov on Pexels.com

Ada beberapa tahapan yang dapat kamu lakukan untuk menjadi seorang penulis hantu yang profesional dan memiliki potensi penghasilan tinggi.

Beberapa ghost writer Indonesia mungkin saja ada yang mengawali karier mereka tidak melalui tahapan seperti ini. Akan tetapi, jika langkah-langkah ini kamu lakukan dengan baik, kamu akan menjadi seorang ghost writer profesional yang sangat berpotensi untuk sukses.

Lalu, apa saja langkahnya?

Jadilah Penulis Freelance Terlebih Dahulu

Top view of woman working online at laptop and writing notes in notebook. Mockup

Menjadi seorang penulis hantu yang sukses dan dibayar tinggi dapat kamu mulai dengan menjadi seorang penulis freelance atau penulis lepas terlebih dahulu. Reputasi dan kredibilitasmu sebagai penulis freelance yang profesional, akan memberi kamu bantuan untuk tampil menjadi seorang ghost writer yang berhasil.

Ketika kamu menulis freelance dan pengguna jasamu merasa puas atas tulisan yang kamu hasilkan, kamu akan segera memiliki reputasi yang baik. Hal ini secara tidak langsung akan memberi kamu pengalaman dan kemudahan untuk mempromosikan jasa kamu sebagai ghost writer selanjutnya.

Dalam membangun reputasi kepenulisanmu sebagai penulis freelance, pertahankan kedisiplinan dalam hal deadline waktu, ketelitian dan juga kemampuan berkomunikasi yang baik melalui konten yang kamu tuliskan.

Jangan Sungkan untuk Mencoba Profesi sebagai Editor Freelance

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Langkah kedua yang cukup efektif untuk dilakukan seorang calon ghost writer profesional adalah dengan menawarkan jasa editor naskah freelance.

Profesi editor mungkin saja tidak serta merta memberikan keyakinan pada calon pengguna jasamu bahwa kamu adalah seorang penulis siluman yang berpotensi.

Namun, jika kamu mampu menunjukkan kredibilitas yang kuat saat menyelesaikan pekerjaan editing-mu dengan hasil yang mengesankan, besar kemungkinan kamulah yang akan ditunjuk sebagai ghost writer untuk buku klienmu selanjutnya.

Biasakan Diri Mengerjakan Proyek Penulisan Besar

Photo by Vlada Karpovich on Pexels.com

Bagi seorang penulis lepas, atau jasa penulis artikel freelance yang profesional, menulis satu dua artikel sehari tentu bukan hal yang sulit. Namun bagaimana jika kamu mencoba untuk menulis sebuah buku secara serius dengan tebal lebih dari 300 halaman?

Tentu ini menjadi pekerjaan yang serius, bukan?

Kamu akan mendapatkan gaji ghost writer dalam jumlah yang lebih banyak pada umumnya dalam penulisan buku atau proyek besar. Penulisan otobiografi, buku bisnis, buku motivasi, buku kesehatan adalah jenis pekerjaan yang tidak dapat diselesaikan dengan cara seperti menulis artikel yang lebih simpel dan sederhana.

Jadi, biasakanlah diri kamu untuk menulis proyek yang lebih besar, ya.

Belajarlah Bagaimana Caranya Menulis untuk Orang Lain

Photo by Adrien Olichon on Pexels.com

Ini adalah pekerjaan ghost writer dan skill profesi ini yang paling sulit untuk diaplikasikan.

Menulis dengan gaya kamu sendiri untuk konten, artikel atau hal lainnya, mungkin adalah sesuatu yang mudah dan kamu sudah terbiasa melakukannya. Namun ghost writing menuntut kamu lebih dari pada itu. Kamu diminta untuk bisa beradaptasi dengan menulis melalui cara pandang orang lain, gaya orang lain, dan berdasarkan realitas kehidupan yang mereka jalani.

Dan terus terang, ini bukan hal yang gampang untuk dilakukan.

Kamu mungkin memiliki gaya menulis yang humoris, penuh dialog dan canda di berbagai moment. Namun ketika klien yang menyewa jasa kamu justru memiliki gaya yang sebaliknya, profesi kamu sebagai ghost writer akan menuntut kamu menulis dengan gaya yang berbeda.

Dan itu akan membutuhkan latihan yang konsisten supaya kamu berhasil melakukannya.

BACA PULA:

Tulislah Satu atau Dua Buku

Penulis Gunung
Source: Anton Sujarwo

Tarif ghost writer pemula mungkin bukan angka yang besar dan kamu membutuhkan waktu dan reputasi untuk membuatnya bertumbuh. Dan menulis buku atas nama kamu sendiri, adalah cara yang cukup efektif untuk membangun reputasi sekaligus juga mengasah kemampuan kamu sebagai seorang ghost writer.

Seorang ghost writer yang juga penulis buku adalah pilihan paling ideal pengguna jasa ghost writing. Para penulis bayangan atau penulis siluman jenis ini telah sangat berpengalaman dalam menulis buku, sesuatu yang diinginkan oleh pengguna jasanya.

Dan ini tentu saja sangat efektif mengkatrol tarif profesional dalam ghost writing.

Jadi, jika kamu ingin menjadi penulis hantu profesional dan memiliki potensi penghasilan yang mengesankan dari bisnis jasa ghost writer, maka mulailah dengan menulis satu dua judul buku yang akan sangat berguna  dalam membangun reputasimu.


Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, ghost writer, content writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;



INI 15 TANDA JIKA KAMU ADALAH CALON SEORANG PENULIS HEBAT

Menjadi seorang penulis memang membutuhkan disiplin dan konsistensi untuk bisa berhasil. Akan tetapi, ada beberapa orang yang nampaknya dianugrahi ‘mukjizat’ untuk menjadi seorang penulis hebat berdasarkan ciri-cirinya. Pertanyaannya adalah; apakah kamu memiliki salah satu ciri ‘mukjizat’ sebagai seorang penulis hebat tersebut?

Nah, artikel kali ini akan membahas hal itu.

Yuk, dibaca sampai tuntas, ya.

Kamu adalah Penulis Hebat jika Kamu Memiliki 15 Tanda Berikut

Pekerjaan penulis saat ini menjadi impian banyak orang. Kehidupan sebagai seorang penulis dianggap sebagai gambaran kehidupan yang ideal untuk dijalani. Kamu hanya menulis sambil ditemani secangkir kopi panas, merangkai kata dan kalimat indah, kemudian memiliki karya yang membuat kamu terkenal.

Hal lain yang menarik dari profesi ini adalah gaji penulis yang bagi beberapa orang dianggap fantastis. Figur raksasa dunia menulis seperti J.K. Rowling dan Stephen King telah menjadi model yang membuktikan bahwa penghasilan menulis memang sangat menggiurkan.

Kamu pun pastinya sepakat dengan hal ini jika melihat penulis tanah air yang mahsyur seperti Andrea Hirata, Habiburahman El Shirazy, Asma Nadia dan sebagainya, kan?

Menariknya, orang-orang yang kemudian terjun sebagai penulis buku, fiksi dan non fiksi, tidak serta merta menghasilkan karya yang sukses. Bahkan jika berkata jujur, ada lebih banyak penulis yang tidak begitu berhasil dari sisi penjualan dan materi yang ia peroleh. Sementara penulis lain, bisa saja sebaliknya.

BACA JUGA:

Photo by Dziana Hasanbekava on Pexels.com

Lantas, apa yang membuat mereka berbeda?

Ada banyak asumsi yang berusaha menjelaskan hal ini. Namun yang paling menarik adalah sebuah pendapat yang mengatakan bahwa setidaknya ada 15 tanda yang menunjukkan bahwa seseorang itu akan menjadi penulis hebat. Entah ia terkenal atau belum, entah ia menghasilkan banyak uang atau belum, yang pasti ia memiliki seperangkat ‘mukjizat’ sebagai seorang penulis yang hebat.

Nah, ini adalah 15 tanda-tanda yang dimaksud;

Kamu Memiliki Pikiran Seorang Petualang

Photo by Michael Block

Siapa pun tidak bisa menjadi penulis novel yang hebat jika ia tidak memiliki pikiran seorang petualang. Pikiran yang melanglang buana menembus ruang, waktu, dan batas-batas rasional manusia adalah tanda pertama jika kamu memiliki bakat menjadi seorang penulis hebat.

Dengan hanya duduk di depan laptopmu, pikiran kamu bisa saja terbang ke puncak gunung yang paling tinggi, atau masuk ke goa terdalam di perut bumi, atau terjebak dalam serangkaian konflik abad pertengahan. Atau malah menjadi seorang pemimpin pemberontak yang jatuh cinta dengan tawanan yang dipenjara.

Apa pun yang ada dalam pikiranmu, selama ia membawamu terbang dalam lintasan imajinasi yang luar biasa dan tidak membiarkan kamu terpaku di satu tempat saja, maka kamu adalah calon seorang penulis hebat.

BACA INI JUGA, YUK:

Kamu Suka Membaca Sampai Kapan pun

Photo by Dayan Rodio on Pexels.com

Jika kamu ingin jadi penulis yang hebat, kamu tidak dapat meninggalkan salah satu kebiasaan wajib mereka yaitu; membaca.

Membaca adalah bagian penting dari kehidupan seorang penulis. Kamu akan lebih memilih menghabiskan hari dengan buku dan secangkir kopi di depan rumah daripada hang out bersama teman-teman di café atau tempat hiburan.

Jika membaca adalah hal penting dalam hidupmu dan kamu tidak pernah berpikir untuk menghentikannya, maka kamu memiliki salah satu tanda dan potensi untuk menjadi seorang penulis yang hebat.

Kamu Lebih Suka Menulis daripada Mengatakannya Secara Lisan

Photo by Ketut Subiyanto on Pexels.com

Penulis yang hebat adalah pencerita yang hebat.

Penulis adalah storyteller yang sebenarnya. Namun alih-alih menyampaikan cerita mereka dengan lisan secara langsung, penulis hebat justru akan memilih untuk mengisahkannya dengan untaian kata di atas lembaran kertas.

Nah, jika kamu adalah seseorang yang lebih mengutamakan berbagi kisahmu secara tulisan dibandingkan lisan, kamu mungkin adalah seorang calon penulis besar di kemudian hari.

Kamu Bisa Mengidentifikasi Tulisan yang Bagus

Photo by Oziel Gu00f3mez on Pexels.com

Ada banyak judul penulis yang terlihat sangat bagus dari karya-karya mereka. Tetapi itu bukan ukuran paling penting yang menentukan kualitas buku yang akan menjadi pilihan kamu.

