SINERGI FOUNDATION SEBAGAI SOLUSI ZAKAT ONLINE YANG SISTEMATIS DAN TEPAT SASARAN

Mungkinkah zakat dapat menjadi kunci kemakmuran suatu negeri?

Jika pertanyaan seperti ini diajukan pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz puluhan abad silam, maka jawabannya adalah; iya, zakat dapat menjadi kunci kemakmuran negeri dan ummat. Akan tetapi jika pertanyaan yang sama diajukan pada masa yang kontras dengan model pemerintahan khalifah besar dari dinasti Umayyah itu, maka jawabannya akan berlainan.

Nah, sebenarnya bisakah zakat menjadi solusi menuju kemakmuran sebuah negeri? Bagaimanakah cara mengaplikasikannya di tengah tantangan dunia modernitas saat ini?

Mari, simak ulasannya berikut ini.

Mengenal Sinergi Foundation dan Kiprahnya Sebagai Operator Zakat Online yang Amanah, Sistematis dan Tepat Sasaran

Source: Freepik

Pengertian Zakat

Secara sederhana, istilah zakat dapat diterjemahkan sebagai harta tertentu yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim kepada orang yang berhak menerimanya. Sementara menurut bahasa, zakat dapat didefinisikan sebagai sesuatu yang bersih, suci, tumbuh dan juga berkembang. Namun pemaknaan yang lebih sering digunakan bagi zakat adalah sesuatu yang telah menjadi hak Allah Yang Maha Kaya untuk dikeluarkan atau diberikan kepada fakir miskin.

Fungsi Zakat

Source: Freepik

Zakat memiliki fungsi yang sangat komprehensif dalam kehidupan sosial dan masyarakat. Zakat tidak hanya dapat dimaknai sebagai kewajiban seseorang dalam mengeluarkan sebagian hartanya lantaran perintah Allah semata. Akan tetapi, zakat juga memiliki fungsi yang secara ajaib telah dipersiapkan Allah untuk memberikan ketenangan dan kedamaian bagi setiap orang, baik bagi yang menerima zakat mau pun yang membayar zakat.

Bagi orang yang memberikan zakat, ritual ini memiliki fungsi sosial sebaga cara untuk mensucikan hati dari sifat kikir, tamak dan juga serakah. Sementara bagi penerima zakat, hal ini juga dapat mensucikan hati mereka dari perasaan iri, dengki, hasad, dan juga amarah.

Fungsi membersihkan dari zakat adalah dengannya harta yang dimiliki dapat dibersihkan. Artinya, jika dalam proses mengumpulkan harta terdapat cara-cara yang syubhat, maka zakat dapat membersihkannya. Zakat juga befungsi sebagai penumbuh atau pengembang karena dengan zakat harta seorang pemberi zakat justru akan bertumbuh dan berkembang.

Masih ada banyak fungsi dan manfaat lain dari zakat. Zakat pada tatanan negara yang lebih luas mampu menjadi cara efektif untuk mengentaskan kemiskinan. Zakat yang dikelola secara baik juga akan memberikan peran yang sangat besar bagi pemberantasan kejahatan yang berakar dari persoalan sosial. Pendek kata, fungsi dan manfaat zakat hampir mencakup semua bentuk kemaslahatan umat manusia.

Jenis-Jenis Zakat   

Source: Freepik

Umat islam hanya mengenal dua jenis zakat yang telah menjadi kewajiban untuk ditunaikan. Zakat yang pertama adalah zakal mal atau zakat harta. Zakat mal sendiri memiliki banyak jenis sebagai turunannya seperti zakat penghasilan, zakat perniagaan, zakat pertambangan, zakat pertanian, hasil laut, hasil temuan, zakat emas, bahkan hingga zakat obligasi dan semacamnya.

Sementara jenis zakat yang kedua adalah zakat nafs atau zakat jiwa, yang lebih populer pula dikenal sebagai zakat fitrah. Waktu menunaikan zakat fitrah sudah ditentukan yakni pada akhir bulan Ramadhan atau menjelang hari raya Idul Fitri.

Problematika Zakat pada Zaman Modern

Source: Freepik

Dari zaman dahulu hingga sekarang, zakat sebagai salah satu prospek penting perekonomian umat tak lepas pula dari permasalahan yang mengiringinya. Permasalahan utama misalnya adalah mengenai pengelolaan zakat, kemudian kurangnya kesadaran masyarakat untuk membayar zakat. Atau bahkan yang paling teknis dan terlihat sederhana adalah tentang kemudahan dalam membayar zakat.

Menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam membayar zakat tentu membutuhkan banyak kerjasama dan kerja keras. Sementara membangun sistem pengelolaan zakat yang amanah, tepat sasaran dan sesuai dengan syar’i, tentu juga membutuhkan lebih banyak dedikasi, sikap istiqomah, dan keikhlasan dalam melakukannya.

Allhamdulillah di Indonesia, bertumbuh pula berbagai lembaga yang ikut andil membantu suksesnya proses ibadah zakat sebagai bagian dari perekonomian umat. Kemudahan masyarakat untuk melaksanakan kebajiban bayar zakat telah dipermudah dengan lahirnya sistem zakat online yang tentu saja lebih sederhana, simple, efisien dan terorganisir.

Nah, salah satu lembaga yang kemudian mendedikasikan diri mereka untuk membantu problema zakat di masa modern ini adalah Sinergi Foundation. Dalam beberapa waktu terakhir, lembaga ini telah menjadi salah satu lembaga pengelola zakat yang terpercaya, sistematis, dan juga tepat sasaran.

Sekarang, apa sajakah kira-kira manfaat yang bisa Anda peroleh dengan berkontribusi sebagai mitra zakat pada Sinergi Foundation?

5 Manfaat Paling Signifikan Berzakat Melalui Sinergi Foundation                     

Source: Freepik

Sebagai lembaga pengelola zakat di zaman modern, Sinergi Foundation tentu memiliki juga beragam manfaat yang dapat Anda peroleh ketika menggunakan jasa mereka.

Beberapa keuntungan atau manfaat yang paling signifikan misalnya adalah;

Memudahkan

Source: Freepik

Keuntungan paling utama dari lembaga pengelola zakat modern adalah mereka seharusnya memberi kemudahan kepada orang-orang yang membayar zakat untuk menunaikan tanggung jawab mereka. Kemudahan harus mencakup banayak hal semisal proses pengumpulan zakat, penyaluran, laporan dan lain sebagainya.

Di zaman sekarang, ketika era digital dan internet menjadi portal semua sisi, maka lembaga zakat modern harus pula mampu menjangkaunya. Sinergi Foundation dalam hal ini mampu menjadi jembatan yang memberi banyak kemudahan dalam hal sinergitas zakat di Indonesia.