Kemampuan satu ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan telepati atau energi magis lainnya. Hanya saja kamu memiliki semacam keistimewaan dapat mengidentifikasi sebuah tulisan yang bagus hanya dengan sekilas. Kamu mungkin tidak membaca keseluruhan isi buku, namun satu paragraf dalam buku itu sudah cukup untuk memberikan kamu gambaran kualitasnya.

Jika kemampuan seperti ini ada pada kamu, kamu sebaiknya segera memulai perjalanan penulisan kamu sendiri, ya, karena kamu memiliki salah satu tanda sebagai calon penulis besar.

INI JUGA MENARIK:

Kamu Mengamati Banyak Hal dan Menuliskannya

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Tempat kerja seorang penulis bisa dimana saja. Dimana pun kamu merasa nyaman untuk menulis dan mengetik di atas keywboard laptopmu, kamu dapat menjadikannya ruang kerja.

Begitu juga dengan cara memandang seorang penulis yang hebat, mereka dapat melihat apa pun dan mengubahnya menjadi sebuah cerita. Kamu mungkin mengamati seorang nelayan yang sedang menebar jala di tepi danau, memancing di atas sampan, atau bahkan hanya melihat kepakan sayap elang yang melayang di angkasa.

Apa pun yang kamu amati, akan memberikan kamu inspirasi untuk menuliskannya.

Kamu Memahami Bahwa Menulis adalah Bagian dari Terapi

Photo by cottonbro on Pexels.com

Penulis yang hebat sama sekali tidak menganggap menulis sebagai sebuah pekerjaan yang melelahkan. Penulis bukan hanya sekedar profesi bagi mereka, ini mungkin saja adalah gaya hidup atau the way of life yang mereka pilih secara merdeka.

Jika kamu bertanya profesi apa yang dilakukan seorang penulis selain menulis? Jawabannya mungkin akan beragam.

Mereka bisa saja memiliki profesi sebagai pendaki gunung, dokter, pengusaha, atau petani sekali pun. Namun, menulis bagi seorang penulis hebat tidak hanya sekedar rutinitas. Menulis juga adalah terapi, adalah obat, adalah semedi dan penyembuhan yang efektif.

Kamu Memiliki Rasa Penasaran yang Tinggi

Photo by Monstera on Pexels.com

Siapa pun yang ingin jadi penulis sudah pasti harus memiliki rasa ingin tahu yang besar. Ini bukan tentang menjadi seorang detektif, tapi memang demikianlah seorang penulis hebat yang seharusnya.

Rasa ingin tahu yang besar akan membawa seseorang kepada rasa penasaran, dan rasa penasaran yang diikuti akan membawa kamu pada upaya untuk menemukan jawabannya.

Rangkaian proses sederhana ini adalah bagian dari journal atau rutinitas seorang penulis yang hebat.

BACA PULA:

Kamu Percaya Bahwa Kamu Bisa Menulis Lebih Baik Lagi

Photo by Yan Krukov on Pexels.com

Seorang penulis yang hebat adalah pembelajar sejati. Kamu mungkin sudah menulis sangat baik pada saat ini, namun kamu akan tetap berkomitmen untuk dapat menulis lebih baik lagi dari waktu ke waktu.

Keputusan untuk menjadi penulis novel atau penulis apa pun, adalah keputusan atas kesediaan belajar terus menerus. Kamu mengasah kemampuan, memperbanyak kosakata, membaca referensi dan melatih diri sesering mungkin.

Jika kamu memiliki sifat seperti ini, tidak diragukan lagi bahwa kamu memiliki tanda-tanda calon seorang penulis yang hebat di kemudian hari.

Kamu Tidak Takut Tidak Terkenal dan Tidak Kaya dengan Menulis

Photo by Tima Miroshnichenko on Pexels.com

Pengacara, dokter, bahkan tukang parkir sekali pun, mereka semua mencetak uang. Penulis? Bagaimana dengan penulis? Penulis itu menderita, kadang-kadang mereka bunuh diri, kadang-kadang mereka juga menjadi gila.

Charles Bukowski

Apakah dengan menulis kamu akan menjadi terkenal, menjadi kaya dan berlimpahan materi, atau malah jatuh dalam aktivitas yang justru membuatmu  kehilangan kesempatan mendapatkan kekayaan dan popularitas. Apa pun konsekuensi dari menulis, sama sekali tidak akan membuat kamu merasa takut untuk terus menulis.

Bagi penulis terkenal dengan buku best seller yang terjual hingga jutaan copy, gaji penulis tentu sangat cukup untuk hidup secara berlebihan. Namun jangan salah, ada lebih banyak penulis yang hidup dalam kekurangan dikarenakan penghasilan mereka yang tidak besar dari menulis.

Seorang penulis hebat tidak memperdulikan hal seperti ini. Mereka hanya akan berkarya, menulis dan menulis lagi.

Kamu Berani Melakukan Terobosan

Photo by Mary Taylor on Pexels.com

Jika kamu menulis artikel ilmiah atau jurnal akademis, kamu harus patuh pada PUEBI atau EYD. Tetapi jika kamu menulis novel, kamu seharusnya berani menabrak semua aturan yang justru mengekang kreativitas menulismu.

Terobosan dalam menulis bukan hanya berani bereksperimen pada penulisan yang tidak biasa. Namun juga memikirkan tema-tema penulisan yang belum banyak didapatkan. Hal ini seperti yang digambarkan oleh quotes berikut ini;

Jika kamu tidak menemukan buku yang ingin kamu baca di rak-rak toko buku atau perpustakaan, maka itu adalah tanda bahwa kamu harus menuliskannya.

Anonim

YUK, BACA YANG INI JUGA:

Kamu Tidak Ragu Saat Menuangkan Pikiranmu dan Terbuka dengan Kritik

Photo by Markus Winkler on Pexels.com

Saat menghasilkan tulisan dan rangkaian kata, kamu tidak pernah berpikir bahwa hal itu akan diedit dan dihilangkan. Kamu selalu mempersembahkan yang terbaik, dan kamu memiliki kepercayaan diri bahwa tulisanmu sudah sangat tepat, baik dari penempatan kata, pilihan dan juga susunannya.

Meskipun demikian, penulis buku yang hebat juga tidak anti kritik.

Ketika persembahan terbaik mereka diedit oleh editor, mereka mungkin saja akan menanyakannya. Namun ketika penjelasan sang editor dapat diterima, penulis yang hebat akan dengan sangat lapang dada menerimanya.

Kamu Tidak Menunggu Terinspirasi Untuk Menulis

Photo by MART PRODUCTION on Pexels.com

Salah satu yang membedakan antara penulis hebat dengan pemula adalah tentang cara menyikapi mood. Ketika para penulis pemula menunggu mood untuk bisa menulis, para penulis hebat tidak membutuhkan hal itu.

Untuk menjadi penulis novel yang hebat kamu sama sekali tida bisa bergantung pada mood. Kamu bisa saja sedang tidak terinspirasi untuk menulis pada suatu ketika. Namun penulis yang hebat dan profesional menghadapi itu semua dengan disiplin dan konsistensi tingkat tinggi.

Jadi, entah mereka sedang mood atau tidak, entah mereka sedang terinspirasi atau tidak, para penulis yang hebat akan tetap menulis.

Kamu Mempertontonkan Kejadian (Show not Tell)

Photo by Teona Swift on Pexels.com

Penulis yang hebat tidak pernah memberitahu sebuah cerita kepada pembaca. Sebaliknya, mereka menunjukkannya.

Nah, kamu pun demikian. Jika kamu lebih tertarik untuk menunjukkan tentang sesuatu dibanding memberitahunya secara biasa, kamu mungkin adalah calon penulis yang hebat di kemudian hari.

Daripada menulis; pria itu menggunakan baju berwarna merah.

Penulis yang hebat mungkin akan memilih narasi seperti: Entah apa yang pria itu pikirkan dengan menggunakan kemeja seperti nyala api di tengah terik matahari seperti ini?

Atau mungkin dengan kalimat lain yang lebih pada kesan menunjukkan.

BACA PULA:

Kamu Terbiasa Dengan Rutinitas Seorang Penulis

Photo by Ivan Samkov on Pexels.com

Pekerjaan penulis juga adalah sebuah rutinitas, meskipun para penulis hebat tidak pernah menganggap pekerjaan ini sebagai sebuah aktivitas yang membosankan.

Penulis terbiasa membaca, dan kamu juga membiasakannya. Penulis hebat menulis setiap hari, kamu juga mempraktikkannya. Penulis terbaik memiliki waktu dan tempat khusus untuk menulis, dan kamu pun mengatur aktivitasmu untuk melakukan hal yang sama.

Jika hal ini kamu lakukan, dengan terbiasa dalam rutinitas seorang penulis setiap harinya, maka kamu adalah calon penulis hebat.

Kamu Tidak Pernah Berpikir untuk Berhenti Menulis

Photo by cottonbro on Pexels.com

Nah ini yang terakhir dan mungkin paling penting, bahwa kamu tidak pernah terpikir untuk berhenti menulis sampai kapan pun.

Penulis yang hebat tidak pernah pensiun, tidak pernah cuti, dan tidak pernah memiliki hari libur. Ketika mereka sedang tidak menulis mereka akan membaca. Ketika sedang tidak membaca maka para penulis yang luar biasa itu akan mengisi pikiran dan imajinasi mereka dengan berbagai hal yang akan mereka tuliskan nantinya.

Jika kamu tidak pernah berpikir untuk berhenti menulis dengan alasan apa pun, percayalah, kamu sebenarnya dilahirkan untuk menjadi seorang penulis hebat.

Jadi, ikuti saja kata hatimu.


Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

5 CARA MEMBANGUN RASA PERCAYA DIRI SEBAGAI PENULIS PEMULA

Menjadi seorang penulis pemula yang sukses tentu membutuhkan lebih dari sekedar kemampuan untuk bisa menulis. Penulis pemula dituntut pula untuk mampu beradaptasi dengan dunia kepenulisan, membangun kepercayaan diri, dan kosisten untuk tetap menulis secara disiplin. Dengan pengalaman yang masih minim, justru membangun rasa percaya diri adalah problem yang serius bagi banyak penulis pemula.

Lantas, bagaimana cara membangun rasa percaya diri sebagai seorang penulis pemula?

Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Sebagai Penulis Pemula, Ini 5 Cara yang Bisa Dilakukan untuk Membangun Rasa Percaya Diri

Photo by Anete Lusina on Pexels.com

Geliat dunia menulis yang semakin banyak peminatnya seperti sekarang ini, memberi banyak ruang bagi para penulis pemula untuk ikut serta mempersembahkan karya mereka dengan berbagai motivasi. Ada yang tergiur karena melihat gaji penulis novel yang fantastis, ada yang ingin terkenal dan populer, namun ada pula yang hanya ingin menulis dan memiliki karya.

Namun sayangnya, tidak semua motivasi menemukan muaranya. Mendapat bayaran mahal dan tenar dari menulis, tidak semua orang bisa mendapatkannya. Bahkan, tujuan itu memang kurang tepat dijadikan motivasi sejak awal. Menulis buku untuk penulis pemula yang hanya didasarkan pada pencapaian materi belaka, seringkali berujung pada kekecewaan.

Akan tetapi yang terpenting, apa pun motivasi yang kamu miliki sebagai penulis pemula, percaya diri menjalaninya adalah setengah dari keberhasilan. Sayangnya, bagi sebagian orang ini bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan.

Nah, berikut adalah 5 cara membangun rasa percaya diri sebagai seorang penulis pemula yang tentu bisa kamu praktikkan.

BACA JUGA:

Tanyakan pada Diri: Mengapa Kamu Menulis?

Photo by Edwin Jaulani on Pexels.com

Sebagai fondasi paling dasar untuk membangun rasa percaya diri sebagai penulis pemula, tanyakan kepada dirimu sendiri terlebih dahulu; Mengapa kamu menulis?

Lupakan dulu pertanyaan; materi untuk penulis pemula yang terbaik apa, atau tema apa yang paling ideal untuk dituliskan? Sebelum kamu menulis dan melakukannya dengan segenap usaha terbaikmu, berilah kesempatan terbaik bagi hatimu untuk menemukan alasan mengapa kamu ingin menulis?

Menemukan alasan mengapa kamu menulis adalah ruh dari penulisan itu sendiri. Temukan apa tujuan mendasarmu menggerakan pena dan kertas, menyusun kata dan kalimat, setiap hari, setiap saat?

Apakah kamu mempelajari cara jadi penulis novel pemula  lantaran terpikat oleh uang dan pendapatan penulis yang katanya fantastis? Apakah kamu menulis untuk mengejar popularitas seperti selebritis? Ataukah kamu ingin menghasilkan sebuah karya yang bisa dibaca dan bermanfaat bagi manusia yang lain?

Apa pun yang menjadi alasan mendasar kamu menulis, berpegang teguhlah pada hal itu.

Sebagai saran, kamu membutuhkan alasan yang sangat kuat untuk bisa konsisten menulis secara kontinyu dan disiplin. Nah, tanyakan pada dirimu; Apakah alasan uang, ketenaran, ingin bermanfaat bagi orang lain dan sebagainya, akan mampu menjadi motor penggerak dirimu untuk terus konsisten menulis?

Bangun Ritme dan Kebiasaan Sebagai Seorang Penulis

Photo by Lisa on Pexels.com

Dalam setiap komunitas penulis pemula, semestinya ada satu dua orang penulis profesional yang dapat membantu mengarahkan pola dan ritme kebiasaan seorang penulis. Ritme dan kebiasaan ini sangat penting karena dengan proses inilah kemudian, kamu akan ditempa oleh waktu untuk menjadi penulis yang sebenarnya.

Pertanyaannya kemudian adalah; apa saja kebiasaan penulis pemula dan bagaimana ritme mereka melakukannya?

Penulis suka membaca, maka kamu pun sebagai seorang penulis pemula harus suka membaca. Penulis menulis setiap hari, maka kamu pun harus berkomitmen untuk bisa menulis setiap hari. Penulis tidak menunggu mood untuk menulis, artinya kamu pun tidak bisa menunggu ilham dan mukjizat untuk menyelesaikan tulisanmu.

Ada banyak tips penulis pemula yang bisa kamu temukan dalam blog ini yang didasarkan pada berbagai riset dan kebiasaan para penulis sukses. Aplikasikan dan biasakan dirimu dengan semua ritme tersebut.

Jika kamu melakukannya dengan konsisten, tidak akan butuh waktu lama  bagi kamu untuk menemukan rasa percaya diri sebagai penulis yang akan muncul secara alami dalam dirimu.

BACA PULA:

Masa Bodoh dengan Anggapan Orang Lain

Source: Genetic Literacy Project

Apakah menjadi penulis buku pemula tidak akan menuai komentar orang lain di sekelilingmu?

Ketahuilah; apa pun yang kamu lakukan dalam hidup ini, entah itu menjadi penulis buku, penulis novel, pejabat, direkrur, pegawai negeri atau bahkan prediden sekali pun, semua aktivitas mu akan tetap menarik orang lain untuk berkomentar.

Kamu mungkin dapat mencatat beberapa orang yang men-support proses menulis yang kamu lakukan.

Menulis itu tidak mudah, terutama jika kamu ingin menjadi penulis yang tidak hanya senang dengan berbangga lantaran bisa menulis buku antologi saja. Jika kamu ingin menghasilkan karya terbaik, kamu akan dituntut untuk lebih keras berjuang menggapainya.

Saat buku pertama kamu diterbitkan dan mungkin tidak begitu laku di pasaran, kamu akan dikomentari. Saat kamu berhasil menulis hingga sepuluh judul buku, namun belum menunjukkan keberhasilan secara materi, maka itu juga bisa memancing omongan orang lain.

Kadang motivasi untuk penulis pemula tidak harus kata-kata indah dan muluk saja. Bahkan saya secara pribadi mengatakan pada banyak penulis pemula yang belajar menulis di kelas saya; Siapkan dirimu dengan apa pun yang orang lain katakan. Menulis dan berhasil didalamnya membutuhkan proses yang tidak gampang.

Dan untuk itu kamu kadang harus masa bodoh untuk tetap melaju sesuai rencana.

Jangan Mudah Menyerah dan Patah Semangat

Photo by Thirdman on Pexels.com

Banyak para penulis pemula yang mengira ketika mereka berhasil menerbitkan satu judul buku, maka kehidupan mereka akan sangat ideal; menulis, road show kemana-mana, mempromosikan buku, jumpa fans, dan lain sebagainya.

Tetapi, apakah memang benar demikian?

Sejujurnya tidak.

Bahkan 95% buku yang ditulis dan diterbitkan di negara dengan minat baca tinggi seperti Finlandia dan Amerika Serikat, hanya laku 250 eksemplar sepanjang waktu. Buku yang agak beruntung hanya laku paling banyak 3.000 eksemplar. Dan kurang dari 1% buku yang ditulis dan diterbitkan, menjadi best seller dan menghasilkan uang banyak untuk penulisnya.

Apa artinya ini?

Jika kamu menulis untuk uang dan popularitas, maka 95% usaha kamu akan gagal di buku yang pertama. Bahkan jika kamu menerbitkannya di negara dengan minat baca paling tinggi sekali pun.

Hal ini tentu akan membuat patah semangat bagi beberapa orang, bukan?

Terus terang, kamu tidak perlu mengubah tujuan dan alasan kamu menulis, hanya saja jangan cepat menyerah untuk mencapainya. Bisa saja kamu akan berhasil pada bukumu yang ke-10, ke- 20, atau bahkan yang ke-100.

Pastinya, jangan mudah menyerah dan patah semangat.

BACA JUGA:

Sadari Bahwa Menjadi Penulis itu Seperti Hidup atau Seperti Elang

Photo by Roman Kirienko on Pexels.com

Hal terakhir yang bisa kamu lakukan untuk menambah rasa percaya diri sebagai seorang penulis pemula adalah dengan menyadari bahwa menulis itu seperti hidup. Menjadi seorang penulis, sama seperti menjadi profesional umum dalam bidang yang lain.

Umpamakan penulis adalah seperti atlit olahraga yang terus melatih kemampuan mereka untuk menjadi juara. Atlit lari terus melatih kemampuannya berlari untuk menjadi juara dalam lomba lari. Atlit tinju terus berlatih bertinju untuk menjadi juara dalam pertandingan tinju. Atau atlit renang terus berlatih berenang setiap hari dalam rangka mempersiapkan diri mereka untuk menang dalam lomba renang.

Apakah mereka nantinya akan menjadi juara atau tidak, namun merela melatih diri setiap hari untuk menjadi yang terbaik di bidangnya.

Dan menulis pun begitu.

Kamu menulis setiap hari untuk menjadi yang terbaik. Walau mungkin kamu tidak akan kaya dan terkenal dengan menulis.

Photo by Frank Cone on Pexels.com

Atau kamu juga bisa mengambil motivasi untuk penulis pemula dari hidup seekor elang yang bangun di pagi hari untuk berburu. Entah apa yang ia dapatkan sebagai hasil buruan nantinya, namun elang bangun di pagi hari dan berburu karena ia adalah pemburu.

Dan sebagai penulis, kamu pun begitu, yang terbangun di setiap pagi untuk menulis. Bukan apa yang akan kamu dapatkan dari menulis, namun karena kamu memang adalah seorang penulis.

YUK, BACA INI JUGA:


Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

INI CARA MENULIS CERITA PENGALAMAN PRIBADI YANG PALING MUDAH DAN BAGUS

Pertanyaan pertama yang paling sering ditanyakan kepada seseorang yang ingin tahu cara menulis cerita pengalaman pribadi adalah; seberapa menarik kisah yang mereka miliki sehingga layak untuk ditulis?

Mendengar pertanyaan semacam ini, banyak orang yang baru mau belajar menulis itu menjadi minder. Pada akhirnya keinginan mereka untuk menulis pengalaman hidup yang mereka miliki menjadi gagal. Sebagian besar bukan karena cerita mereka tidak menarik, tetapi karena mereka kehilangan rasa tertarik karena mendengar pertanyaan di atas.

Lantas, bagaimana contoh pengalaman pribadi yang bisa ditulis ke dalam sebuah rangkaian cerita, dan bagaimana pula cara melakukannya untuk mendapatkan hasil yang bagus?

Yuk, simak ulasannya berikut ini.

5 Cara Menulis Cerita Pengalaman Pribadi yang Mudah dan Bagus

Photo by Pixabay

Di Sekolah Dasar, praktik membuat contoh pengalaman pribadi yang unik banyak dilakukan dengan meminta siswa-siswa untuk bercerita mengenai bagaimana mereka melewatkan masa liburan. Oleh karena itu kamu mungkin masih akrab dengan berbagai cerpen di modul pelajaran SD yang temanya adalah; berlibur ke rumah nenek, dan lain sebagainya.