Memiliki Jangkauan Luas

Source: Freepik

Pada sudut pandang yang tepat, ruang dan waktu dalam dimensi modern kadang hanya sebatas ilusi. Lembaga zakat yang profesional semacam Sinergi Foundation memahami dan mengaplikasikan konsep tersebut tersebut dalam layanan mereka.

Dimana pun Anda berada, seberapa banyak pun waktu yang Anda miliki, Anda tetap dapat menggunakan layanan Sinergi Foundation selama Anda bisa mengaksesnya melalui layar ponsel. Hal ini tentu saja akan memudahkan lebih banyak orang untuk menunaikan kewajiban zakat mereka melalui Sinergi Foundation.

Tepat Sasaran

Source: Freepik

Di tengah kondisi perekonomian dunia yang terpuruk karena wabah Covid 19 ini, mungkin ada banyak bagian dari umat islam yang menjadi berhak sebagai penerima zakat lantaran kondisi ekonomi yang semakin merosot. Akan tetapi dalam menetapkan siapa saja orang yang berhak menerima zakat dan mengapa mereka menjadi prioritas, tentu saja membutuhkan analisa yang matang.

Nah, Anda yang melaksanakan kewajiban membayar zakat dan mengharapkan apa yang Anda lakukan dapat bermanfaat sesuai ketentuan, tentu menginginkan zakat Anda tepat sasaran. Untuk alasan satu ini, Sinergi Foundation sangat layak untuk Anda pertimbangkan.

Akuntabel

Photo by Pixabay

Tidak ada kewajiban bagi lembaga zakat untuk mengumumkan siapa saja orang yang menunaikan kewajiban zakatnya melalui mereka. Namun, bagaimana pun juga, sebuah lembaga yang diserahi tanggung jawab pengelolaan harta baik berupa uang mau pun benda-benda berharga, tetaplah harus akuntabel dan memiliki perhitungan yang rapi.

Akuntable dalam konteks ini bukan bermakna mengenai hitung-hitungan laba rugi lembaga pengelola zakat, akan tetapi lebih kepada akuntabilitas pengelelolaan zakat yang terdiri dari pemberi zakat, penerima zakat, bentuk zakat, prioritas, dan juga perhitungan mashlahat yang lebih banyak berdampak pada umat, dan lain sebagainya.

Insya Allah Amanah

Source: Freepik

Bagian paling pokok dari sebuah lembaga pengelolaan harta umat adalah mereka harus teruji amanah. Kemampuan dan keikhlasan untuk menyampaikan amanah pemberi zakat kepada penerima zakat harus benar-benar dapat diterjemahkan secara berkesinambungan. Dan amanah menjadi bagian paling dasar dari fungsi ini.

Kemampuan untuk melaksanakan amanah sebaik mungkin ini adalah top priority bagi lembaga pengelola zakat seperti Sinergi Foundation. Amanah ini pula dalam implementasinya, akan memberikan rasa tentram dan damai dalam hati pemberi zakat karena tahu bahwa zakat yang mereka keluarkan, sungguh-sungguh telah diberikan kepada orang yang paling tepat dan dengan cara yang paling tepat pula.


Nah, itu adalah sekelumit mengenai Sinergi Foundation dan kiprah mereka dalam pengelolaan zakat online. Dalam sudut pandang yang utuh, dapat dilihat bahwa zakat dengan realisasi yang paling tepat, ternyata memang memberi dampak yang signifikan bagi kejahteraan ummat.

Dan bisa saja ini adalah ikhtiar kecil yang dapat kita lakukan untuk menjawab pertanyaan pada awal tulisan ini tadi mengenai; mungkinkah zakat dapat menjadi kunci kemakmuran suatu negeri?

Wallahu’alambisshawab

Dan, selamat berzakat!

HENTIKAN 13 HAL BERIKUT UNTUK MENGHARGAI DIRI SENDIRI

Sehebat apa pun karakter yang kamu miliki, menghargai dan menghormati orang lain tidak pernah lebih penting daripada menghargai diri sendiri. Beberapa orang menganggap bahwa menghargai orang lain adalah puncak dari kebijaksanaan, namun itu tidak tepat. Justru puncak kebijaksanaan dari seorang manusia di zaman modern seperti sekarang ini adalah dengan kemampuannya untuk menghargainya diri sendiri.

Lantas, bagaimana pula caranya menghargai diri sendiri itu?

Salah satu cara yang paling mudah dalam upaya untuk memberikan hormat kepada diri sendiri adalah dengan tidak lagi melakukan hal-hal yang menafikan nilai-nilai diri sendiri. Sikap menafikan diri sendiri ini hadir dalam beragam tindakan yang bahkan mungkin tidak disadari. Akan tetapi imbas tindakan ini seperti sampah yang menumpuk, pada akhirnya menggunung dan menguburkan hal-hal baik yang ada dan seharusnya bisa tumbuh.

Nah,  apa saja sih tindakan yang termasuk sebagai sikap tidak menghargai diri sendiri itu? Berikut uraiannya lengkapnya untuk kamu.

13 Sikap Negatif yang Harus Dihentikan untuk Menghargai Diri Sendiri

Source: Youtube

Prinsip menghargai diri sendiri sama sekali sekali bukan prinsip yang egois. Secara sederhana sikap menghormati diri sendiri adalah bentuk kedewasaan seseorang untuk bertindak dan menyikapi berbagai kejadian dalam kehidupan.

Mengambil sikap untuk menjadikan diri sendiri sebagai sebuah objek untuk dihormati kadangkala tidak mudah dilakukan, apa lagi bagi orang-orang yang menganut prinsip; Aku juga rela menjadi lilin untuk menerangi harimu yang gulita. Orang-orang seperti ini kadang demi alasan nggak enakan, akhirnya mengorbankan diri mereka sendiri supaya orang lain merasa tetap nyaman.

Ada banyak cara-cara menghargai diri sendiri yang mungkin sering kamu dengar. Akan tetapi langkah yang paling utama dari proses untuk memulainya adalah dengan mulai belajar menekan tombol ‘stop’ untuk sesuatu yang selama ini kamu lakukan, yang ternyata justru mengabaikan diri sendiri.

Dikarenakan pada praktiknya, keputusan untuk mulai memprioritaskan diri sendiri dalam artian yang wajar, lebih banyak berkorelasi dengan kemampuan untuk mengatakan tidak, berhenti, atau cukup, pada sesuatu yang selama ini sebenarnya tidak bagus untuk kamu sendiri

Lalu apa sajakah hal yang kemudian harus kamu katakan cukup sebagai cara untuk menghargai diri kamu sendiri? Berikut adalah 13 poin yang paling signifikan.