Hal ini memberi bukti bahwa untuk membuat cerita pengalaman pribadi, kisah yang dituliskan tidaklah selalu harus luar biasa.

Hal yang menjadi kunci kemudian adalah bagaimana kamu mengolah kenangan, pengalaman, dan juga hikmah pengalaman yang kamu miliki menjadi sebuah rentetan cerita yang enak dibaca. Contoh cerita pengalaman liburan sederhana pun akan menjadi sangat berkesan, jika kamu tahu cara menuliskannya.

Hakikatnya semua orang tentu memiliki pengalaman dan cerita mereka masing-masing. Cerita setiap orang pasti unik dan menarik. Kemampuan untuk menggali bagian mana yang harus difokuskan dan dituliskan sebagai kisah, adalah kunci untuk mengubahnya menjadi sebuah lembaran cerita yang membekas di kepala pembaca.

Nah, berikut ini adalah lima langkah yang bisa kamu lakukan untuk membuat cerita pengalaman pribadi supaya mudah prosesnya dan bagus pula hasilnya.

Selami Emosimu Kembali

Photo by Jack Gittoes

Tantangan yang paling banyak menjegal para penulis pemula untuk mulai menuliskan cerita hidup mereka adalah ketakutan akan penolakan atau bahkan ditertawakan. Hal ini pada perkembangannya membuat cerita pengalaman yang seharusnya bisa dibagi dan membawa pelajaran bagi orang lain, akhirnya hanya mengendap menjadi kenangan tak bernilai.

Nah, poin pertama yang harus kamu lakukan untuk melawan rintangan ini adalah dengan berusaha kembali menyelami emosi dan perasaan ketika pengalaman cerita yang akan kamu tuliskan itu terjadi. Artinya adalah; kamu berfokus untuk kembali kepada sebuah kenangan paling kuat yang kamu miliki dan berusaha merasakan emosinya kembali.

Ketika saya menulis buku Islamedina; Si Wajah Cahaya, saya juga harus melakukan hal yang sama. Dengan segala keterbatasan saya harus berfokus untuk merasakan kembali emosi yang membuncah saat bersama Medina semasa hidupnya.

Dan itu sungguh tidak mudah untuk dilakukan.

Menulis cerita pengalaman pribadi dengan kisah menyenangkan, tentu jauh lebih mudah dibandingkan sebaliknya. Oleh karena itulah sebabnya kamu akan dengan mudah menjumpai 5 contoh cerita pengalaman menyenangkan, dibandingkan menemukan 1 contoh cerita pengalaman menyedihkan yang benar-benar menyentuh.

Namun, justru cerita pengalaman dengan konteks sedih, haru, pilu, penuh perjuangan, dan sejenisnya, yang akan jauh lebih powerfull mengeluarkan emosimu saat menulisnya.

Buat Daftar Titik-Titik Krusial atau Turning Points

Photo by JACK REDGATE

Ketika kamu berdiri di persimpangan jalan untuk mengambil keputusan yang tepat, kamu biasanya akan membuat sebuah keputusan yang paling penting dalam hidup.

Dan itu adalah bagian krusial dari cerita kamu yang harus lebih kamu fokuskan.

Sebagai salah satu teknis menulis cerita yang menarik tentang pengalaman cerita pribadi, dibandingkan membuat menulisnya seperti kronologi, kamu dapat membidik turning point seperti ini sebagai plot cerita.

Titik-titik krusial dalam hidup dimana kamu membuat keputusan yang memberi dampak secara emosional, material dan juga psikologis, akan dipastikan jauh lebih menarik bagi pembaca.

Buat Outline Tanpa Harus Berbentuk Kronologi

Photo by Blue Bird

Setelah kamu membuat list beberapa turning point paling penting dalam hidupmu, kamu sekarang dapat memetakan plot cerita yang akan kamu sampaikan. Ingat, jangan terikat untuk membuat sebuah cerita kronologi seperti buku sejarah, ya.

Kamu bisa memilih misalnya untuk menulis bergaya flashback, atau memilih gaya cerita mixed dimana pencampuran yang serasi antara flashback dan juga kronologi. Penceritaan yang penuh kejutan dan diletakkan pada tempat yang tepat, adalah kunci untuk membuat plot cerita pengalaman pribadi kamu semakin sempurna.

Nah, untuk memudahkan proses ini, kamu tentu saja dapat membuat outline atau kerangka terlebih dahulu. Tandai beberapa titik dimana turning point dalam hidupmu terjadi, kemudian kembangkan detailnya secara terarah.

Berfokus pada Satu Cerita sebagai Klimaks

Photo by Daria Shevtsova

Kamu mungkin memiliki perjalanan hidup dan pengalaman yang luar biasa untuk dikisahkan. Namun, cara menulis cerita pengalaman pribadi yang efektif mengharuskan kamu untuk memilih satu kenangan yang paling kuat dan paling besar dampaknya. Aturan seperti ini biasanya juga dimuat pada banyak contoh artikel pengalaman pribadi yang diceritakan.

Kamu tentu saja boleh untuk menulis semua hal dalam hidupmu yang kamu anggap menarik. Kamu bisa menceritakan mengenai masa kecilmu yang indah, sekolah yang penuh nostalgia, pacar pertama yang tidak terlupakan dan lain sebagainya.

Akan tetapi ada sebuah kenangan poros atau kenangan central yang harus kamu pilih menjadi fokus cerita.

Nah, kenangan central inilah kemudian yang menjadi klimaks ceritamu. Bangun semua plot untuk memberi dampak yang lebih signifikan terhadap seberapa besar efek klimaks itu terhadap kehidupanmu.

Menulislah untuk Diri Sendiri

Photo by Lukas Rychvalsky

Nah, ini adalah bagian yang terpenting jika kamu menulis pengalaman sendiri, kamu harus menentukan lebih lebih dulu; untuk siapa sebenarnya kamu menuliskan pengalaman kamu itu?

Jika kamu menulis untuk orang lain atau untuk pembaca, maka kamu harus mempersiapkan diri dengan baik apa pun penerimaan mereka nantinya. Ingat lho, tidak semua orang dapat menyambut dengan baik sebuah kisah kenangan orang lain yang disodorkan untuk mereka baca. Bahkan beberapa orang cenderung untuk lebih mudah menghakimi dibandingkan mengapresiasi.

Jika kamu menulis untuk pembaca, kamu mungkin akan kecewa ketika penerimaan mereka ternyata tidak sesuai dengan harapan yang kamu miliki. Kekecewaan seperti ini bukan hanya tidak baik bagi diri, namun juga kadang membuat keberanian untuk menulis kembali menjadi hilang.

Untuk itulah saya menyarankan jika kamu menulis cerita pengalaman pribadi, maka tulislah itu untuk diri sendiri.

Lho kok begitu, sih?

Iya, benar.

Photo by cottonbro

Ketika kamu menulis untuk diri sendiri, kamu akan menggali kenangan pengalaman dari cerita kamu sedalam mungkin. Kamu ingin membaca kisah yang kamu tulis itu dengan penuh penghayatan tanpa melewatkan satu titik kecil pun dampaknya bagi perasaan dan hidupmu. Secara tidak langsung, perasaan seperti ini akan membuat kamu menulis tidak lagi dengan pikiran yang berfokus kepada pembaca, namun kepada hati yang berfokus pada rasa dan kalbu.

Apa pun reaksi pembaca ketika menelusuri jejak kisah dalam tulisanmu, tidak akan lebih penting dari perasaan kamu sendiri saat menyelesaikan penulisannya. Dengan selesainya cerita pengalaman pribadi yang sudah kamu tulis, kamu akan menjadi orang yang bebas dan merdeka. Setidaknya merdeka dari kekangan pengalaman yang mungkin tidak akan keluar dari rongga dada.

Terus terang saya menyukai alasan seperti ini, karena itu pula yang menjadi alasan saya saat menyelesaikan buku Islamedina; Si Wajah Cahaya, yang tebalnya lebih dari 750 halaman.

Sudah Siap Menulis Cerita Pengalaman Pribadimu?

Photo by Meruyert Gonullu

Nah, setelah membaca cara menulis cerita pengalaman pribadi di atas, bagaimana sekarang? Apakah kamu sudah siap untuk mempraktikkannya?

Dengan latihan yang tekun dan konsistensi untuk terus menulis, hanya masalah waktu yang membatasimu untuk menjadi seorang yang expert. Oleh karena itu, tetaplah menulis dengan penuh disiplin, ya.

Oh ya, jika kamu tetap merasa kesulitan untuk melakukan berbagai langkah untuk menulis cerita pengalaman pribadimu menjadi sebuah buku, kamu bisa meminta bimbingan dari www.penulisgunung.id, kok.

Caranya gampang, kamu tinggal menghubungi saya melalui form kontak whatsapp yang sudah disediakan di bawah ini.

Jangan ragu, ya.


Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;


BAGAIMANA CARA MENULIS BUKU: SEBUAH PANDUAN SERIUS UNTUK PENULIS PEMULA

Bagaimana sebenarnya cara menulis buku yang paling efektif dan mudah dipraktikkan oleh para penulis pemula?

Jika kamu adalah salah satu orang yang memiliki keinginan untuk menjadi seorang penulis di kemudian hari, dan baru mulai mencobanya sekarang, panduan ini ditulis untuk kamu. Dengan panduan yang lengkap namun sederhana ini, kamu akan lebih cepat menyelesaikan penulisan buku dan meraih mimpimu menjadi seorang penulis.

Nah, bagaimanakah panduannya serta apa yang harus kamu lakukan?

Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Panduan Mudah dan Lengkap Cara Menulis Buku untuk Para Pemula

Photo by Suzy Hazelwood on Pexels.com

Bagi para penulis pemula, cara menulis buku dan menerbitkannya bisa saja adalah sebuah tantangan yang sulit. Namun dengan kesediaan kamu untuk belajar, semua proses ini sebenarnya adalah sesuatu yang sederhana dan gampang untuk dilakukan.

Apakah kamu sedang mempersiapkan diri untuk menulis kisah menarik, atau jenis tulisan apa pun yang ingin kamu tuliskan, panduan ini bisa kamu terapkan. Cara menulis buku tentang kisah hidup atau tentang apa saja, akan semakin mudah untuk dilakukan dengan menerapkan panduan-panduan ini nantinya.

Lantas, bagaimanakah panduannya?

Ini dia langkah-langkahnya

BACA JUGA:

Berlatih dan Kembangkan Keterampilan Menulismu Setiap Hari

Photo by fotografierende on Pexels.com

Menulis buku atau menulis apa pun yang sifatnya panjang dan kontinyu, tidak ubahnya seperti keterampilan dalam olahraga. Untuk bisa menjadi pemain bulu tangkis yang hebat, kamu tidak bisa meraihnya dengan membaca buku tentang bulu tangkis atau hanya menonton pertandingan badminton di TV saja.

Ada latihan yang konsisten dan terus menerus untuk mencapai sebuah keterampilan yang mumpuni.

Oh ya, apakah kamu tahu nama Khabib Nurmagomedov, petarung mixed martial art di UFC yang tidak pernah sekali pun kalah itu?

Untuk mendapatkan kemampuan bertarung yang sangat baik dan mental yang sangat siap, Khabib berlatih setiap hari. Ia tidak pernah babak belur dalam setiap pertandingan. Dan yang pasti rekor 29 kali menang dan tidak pernah kalah sekali pun telah membuktikan pada dunia bahwa ia adalah legenda dalam ajang olahraga tarung bebas tersebut.

Nah, demikian pula dengan cara menulis buku novel, cerpen, artikel, biografi dan lain sebagainya. Kamu harus melatih dan mengembangkan keterampilan kamu setiap hari dengan menulis, membaca, mengetahui sesuatu yang baru, dan lain sebagainya.

Kamu mungkin tidak akan sekaya J.K. Rowling, atau seterkenal Leo Tolstoy, tapi yang jelas kamu akan semakin bertumbuh menjadi seorang penulis setiap harinya.

Ciptakan Ruangan atau Tempat Khusus Menulis

Photo by Anthony Shkraba on Pexels.com

Cara menulis buku pemula yang juga jarang disadari oleh banyak penulis kadang adalah mengenai pentingnya sebuah tempat yang tepat untuk menulis. Kamu tidak bisa menciptakan karya tulis yang menarik jika kamu terganggu dengan apa yang ada di sekelilingmu.

Buatlah sebuah tempat khusus yang dapat kamu gunakan sebagai studio untuk menulis. Ketika kamu memasuki tempat tersebut dan berada di dalamnya, aura yang muncul adalah menulis dan berkarya. Lupakan sejenak tentang gangguan semacam televisi, video game atau pun handphone dan sosial media.

Tentu saja kamu dapat membuat tempat seperti itu di rumah kamu, di kamar tidur atau dimana pun kamu merasa nyaman.

Studio menulis tidak harus mewah dan lengkap. Namun studio menulismu haruslah mampu memberi suasana yang nyaman untuk menulis tanpa gangguan.

Menyediakan ruangan khusus untuk menulis adalah jawaban dari bagaimana cara menulis buku yang kedua.

BACA PULA:

Temukan Alasan yang Tepat Mengapa Kamu Ingin Menulis

Photo by Eva Elijas on Pexels.com

Banyak para penulis pemula yang memiliki impian besar untuk menjadi penulis, tidak menyadari betapa kesepiannya pekerjaan menjadi seorang penulis.

Kamu akan menghabiskan banyak waktu dengan duduk sendirian di depan monitor laptop atau komputer. Kamu akan disibukkan dengan riset, menulis, mengedit, layout, menentukan cover dan lain sebagainya. Dan sedihnya, semua itu akan lebih banyak kamu lewati dengan sendirian.

Jika sudah begini, beberapa orang akan menyerah dengan kebosanan. Dan impian mereka menjadi penulis pun kandas.

Dalam panduan cara menulis buku pemula PDF, seringkali ditekankan bahwa kamu harus menemukan alasan mengapa kamu menulis sebelum proses menulis itu sendiri. Kumpulkan setidaknya beberapa alasan sebagai pendorong, motivator, kobaran semangat, untuk kamu jadikan percikan tekad menulismu supaya tidak pernah padam.

BerkomitmenTinggi

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Menulis buku bisa memakan waktu yang lama. Bisa berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Tanpa komitmen yang kuat untuk menyelesaikannya, kamu akan menemui kesulitan untuk melihat apa yang kamu tulis ada di tangan para pembaca.

Apa pun jenis buku yang kamu tulis, fiksi atau pun non fiksi, semuanya akan membutuhkan komitmen tingkat tinggi untuk dijalani. Sayangnya, tidak setiap hari penulis merasa dalam kondisi terbaik untuk menulis. Writer block, kebosanan, jenuh, bad mood, kesibukan, pekerjaan dan lain sebagainya, adalah beberapa rintangan yang siap menjegal impianmu.

Jika sudah begini, komitmenmu pada hasil akhir, dalam arti komitmenmu untuk menyelesaikan buku, adalah kunci untuk bisa melewatinya.

BACA JUGA:

Riset dan Cari Tahu Siapa Pembacamu

Photo by Zichuan Han on Pexels.com

Langkah menulis buku selanjutnya yang juga tidak boleh kamu lupakan adalah dengan mencari tahu tentang siapa sebenarnya yang akan menjadi pembaca ideal kamu nantinya?

Orang-orang membeli buku karena mereka membutuhkan informasi, mencari hiburan atau supaya mereka merasa terinspirasi. Ketika kamu mengetahui apa yang calon pembaca bukumu inginkan, yang harus kamu lakukan kemudian adalah dengan menyesuaikan apa yang bisa kamu tulis untuk mereka.

Titik terbaik sebagai jalan keluar dari hal ini adalah dengan mengenal seperti apa target pembacamu dan apa yang mereka inginkan. Langkah selanjutnya adalah dengan mencari titik tertentu dalam tulisan kamu yang selaras dengan keinginan mereka untuk dikembangkan.

Misalkan kamu menulis buku untuk diterbitkan berupa novel yang calon pembacanya adalah remaja, maka kamu harus pula mengenal remaja targetmu itu seperti apa, apa yang mereka sukai, topik seperti apa yang akan membuat mereka senang.

Kemudian temukan apakah topik tulisanmu sesuai dengan yang mereka inginkan, dan berfokuslah disana.

Pelajari Buku Lain

Photo by Leah Kelley on Pexels.com

Jika kamu adalah penulis buku misteri, maka tidak ada salahnya untuk membaca buku dengan genre yang sama. Ini bukan untuk menjiplak, meniru atau plagiat, tapi ini adalah semacam studi banding untuk menggali keunggulan tulisan kamu.

Kamu bisa melakukan ini dengan tidak harus menamatkan semua buku yang memiliki genre sama dengan yang kamu tulis. Kamu mungkin bisa memilih 10 buku yang terbaik di antaranya, kemudian mulai mempelajari mengenai judulnya, kategorinya, dan juga beberapa ide yang tersimpan di dalamnya.

Untuk memudahkan prosesnya, kamu mungkin juga bisa melihat review dari para pembaca buku tersebut. Catat dan identifikasi apa yang mereka suka, apa yang mereka tidak suka dan, apa pula yang mereka harapkan.

BACA PULA:

Kumpulkan Ide Buku

Photo by Dom J on Pexels.com

Jika kamu menulis buku fiksi namun mengambil lokasi yang nyata, maka detail adalah sesuatu yang sangat penting. Kamu harus mampu menggambarkan setting lokasi cerita fiksimu itu serinci mungkin.

Namun jika kamu menulis buku non fiksi, maka sumber dan riset adalah yang paling mendasar. Sebuah karya ilmiah tentunya membutuhkan sumber yang jelas, referensi yang cukup, dan juga penelaahan yang memadai dari penulisnya.

Oleh karena itu sebelum kamu mantap menulis sebuah buku, baik fiksi atau pun non fiksi, kumpulkan sebanyak mungkin ide mengenai bukumu. Secara sederhana kamu bisa melakukan ini seperti cara menulis buku pelajaran dimana kerangka dan listicle memudahkan prosesnya.

Tetapkan Buku yang Kamu Tulis

Photo by Ketut Subiyanto on Pexels.com

Jika kamu menulis buku non fiksi, ini adalah bagian yang tidak bisa kamu langkahi. Kamu harus mengenal bukumu sebaik mungkin bahkan sebelum kamu menulisnya sekali pun.

Tuliskan beberapa pertanyaan berikut ini dalam sebuah kertas kosong, kemudian jawablah sendiri dengan sangat jujur. Tidak perlu khawatir dengan penilaian, tidak ada yang akan melihat jawaban yang kamu tuliskan.

  1. Untuk siapa sebenarnya buku yang ditulis ini?
  2. Apa ide besar yang ada dibalik buku ini?
  3. Apa sebenarnya yang menjadi kekuatan dan kelemahan saya dalam menuliskannya?
  4. Apa yang membuat buku ini berbeda dengan buku lain yang sejenis?
  5. Apa yang ditawarkan buku ini sehingga ia layak dibaca?

Sebenarnya bagian cara menulis buku ini seperti menulis rencana internet marketing. Jadi kamu memulainya dengan menganggap bahwa bukumu adalah sebuah produk yang harus memiliki nilai jual yang dapat menjawab kebutuhan pembaca.

BACA JUGA:

Tentukan Tipe Gaya Menulismu

Photo by Dziana Hasanbekava on Pexels.com

Jika kamu menuliskan bukumu menggunakan pemetaan terlebih dahulu seperti plot cerita, penyusunan karakter, penetapan setting, menggunakan kerangka yang lengkap dan lain sebagainya, maka kamu adalah jenis penulis dengan gaya Plotters.

Namun, jika kamu menulis benar-benar mengalir saja, kamu hanya membiarkan dirimu hanyut bersama alur cerita dalam pikiranmu ketika menulis, atau kamu seakan dibimbing Tuhan dalam menulis setiap kata tanpa rencana, maka kamu adalah penulis dengan gaya Pantsers.

Apa pun gaya yang membuat kamu nyaman dalam menulis, lakukan.

Setiap orang akan memiliki gaya menulisnya masing-masing. Dan itu akan membutuhkan proses serta tidak menjadi masalah.

Saat menulis novel Merapi Barat Daya yang mendapat rating sempurna dari pembacanya itu, saya menulisnya dengan gaya Pantsers. Sementara saat menulis buku non fiksi seperti Dewi Gunung, Mahkota Himalaya dan yang lainnya, maka saya menulisnya dengan gaya plotters.

Kamu bebas memilih salah satu sebagai gayamu, atau bahkan kedua-duanya sekaligus.

Wawancarai Orang yang Berpengalaman

Photo by Sora Shimazaki on Pexels.com

Wawancara adalah cara menulis buku yang bisa kamu lakukan jika kamu menulis non fiksi. Atau bahkan juga untuk buku fiksi.