Berhenti Mengatakan Iya untuk Segala Sesuatu

Source: Kobo

Tidak semua permintaan yang diajukan kepada kamu harus kamu iyakan. Ada kalanya kamu harus mengatakan tidak untuk sesuatu yang mungkin bertentangan dengan prinsip dirimu sendiri. Atau kamu juga harus mengatakan tidak untuk sesuatu yang merugikan kamu secara materiil dan moriil.

Berhentilah untuk mengatakan iya kepada segala sesuatu supaya orang lain merasa nyaman. Atau pada kasus yang lebih menarik, kamu juga harus tegas untuk berhenti mengatakan iya kepada semua permintaan yang diajukan kepada kamu dengan alasan supaya orang lain tetap mengganggap kamu sebagai teman yang asyik.

Berhenti untuk Selalu Setuju pada Seseorang Hanya Agar Mereka Tidak Sakit Hati

Source: Dipo English

Ada dua pilihan simalakama yang seringkali terjadi; Kamu mengatakan iya untuk sesuatu dengan risiko perasaanmu sendiri terabaikan, atau mengatakan tidak pada orang lain yang kemudian membuka peluang mereka untuk sakit hati.

Jika sudah begini nasihat yang terdengar bijak mungkin akan menyarankanmu untuk mengorbankan diri sendiri supaya orang lain tidak sakit hati.

Tapi ketahuilah, itu tidak adil untuk dirimu sendiri. Jika orang lain tidak boleh kamu sakiti hatinya, lalu mengapa orang lain boleh menyakiti hatimu dengan memaksakan keinginan mereka?

Berhenti Merasa Bersalah karena Telah Melakukan Sesuatu yang Benar untuk Dirimu

Source: The Telegraph

Ketika kamu telah mengambil sebuah keputusan yang benar untuk kamu lakukan, maka  tidak ada yang perlu kamu risaukan lagi. Meskipun keputusanmu itu mungkin tidak menyenangkan bagi orang lain, namun jika kamu merasa tindakanmu sudah tepat dan tidak merugikan mereka, maka keep on the track!

Ketika ada seseorang yang meminta kepada kamu atas sesuatu, anggaplah misalnya untuk meminjam barang-barang pribadimu, kemudian kamu menolaknya karena kamu sedang membutuhkan barang tersebut. Nah, ini adalah contoh yang dimaksud bahwa kamu telah mengambil tindakan yang benar dan tidak merugikan orang lain, meskipun bisa jadi mereka kecewa.

Jika kamu sudah melakukan hal seperti ini, maka jangan merasa bersalah. Merasa bersalah dengan hal yang sudah benar adalah pertanda bahwa kamu tidak menghargai diri kamu sendiri dengan baik.

Berhenti untuk Selalu Menyembunyikan Apa yang Sebenarnya Kamu Rasakan

Source: Pinterest

Banyak juga orang yang memilih untuk menyembunyikan apa yang sesungguhnya ia rasakan hanya demi menjaga perasaan orang lain. Nah, dalam berbagai rumus kata bijak menghargai diri sendiri, bagaimana pun juga kebiasaan seperti ini harus kamu buang.

Kamu menjaga perasaan orang lain dengan cara menyiksa perasaanmu sendiri, dilihat dari kacamata psikologi dan kestabilan mental, itu bukanlah hal baik. Dengan menyembunyikan perasaanmu sendiri kamu ingin orang lain tetap merasa nyaman, tetapi apa imbasnya untuk dirimu?

Jangan, jangan lakukan itu lagi jika kamu ingin menghormati dan menghargai diri kamu sendiri. Ungkapkan apa yang kamu rasakan dengan jelas dan jujur, dan jangan paksakan orang lain untuk menerimanya.

Dan jika mereka tidak terima dengan apa yang kamu ungkapkan, maka sederhana saja, whats the problem? Semua orang memiliki perasaan mereka sendiri-sendiri.

Berhentilah untuk Selalu Berusaha Menyenangkan Semua Orang

Source: EsZposters

Sebuah pepatah mengatakan;

Jika kamu ingin membuat semua orang senang, maka juallah es krim dan jangan menjadi dirimu sendiri.

Pepatah ini meskipun agak berlebihan, tapi memang benar maknanya. Kamu tidak bisa membuat semua orang senang.

Untuk semua sikap, perkataan dan tindakan yang kamu ambil, akan selalu melahirkan konsekuensi. Dan kadang-kadang konsekuensi tersebut adalah membuat beberapa orang menjadi tidak senang.

Jika sudah begini, terus saja dengan apa yang kamu sudah lakukan. Selama kamu merasa bahwa tindakanmu sudah tepat, tidak mengganggu orang lain dan tidak pula merugikan mereka dalam berbagai aspek yang masuk akal, maka keep going!

Berhentilah Membuat Orang Terlalu Banyak Mendikte Tentang Hidupmu

Source: PicturesQuotes

Kata bijak menghargai diri sendiri selanjutnya adalah dengan tidak membiarkan orang lain terlalu banyak mendikte tentang dirimu. Jika ia adalah ibu kamu atau ayah kamu, maka mereka layak berkomentar banyak tentang kamu. Namun, jika mereka adalah ‘orang lain’ yang membuatmu harus merasa ragu setiap kali bertindak dan bersikap, maka kamu harus menghentikan mereka.

Menghentikan disini bukan berarti kamu harus melabrak mereka dan meneriakkan bahwa kamu tidak ingin lagi didikte, tapi kamu harus menunjukkan bahwa kamu mampu menyelesaikan persoalan kamu sendiri. Tanpa harus mendengar banyak celoteh mereka yang terlalu mengurusi hidupmu.

Berhentilah untuk Selalu Mengabaikan Intuisimu

Source: Stairway to the top

Insting atau intuisi kadang adalah alarm paling kuat untuk memperingati seseorang mengenai sesuatu. Menghargai diri sendiri dalam islam mewajibkan  seseorang untuk selalu berprasangka baik pada orang lain dengan tanpa mengesampingkan kehati-hatian. Nah, konteks intuisi dalam hal ini memiliki relevansi.

Artinya begini; Jika kamu memiliki intuisi bahwa ada orang yang kamu kenal berniat tidak baik padamu, maka kamu harus berprasangka baik padanya. Akan tetapi pada saat yang bersamaan, kamu juga harus melipatgandakan kewaspadaanmu terkait dengan orang yang kamu maksud itu.

Berhentilah Selalu Bersikap Manis Hanya untuk Memperoleh Dukungan

Source: Pinterest

Pria atau wanita yang menghargai dirinya sendiri akan berani bersikap tegas dan keras jika suatu kondisi mengharuskan mereka untuk demikian. Namun, orang-orang yang cenderung mengabaikan penghormatan untuk dirinya sendiri, akan tetap berusaha bersikap manis, menarik dan menyenangkan, supaya memperoleh dukungan dari orang-orang.

Jika kamu ingin menghargai diri kamu sendiri, maka hentikan itu! Hentikan upaya kerasmu untuk selalu bersikap cantik dan manis hanya agar orang lain mendukungmu. Orang yang kuat dan menghargai dirinya sendiri akan siap jika tidak seorang pun mendukung dirinya.

Berhentilah Berkata Negatif Tentang Dirimu Sendiri

Source: Type Lifestyle

Cara menghargai diri sendiri di sekolah atau di rumah, atau dimana pun saja, sebenarnya sama. Dan salah satu persamaan yang paling kuat adalah dengan menghentikan kebiasaan kamu  mengatakan sesuatu yang buruk atau negatif tentang diri kamu sendiri.

Apa contoh berkata negatif tentang diri sendiri?

Aku tak mampu melakukan itu, Aku memang pantas diperlakukan seperti ini, Aku bukan yang terbaik, dan lain sebagainya.

Ucapan-ucapan negatif yang dilakukan secara repetitif seperti itu akan mempengaruhi mentalmu dan akan membuat kamu tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik yang kamu miliki. Singkirkan semua pikiran negatif tentang dirimu itu, dan gantikan dengan sesuatu yang lebih kuat, optimis, dan tangguh.

Berhentilah Meletakkan Kepentinganmu Selalu di Belakang Kepentingan Orang Lain

Source: Easy Wisdom

Mengalah adalah sifat mulia, tentu saja banyak orang setuju dengan hal itu. Namun, jika kamu terus-terusan mengalah hanya untuk mendahulukan kepentingan orang lain, maka itu adalah salah satu ciri bahwa kamu sebenarnya tidak menghargai diri kamu sendiri.

Dalam hal bagaimana cara menghargai diri sendiri brainly, forum belajar, dan berbagai situs pengembangan diri lainnya tetap bersepakat, bahwa kamu tidak harus selalu mengalah demi kepentingan orang lain. Ada kalanya kamu harus tegak dan mengambil sikap bahwa kepentingan kamu juga wajib didahulukan.

Berhentilan Selalu Diam Mengenai Dirimu

Source: Anis Oza

Selanjutnya yang harus kamu ketahui mengenai menghargai diri sendiri adalah kamu semestinya juga berbicara tegas untuk dirimu, pendapatmu, pertimbanganmu, rasa keberatanmu, dan lain sebagainya. Berhentilah untuk selalu diam saja pada semua problem yang menyangkut tentang dirimu.

Jika kamu tidak suka cara seseorang memperlakukan dirimu, kepentinganmu, urusanmu, maka bicaralah yang lantang, jangan diam saja.

Berhentilah Selalu Mencari Persetujuan dari Orang Lain

Source: Kat Gordon

Selalu mencari persetujuan orang lain adalah salah satu ciri orang yang lemah dan kamu tidak perlu melakukannya lagi. Untuk menjadi hebat, menjadi kuat dan menjadi berhasil dengan apa yang kamu upayakan, kamu sama sekali tidak perlu mencari persetujuan orang lain.

Orang lain bisa saja tidak setuju dengan pendapatmu atau tindakanmu, dan itu urusan mereka, bukan urusanmu.

Hal yang perlu menjadi fokusmu adalah dengan tumbuh dan belajar lebih baik, berusaha lebih keras untuk menjadi pemenang dalam pertarunganmu sendiri. Hentikan ketergantunganmu untuk selalu harus mendapat persetujuan dari orang lain.

Berhentilah Mengasihani Diri Sendiri

Source: YourQuote

Jika kamu keras pada dirimu sendiri, maka kehidupan yang akan lunak kepadamu. Namun, jika kamu lembek pada dirimu sendiri, maka kehidupanlah yang akan keras kepadamu.

Anonim

Hal terakhir yang harus kamu hentikan untuk menghargai diri kamu sendiri adalah dengan berhenti mengasihani diri sendiri. Tindakan dan sikap mengasihani diri sendiri adalah prilaku orang dengan mentalitas yang lemah. Jika kamu mengalami hal yang sama, maka sekarang berhentilah.

Hidup akan selalu keras, rintangan kehidupan akan semakin tidak mudah, jangan biarkan dirimu melempem dengan semua rintangan itu.

Tegas dan keraslah pada dirimu sendiri karena hal itu akan membentuk kepribadianmu menjadi lebih kuat dan tegar. Dan pada akhirnya, hal itu akan mempermudah langkahmu mengarungi hidup.

Nah, bagaimana sekarang? Apakah kamu sudah siap menghentikan semua sikap yang selama ini membuat kamu tidak menghargai diri sendiri?

10 CIRI YANG MENANDAKAN KAMU TELAH SEPENUHNYA MEMILIKI SIFAT DEWASA

Usia tidak dapat menjadi tolak ukur bahwa seseorang telah memiliki sifat dewasa. Seseorang boleh jadi telah memiliki usia yang jauh dari kata belia, namun ternyata tidak dapat dikatakan dewasa karena sifatnya. Sebaliknya pula, ada seseorang yang secara usia masih cukup muda, namun dikarenakan kematangan pola pikir dan karakternya, dikatakan telah mencapai kedewasaan yang sebenarnya.

Nah, sebenarnya bagaimanakah sifat dewasa itu? Apa saja sih, hal-hal yang dapat dijadikan tolak ukur untuk mengatakan bahwa seseorang layak dianggap telah dewasa atau belum? Pembahasan berikut ini akan membantu untuk menjelaskannya.

Pengertian Sifat Dewasa dan Beberapa Ciri Paling Signifikan Orang yang Telah Memilikinya

Source: Freepik.com

Kedewasaan adalah sesuatu yang unik dan menarik. Dewasa seringpula dikonotasikan sebagai sebuah kematangan sikap, kematangan pikiran dan juga prilaku dari seseorang. Ketika seseorang dianggap telah memiliki kedewasaan, maka ia dianggap telah pula memiliki serangkaian karakter yang erat kaitannya dengan tanggung jawab, keseriusan, rasa hormat dan juga pemikiran yang sempurna.

Dewasa dalam pengertian yang majemuk sebenarnya memiliki banyak definisi. Dalam hukum negara seseorang yang sudah dewasa berpatokan pada usianya dimana 19 tahun untuk pria dan 16 tahun untuk wanita. Sementara dalam pandangan agama, dewasa juga memiliki kaitan dengan istilah akil baligh, dimana seseorang telah dianggap layak untuk menerima konsekuensi tentang apa yang ia lakukan atas dirinya sendiri.

Dalam pandangan ilmu psikologi, dewasa memiliki pengertian yang lebih mendekati pembahasan ini. Dewasa adalah fase usia akhir belasan tahun dan masuk ke dua puluhan tahun dan berakhir pada usia tiga puluhan tahun. Pada fase inilah seseorang digambarkan pula sebagai masa pembentukan karir, kepribadian, perekonomian, dan juga dalam hal memilih pasangan hidup.

Dari beberapa pengertian tersebut, kedewasaan ternyata diartikan menjadi banyak hal. Terutama yang berkaitan dengan usia. Padahal sesungguhnya dewasa yang sejati tidaklah selalu karena usia, namun ada serangkaian sifat yang kemudian bertumbuh dan berkembang lalu mempengaruhi sifat serta kepribadian seseorang.

Nah sekarang, apa saja ciri sifat dewasa yang bisa kamu jadikan sebagai pedoman untuk menilai kedewasaan seseorang? Berikut detailnya;

Kamu Tidak Lagi Tertarik Untuk Banyak Berbasa-Basi

Source: Freepik.com

Ini bukan masalah temperamental dan emosional, namun omong kosong dan basi-basi sudah sangat tidak menarik lagi untuk kamu perhatikan.

Sifat dewasa seseorang yang pertama ditandai dengan meningkatnya keseriusan dalam pemikiran dan pribadi mereka. Kamu yang sudah memiliki pemikiran untuk tidak lagi tertarik kepada hal-hal yang bersifat ‘omong kosong’ dan basa-basi, adalah bagian dari ciri yang pertama ini.

Namun perlu juga mendapat catatan disini, bahwa tidak suka berbasa-basi bukan berarti kedewasaan adalah antipati dari rasa humor dan bercanda. Seseorang yang telah memiliki sifat dewas kadang justru banyak bercanda dan guyon. Namun ketika pembicaran mengarah kepada sesuatu yang tidak berguna dan bermanfaat, ia akan menghindarinya.

Kamu Menjadi Lebih Pemaaf

Source: Freepik.com

Ketika diperlakukan buruk maka orang biasa akan menuntut balas, orang bijaksana akan memaafkan, dan orang yang cerdas tidak akan terlalu memikirkannya.

Kemampuan untuk memaafkan juga menjadi salah satu bagian penting dari ciri sifat dewasa yang umum ditemukan. Dalam kedewasaan, memaafkan bukan berarti kamu lemah dan tak mampu melawan atau membalas perbuatan buruk orang lain atas dirimu. Akan tetapi, memaafkan  yang dimaksud ini adalah karena kamu tidak ingin memusingkan hal itu lagi.

Merubah sifat menjadi dewasa adalah bagian dari perjuangan untuk menerima kenyataan dalam hidup sebagai sebuah realitas yang tidak bisa dielakkan. Bahwa tidak semua keinginan dan harapan dalam hidup itu sesuai dengan kenyataan. Salah satu hal yang kemudian menandakan bahwa kamu telah beradaptasi dengan hal ini adalah kamu lebih mudah untuk memaafkan kesalahan seseorang.

Kamu Menjadi Lebih Berpikiran Terbuka

Source: Freepik.com

Menerima perbedaan adalah bagian dari kedewasaan. Menghormati perbedaan namun tetap memegang teguh prinsip dan pendirian, adalah bentuk kedewasaan yang sebenarnya.

Selanjutnya yang menjadi ciri sifat bijak orang dewasa adalah kamu lebih berpikiran terbuka atau open minded. Kamu menyadari bahwa tidak semua orang sama seperti kamu, sama seperti yang kamu pikirkan dan, juga sama seperti yang kamu persepsikan. Kamu mulai dapat menerima kenyataan bahwa perbedaan pandangan dan pendapat adalah keniscayaan yang tidak dapat kamu hindari.

Kemampuan berpikiran terbuka adalah sebuah kemampuan untuk melihat sebuah objek dari berbagai macam sudut pandang. Semakin luas caramu melihat sebuah persoalan, akan semakin kaya pula pemahamanmu tentang persoalan tersebut. Dan ini pula yang menjadi bagian dari bentuk perkembangan kedewasaan.

Kamu Menyadari Bahwa Istirahat Jauh Lebih Baik Daripada Begadang dan Berpesta

Source: Freepik.com

Jangan pernah mengorbankan kebahagiaan masa depan untuk sebuah kesenangan dan kenikmatan yang sesaat.

Masa remaja kadang penuh dengan hura-hura dan pesta, bahkan hingga menghabiskan waktu semalaman. Pesta dan begadang terkadang menjadi bagian tak terpisahkan dari pertumbuhan para remaja, terutama di kota-kota besar. Waktu yang semestinya dapat digunakan sebagai saat beristirahat, justru digunakan untuk sesuatu yang merusak kesehatan.

Nah, mampu menguasai diri dan berpikiran bahwa beristirahat jauh lebih penting dari pesta dan hura-hura adalah bagian dari sifat kedewasaan. Kamu mulai memprioritaskan kesehatanmu dibandingkan kesenangan sesaat yang mungkin saja akan membuat kamu menyesal di kemudian hari.

Mungkin terdengar unik, namun memang benar bahwa orang yang menganggap tidur lebih penting daripada begadang tanpa tujuan, adalah ciri lain sebuah kedewasaan.

Kamu Menerima Bahwa Kegagalan Adalah Bagian Dari Perjuangan

Source: Freepik.com

Kegagalan adalan keberhasilan yang tertunda, itu memang benar selama kamu tak berhenti untuk terus berjuang.

Banyak orang memang menganggap kegagalan sebagai sebuah aib dan hal yang memalukan. Karena anggapan ini, banyak yang kemudian tidak berani mencoba sesuatu yang baru dan menantang karena merasa takut dengan konsekuensi gagalnya.

Kedewasaan tidak demikian, dewasa juga mengubah pandangan kamu tentang arti kegagalan. Bagi kamu, kegagalan tidak lagi sebagai sesuatu yang harus dihindari. Bahkan lebih jauh, semakin matang sikap kedewasaanmu, akan semakin toleran juga kamu terhadap kegagalan.

Akan tetapi yang perlu diingat dalam poin ini adalah; bahwa sifat dewasa memang bisa menerima kegagalan sebagai bagian dari upaya, namun kamu tak pernah menyerah dan juga tidak pernah merencanakan untuk gagal.

Kamu Menerima Bahwa Cinta Tidak Dapat Dipaksakan

Source: Freepik.com

Berjuang dan bertarung untuk cinta adalah naluri alamiah manusia, namun menerima kenyataan bahwa cinta juga tidak dapat dipaksakan, adalah sebuah ciri kedewasaan.

Dalam perjalanan usia manusia, sesuatu yang bertema tentang cinta selalu saja menarik untuk diperbincangkan. Cinta juga dapat menjadi salah satu tolak ukur kedewasaan seseorang, terutama bagaimana kemudian ia bersikap kepada perasaan cinta yang mungkin saja tidak menyambut dirinya sebagaimana harapannya sendiri.

Sifat kedewasaan mengenai cinta adalah ketika kamu menyadari bahwa cinta dan perasaan, sama sekali tidak dapat dipaksakan. Kamu boleh menyukai seseorang, memuja dirinya secara berlebihan, namun untuk mendapatkan cintanya, kamu sama sekali tidak dapat memaksakan kehendakmu.

Ketika kamu telah menyadari hakikat cinta yang tidak bisa dipaksakan, kemudian kamu menerima itu sebagai sebuah realitas yang tidak perlu kamu lawan, maka kamu pun akan menempatkan dirimu sesuai kapasitas yang ideal. Akan tetapi lebih daripada itu semua, sikap tersebut juga adalah perwujudan jika dirimu telah mencapai tingkat kedewasaan yang baik.

Kamu Menerima Bahwa Sakit Hati Adalah Sesuatu yang Lumrah

Source: Freepik.com

Kamu tidak akan membiarkan rasa sakit dan kekecewaan mengubah hatimu menjadi jahat dan buruk. Namun kamu akan menunjukkan, bahwa bertahan dengan pendirian yang kokoh bisa menjadi sesuatu yang menakjubkan.

Kedewasaan tidak mengharuskan seseorang untuk mengadopsi semua kesempurnaan. Perasaan yang terluka karena perbuatan dan perkataan orang lain adalah sesuatu yang lumrah dan wajar. Sakit hati karena perlakuan orang lain yang melukai perasaan adalah bagian dari kefanaan manusia, dan kedewasaan menerimanya adalah sesuatu yang sederhana.

Dengan menjadi dewasa tidak berarti kamu tidak boleh sakit hati karena suatu peristiwa. Kamu boleh sakit hati, kamu boleh merasa terluka, namun kualitas kedewasaanmu kemudian dilihat dari sikapmu atas rasa sakit dan kecewa itu.

Apakah kamu akan membiarkan rasa sakit hati memasungmu dalam kebencian, ataukah menjadikan kesakitan sebagai sebuah dorongan bagimu untuk bersikap lebih tegas, lebih kuat dan juga lebih tangguh.

Kamu Berhenti Mengandalkan Orang Lain untuk Menyelesaikan Masalahmu Sendiri

Source: Freepik.com

Menghakimi dan menyalahkan orang lain  adalah hal yang mudah. Namun kematangan karakter manusia mengharuskan penyadaran diri yang penuh bahwa keberhasilan dan kegagalan pada dirinya, adalah wilayah yang menjadi tanggung jawabnya sendiri.

Ciri sifat dewasa yang sesungguhnya kemudian adalah yang berkaitan erat dengan tanggung jawab. Yakni kamu mulai menyadari bahwa dirimu adalah tanggung jawabmu sendiri. Kamu tidak dapat terus mengandalkan orang lain untuk menyelesaikan masalahmu. Semakin kuat kamu menjiwa hal ini, semakin matang kedewasaanmu.

Ciri yang kedelapan  ini berkenaan pula dengan kepercayaan diri dan keyakinanmu akan kemampuanmu sendiri. Jika sebelumnya kamu lebih banyak melimpahkan sesuatu kepada orang lain karena berbagai alasan, seiring dengan jiwamu yang kian dewasa, kamu mulai lebih bertanggung jawab atas dirimu sendiri. Dan itu adalah sesuatu yang baik.

Kamu Lebih Memilih Untuk Diam Daripada Terlibat Perdebatan yang Tidak Perlu

Source: Freepik.com

Diam adalah jawaban terbaik untuk orang-orang yang tidak menghargai apa yang kamu katakan. Dan diam, menjelaskan lebih banyak hal daripada yang orang lain dapat pikirkan.

Menghindari perdebatan dan pertengkaran yang tidak penting adalah salah satu ciri kedewasaan yang sebenarnya. Meskipun kamu merasa benar dan pendapatmu lebih sempurna, namun ketika kamu melihat tidak hal yang baik dari sebuah perdebatan, maka kamu memilih untuk menghindarinya.

Memilih diam dan mengalah sama sekali bukan bentuk kelemahan, namun ini adalah sebuah upaya untuk menghindari hal buruk yang mungkin bisa terjadi jika kamu tetap berdebat.

Ketika kamu sudah dapat melakukan tindakan seperti itu meskipun hatimu diliputi rasa jengkel, itu menunjukkan bahwa kamu sudah melangkah ke tingkat kedewasaan.

Kamu Sepenuhnya Menyadari Bahwa Kebahagiaanmu Tidak Bergantung pada Orang Lain, tapi Pada Dirimu Sendiri

Source: Freepik.com

Apa saja yang membuat jiwamu bisa berenang dalam samudra kebahagiaan, lakukan dan biarkan sauhmu tetap terkembang di dalamnya.

Perbedaan sifat dewasa dengan kekanak-kanakan selanjutnya adalah mengenai persepsi tentang kebahagiaan. Saat sifat kekanak-kanakan masih menganggap bahwa kebahagiaan adalah faktor luar yang erat kaitannya dengan orang lain, objek lain dan hal lain. Kedewasaan justru memandangnya sebagai sesuatu yang mutlak ada di dalam diri orang itu sendiri.

Orang yang telah matang kedewasaannya akan melihat bahwa kebahagiaan bukan tentang uang, bukan tentang pencapaian, bukan tentang cinta dan asmara, dan juga bukan tentang kekayaan dan harta berlimpah.

Namun dalam pandangannya, bahagia ditentukan oleh diri sendiri. Akankah kamu hanya bisa bahagia jika ada syaratnya? Ataukah kamu memilih untuk tetap berbahagia dengan dirimu apa adanya.

Apakah Kamu Sudah Memiliki Sifat Dewasa?

Usia memang bisa membentuk sebuah kedewasaan, namun lebih daripada itu, kesediaan untuk senantiasa belajar dan mengambil hikmah kehidupan, adalah cara paling efektif untuk meniti tangga-tangga menuju altar kedewasaan.

Nah sekarang, hanya dirimu sendiri yang mengetahui apakah kamu sudah memiliki sifat dewasa atau belum. Meskipun usiamu masih belasan, kamu mungkin bisa saja telah memiliki beberapa sifat-sifat yang disebutkan di atas. Yang artinya, kamu telah menapak menuju fase kedewasaan.

Sebaliknya pula, bisa jadi ada orang yang usianya sudah mencapai setengah abad, namun ketika ia masih terus mencari kambing hitam atas kesalahannya sendiri, terus mensyaratkan untuk sebuah kebahagiaan, terus memaksakan kemauan dan keinginannya sendiri, dan lain semacamnya, maka ia dengan jujur harus mengakui bahwa sifat kedewasaan masih jauh ada dalam dirinya.

Sifat dewasa adalah sebuah kematangan berpikir dan bertindak, sebuah keteguhan memegang prinsip untuk bersikap realistis tanpa harus kehilangan empati toleransi. Usia memang bisa membentuk sebuah kedewasaan, namun lebih daripada itu, kesediaan untuk senantiasa belajar dan mengambil hikmah kehidupan, adalah cara paling efektif untuk meniti tangga-tangga menuju altar kedewasaan.

Bagaimana, apakah kamu setuju?

50 PERTANYAAN UNTUK REMAJA YANG BISA MEMBUAT MEREKA BERPIKIR LEBIH JAUH

Pernahkah kamu mengajukan pertanyaan untuk remaja dan kemudian memperhatikan bagaimana mereka menjawabnya?

Sebagian besar remaja menjawab pertanyaan yang diajukan untuk mereka dengan jawaban ‘ala kadarnya”.  Maksud dari ala kadar disini adalah bahwa jawaban yang diberikan tersebut tidaklah membuat mereka memikirkannya terlalu dalam. Bahkan terkadang kecepatan mereka menjawab pertanyaan yang diajukan, jauh melebihi kecepatan mereka memikirkan konteks pertanyaannya sendiri.

Hal ini menjadi menarik karena ada banyak persoalan terkait dengan usia remaja. Pergaulan bebas, kenakalan remaja, seks bebas, narkotika, alkohol, rokok, tawuran dan kriminalitas adalah beberapa hal negatif yang cukup mencuat dalam kehidupan remaja. Menjadi agak sulit kemudian menangani hal semacam ini karena usia remaja sendiri masih dianggap terlalu dangkal untuk dapat berpikir lebih dalam dan jernih.

Nah, adakah kira-kira metode atau pertanyaan yang kemudian dapat diajukan kepada remaja yang mampu membuat mereka berpikir lebih jauh? Atau pada konsep yang lebih situasional, dapat menjadi jembatan untuk berkomunikasi kepada mereka melalui pembicaraan yang lebih dalam?

Daftar Pertanyaan Untuk Remaja yang Dapat Diajukan Untuk Memperkuat Komunikasi dan Pemahaman Tentang Diri Mereka

Source: teenpower.blog

Jika kamu yang membaca blog ini berusia di atas 25 tahun, maka asumsinya adalah kamu sudah dewasa dan tentu saja kamu pernah mengalami masa remaja. Semakin  tinggi usia, seyogyanya semakin besarlah pemahaman akan berbagai persoalan dan realitas dalam kehidupan, termasuk pula tentang usia remaja dan problematika di dalamnya.

Usia remaja adalah usia dimana kelabilan manusia ada pada puncaknya. Usia ini membuat seseorang menjadi lebih aktif, enerjik, berani sekaligus memiliki potensi yang sama besar untuk berbuat negatif. Karena itu pulalah, dibutuhkan sebuah pendekatan persuasif pada usia ini untuk mengenal mereka dan memahami mereka. Menyusun pertanyaan untuk anak remaja yang mampu membuat mereka bisa berpikir lebih jauh tentu saja penting untuk dilakukan.

Dengan pendekatan yang baik dan mengena serta mampu memahami dunia mereka secara simpatik, besar kemungkinan seorang remaja dapat dipengaruhi dengan hal-hal baik. Semakin besar pengaruh baik yang diberikan, maka akan semakin positif dan produktiflah remaja yang bersangkutan. Sisi baik dari hal yang paling sederhana adalah remaja dapat terhindar dari pergaulan buruk yang dapat saja menyeret  dan merusak dirinya.

Lantas, apa saja pertanyaan untuk masa remaja yang dapat kamu ajukan untuk membuat efektif berkomunikasi dengan mereka? Berikut ini 50 rangkuman pertanyaan yang dapat kamu jadikan gambaran sebagai sarana komunikasi yang produktif.

Sepuluh Pertanyaan Pertama

Source: Dreamstime
  1. Mana yang akan kamu pilih; Memiliki uang 100 juta rupiah hari ini, atau memiliki uang satu rupiah yang akan berlipat ganda setiap hari selama satu bulan? Mengapa?
  2. Mana yang akan kamu pilih; menjadi seorang boss atau seorang karyawan? Mengapa?
  3. Jika kamu dianugrahi oleh Tuhan satu kekuatan yang sangat dahsyat, kekuatan apa yang akan kamu pilih?
  4. Gambarkan dirimu sendiri dalam 5 kata atau kurang dari daripada itu?
  5. Jika kamu dapat memberikan hadiah untuk setiap orang (di kelas ini, di ruangan ini, di rumah ini, di sekolah ini, dan di pondok pesantren ini), hadiah apa yang akan kamu berikan?
  6. Jika kamu ditakdirkan menjadi presiden atau raja saat ini dan diharuskan memilih tiga orang untuk menjadi pembantu utamamu,  maka siapa yang akan kamu pilih dan mengapa kamu memilihnya?
  7. Jika kamu diperbolehkan untuk menerapkan satu aturan dalam keluarga ini atau lingkungan ini dan semua orang harus patuh dengan aturan tersebut, aturan apa yang akan kamu terapkan?
  8. Kamu akan tinggal dimana jika kamu dibebaskan untuk memilih dimana saja tempat yang ingin kamu tinggali di dunia ini? Mengapa?
  9. Menurut kamu kapan saat yang tepat ketika seseorang remaja dapat disebut sudah dewasa?
  10. Apa pelajaran dalam hidup yang pernah kamu pelajari dan kamu anggap yang paling berguna dan bermanfaat?

Sepuluh Pertanyaan Kedua

Source: Pinkkorset.com
  1. Gambarkan sebuah hari yang menurut kamu paling sempurna dari kamu bangun tidur pada pagi hari, hingga kamu tidur lagi pada malam harinya?
  2. Jika Tuhan memberi kamu kemampuan dapat mengubah segala sesuatu di dunia ini, apa 3 hal yang ingin kamu ubah dan mengapa kamu ingin mengubahnya?
  3. Seumpama kamu dapat makan bersama dengan tiga orang di sebuah tempat yang kamu pilih sendiri, siapa 3 orang yang akan kamu pilih dan dimana kamu akan makan bersama?
  4. Mana yang menurut kamu lebih baik; memiliki satu kemampuan  yang sangat kamu kuasai dengan nilai di atas rata-rata atau, memiliki banyak kemampuan dengan standar keahlian yang biasa-biasa saja?
  5. Apa penemuan terbaik dan terbaru yang kamu lihat dan, mengapa kamu menyukai penemuan tersebut?
  6. Menurut kamu, apa yang membuat keluarga adalah sesuatu yang luar biasa?
  7. Apa 3 hal terpenting dalam hidup yang paling kamu syukuri?
  8. Apa 3 hal kecil yang membuat kamu merasa menang pada beberapa hari belakangan ini yang kemudian membuat kamu juga begitu bangga dan senang?
  9. Apa 3 hobi yang tidak kamu lakukan lagi sekarang padahal kamu masih suka? Dan apa yang membuat kamu tidak dapat melakukan lagi hobi itu?
  10. Manurut pendapat kamu, apa hal yang paling penting dalam hidup ini supaya kamu dapat hidup dengan penuh makna?

Sepuluh Pertanyaan Ketiga

Source: Medium
  • Jika kamu harus kehilangan semua yang kamu miliki hari ini dan hanya dapat mempertahankan 3 hal saja, apa 3 hal yang akan kamu pilih dan mengapa kamu mempertahankannya?
  • Apa 3 hal yang akan kamu ajarkan  yang dalam pandanganmu akan membuat sekolah-sekolah menjadi lebih baik?
  • Ketika kamu melihat seseorang demikian stress atau depresi, apa 3 hal yang akan kamu sampaikan atau bagikan ke mereka supaya dapat mengurangi rasa stressnya?
  • Menurut kamu pekerjaan apa yang paling sulit di dunia ini dan mengapa?
  • Sebutkan 3 hal yang membuat kamu dapat benar-benar bahagia?
  • Bagaimana kamu akan menjelaskan cinta kepada seseorang tanpa menggunakan kata-kata cinta itu sendiri?
  • Apakah kamu percaya bahwa uang dapat atau tidak dapat membeli kebahagiaan?
  • Pikirkan apa hal paling buruk yang pernah terjadi pada dirimu, dan apa pelajaran yang dapat kamu ambil dari hal tersebut?
  • Dari segala sesuatu yang kamu pelajari, apa yang menurut kamu paling bermanfaat untukmu sebagai seorang pribadi yang sudah dewasa?
  • Jika kamu dapat bertualang ke tiga tahun yang lalu, apa nasihat terbaik yang bisa kamu berikan untuk dirimu sendiri?

Sepuluh Pertanyaan Keempat

Source: TribunJateng
  • Dari semua teman-temanmu, yang mana menurut kamu paling istimewa dan paling banyak disukai? Mengapa?
  • Jika bisa tumbuh dan menjadi terkenal, kamu ingin terkenal karena apa dan dalam hal apa?
  • Bagaimana kamu akan mengubah dunia jika kamu diberi kemampuan untuk melakukannya?
  • Bagaimana cara kamu dapat membantu seseorang pada hari ini?
  • Jika kamu dapat membuat satu aturan yang seluruh orang di dunia bisa patuh, aturan apa yang akan kamu pilih dan terapkan?
  • Jika kamu memiliki uang banyak yang membuat kamu tidak perlu bekerja, apa yang akan kamu lakukan untuk mengisi waktu yang kamu miliki?
  • Apakah kamu pernah melewatkan sebuah kesempatan yang sekarang sangat kamu sesali? Apa kesempatan itu dan mengapa kamu menyesalinya?
  • Jika kamu diberi tahu  bahwa kamu akan hidup selamanya, hal penting apa yang akan kamu ubah dalam hidupmu?
  • Apa hal yang paling kamu takuti? Mengapa?
  • Menurut pendapatmu, apa sih yang membuat kamu belum bisa benar-benar merasa bahagia secara utuh?

Sepuluh Pertanyaan Kelima

Source: Womenwhomoney
  • Apa kekuatan terbesar dan kelemahan terbesar yang kamu miliki?
  • Apa pencapaian yang telah kamu dapatkan dalam hidupmu yang membuat kamu benar-benara merasa bangga?
  • Apa sesuatu hal yang kamu lakukan dalam 24 jam terakhir ini yang mampu membuat seseorang merasa lebih baik?
  • Dimana tempat di dunia yang paling kamu sukai untuk tinggal?
  • Apa pengaruh terbesar dalam hidupmu, apakah itu pengaruh baik atau pengaruh buruk, mengapa hal tersebut demikian berpengaruh?
  • Apa yang akan kamu lakukan jika kamu tidak bisa tidur pada malam hari?
  • Jika pengalaman kita adalah kesempatan terbaik bagi kita untuk belajar dan bertumbuh dari kesalahan dan kegagalan, mengapa kita demikian takut untuk gagal?
  • Apa produk yang akan kamu pilih jika kamu tahu bahwa pada masa yang akan datang produk itu tidak akan dijual lagi?
  • Apakah kamu memiliki kebiasaan buruk yang kamu harap bisa kamu hentikan? Apa kebiasaan buruk tersebut dan mengapa?
  • Jika kamu tidak memiliki batasan fisik dan juga batasan finansial, apa keterampilan yang ingin kamu miliki?
Source: IDNtimes

Nah, itu adalah 50 pertanyaan untuk remaja jaman sekarang yang bisa kamu ajukan kepada mereka dalam upaya persuasif mengenal dunia dan memahami pribadi mereka. Jika kamu berprofesi sebagai pendidik seperti seorang guru pada sekolah SMP atau SMA, maka penguasaanmu akan pertanyaan-pertanyaan seperti ini sangat dibutuhkan.

Ini tidak hanya berbicara bagaimana kamu bisa membangun komunikasi yang baik dengan usia remaja. Namun lebih daripada itu, pertanyaan-pertanyaan ini juga disusun dan dikembangkan sebagai upaya untuk memahami, mengerti dan memberikan stimulan yang paling tepat dan dibutuhkan oleh anak-anak pada usia remaja.

Dengan memanfaatkan daftar pertanyaan untuk remaja seperti ini, kamu tidak saja akan mampu menjalin komunikasi yang efektif dan interaktif pada mereka. Akan tetapi pada kesempatan yang sama, kamu pun akan memiliki peluang untuk dapat berkontribusi lebih banyak dalam upaya memberikan semangat positif dan arah yang lebih kuat untuk mereka.

Jadi, silahkan dicoba, ya!

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