Jika kamu menulis misalnya tentang dunia pendidikan, maka melakukan beberapa wawancara dengan pendidik, dengan guru, dengan penulis buku pelajaran dan pengambil keputusan, tentu saja akan lebih menarik.

Hasil wawancara akan memberi kamu perspektif baru yang akan membuat buku yang kamu tulis menjadi lebih kaya.

BACA PULA:

Buat Kerangka Buku

Photo by Michael Burrows on Pexels.com

Outline atau kerangka adalah bagian sangat penting dalam cara menulis buku kisah hidup atau buku apa pun juga. Jadi, jangan diabaikan.

Membuat kerangka akan membuat kamu menulis lebih cepat, lebih tepat sasaran dan tidak melebar terlalu jauh. Kerangka yang mendetail juga mampu menambah produktivitas dalam menghasilkan buku dalam waktu yang lebih singkat.

Pada penulisan buku fiksi, kerangka juga bisa diterapkan dengan membuat plotting terlebih dahulu. Seperti disampaikan sebelumnya, jika kamu mengambil setting sesuatu yang nyata, membuatnya menjadi lebih mendetail adalah sesuatu yang lebih menarik.

Bertahap Seperti Marathon

Photo by Pixabay on Pexels.com

Ketika marathon, sangat berbahaya bagimu untuk langsung melibas 50 kilometer dalam satu kali putaran, Kamu akan lebih aman dan nyaman jika melakukannya secara bertahanp namun kontinyu hingga garis finish.

Cara menulis buku pun demikian.

Susunan kata, kalimat, paragraf, halaman dan bab, tidak bisa kamu sikat sekaligus dalam sekali duduk. Kami bisa membaginya dalam beberapa bagian yang lebih kecil dalam mengerjakannya. Hari ini kamu bisa menulis tentang A misalnya beberapa paragraf, besok kamu bisa melakukan hal yang sama untuk topik tengan B, C, D dan seterusnya.

BACA JUGA:

Menulislah Setiap Hari

Photo by Karolina Grabowska on Pexels.com

Seorang penulis profesional bisa menulis hingga 4.000 kata setiap hari atau bahkan lebih.

Ini terdengar berat bagi beberapa orang, bukan?

Menulis setiap hari secara konsisten itu membutuhkan tekad dan komitmen yang serius dan tidak setiap orang mampu melakukannya. Untuk menyiasatinya, kamu juga bisa melakukan hal ini secara bertahap. Misalnya dengan menetapkan target penulisanmu setiap hari dalam jumlah tertentu.

Untuk penulis pemula, jumlah 300 hingga 500 kata itu sudah cukup mengesankan jika konsisten dilakukan setiap hari. Dengan pengalaman dan jam terbang, satu hari 4.000 atau 5.000 kata tidak akan menjadi masalah lagi untukmu.

Selesaikan Naskah Pertamamu tanpa Rasa Khawatir

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Lupakan typho, salah ketik, ejaan yang salah, pemenggalan yang keliru, atau berbagai kesalahan teknik umum lainnya saat kamu menulis naskah pertamamu. Pokoknya, hilangkan kekhawatiran dalam hatimu saat menyelesaikan draf pertama buku yang kamu tulis.

Tujuan paling penting dari penulisan draf pertama adalah harus selesai, bagaimana pun hasilnya.

Nah, setelah draf pertama selesai, panduan cara menulis buku baru meminta kamu untuk memperbaikinya melalui editing, membaca ulang, dan perbaikan-perbaikan yang diperlukan untuk menyempurnakan naskahnya.

BACA PULA:

Terima saja jika Kamu Membuat Kesalahan

Photo by Ketut Subiyanto on Pexels.com

Membuat kesalahan dalam proses menulis itu adalah sesuatu yang biasa. Apalagi jika itu adalah draf pertama.

Kamu mungkin akan salah dalam menuliskan nama tempat, istilah, menuangkan dialog, atau bahkan membuat urutan plot bab yang sesuai. Jika kamu menemukan hal ini saat kamu membaca ulang draf pertama yang kamu tulis, artinya kamu sudah sukses melangkah ke tahap penulisan yang lebih baik.

Ada beberapa penulis pemula yang merasa begitu frustasi ketika menemukan naskah pertama terlihat demikian kacau.

Sejujurnya, itu bukanlah masalah. Bahkan hampir setiap penulis besar yang kamu kenal, melewati hal yang sama dalam proses tumbuh kembang mereka menjadi penulis.

Terima saja kenyataan jika kamu membuat kesalahan dalam naskah pertamamu. Jika kamu mampu menjaga semangat dan konsistensimu untuk tetap stabil, kamu akan melihat betapa cepat kamu nantinya berkembang dalam penulisan selanjutnya.

Atur Waktu Menulismu dengan Baik

Photo by JESHOOTS.com on Pexels.com

Ini mungkin lebih kepada tips menulis buku yang baik. Saya juga sudah menuliskan hal ini dalam beberapa postingan saya untuk topik yang relevan.

Kemampuan mengatur waktu untuk menulis dan konsisten menjalaninya adalah bagian besar dari kesuksesan menulis itu sendiri, paling tidak dalam hal produktivitas dan efektivitas.

Saya biasa mulai menulis buku sejak jam 03:00 pagi hingga jam jam 06:00, atau setelah anak-anak saya terbangun. Siang harinya saya juga menulis artikel untuk pekerjaan saya sebagai content writer atau ghost writer, kemudian sore dan malam harinya saya lanjutkan dengan menulis untuk blog yang saya kelola.

Sebagai penulis pemula, kamu mungkin tidak bisa menulis seharian dan setiap hari. Untuk itu aturlah waktumu sebaik mungkin dan temukan saat paling ideal bagi kamu untuk menulis.

Dan yang paling penting, disiplinlah dalam menjalaninya

BACA INI JUGA, YUK:

Tetapkan Deadline

Photo by Black ice on Pexels.com

Penulis profesional menulis menggunakan deadline.

Ini bukan seperti mempersiapkan sebuah hukuman pancung jika kamu terlambat menyelesaikan tulisan, namun lebih sebagai dorongan supaya kamu bisa menulis secara disiplin dan menyelesaikan buku kamu tepat waktu.

Deadline akan membantu kamu untuk mengatur strategi dalam menulis, baik dalam soal waktu mau pun dalam soal target harian.

Seumpama kamu mulai menulis pada bulan Januari dan menargetkan buku kamu berjumlah 60.000 kata. Kemudian kamu memasang deadline pada akhir bulan April. Maka kamu setidaknya memiliki waktu selama 4 bulan atau 120 hari dalam menuliskannya.

Secara sederhana kamu harus menulis setidaknya 500 kata dalam satu hari untuk membuat targetmu tercapai dan buku kamu selesai tepat waktu, bukan?

Lawan Writer Blocks

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Sebagai penulis, tidak setiap hari kamu terinspirasi untuk menulis. Ada kalanya kamu akan merasa jenuh, bosan, tidak tahu harus menulis apa, atau merasa menghadapi dinding tebal kebuntuan yang tidak dapat kamu tembus.

Dan kamu sudah tahu kan, itu adalah writer block?

Lantas, apa saran terbaiknya saat menghadapi writer block seperti ini?

Tidak ada saran yang paling baik dalam menghadapi writer block selain dengan melawannya. Cari tips menghadapi writer block untuk kemudian menulislah lagi. Jangan berlama-lama memanjakan kemandulan para penulis ini sehingga membuat kamu terbiasa berdamai dengannya.

Lawan writer block, dan jangan menyerah dengannya.

BACA PULA:

Lihat Kembali Proses yang sudah Kamu Lakukan

Photo by Markus Winkler on Pexels.com

Ketika writer block melanda, lihat kembali seberapa jauh kamu telah melangkah. Dengan melihat, membaca dan me-review kembali apa saja yang sudah kamu lakukan, kamu akan menyadari bahwa kamu semakin dekat pada tujuan.

Bisa saja kamu telah menulis 10.000 kata, 30.000 kata atau bahkan 50.000, dan jika kamu memilih menyerah pada writer block ketika pencapaianmu sudah sedemikian signifikan, itu adalah satu hal yang sangat disayangkan.                                                                                                     

Melihat kembali proses yang sudah dilalui akan memberi kamu kekuatan untuk terus menulis.

Karyamu hampir saja selesai dituliskan, jangan menyerah oleh rintangan dan writer block yang datang menghadang.

Beri Jeda Sebelum Melakukan Editing

Photo by Pixabay on Pexels.com

Bagaimana cara menulis buku selanjutnya adalah dengan memberikan jeda sebelum kamu melakukan proses editing. Jeda ini bisa satu minggu atau dua minggu, atau tergantung kamu dalam menetapkan waktunya. Hal yang paling penting adalah, jeda ini mampu memberi kamu kesegaran dan relaksasi sejenak setelah menulis sepanjang waktu.

Di samping itu, dengan memberikan jeda antara penulisan draf pertama dan editing yang harus kamu lakukan selanjutnya, kamu memiliki kesempatan untuk sedikit merayakan keberhasilanmu.

Bagaimana pun juga, keberhasilan menyelesaikan naskah pertama bagaimana pun hasilnya, adalah kesuksesan pertama yang sudah selayaknya dirayakan oleh seorang penulis pemula. Selain itu, jeda ini juga akan membuat pikiranmu lebih fresh, lebih tenang dan lebih nyaman ketika melakukan editing nantinya.

BACA JUGA:

Tetapkan Budget Penerbitan Mandiri

Source: Business Khow-How

Hal yang paling saya sukai dalam menerbitkan buku saat ini adalah kamu tidak harus melakukannya melalui penerbit besar untuk mempublikasikan bukumu. Dengan berbagai pertimbangan, menerbitkan buku secara mandiri jauh lebih menyenangkan untuk dilakukan.

Nah, dalam penerbitan mandiri ini, kamu tentu saja harus memikirkan biayanya.

Beberapa penerbit indie mengharuskan penerbitan dalam jumlah tertentu, bisa 20 atau bahkan 50 eksemplar. Paket ini juga sebagian besar sudah dilengkapi dengan layanan ISBN, desain cover, dan layouting.

Setelah naskahmu selesai dan kamu anggap sudah siap terbit, maka kamu dapat memperhitungkan berapa biaya yang akan kamu siapkan untuk mempublikasikannya.

Cari Editor Profesional dan Proofreader Berpengalaman atau Lakukan Sendiri

Source: Fiverr

Secara pribadi, saya tidak pernah menggunakan editor profesional atau pun proofreader berpengalaman untuk semua buku-buku saya. Dengan segala keterbatasan, saya harus melakukan semua pekerjaan itu sendiri.

Namun seiring pengalaman dan jam terbang, semua proses menjadi semakin baik dan menyenangkan. Editing memang memerlukan upaya yang ekstra untuk bisa dilakukan, proofreading juga demikian.

Akan tetapi jika kamu memiliki cukup banyak bujet dan  ingin menghasilkan buku yang lebih bonafit, kamu bisa menggunakan jasa editor dan proofreader. Namun yang paling penting adalah, bagian ini tidak boleh menghalangi kamu untuk terus mem-publish bukumu meskipun bujet kamu sendiri terbatas.

YUK, BACA INI JUGA:

Terbitkan Bukumu

Source: Babyblog

Nah, ini adalah bagian yang paling mengasyikkan sekaligus juga menegangkan dalam proses menjadi seorang penulis. Menerbitkan buku hasil karya pertama kamu akan memberikan perasaan yang luar biasa. Kamu akan mendapatkan pengalaman dan sensasi tersendiri ketika melakukannya nanti.

Apa pun cara penerbitan yang kamu pilih, indie atau pun mayor, rasa deg-degan menunggu hasil cetakan bukumu adalah sesuatu luar biasa.

Kamu bisa saja masih akan menemui berbagai kesalahan setelah membaca buku kamu secara langsung nantinya. Kamu mungkin akan berkata; seharusnya covernya begini, penulisannya begini, atau kalimatnya begini. Namun, lupakan sejenak mengenai hal itu. Rayakan saja kesuksesanmu yang telah berhasil menerbitkan sebuah buku.

Dapatkan Feedback dan Review

Photo by fotografierende on Pexels.com

Selanjutnya setelah buku kamu jadi dan mulai didistribusikan kepada pembeli, mintalah kepada mereka untuk memberi kamu feedback atau sedikit review ringan.

Apa pun review yang mereka berikan, buka hati kamu selebar mungkin untuk menerimanya.

Pujian, saran, kritik, referensi dan semacamnya, adalah hal berharga utuk menyempurnakan tulisan-tulisan kamu selanjutnya.

Selanjutnya Bagaimana?

Source: Balloon One

Nah, itu adalah serangkaian langkah cara menulis buku yang sebenarnya dapat kamu pahami dengan mudah dan praktikkan. Dengan latihan dan konsistensi terus-menerus, kamu akan semakin mahir dan berpengalaman melakukannya.

Oh ya, jika kamu masih merasa mempraktikkannya, kamu bisa meminta bimbingan penulisan buku pada www.penulisgunung.id juga, lho. Caranya gampang, kamu hanya perlu menghubungi melalui form kontak yang telah disediakan.

Selamat mencoba!


Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

BAGAIMANA MENULIS DAN MENERBITKAN BUKU NON FIKSI DALAM 30 HARI ATAU KURANG

Menulis dan menerbitkan buku non fiksi bisa dilakukan dengan mudah dan dalam waktu yang singkat, asalkan kamu mengerti caranya. Dengan metode sistematis yang tepat, kamu akan merasakan produktivitas yang signifikan dalam menulis dan menghasilkan karya non fiksi.

Lantas, bagaimanakah cara menulis dan menerbitkan buku non fiksi dengan mudah dan sistematis dalam waktu cepat?

Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

BACA JUGA:

5 Langkah Mudah Menulis dan Menerbitkan Buku Non Fiksi yang Bahkan Bisa Rilis dalam Satu Bulan atau Kurang

Photo by Sunsetoned on Pexels.com

Secara sederhana pengertian buku non fiksi adalah sebuah buku yang disusun berdasarkan sumber-sumber yang jelas dan non-imajinatif. Dengan adanya sumber-sumber yang jelas ini, tentu saja penyusunan dan penulisan buku dapat ditentukan secara lebih spesifik.

Namun demikian, meskipun sumber penulisan buku non fiksi sudah jelas, tidak semua penulis mampu menulis buku jenis ini secara efektif, efisien dan juga produktif. Bahkan beberapa penulis atau calon penulis merasa lebih kesulitan menulis buku non fiksi daripada buku fiksi.

Sumber penulisan buku fiksi yang paling dominan tentu saja imajinasi penulis itu sendiri. Artinya, semakin luas dan baik kamu menggunakan imajinasimu, maka semakin baik dan luas pula penulisanmu dalam fiksi.

Nah, bagamaina dengan menulis buku non fiksi?

Berikut ini adalah 5 langkah yang mudah dilakukan untuk menulis buku non fiksi. Bahkan tidak hanya menulisnya, kamu juga sekalian dipandu untuk sekaligus menerbitkannya. Menariknya, semua ini dapat kamu lakukan dalam waktu satu bulan saja bahkan kurang.

Atur Jadwal Menulis yang Konsisten dan Disiplin

Source: System Pro

Apa pun jenis buku nonfiksi yang ingin kamu tulis dan tak peduli seberapa baik kamu menguasai topiknya, semua itu tidak akan lebih penting daripada kedisiplinan saat kamu menuliskannya.

Kedisiplinan dalam menulis dan konsistensi dalam menjalaninya adalah rahasia semua penulis. Kamu harus memiliki hal itu jika ingin menyelesaikan buku non fiksimu dan menerbitkannya dalam waktu yang singkat. Tanpa kesediaan untuk disiplin dalam menulis, sulit rasanya untuk menyelesaikan jenis buku apa pun, baik fiksi mau pun non fiksi.

Tipsnya disini adalah dengan membuat sebuah jadwal menulis yang disiplin dan bisa kamu patuhi sendiri. Tetapkan berapa lama waktu yang akan kamu gunakan untuk menulis dalam satu hari, atau berapa kata yang harus kamu selesaikan dalam periode tersebut.

Namun inti dari langkah yang pertama ini adalah kamu harus bisa mematuhi dan konsisten menjalankannya.

Buat Kerangka Penulisan yang Rinci

Source: Marc Johnson

Dalam penulisan non fiksi, outline atau kerangka penulisan adalah bagian yang krusial dan harus ada. Pilihannya adalah, ada yang menggunakan kerangka sebagai garis besar penulisan, namun ada pula yang memanfaatkan outline lebih dari sekedar itu.

Untuk membuat susunan buku non fiksi yang sistematis, mudah dipahami dan juga lebih gampang dieksekusi dalam proses penulisannya, outline adalah hal yang harus kamu perhatikan dengan seksama. Luangkan waktumu lebih banyak untuk membuat kerangka yang detail dan terperinci.

Lho, mengapa harus terperinci dan detail? Bukankah ini hanya outline saja?

Waktu 30 hari untuk menulis dan menerbitkan sebuah buku adalah waktu yang terbatas. Supaya tujuan ini bisa dilakukan dengan baik, kamu membutuhkan strategi yang akan memudahkan kamu dalam segala hal, termasuk pula dalam hal pembuatan outline.

Semakin detail dan rinci kamu membuat kerangka, maka semakin mudah kamu menulisnya kemudian. Dan tentu saja, itu akan membuat proses penulisan kamu menjadi lebih cepat.

BACA PULA:

Perkirakan Jumlah Kata Penargetan

Source: Blogsays

Dalam 10 contoh buku non fiksi yang seringkali disampaikan, jumlah kata rata-rata yang dipergunakan adalah 30.000 – 75.000 kata.

Namun dengan waktu satu bulan atau 30 hari, kamu mungkin harus mempertimbangkan sebuah buku non fiksi singkat dan tidak begitu tebal untuk ditulis. Jumlah kata buku non fiksi untuk jenis ini biasanya berkisar antara 20.000 – 50.000 kata.

Jadi sederhananya begini;

Jika kamu menargetkan jumlah kata dalam buku non fiksimu adalah 30.000 kata, maka tentu saja setiap hari kamu setidaknya harus menulis 1.000 kata. Dalam waktu satu bulan kamu akan memiliki buku dengan tebal kurang lebih 30.000 kata. Asalkan kamu konsisten melakukannya.

Nah, selebihnya kamu hanya butuh waktu untuk melakukan editing, layouting, membuat cover dan juga publishing tentu saja.

Buat Rencana Pemasaran

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Dengan waktu hanya 30 hari untuk menulis dan menerbitkannya sekaligus, kamu tentu saja tidak punya waktu banyak untuk memasarkan buku yang kamu tulis. Nah, supaya buku ini setidaknya memiliki pembeli, kamu harus memikirkan teknis pemasaran yang sederhana dan efektif.

Tips yang bisa kamu lakukan untuk menyiasati hal ini adalah dengan memasarkannya melalui sosial media, jaringan teman-teman, whatsapp group dan lain sebagainya.

Jadi selama proses menulis dan bukumu misalnya sudah selesai 75%, kamu sudah mulai dapat mempromosikannya di berbagai platform yang kamu pilih. Kamu bisa menerapkan sistem pre- order untuk meminimalisir risiko tidak terjual.

Cara lain yang juga bisa kamu lakukan misalnya mengadakan kontes membuat cover, memposting kutipan-kutipan terbaik dari buku yang kamu tulis secara teratur, dan lain sebagainya. Namun tetap harus diingat bahwa yang menjadi prioritasmu adalah menyelesaikan bukumu sesuai tenggat waktu yang telah kamu tetapkan.

Pilih Platform Penerbitan

Photo by Christina Morillo on Pexels.com

Jika kamu memilih untuk menerbitkan buku yang kamu tulis secara digital, maka kamu dapat menghindari kerepotan dalam proses cetak dan semacamnya. Namun, memilih cover yang baik dan membuat layouting yang menarik, tetap harus kamu lakukan.

Dalam platform digital, kamu bisa memilih menerbitkannya di Google Play Book, Online Store dan lain sebagainya. Kamu hanya perlu menyiapkan buku non fiksi PDF dan semuanya sudah siap untuk dipasarkan.

Namun jika kemudian kamu memilih untuk memasarkan bukumu dalam versi cetak dan juga digital, maka kamu juga harus memikirkan percetakan dan penerbitannya. Kamu bisa memilih untuk menggunakan ISBN atau melewatkannya sementara waktu.

Bagaimana jika Masih Kesulitan Melakukan 5 Langkah di Atas?

Photo by Olya Kobruseva on Pexels.com

Jika kamu masih merasa kesulitan untuk membuat bukumu meskipun sudah membaca langkah-langkah di atas hingga tuntas, maka kamu bisa meminta bantuan pada penulis blog ini dan menggunakan jasanya. Kamu akan dibimbing untuk bisa menyelesaikan buku sampai terbit.

Caranya mudah, kamu hanya perlu mengklik form kontak dan menuliskan pesanmu.

Jadi, jangan ragu untuk menghubungi www.penulisgung.id,  ya

BACA JUGA:


Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

5 LANGKAH MENGUBAH PTK GURU (PENELITIAN TINDAKAN KELAS) MENJADI BUKU BER-ISBN

Mengubah PTK Guru atau Penelitian Tindakan Kelas menjadi sebuah buku ber-ISBN sebenarnya bukanlah proses yang sulit. Dengan sedikit keterampilan dan modifikasi, kamu dapat mengeksekusinya dengan mudah. Selain menghemat waktu dan tenaga, proses yang tepat juga dapat memberikan kamu efisiensi waktu yang lebih baik.

Lantas, bagaimanakah cara mengubah data PTK guru menjadi sebuah buku ber-ISBN yang gampang untuk dilakukan?

Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Mengubah PTK Guru menjadi Buku ber-ISBN dalam 5 Langkah Mudah

Photo by Jess Bailey Designs on Pexels.com

Laporan Penelitian Tindakan Kelas atau PTK adalah sebuah karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seorang pendidik atau guru, laporan ini berisi hasil dari penelitian dan riset yang dilakukan oleh guru tersebut dalam kelas. Untuk sistematika penulisan PTK pun sudah ada ketentuannya.

Dalam teorinya, Penelitian Tindakan Kelas atau PTK memang dilakukan dalam upaya untuk menemukan permasalahan dalam kelas, kemudian mencari solusinya, dan mendokumentasinya dalam sebuah laporan PTK  yang sistematis.

Meskipun demikian, ada pula guru yang membuat PTK untuk keperluan yang berbeda. Selain untuk menemukan permasalahan, mendapatkan solusi, serta mendokumentasikan semua proses tersebut, tujuan lain yang paling populer dari pembuatan PTK adalah untuk syarat kenaikan pangkat.

Lantas, apakah ada perbedaan di antara keduanya?

Sebenarnya pada banyak contoh PTK guru, tidak ada perbedaan yang signifikan antara penyusunan PTK sebagai standar umum mau pun sebagai syarat kenaikan pangkat.

Namun memang pada PTK sebagai syarat kenaikan pangkat, adanya PTK menjadi salah satu syarat yang harus ada bagi seorang guru yang ingin menaikkan grade mereka.

BACA JUGA:

Bentuk-Bentuk Penelitian Tindakan Kelas atau PTK Guru yang Paling Banyak Direkomendasikan

Photo by Anete Lusina on Pexels.com

Berdasarkan buku 4, kenaikan pangkat guru yang menggunakan PTK sebagai syarat berlaku mulai dari golongan III/d ke IV.a. Jadi, guru pada konteks ini, diwajibkan untuk membuat PTK jika ingin mengajukan syarat kenaikan pangkat.

Nah, PTK sendiri memiliki banyak bentuk saat diajukan sebagai syarat kenaikan pangkat. Beberapa bentuk yang paling populer misalnya adalah;

  • Bentuk laporan PTK umum.
  • Jurnal.
  • Artikel populer di media massa.
  • Atau, buku ber-ISBN.

Penyusunan PTK sebagai syarat kenaikan pangkat dalam bentuk laporan umum, jurnal, atau artikel populer di media massa, tentunya sudah tidak asing lagi untuk kamu ketahui. Sementara membuat PTK atau mengubah Penelitian Tindakan Kelas menjadi sebuah buku ber-ISBN sendiri masih banyak guru atau pendidik yang bingung dalam melakukannya.

Lantas, bagaimanakah cara mengubah login PTK guru menjadi sebuah buku ber-ISBN?

Berikut adalah 5 tips yang bisa kamu ikuti dengan mudah.

Langkah Mudah Mengubah Penelitian Tindakan Kelas atau PTK Guru menjadi Buku ber-ISBN

Ada cara yang dapat kamu ikuti dengan mudah untuk melakukan hal ini. Beberapa langkah yang paling penting dan mudah dilakukan dalam proses ini adalah sebagai berikut;

Ubah Judul PTK Guru menjadi Judul Populer

Photo by cottonbro on Pexels.com

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan dalam mengubah laporan Penelitian Tindakan Kelas atau PTK Guru menjadi sebuah buku adalah dengan mengubah judulnya terlebih dahulu.

Penting untuk kamu pahami bahwa ada perbedaan yang signifikan antara cara penyajian judul untuk sebuah laporan PTK dengan sebuah judul buku karya tulis ilmiah yang populer. Langkah pertama ini meminta kamu untuk mengubah judul yang panjang dan detail dari sebuah PTK, menjadi judul yang lebih populer dan komersial.

Contohnya begini;

Jika judul laporan PTK yang kamu tulis adalah misalnya;

Penerapan Outdoor Learning untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Sejarah bagi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri Pasir Jambu 01 Tahun Pelajaran 2021/2022

Maka beberapa pilihan judul populer untuk sebuah buku ber-ISBN yang bisa kamu gunakan adalah;

  • Meningkatkan Prestasi Belajar dengan Outdoor Learning
  • Outdoor Learning Sebagai Cara Jitu Meningkatkan Prestasi Belajar
  • Outdoor Learning dan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar
  • Dll.

Buat Struktur PTK menjadi Struktur Buku

Photo by Anete Lusina on Pexels.com

Selanjutnya setelah kamu mendapatkan judul yang tepat untuk buku ber-ISBN gubahan dari judul PTK yang kamu miliki, maka kamu sekarang dapat berfokus pada membuat struktur bukunya sendiri.

Maksudnya adalah; bagaimana kamu menyusun layouting atau kerangka laporan PTK yang sudah tersedia menjadi sebuah layouting buku yang populer. Ini mungkin akan membuat kamu harus mengubah jumlah bab, pembagian pokok bahasan, judul bab, dan lain sebagainya.

Pada contoh PTK guru SMP yang kompleks misalnya, kamu dapat membagi laporan itu menjadi sesuatu yang lebih sederhana dan eye catching. Perlu juga untuk kamu ingat dalam proses mengubah PTK menjadi buku ber-ISBN adalah bahwa hal ini juga memperluas jaringan pembaca.

Artinya; kamu tidak lagi berfokus pada susunan kertas yang akan dibaca sebagai hasil laporan. Namun kamu juga membuat sebuah tulisan yang memikat untuk dibaca olehh orang lain yang tidak terkait dalam laporan PTK yang dibuat.

Susun Bab Buku Berdasarkan Susunan Bab PTK

Photo by Anete Lusina on Pexels.com

Nah, setelah kamu mendapatkan layouting atau kerangka yang tepat dari buku gubahan PTK yang akan kamu terbitkan, kamu dapat memfokuskan pada pokok bahasannya sendiri.

Dalam penyusunan pokok bahasan PTK menjadi sebuah buku ber-ISBN ini, kamu juga perlu memperhatikan beberapa hal antara lain, yaitu;

  • Hapus dan ubah rumusan masalah, manfaat dan definisi operasional. Ganti penulisan background semacam ini menjadi sebuah paparan yang menjelaskan kondisi memprihatinkan terkait pembelajaran yang diampu.
  • Kata-kata yang menjelaskan ‘penulis melakukan penelitian tindakan kelas…” dapat diubah narasinya menjadi misalnya; “Buku ini ditulis berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang berjudul…”.
  • Modifikasi semua bagian yang mencirikan penelitian pada satu tempat secara khusus. Susunan buku sebaiknya membahas objek permasalahan secara umum. Sekolah yang menjadi objek penelitian dapat dibahasakan sebagai sampel permasalahan dan solusi yang diajukan.

Lengkapi Persyaratan Mendapatkan ISBN

Photo by Anete Lusina on Pexels.com

Nah, ini adalah bagian yang tidak boleh tertinggal dalam verifikasi PTK guru, yakni ISBN itu sendiri. Beberapa orang bahkan lebih tertarik untuk mengutamakan ISBN itu sendiri dibandingkan isi dan pemaparan buku dari PTK yang merupakan faktor yang lebih fundamental.

ISBN atau International Standard Book Number, hakikatnya adalah sistem pencatatan buku supaya dapat dengan mudah untuk dikenal dan didata. ISBN bagaimana pun krusialnya sebagai bagian dari syarat kenaikan pangkat seorang guru terkait laporan PTK, tidak pernah lebih penting dari isi buku itu sendiri.

Mengajukan ISBN untuk sebuah buku itu tidak serumit yang dibayangkan. Selama sebuah buku telah memenuhi syarat-syarat pengajuan berupa misalnya: halaman judul, halaman cover, halaman kata pengantar, halaman daftar isi, halaman daftar pustaka, biodata penulis dan lain sebagainya, sebuah buku dapat memperoleh ISBN dengan mudah.

Jadi yang ingin disampaikan adalah; PTK kenaikan pangkat guru dalam bentuk buku ber-ISBN itu bukan ISBN-nya saja yang penting. Namun isi dan esensi dari buku itu sendiri jauh lebih penting.

BACA JUGA:

Cetak dan Publikasikan

Photo by Anna Nekrashevich on Pexels.com

Nah, langkah terakhir setelah semua selesai adalah kamu dapat menemukan sebuah percetakan atau penerbit untuk mencetak buku kamu.

Bagian ini menjadi sesuatu yang susah-susah gampang untuk dilakukan. Untuk bisa mendapatkan buku yang siap cetak, kamu kadang harus mengeluarkan budget yang tidak sedikit. Biaya ini dibebankan untuk pengurusan dan pendaftaran ISBN, layouting, editing, desain cover dan lain sebagainya.

Belum lagi kemudian, waktu yang dibutuhkan sampai buku kamu selesai dicetak dan diterbitkan akan cukup lama. Bahkan ada beberapa penerbit yang meminta jangka waktu hingga lebih dari satu atau dua bulan.

Pada bagian ini, kamu juga harus mempertimbangkan deadline cetak buku kamu sendiri. Jangan sampai syarat kenaikan pangkat dari buku ber-ISBN yang dikembangkan dari PTK justru membuatmu kamu terlambat dalam memenuhi syarat kenaikan pangkat.

Jika Kamu Sangat Sibuk dan Sulit Mengerjakan Hal Ini…

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Maka kamu dapat menghubungi www.penulisgunung.id dan meminta  PTK yang kamu miliki untuk diubah menjadi buku ber-ISBN.

Dengan pengalaman yang dimiliki dan jam terbang penulisannya sendiri, www.penulisgunung.id akan menghasilkan buku terbaik hasil dari gubahan PTK yang sudah kamu miliki.

Jadi, jangan ragu untuk menghubungi kami, ya.



Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: