INI 15 TANDA JIKA KAMU ADALAH CALON SEORANG PENULIS HEBAT

Menjadi seorang penulis memang membutuhkan disiplin dan konsistensi untuk bisa berhasil. Akan tetapi, ada beberapa orang yang nampaknya dianugrahi ‘mukjizat’ untuk menjadi seorang penulis hebat berdasarkan ciri-cirinya. Pertanyaannya adalah; apakah kamu memiliki salah satu ciri ‘mukjizat’ sebagai seorang penulis hebat tersebut?

Nah, artikel kali ini akan membahas hal itu.

Yuk, dibaca sampai tuntas, ya.

Kamu adalah Penulis Hebat jika Kamu Memiliki 15 Tanda Berikut

Photo by Dziana Hasanbekava on Pexels.com

Pekerjaan penulis saat ini menjadi impian banyak orang. Kehidupan sebagai seorang penulis dianggap sebagai gambaran kehidupan yang ideal untuk dijalani. Kamu hanya menulis sambil ditemani secangkir kopi panas, merangkai kata dan kalimat indah, kemudian memiliki karya yang membuat kamu terkenal.

Hal lain yang menarik dari profesi ini adalah gaji penulis yang bagi beberapa orang dianggap fantastis. Figur raksasa dunia menulis seperti J.K. Rowling dan Stephen King telah menjadi model yang membuktikan bahwa penghasilan menulis memang sangat menggiurkan.

Kamu pun pastinya sepakat dengan hal ini jika melihat penulis tanah air yang mahsyur seperti Andrea Hirata, Habiburahman El Shirazy, Asma Nadia dan sebagainya, kan?

Menariknya, orang-orang yang kemudian terjun sebagai penulis buku, fiksi dan non fiksi, tidak serta merta menghasilkan karya yang sukses. Bahkan jika berkata jujur, ada lebih banyak penulis yang tidak begitu berhasil dari sisi penjualan dan materi yang ia peroleh. Sementara penulis lain, bisa saja sebaliknya.

BACA JUGA:

Photo by Dziana Hasanbekava on Pexels.com

Lantas, apa yang membuat mereka berbeda?

Ada banyak asumsi yang berusaha menjelaskan hal ini. Namun yang paling menarik adalah sebuah pendapat yang mengatakan bahwa setidaknya ada 15 tanda yang menunjukkan bahwa seseorang itu akan menjadi penulis hebat. Entah ia terkenal atau belum, entah ia menghasilkan banyak uang atau belum, yang pasti ia memiliki seperangkat ‘mukjizat’ sebagai seorang penulis yang hebat.

Nah, ini adalah 15 tanda-tanda yang dimaksud;

Kamu Memiliki Pikiran Seorang Petualang

Photo by Michael Block

Siapa pun tidak bisa menjadi penulis novel yang hebat jika ia tidak memiliki pikiran seorang petualang. Pikiran yang melanglang buana menembus ruang, waktu, dan batas-batas rasional manusia adalah tanda pertama jika kamu memiliki bakat menjadi seorang penulis hebat.

Dengan hanya duduk di depan laptopmu, pikiran kamu bisa saja terbang ke puncak gunung yang paling tinggi, atau masuk ke goa terdalam di perut bumi, atau terjebak dalam serangkaian konflik abad pertengahan. Atau malah menjadi seorang pemimpin pemberontak yang jatuh cinta dengan tawanan yang dipenjara.

Apa pun yang ada dalam pikiranmu, selama ia membawamu terbang dalam lintasan imajinasi yang luar biasa dan tidak membiarkan kamu terpaku di satu tempat saja, maka kamu adalah calon seorang penulis hebat.

BACA INI JUGA, YUK:

Kamu Suka Membaca Sampai Kapan pun

Photo by Dayan Rodio on Pexels.com

Jika kamu ingin jadi penulis yang hebat, kamu tidak dapat meninggalkan salah satu kebiasaan wajib mereka yaitu; membaca.

Membaca adalah bagian penting dari kehidupan seorang penulis. Kamu akan lebih memilih menghabiskan hari dengan buku dan secangkir kopi di depan rumah daripada hang out bersama teman-teman di café atau tempat hiburan.

Jika membaca adalah hal penting dalam hidupmu dan kamu tidak pernah berpikir untuk menghentikannya, maka kamu memiliki salah satu tanda dan potensi untuk menjadi seorang penulis yang hebat.

Kamu Lebih Suka Menulis daripada Mengatakannya Secara Lisan

Photo by Ketut Subiyanto on Pexels.com

Penulis yang hebat adalah pencerita yang hebat.

Penulis adalah storyteller yang sebenarnya. Namun alih-alih menyampaikan cerita mereka dengan lisan secara langsung, penulis hebat justru akan memilih untuk mengisahkannya dengan untaian kata di atas lembaran kertas.

Nah, jika kamu adalah seseorang yang lebih mengutamakan berbagi kisahmu secara tulisan dibandingkan lisan, kamu mungkin adalah seorang calon penulis besar di kemudian hari.

Kamu Bisa Mengidentifikasi Tulisan yang Bagus

Photo by Oziel Gu00f3mez on Pexels.com

Ada banyak judul penulis yang terlihat sangat bagus dari karya-karya mereka. Tetapi itu bukan ukuran paling penting yang menentukan kualitas buku yang akan menjadi pilihan kamu.

Kemampuan satu ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan telepati atau energi magis lainnya. Hanya saja kamu memiliki semacam keistimewaan dapat mengidentifikasi sebuah tulisan yang bagus hanya dengan sekilas. Kamu mungkin tidak membaca keseluruhan isi buku, namun satu paragraf dalam buku itu sudah cukup untuk memberikan kamu gambaran kualitasnya.

Jika kemampuan seperti ini ada pada kamu, kamu sebaiknya segera memulai perjalanan penulisan kamu sendiri, ya, karena kamu memiliki salah satu tanda sebagai calon penulis besar.

INI JUGA MENARIK:

Kamu Mengamati Banyak Hal dan Menuliskannya

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Tempat kerja seorang penulis bisa dimana saja. Dimana pun kamu merasa nyaman untuk menulis dan mengetik di atas keywboard laptopmu, kamu dapat menjadikannya ruang kerja.

Begitu juga dengan cara memandang seorang penulis yang hebat, mereka dapat melihat apa pun dan mengubahnya menjadi sebuah cerita. Kamu mungkin mengamati seorang nelayan yang sedang menebar jala di tepi danau, memancing di atas sampan, atau bahkan hanya melihat kepakan sayap elang yang melayang di angkasa.

Apa pun yang kamu amati, akan memberikan kamu inspirasi untuk menuliskannya.

Kamu Memahami Bahwa Menulis adalah Bagian dari Terapi

Photo by cottonbro on Pexels.com

Penulis yang hebat sama sekali tidak menganggap menulis sebagai sebuah pekerjaan yang melelahkan. Penulis bukan hanya sekedar profesi bagi mereka, ini mungkin saja adalah gaya hidup atau the way of life yang mereka pilih secara merdeka.

Jika kamu bertanya profesi apa yang dilakukan seorang penulis selain menulis? Jawabannya mungkin akan beragam.

Mereka bisa saja memiliki profesi sebagai pendaki gunung, dokter, pengusaha, atau petani sekali pun. Namun, menulis bagi seorang penulis hebat tidak hanya sekedar rutinitas. Menulis juga adalah terapi, adalah obat, adalah semedi dan penyembuhan yang efektif.

Kamu Memiliki Rasa Penasaran yang Tinggi

Photo by Monstera on Pexels.com

Siapa pun yang ingin jadi penulis sudah pasti harus memiliki rasa ingin tahu yang besar. Ini bukan tentang menjadi seorang detektif, tapi memang demikianlah seorang penulis hebat yang seharusnya.

Rasa ingin tahu yang besar akan membawa seseorang kepada rasa penasaran, dan rasa penasaran yang diikuti akan membawa kamu pada upaya untuk menemukan jawabannya.

Rangkaian proses sederhana ini adalah bagian dari journal atau rutinitas seorang penulis yang hebat.

BACA PULA:

Kamu Percaya Bahwa Kamu Bisa Menulis Lebih Baik Lagi

Photo by Yan Krukov on Pexels.com

Seorang penulis yang hebat adalah pembelajar sejati. Kamu mungkin sudah menulis sangat baik pada saat ini, namun kamu akan tetap berkomitmen untuk dapat menulis lebih baik lagi dari waktu ke waktu.

Keputusan untuk menjadi penulis novel atau penulis apa pun, adalah keputusan atas kesediaan belajar terus menerus. Kamu mengasah kemampuan, memperbanyak kosakata, membaca referensi dan melatih diri sesering mungkin.

Jika kamu memiliki sifat seperti ini, tidak diragukan lagi bahwa kamu memiliki tanda-tanda calon seorang penulis yang hebat di kemudian hari.

Kamu Tidak Takut Tidak Terkenal dan Tidak Kaya dengan Menulis

Photo by Tima Miroshnichenko on Pexels.com

Pengacara, dokter, bahkan tukang parkir sekali pun, mereka semua mencetak uang. Penulis? Bagaimana dengan penulis? Penulis itu menderita, kadang-kadang mereka bunuh diri, kadang-kadang mereka juga menjadi gila.

Charles Bukowski

Apakah dengan menulis kamu akan menjadi terkenal, menjadi kaya dan berlimpahan materi, atau malah jatuh dalam aktivitas yang justru membuatmu  kehilangan kesempatan mendapatkan kekayaan dan popularitas. Apa pun konsekuensi dari menulis, sama sekali tidak akan membuat kamu merasa takut untuk terus menulis.

Bagi penulis terkenal dengan buku best seller yang terjual hingga jutaan copy, gaji penulis tentu sangat cukup untuk hidup secara berlebihan. Namun jangan salah, ada lebih banyak penulis yang hidup dalam kekurangan dikarenakan penghasilan mereka yang tidak besar dari menulis.

Seorang penulis hebat tidak memperdulikan hal seperti ini. Mereka hanya akan berkarya, menulis dan menulis lagi.

Kamu Berani Melakukan Terobosan

Photo by Mary Taylor on Pexels.com

Jika kamu menulis artikel ilmiah atau jurnal akademis, kamu harus patuh pada PUEBI atau EYD. Tetapi jika kamu menulis novel, kamu seharusnya berani menabrak semua aturan yang justru mengekang kreativitas menulismu.

Terobosan dalam menulis bukan hanya berani bereksperimen pada penulisan yang tidak biasa. Namun juga memikirkan tema-tema penulisan yang belum banyak didapatkan. Hal ini seperti yang digambarkan oleh quotes berikut ini;

Jika kamu tidak menemukan buku yang ingin kamu baca di rak-rak toko buku atau perpustakaan, maka itu adalah tanda bahwa kamu harus menuliskannya.

Anonim

YUK, BACA YANG INI JUGA:

Kamu Tidak Ragu Saat Menuangkan Pikiranmu dan Terbuka dengan Kritik

Photo by Markus Winkler on Pexels.com

Saat menghasilkan tulisan dan rangkaian kata, kamu tidak pernah berpikir bahwa hal itu akan diedit dan dihilangkan. Kamu selalu mempersembahkan yang terbaik, dan kamu memiliki kepercayaan diri bahwa tulisanmu sudah sangat tepat, baik dari penempatan kata, pilihan dan juga susunannya.

Meskipun demikian, penulis buku yang hebat juga tidak anti kritik.

Ketika persembahan terbaik mereka diedit oleh editor, mereka mungkin saja akan menanyakannya. Namun ketika penjelasan sang editor dapat diterima, penulis yang hebat akan dengan sangat lapang dada menerimanya.

Kamu Tidak Menunggu Terinspirasi Untuk Menulis

Photo by MART PRODUCTION on Pexels.com

Salah satu yang membedakan antara penulis hebat dengan pemula adalah tentang cara menyikapi mood. Ketika para penulis pemula menunggu mood untuk bisa menulis, para penulis hebat tidak membutuhkan hal itu.

Untuk menjadi penulis novel yang hebat kamu sama sekali tida bisa bergantung pada mood. Kamu bisa saja sedang tidak terinspirasi untuk menulis pada suatu ketika. Namun penulis yang hebat dan profesional menghadapi itu semua dengan disiplin dan konsistensi tingkat tinggi.

Jadi, entah mereka sedang mood atau tidak, entah mereka sedang terinspirasi atau tidak, para penulis yang hebat akan tetap menulis.

Kamu Mempertontonkan Kejadian (Show not Tell)

Photo by Teona Swift on Pexels.com

Penulis yang hebat tidak pernah memberitahu sebuah cerita kepada pembaca. Sebaliknya, mereka menunjukkannya.

Nah, kamu pun demikian. Jika kamu lebih tertarik untuk menunjukkan tentang sesuatu dibanding memberitahunya secara biasa, kamu mungkin adalah calon penulis yang hebat di kemudian hari.

Daripada menulis; pria itu menggunakan baju berwarna merah.

Penulis yang hebat mungkin akan memilih narasi seperti: Entah apa yang pria itu pikirkan dengan menggunakan kemeja seperti nyala api di tengah terik matahari seperti ini?

Atau mungkin dengan kalimat lain yang lebih pada kesan menunjukkan.

BACA PULA:

Kamu Terbiasa Dengan Rutinitas Seorang Penulis

Photo by Ivan Samkov on Pexels.com

Pekerjaan penulis juga adalah sebuah rutinitas, meskipun para penulis hebat tidak pernah menganggap pekerjaan ini sebagai sebuah aktivitas yang membosankan.

Penulis terbiasa membaca, dan kamu juga membiasakannya. Penulis hebat menulis setiap hari, kamu juga mempraktikkannya. Penulis terbaik memiliki waktu dan tempat khusus untuk menulis, dan kamu pun mengatur aktivitasmu untuk melakukan hal yang sama.

Jika hal ini kamu lakukan, dengan terbiasa dalam rutinitas seorang penulis setiap harinya, maka kamu adalah calon penulis hebat.

Kamu Tidak Pernah Berpikir untuk Berhenti Menulis

Photo by cottonbro on Pexels.com

Nah ini yang terakhir dan mungkin paling penting, bahwa kamu tidak pernah terpikir untuk berhenti menulis sampai kapan pun.

Penulis yang hebat tidak pernah pensiun, tidak pernah cuti, dan tidak pernah memiliki hari libur. Ketika mereka sedang tidak menulis mereka akan membaca. Ketika sedang tidak membaca maka para penulis yang luar biasa itu akan mengisi pikiran dan imajinasi mereka dengan berbagai hal yang akan mereka tuliskan nantinya.

Jika kamu tidak pernah berpikir untuk berhenti menulis dengan alasan apa pun, percayalah, kamu sebenarnya dilahirkan untuk menjadi seorang penulis hebat.

Jadi, ikuti saja kata hatimu.


Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

BAGAIMANA CARA MENULIS BUKU: SEBUAH PANDUAN SERIUS UNTUK PENULIS PEMULA

Bagaimana sebenarnya cara menulis buku yang paling efektif dan mudah dipraktikkan oleh para penulis pemula?

Jika kamu adalah salah satu orang yang memiliki keinginan untuk menjadi seorang penulis di kemudian hari, dan baru mulai mencobanya sekarang, panduan ini ditulis untuk kamu. Dengan panduan yang lengkap namun sederhana ini, kamu akan lebih cepat menyelesaikan penulisan buku dan meraih mimpimu menjadi seorang penulis.

Nah, bagaimanakah panduannya serta apa yang harus kamu lakukan?

Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Panduan Mudah dan Lengkap Cara Menulis Buku untuk Para Pemula

Photo by Suzy Hazelwood on Pexels.com

Bagi para penulis pemula, cara menulis buku dan menerbitkannya bisa saja adalah sebuah tantangan yang sulit. Namun dengan kesediaan kamu untuk belajar, semua proses ini sebenarnya adalah sesuatu yang sederhana dan gampang untuk dilakukan.

Apakah kamu sedang mempersiapkan diri untuk menulis kisah menarik, atau jenis tulisan apa pun yang ingin kamu tuliskan, panduan ini bisa kamu terapkan. Cara menulis buku tentang kisah hidup atau tentang apa saja, akan semakin mudah untuk dilakukan dengan menerapkan panduan-panduan ini nantinya.

Lantas, bagaimanakah panduannya?

Ini dia langkah-langkahnya

BACA JUGA:

Berlatih dan Kembangkan Keterampilan Menulismu Setiap Hari

Photo by fotografierende on Pexels.com

Menulis buku atau menulis apa pun yang sifatnya panjang dan kontinyu, tidak ubahnya seperti keterampilan dalam olahraga. Untuk bisa menjadi pemain bulu tangkis yang hebat, kamu tidak bisa meraihnya dengan membaca buku tentang bulu tangkis atau hanya menonton pertandingan badminton di TV saja.

Ada latihan yang konsisten dan terus menerus untuk mencapai sebuah keterampilan yang mumpuni.

Oh ya, apakah kamu tahu nama Khabib Nurmagomedov, petarung mixed martial art di UFC yang tidak pernah sekali pun kalah itu?

Untuk mendapatkan kemampuan bertarung yang sangat baik dan mental yang sangat siap, Khabib berlatih setiap hari. Ia tidak pernah babak belur dalam setiap pertandingan. Dan yang pasti rekor 29 kali menang dan tidak pernah kalah sekali pun telah membuktikan pada dunia bahwa ia adalah legenda dalam ajang olahraga tarung bebas tersebut.

Nah, demikian pula dengan cara menulis buku novel, cerpen, artikel, biografi dan lain sebagainya. Kamu harus melatih dan mengembangkan keterampilan kamu setiap hari dengan menulis, membaca, mengetahui sesuatu yang baru, dan lain sebagainya.

Kamu mungkin tidak akan sekaya J.K. Rowling, atau seterkenal Leo Tolstoy, tapi yang jelas kamu akan semakin bertumbuh menjadi seorang penulis setiap harinya.

Ciptakan Ruangan atau Tempat Khusus Menulis

Photo by Anthony Shkraba on Pexels.com

Cara menulis buku pemula yang juga jarang disadari oleh banyak penulis kadang adalah mengenai pentingnya sebuah tempat yang tepat untuk menulis. Kamu tidak bisa menciptakan karya tulis yang menarik jika kamu terganggu dengan apa yang ada di sekelilingmu.

Buatlah sebuah tempat khusus yang dapat kamu gunakan sebagai studio untuk menulis. Ketika kamu memasuki tempat tersebut dan berada di dalamnya, aura yang muncul adalah menulis dan berkarya. Lupakan sejenak tentang gangguan semacam televisi, video game atau pun handphone dan sosial media.

Tentu saja kamu dapat membuat tempat seperti itu di rumah kamu, di kamar tidur atau dimana pun kamu merasa nyaman.

Studio menulis tidak harus mewah dan lengkap. Namun studio menulismu haruslah mampu memberi suasana yang nyaman untuk menulis tanpa gangguan.

Menyediakan ruangan khusus untuk menulis adalah jawaban dari bagaimana cara menulis buku yang kedua.

BACA PULA:

Temukan Alasan yang Tepat Mengapa Kamu Ingin Menulis

Photo by Eva Elijas on Pexels.com

Banyak para penulis pemula yang memiliki impian besar untuk menjadi penulis, tidak menyadari betapa kesepiannya pekerjaan menjadi seorang penulis.

Kamu akan menghabiskan banyak waktu dengan duduk sendirian di depan monitor laptop atau komputer. Kamu akan disibukkan dengan riset, menulis, mengedit, layout, menentukan cover dan lain sebagainya. Dan sedihnya, semua itu akan lebih banyak kamu lewati dengan sendirian.

Jika sudah begini, beberapa orang akan menyerah dengan kebosanan. Dan impian mereka menjadi penulis pun kandas.

Dalam panduan cara menulis buku pemula PDF, seringkali ditekankan bahwa kamu harus menemukan alasan mengapa kamu menulis sebelum proses menulis itu sendiri. Kumpulkan setidaknya beberapa alasan sebagai pendorong, motivator, kobaran semangat, untuk kamu jadikan percikan tekad menulismu supaya tidak pernah padam.

BerkomitmenTinggi

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Menulis buku bisa memakan waktu yang lama. Bisa berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Tanpa komitmen yang kuat untuk menyelesaikannya, kamu akan menemui kesulitan untuk melihat apa yang kamu tulis ada di tangan para pembaca.

Apa pun jenis buku yang kamu tulis, fiksi atau pun non fiksi, semuanya akan membutuhkan komitmen tingkat tinggi untuk dijalani. Sayangnya, tidak setiap hari penulis merasa dalam kondisi terbaik untuk menulis. Writer block, kebosanan, jenuh, bad mood, kesibukan, pekerjaan dan lain sebagainya, adalah beberapa rintangan yang siap menjegal impianmu.

Jika sudah begini, komitmenmu pada hasil akhir, dalam arti komitmenmu untuk menyelesaikan buku, adalah kunci untuk bisa melewatinya.

BACA JUGA:

Riset dan Cari Tahu Siapa Pembacamu

Photo by Zichuan Han on Pexels.com

Langkah menulis buku selanjutnya yang juga tidak boleh kamu lupakan adalah dengan mencari tahu tentang siapa sebenarnya yang akan menjadi pembaca ideal kamu nantinya?

Orang-orang membeli buku karena mereka membutuhkan informasi, mencari hiburan atau supaya mereka merasa terinspirasi. Ketika kamu mengetahui apa yang calon pembaca bukumu inginkan, yang harus kamu lakukan kemudian adalah dengan menyesuaikan apa yang bisa kamu tulis untuk mereka.

Titik terbaik sebagai jalan keluar dari hal ini adalah dengan mengenal seperti apa target pembacamu dan apa yang mereka inginkan. Langkah selanjutnya adalah dengan mencari titik tertentu dalam tulisan kamu yang selaras dengan keinginan mereka untuk dikembangkan.

Misalkan kamu menulis buku untuk diterbitkan berupa novel yang calon pembacanya adalah remaja, maka kamu harus pula mengenal remaja targetmu itu seperti apa, apa yang mereka sukai, topik seperti apa yang akan membuat mereka senang.

Kemudian temukan apakah topik tulisanmu sesuai dengan yang mereka inginkan, dan berfokuslah disana.

Pelajari Buku Lain

Photo by Leah Kelley on Pexels.com

Jika kamu adalah penulis buku misteri, maka tidak ada salahnya untuk membaca buku dengan genre yang sama. Ini bukan untuk menjiplak, meniru atau plagiat, tapi ini adalah semacam studi banding untuk menggali keunggulan tulisan kamu.

Kamu bisa melakukan ini dengan tidak harus menamatkan semua buku yang memiliki genre sama dengan yang kamu tulis. Kamu mungkin bisa memilih 10 buku yang terbaik di antaranya, kemudian mulai mempelajari mengenai judulnya, kategorinya, dan juga beberapa ide yang tersimpan di dalamnya.

Untuk memudahkan prosesnya, kamu mungkin juga bisa melihat review dari para pembaca buku tersebut. Catat dan identifikasi apa yang mereka suka, apa yang mereka tidak suka dan, apa pula yang mereka harapkan.

BACA PULA:

Kumpulkan Ide Buku

Photo by Dom J on Pexels.com

Jika kamu menulis buku fiksi namun mengambil lokasi yang nyata, maka detail adalah sesuatu yang sangat penting. Kamu harus mampu menggambarkan setting lokasi cerita fiksimu itu serinci mungkin.

Namun jika kamu menulis buku non fiksi, maka sumber dan riset adalah yang paling mendasar. Sebuah karya ilmiah tentunya membutuhkan sumber yang jelas, referensi yang cukup, dan juga penelaahan yang memadai dari penulisnya.

Oleh karena itu sebelum kamu mantap menulis sebuah buku, baik fiksi atau pun non fiksi, kumpulkan sebanyak mungkin ide mengenai bukumu. Secara sederhana kamu bisa melakukan ini seperti cara menulis buku pelajaran dimana kerangka dan listicle memudahkan prosesnya.

Tetapkan Buku yang Kamu Tulis

Photo by Ketut Subiyanto on Pexels.com

Jika kamu menulis buku non fiksi, ini adalah bagian yang tidak bisa kamu langkahi. Kamu harus mengenal bukumu sebaik mungkin bahkan sebelum kamu menulisnya sekali pun.

Tuliskan beberapa pertanyaan berikut ini dalam sebuah kertas kosong, kemudian jawablah sendiri dengan sangat jujur. Tidak perlu khawatir dengan penilaian, tidak ada yang akan melihat jawaban yang kamu tuliskan.

  1. Untuk siapa sebenarnya buku yang ditulis ini?
  2. Apa ide besar yang ada dibalik buku ini?
  3. Apa sebenarnya yang menjadi kekuatan dan kelemahan saya dalam menuliskannya?
  4. Apa yang membuat buku ini berbeda dengan buku lain yang sejenis?
  5. Apa yang ditawarkan buku ini sehingga ia layak dibaca?

Sebenarnya bagian cara menulis buku ini seperti menulis rencana internet marketing. Jadi kamu memulainya dengan menganggap bahwa bukumu adalah sebuah produk yang harus memiliki nilai jual yang dapat menjawab kebutuhan pembaca.

BACA JUGA:

Tentukan Tipe Gaya Menulismu

Photo by Dziana Hasanbekava on Pexels.com

Jika kamu menuliskan bukumu menggunakan pemetaan terlebih dahulu seperti plot cerita, penyusunan karakter, penetapan setting, menggunakan kerangka yang lengkap dan lain sebagainya, maka kamu adalah jenis penulis dengan gaya Plotters.

Namun, jika kamu menulis benar-benar mengalir saja, kamu hanya membiarkan dirimu hanyut bersama alur cerita dalam pikiranmu ketika menulis, atau kamu seakan dibimbing Tuhan dalam menulis setiap kata tanpa rencana, maka kamu adalah penulis dengan gaya Pantsers.

Apa pun gaya yang membuat kamu nyaman dalam menulis, lakukan.

Setiap orang akan memiliki gaya menulisnya masing-masing. Dan itu akan membutuhkan proses serta tidak menjadi masalah.

Saat menulis novel Merapi Barat Daya yang mendapat rating sempurna dari pembacanya itu, saya menulisnya dengan gaya Pantsers. Sementara saat menulis buku non fiksi seperti Dewi Gunung, Mahkota Himalaya dan yang lainnya, maka saya menulisnya dengan gaya plotters.

Kamu bebas memilih salah satu sebagai gayamu, atau bahkan kedua-duanya sekaligus.

Wawancarai Orang yang Berpengalaman

Photo by Sora Shimazaki on Pexels.com

Wawancara adalah cara menulis buku yang bisa kamu lakukan jika kamu menulis non fiksi. Atau bahkan juga untuk buku fiksi.

Jika kamu menulis misalnya tentang dunia pendidikan, maka melakukan beberapa wawancara dengan pendidik, dengan guru, dengan penulis buku pelajaran dan pengambil keputusan, tentu saja akan lebih menarik.

Hasil wawancara akan memberi kamu perspektif baru yang akan membuat buku yang kamu tulis menjadi lebih kaya.

BACA PULA:

Buat Kerangka Buku

Photo by Michael Burrows on Pexels.com

Outline atau kerangka adalah bagian sangat penting dalam cara menulis buku kisah hidup atau buku apa pun juga. Jadi, jangan diabaikan.

Membuat kerangka akan membuat kamu menulis lebih cepat, lebih tepat sasaran dan tidak melebar terlalu jauh. Kerangka yang mendetail juga mampu menambah produktivitas dalam menghasilkan buku dalam waktu yang lebih singkat.

Pada penulisan buku fiksi, kerangka juga bisa diterapkan dengan membuat plotting terlebih dahulu. Seperti disampaikan sebelumnya, jika kamu mengambil setting sesuatu yang nyata, membuatnya menjadi lebih mendetail adalah sesuatu yang lebih menarik.

Bertahap Seperti Marathon

Photo by Pixabay on Pexels.com

Ketika marathon, sangat berbahaya bagimu untuk langsung melibas 50 kilometer dalam satu kali putaran, Kamu akan lebih aman dan nyaman jika melakukannya secara bertahanp namun kontinyu hingga garis finish.

Cara menulis buku pun demikian.

Susunan kata, kalimat, paragraf, halaman dan bab, tidak bisa kamu sikat sekaligus dalam sekali duduk. Kami bisa membaginya dalam beberapa bagian yang lebih kecil dalam mengerjakannya. Hari ini kamu bisa menulis tentang A misalnya beberapa paragraf, besok kamu bisa melakukan hal yang sama untuk topik tengan B, C, D dan seterusnya.

BACA JUGA:

Menulislah Setiap Hari

Photo by Karolina Grabowska on Pexels.com

Seorang penulis profesional bisa menulis hingga 4.000 kata setiap hari atau bahkan lebih.

Ini terdengar berat bagi beberapa orang, bukan?

Menulis setiap hari secara konsisten itu membutuhkan tekad dan komitmen yang serius dan tidak setiap orang mampu melakukannya. Untuk menyiasatinya, kamu juga bisa melakukan hal ini secara bertahap. Misalnya dengan menetapkan target penulisanmu setiap hari dalam jumlah tertentu.

Untuk penulis pemula, jumlah 300 hingga 500 kata itu sudah cukup mengesankan jika konsisten dilakukan setiap hari. Dengan pengalaman dan jam terbang, satu hari 4.000 atau 5.000 kata tidak akan menjadi masalah lagi untukmu.

Selesaikan Naskah Pertamamu tanpa Rasa Khawatir

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Lupakan typho, salah ketik, ejaan yang salah, pemenggalan yang keliru, atau berbagai kesalahan teknik umum lainnya saat kamu menulis naskah pertamamu. Pokoknya, hilangkan kekhawatiran dalam hatimu saat menyelesaikan draf pertama buku yang kamu tulis.

Tujuan paling penting dari penulisan draf pertama adalah harus selesai, bagaimana pun hasilnya.

Nah, setelah draf pertama selesai, panduan cara menulis buku baru meminta kamu untuk memperbaikinya melalui editing, membaca ulang, dan perbaikan-perbaikan yang diperlukan untuk menyempurnakan naskahnya.

BACA PULA:

Terima saja jika Kamu Membuat Kesalahan

Photo by Ketut Subiyanto on Pexels.com

Membuat kesalahan dalam proses menulis itu adalah sesuatu yang biasa. Apalagi jika itu adalah draf pertama.

Kamu mungkin akan salah dalam menuliskan nama tempat, istilah, menuangkan dialog, atau bahkan membuat urutan plot bab yang sesuai. Jika kamu menemukan hal ini saat kamu membaca ulang draf pertama yang kamu tulis, artinya kamu sudah sukses melangkah ke tahap penulisan yang lebih baik.

Ada beberapa penulis pemula yang merasa begitu frustasi ketika menemukan naskah pertama terlihat demikian kacau.

Sejujurnya, itu bukanlah masalah. Bahkan hampir setiap penulis besar yang kamu kenal, melewati hal yang sama dalam proses tumbuh kembang mereka menjadi penulis.

Terima saja kenyataan jika kamu membuat kesalahan dalam naskah pertamamu. Jika kamu mampu menjaga semangat dan konsistensimu untuk tetap stabil, kamu akan melihat betapa cepat kamu nantinya berkembang dalam penulisan selanjutnya.

Atur Waktu Menulismu dengan Baik

Photo by JESHOOTS.com on Pexels.com

Ini mungkin lebih kepada tips menulis buku yang baik. Saya juga sudah menuliskan hal ini dalam beberapa postingan saya untuk topik yang relevan.

Kemampuan mengatur waktu untuk menulis dan konsisten menjalaninya adalah bagian besar dari kesuksesan menulis itu sendiri, paling tidak dalam hal produktivitas dan efektivitas.

Saya biasa mulai menulis buku sejak jam 03:00 pagi hingga jam jam 06:00, atau setelah anak-anak saya terbangun. Siang harinya saya juga menulis artikel untuk pekerjaan saya sebagai content writer atau ghost writer, kemudian sore dan malam harinya saya lanjutkan dengan menulis untuk blog yang saya kelola.

Sebagai penulis pemula, kamu mungkin tidak bisa menulis seharian dan setiap hari. Untuk itu aturlah waktumu sebaik mungkin dan temukan saat paling ideal bagi kamu untuk menulis.

Dan yang paling penting, disiplinlah dalam menjalaninya

BACA INI JUGA, YUK:

Tetapkan Deadline

Photo by Black ice on Pexels.com

Penulis profesional menulis menggunakan deadline.

Ini bukan seperti mempersiapkan sebuah hukuman pancung jika kamu terlambat menyelesaikan tulisan, namun lebih sebagai dorongan supaya kamu bisa menulis secara disiplin dan menyelesaikan buku kamu tepat waktu.

Deadline akan membantu kamu untuk mengatur strategi dalam menulis, baik dalam soal waktu mau pun dalam soal target harian.

Seumpama kamu mulai menulis pada bulan Januari dan menargetkan buku kamu berjumlah 60.000 kata. Kemudian kamu memasang deadline pada akhir bulan April. Maka kamu setidaknya memiliki waktu selama 4 bulan atau 120 hari dalam menuliskannya.

Secara sederhana kamu harus menulis setidaknya 500 kata dalam satu hari untuk membuat targetmu tercapai dan buku kamu selesai tepat waktu, bukan?

Lawan Writer Blocks

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Sebagai penulis, tidak setiap hari kamu terinspirasi untuk menulis. Ada kalanya kamu akan merasa jenuh, bosan, tidak tahu harus menulis apa, atau merasa menghadapi dinding tebal kebuntuan yang tidak dapat kamu tembus.

Dan kamu sudah tahu kan, itu adalah writer block?

Lantas, apa saran terbaiknya saat menghadapi writer block seperti ini?

Tidak ada saran yang paling baik dalam menghadapi writer block selain dengan melawannya. Cari tips menghadapi writer block untuk kemudian menulislah lagi. Jangan berlama-lama memanjakan kemandulan para penulis ini sehingga membuat kamu terbiasa berdamai dengannya.

Lawan writer block, dan jangan menyerah dengannya.

BACA PULA:

Lihat Kembali Proses yang sudah Kamu Lakukan

Photo by Markus Winkler on Pexels.com

Ketika writer block melanda, lihat kembali seberapa jauh kamu telah melangkah. Dengan melihat, membaca dan me-review kembali apa saja yang sudah kamu lakukan, kamu akan menyadari bahwa kamu semakin dekat pada tujuan.

Bisa saja kamu telah menulis 10.000 kata, 30.000 kata atau bahkan 50.000, dan jika kamu memilih menyerah pada writer block ketika pencapaianmu sudah sedemikian signifikan, itu adalah satu hal yang sangat disayangkan.                                                                                                     

Melihat kembali proses yang sudah dilalui akan memberi kamu kekuatan untuk terus menulis.

Karyamu hampir saja selesai dituliskan, jangan menyerah oleh rintangan dan writer block yang datang menghadang.

Beri Jeda Sebelum Melakukan Editing

Photo by Pixabay on Pexels.com

Bagaimana cara menulis buku selanjutnya adalah dengan memberikan jeda sebelum kamu melakukan proses editing. Jeda ini bisa satu minggu atau dua minggu, atau tergantung kamu dalam menetapkan waktunya. Hal yang paling penting adalah, jeda ini mampu memberi kamu kesegaran dan relaksasi sejenak setelah menulis sepanjang waktu.

Di samping itu, dengan memberikan jeda antara penulisan draf pertama dan editing yang harus kamu lakukan selanjutnya, kamu memiliki kesempatan untuk sedikit merayakan keberhasilanmu.

Bagaimana pun juga, keberhasilan menyelesaikan naskah pertama bagaimana pun hasilnya, adalah kesuksesan pertama yang sudah selayaknya dirayakan oleh seorang penulis pemula. Selain itu, jeda ini juga akan membuat pikiranmu lebih fresh, lebih tenang dan lebih nyaman ketika melakukan editing nantinya.

BACA JUGA:

Tetapkan Budget Penerbitan Mandiri

Source: Business Khow-How

Hal yang paling saya sukai dalam menerbitkan buku saat ini adalah kamu tidak harus melakukannya melalui penerbit besar untuk mempublikasikan bukumu. Dengan berbagai pertimbangan, menerbitkan buku secara mandiri jauh lebih menyenangkan untuk dilakukan.

Nah, dalam penerbitan mandiri ini, kamu tentu saja harus memikirkan biayanya.

Beberapa penerbit indie mengharuskan penerbitan dalam jumlah tertentu, bisa 20 atau bahkan 50 eksemplar. Paket ini juga sebagian besar sudah dilengkapi dengan layanan ISBN, desain cover, dan layouting.

Setelah naskahmu selesai dan kamu anggap sudah siap terbit, maka kamu dapat memperhitungkan berapa biaya yang akan kamu siapkan untuk mempublikasikannya.

Cari Editor Profesional dan Proofreader Berpengalaman atau Lakukan Sendiri

Source: Fiverr

Secara pribadi, saya tidak pernah menggunakan editor profesional atau pun proofreader berpengalaman untuk semua buku-buku saya. Dengan segala keterbatasan, saya harus melakukan semua pekerjaan itu sendiri.

Namun seiring pengalaman dan jam terbang, semua proses menjadi semakin baik dan menyenangkan. Editing memang memerlukan upaya yang ekstra untuk bisa dilakukan, proofreading juga demikian.

Akan tetapi jika kamu memiliki cukup banyak bujet dan  ingin menghasilkan buku yang lebih bonafit, kamu bisa menggunakan jasa editor dan proofreader. Namun yang paling penting adalah, bagian ini tidak boleh menghalangi kamu untuk terus mem-publish bukumu meskipun bujet kamu sendiri terbatas.

YUK, BACA INI JUGA:

Terbitkan Bukumu

Source: Babyblog

Nah, ini adalah bagian yang paling mengasyikkan sekaligus juga menegangkan dalam proses menjadi seorang penulis. Menerbitkan buku hasil karya pertama kamu akan memberikan perasaan yang luar biasa. Kamu akan mendapatkan pengalaman dan sensasi tersendiri ketika melakukannya nanti.

Apa pun cara penerbitan yang kamu pilih, indie atau pun mayor, rasa deg-degan menunggu hasil cetakan bukumu adalah sesuatu luar biasa.

Kamu bisa saja masih akan menemui berbagai kesalahan setelah membaca buku kamu secara langsung nantinya. Kamu mungkin akan berkata; seharusnya covernya begini, penulisannya begini, atau kalimatnya begini. Namun, lupakan sejenak mengenai hal itu. Rayakan saja kesuksesanmu yang telah berhasil menerbitkan sebuah buku.

Dapatkan Feedback dan Review

Photo by fotografierende on Pexels.com

Selanjutnya setelah buku kamu jadi dan mulai didistribusikan kepada pembeli, mintalah kepada mereka untuk memberi kamu feedback atau sedikit review ringan.

Apa pun review yang mereka berikan, buka hati kamu selebar mungkin untuk menerimanya.

Pujian, saran, kritik, referensi dan semacamnya, adalah hal berharga utuk menyempurnakan tulisan-tulisan kamu selanjutnya.

Selanjutnya Bagaimana?

Source: Balloon One

Nah, itu adalah serangkaian langkah cara menulis buku yang sebenarnya dapat kamu pahami dengan mudah dan praktikkan. Dengan latihan dan konsistensi terus-menerus, kamu akan semakin mahir dan berpengalaman melakukannya.

Oh ya, jika kamu masih merasa mempraktikkannya, kamu bisa meminta bimbingan penulisan buku pada www.penulisgunung.id juga, lho. Caranya gampang, kamu hanya perlu menghubungi melalui form kontak yang telah disediakan.

Selamat mencoba!


Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

5 LANGKAH MENGUBAH PTK GURU (PENELITIAN TINDAKAN KELAS) MENJADI BUKU BER-ISBN

Mengubah PTK Guru atau Penelitian Tindakan Kelas menjadi sebuah buku ber-ISBN sebenarnya bukanlah proses yang sulit. Dengan sedikit keterampilan dan modifikasi, kamu dapat mengeksekusinya dengan mudah. Selain menghemat waktu dan tenaga, proses yang tepat juga dapat memberikan kamu efisiensi waktu yang lebih baik.

Lantas, bagaimanakah cara mengubah data PTK guru menjadi sebuah buku ber-ISBN yang gampang untuk dilakukan?

Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Mengubah PTK Guru menjadi Buku ber-ISBN dalam 5 Langkah Mudah

Photo by Jess Bailey Designs on Pexels.com

Laporan Penelitian Tindakan Kelas atau PTK adalah sebuah karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seorang pendidik atau guru, laporan ini berisi hasil dari penelitian dan riset yang dilakukan oleh guru tersebut dalam kelas. Untuk sistematika penulisan PTK pun sudah ada ketentuannya.

Dalam teorinya, Penelitian Tindakan Kelas atau PTK memang dilakukan dalam upaya untuk menemukan permasalahan dalam kelas, kemudian mencari solusinya, dan mendokumentasinya dalam sebuah laporan PTK  yang sistematis.

Meskipun demikian, ada pula guru yang membuat PTK untuk keperluan yang berbeda. Selain untuk menemukan permasalahan, mendapatkan solusi, serta mendokumentasikan semua proses tersebut, tujuan lain yang paling populer dari pembuatan PTK adalah untuk syarat kenaikan pangkat.

Lantas, apakah ada perbedaan di antara keduanya?

Sebenarnya pada banyak contoh PTK guru, tidak ada perbedaan yang signifikan antara penyusunan PTK sebagai standar umum mau pun sebagai syarat kenaikan pangkat.

Namun memang pada PTK sebagai syarat kenaikan pangkat, adanya PTK menjadi salah satu syarat yang harus ada bagi seorang guru yang ingin menaikkan grade mereka.

BACA JUGA:

Bentuk-Bentuk Penelitian Tindakan Kelas atau PTK Guru yang Paling Banyak Direkomendasikan

Photo by Anete Lusina on Pexels.com

Berdasarkan buku 4, kenaikan pangkat guru yang menggunakan PTK sebagai syarat berlaku mulai dari golongan III/d ke IV.a. Jadi, guru pada konteks ini, diwajibkan untuk membuat PTK jika ingin mengajukan syarat kenaikan pangkat.

Nah, PTK sendiri memiliki banyak bentuk saat diajukan sebagai syarat kenaikan pangkat. Beberapa bentuk yang paling populer misalnya adalah;

  • Bentuk laporan PTK umum.
  • Jurnal.
  • Artikel populer di media massa.
  • Atau, buku ber-ISBN.

Penyusunan PTK sebagai syarat kenaikan pangkat dalam bentuk laporan umum, jurnal, atau artikel populer di media massa, tentunya sudah tidak asing lagi untuk kamu ketahui. Sementara membuat PTK atau mengubah Penelitian Tindakan Kelas menjadi sebuah buku ber-ISBN sendiri masih banyak guru atau pendidik yang bingung dalam melakukannya.

Lantas, bagaimanakah cara mengubah login PTK guru menjadi sebuah buku ber-ISBN?

Berikut adalah 5 tips yang bisa kamu ikuti dengan mudah.

Langkah Mudah Mengubah Penelitian Tindakan Kelas atau PTK Guru menjadi Buku ber-ISBN

Ada cara yang dapat kamu ikuti dengan mudah untuk melakukan hal ini. Beberapa langkah yang paling penting dan mudah dilakukan dalam proses ini adalah sebagai berikut;

Ubah Judul PTK Guru menjadi Judul Populer

Photo by cottonbro on Pexels.com

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan dalam mengubah laporan Penelitian Tindakan Kelas atau PTK Guru menjadi sebuah buku adalah dengan mengubah judulnya terlebih dahulu.

Penting untuk kamu pahami bahwa ada perbedaan yang signifikan antara cara penyajian judul untuk sebuah laporan PTK dengan sebuah judul buku karya tulis ilmiah yang populer. Langkah pertama ini meminta kamu untuk mengubah judul yang panjang dan detail dari sebuah PTK, menjadi judul yang lebih populer dan komersial.

Contohnya begini;

Jika judul laporan PTK yang kamu tulis adalah misalnya;

Penerapan Outdoor Learning untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Sejarah bagi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri Pasir Jambu 01 Tahun Pelajaran 2021/2022

Maka beberapa pilihan judul populer untuk sebuah buku ber-ISBN yang bisa kamu gunakan adalah;

  • Meningkatkan Prestasi Belajar dengan Outdoor Learning
  • Outdoor Learning Sebagai Cara Jitu Meningkatkan Prestasi Belajar
  • Outdoor Learning dan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar
  • Dll.

Buat Struktur PTK menjadi Struktur Buku

Photo by Anete Lusina on Pexels.com

Selanjutnya setelah kamu mendapatkan judul yang tepat untuk buku ber-ISBN gubahan dari judul PTK yang kamu miliki, maka kamu sekarang dapat berfokus pada membuat struktur bukunya sendiri.

Maksudnya adalah; bagaimana kamu menyusun layouting atau kerangka laporan PTK yang sudah tersedia menjadi sebuah layouting buku yang populer. Ini mungkin akan membuat kamu harus mengubah jumlah bab, pembagian pokok bahasan, judul bab, dan lain sebagainya.

Pada contoh PTK guru SMP yang kompleks misalnya, kamu dapat membagi laporan itu menjadi sesuatu yang lebih sederhana dan eye catching. Perlu juga untuk kamu ingat dalam proses mengubah PTK menjadi buku ber-ISBN adalah bahwa hal ini juga memperluas jaringan pembaca.

Artinya; kamu tidak lagi berfokus pada susunan kertas yang akan dibaca sebagai hasil laporan. Namun kamu juga membuat sebuah tulisan yang memikat untuk dibaca olehh orang lain yang tidak terkait dalam laporan PTK yang dibuat.

Susun Bab Buku Berdasarkan Susunan Bab PTK

Photo by Anete Lusina on Pexels.com

Nah, setelah kamu mendapatkan layouting atau kerangka yang tepat dari buku gubahan PTK yang akan kamu terbitkan, kamu dapat memfokuskan pada pokok bahasannya sendiri.

Dalam penyusunan pokok bahasan PTK menjadi sebuah buku ber-ISBN ini, kamu juga perlu memperhatikan beberapa hal antara lain, yaitu;

  • Hapus dan ubah rumusan masalah, manfaat dan definisi operasional. Ganti penulisan background semacam ini menjadi sebuah paparan yang menjelaskan kondisi memprihatinkan terkait pembelajaran yang diampu.
  • Kata-kata yang menjelaskan ‘penulis melakukan penelitian tindakan kelas…” dapat diubah narasinya menjadi misalnya; “Buku ini ditulis berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang berjudul…”.
  • Modifikasi semua bagian yang mencirikan penelitian pada satu tempat secara khusus. Susunan buku sebaiknya membahas objek permasalahan secara umum. Sekolah yang menjadi objek penelitian dapat dibahasakan sebagai sampel permasalahan dan solusi yang diajukan.

Lengkapi Persyaratan Mendapatkan ISBN

Photo by Anete Lusina on Pexels.com

Nah, ini adalah bagian yang tidak boleh tertinggal dalam verifikasi PTK guru, yakni ISBN itu sendiri. Beberapa orang bahkan lebih tertarik untuk mengutamakan ISBN itu sendiri dibandingkan isi dan pemaparan buku dari PTK yang merupakan faktor yang lebih fundamental.

ISBN atau International Standard Book Number, hakikatnya adalah sistem pencatatan buku supaya dapat dengan mudah untuk dikenal dan didata. ISBN bagaimana pun krusialnya sebagai bagian dari syarat kenaikan pangkat seorang guru terkait laporan PTK, tidak pernah lebih penting dari isi buku itu sendiri.

Mengajukan ISBN untuk sebuah buku itu tidak serumit yang dibayangkan. Selama sebuah buku telah memenuhi syarat-syarat pengajuan berupa misalnya: halaman judul, halaman cover, halaman kata pengantar, halaman daftar isi, halaman daftar pustaka, biodata penulis dan lain sebagainya, sebuah buku dapat memperoleh ISBN dengan mudah.

Jadi yang ingin disampaikan adalah; PTK kenaikan pangkat guru dalam bentuk buku ber-ISBN itu bukan ISBN-nya saja yang penting. Namun isi dan esensi dari buku itu sendiri jauh lebih penting.

BACA JUGA:

Cetak dan Publikasikan

Photo by Anna Nekrashevich on Pexels.com

Nah, langkah terakhir setelah semua selesai adalah kamu dapat menemukan sebuah percetakan atau penerbit untuk mencetak buku kamu.

Bagian ini menjadi sesuatu yang susah-susah gampang untuk dilakukan. Untuk bisa mendapatkan buku yang siap cetak, kamu kadang harus mengeluarkan budget yang tidak sedikit. Biaya ini dibebankan untuk pengurusan dan pendaftaran ISBN, layouting, editing, desain cover dan lain sebagainya.

Belum lagi kemudian, waktu yang dibutuhkan sampai buku kamu selesai dicetak dan diterbitkan akan cukup lama. Bahkan ada beberapa penerbit yang meminta jangka waktu hingga lebih dari satu atau dua bulan.

Pada bagian ini, kamu juga harus mempertimbangkan deadline cetak buku kamu sendiri. Jangan sampai syarat kenaikan pangkat dari buku ber-ISBN yang dikembangkan dari PTK justru membuatmu kamu terlambat dalam memenuhi syarat kenaikan pangkat.

Jika Kamu Sangat Sibuk dan Sulit Mengerjakan Hal Ini…

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Maka kamu dapat menghubungi www.penulisgunung.id dan meminta  PTK yang kamu miliki untuk diubah menjadi buku ber-ISBN.

Dengan pengalaman yang dimiliki dan jam terbang penulisannya sendiri, www.penulisgunung.id akan menghasilkan buku terbaik hasil dari gubahan PTK yang sudah kamu miliki.

Jadi, jangan ragu untuk menghubungi kami, ya.



Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

10 ALASAN MENGAPA JASA PENULIS ARTIKEL PILIHAN TEPAT PEBISNIS ONLINE

Tahukah Anda bahwa 80% dari calon pembeli saat ini menggunakan internet dan sumber bacaan sebagai referensi utama mereka. Berdasarkan data ini, sangat wajar jika jasa penulis artikel merupakan solusi yang paling tepat untuk Anda yang memiliki bisnis online dan berniat untuk mempromosikannya.

Dengan keterampilan dan kemampuan yang mereka miliki, jasa penulis online mampu menghasilkan tulisan yang informatif, edukatif, dan juga menjual kepada masyarakat. Dalam waktu yang konsisten, berbagai manfaat lain pun akan berdatangan dan membuat bisnis online yang Anda miliki semakin mendapatkan reputasi di internet.

Lantas, apa sajakah manfaat menggunakan jasa content writer bagi seorang pebisnis online?

Yuk, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

10 Alasan Jasa Penulis Artikel adalah Pilihan Paling Tepat Bagi Pebisnis Online untuk Mempromosikan Usaha Mereka

Photo by Ann Nekr on Pexels.com

Jasa penulisan artikel ilmiah atau pun untuk kepentingan komersial, adalah industri baru di era genarasi Z sekarang. Kemampuan menulis di internet, apa pun itu bentuknya, telah melahirkan berbagai peluang besar bagi generasi Z untuk mampu memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai bidang kehidupan.

Nah, di antara berbagai bidang itu, perekonomian digital adalah yang mungkin paling menarik. Era internet secara sporadis telah memindahkan aktivitas perekonomian dari dunia riil ke digital. Jenis usaha dan produk apa pun, barang atau pun jasa, harus hadir dalam dunia internet supaya dapat terus bertahan di era sekarang.

Tumbuh dan berkembang pesatnya perekonomian digital membutuhkan jenis pemasaran yang tidak sama dengan teknis pemasaran biasa. Calon pembeli dan pengguna jasa saat ini, menghabiskan mayoritas besar waktu mereka di depan gadget. Siapa pelaku usaha yang mampu menarik perhatian mereka, adalah mungkin yang memiliki peluang untuk diterima.

Lalu, bagaimana caranya?

Disinilah kemudian para content writer dan content creator menemukan dunia mereka. Merekalah kemudian yang bertugas untuk membuat segala sesuatu baik berupa tulisan atau pun media lain, yang mampu menarik hadirnya calon pembeli pada suatu bidang usaha di internet.

BACA JUGA:

Seberapa Penting Jasa Penulis Artikel Bagi Bisnis Online?

Source: Freepik

Anggaplah Anda membuka sebuah toko baru yang lokasinya cukup tersembunyi dari keramaian, lalu bagaimana cara Anda menarik calon pembeli?

Anda mungkin akan memasang poster, pamflet, spanduk, selebaran, menggunakan pengeras suara dan berbagai cara lainnya untuk menarik perhatian.

Nah, hal yang sama juga dilakukan oleh seorang penulis artikel yang spektrum kerjanya tentu saja secara digital.

Jasa penulisan artikel bahasa inggris, bahasa Indonesia, atau bahasa apa saja, memfokuskan diri mereka untuk menghasilkan tulisan yang bernilai. Dalam kasus bisnis online, tulisan itu haruslah yang memiliki dampak pada bisnis yang dituju.

Melihat hal ini dapat ditarik kesimpulan bahwa peran jasa penulisan artikel dalam bisnis online sangat besar. Hanya saja yang menjadi masalah kadang adalah; banyak pemilik bisnis online yang belum menyadari sepenuhnya mengapa jasa penulis artikel sangat signifikan pengaruhnya pada bisnis mereka.

Jika Anda sebagai pemilik bisnis online masih ragu dengan pernyataan ini, 10 hal berikut adalah alasan yang akan menjelaskannya.

80% Prospek dan Calon Pembeli Anda, Ada di Internet dan Mereka Lebih Tertarik untuk Membaca

Source: Freepik

Siapa calon customer sebuah bisnis online?

Ya, tentu saja orang-orang yang juga online dan menggunakan internet, kan?

Nah, yang menarik dari hal ini kemudian adalah; bahwa calon pelanggan Anda itu akan lebih memprioritaskan membaca informasi tentang bisnis yang Anda tawarkan. Anda bisa menunjukkan video, memproduksi gambar, namun pondasi utamanya tetap harus dalam bentuk tulisan.

Dengan fakta seperti ini, para pebisnis online yang sudah mengerti betapa besar peran penulisan dalam bisnis mereka, tidak akan mempermasalahkan lagi harga jasa penulisan artikel yang paling tepat untuk meng-endorse produk yang mereka tawarkan.

BACA PULA:

Artikel yang Berkualitas Akan Meningkatkan Engagement

Source: Freepik

Jika Anda merekrut penulis artikel yang berkualitas, atau menyewa jasa content writer yang profesional, maka ia tentu saja akan menghasilkan artikel yang berkualitas untuk bisnis Anda.

Korelasinya kemudian adalah, jika artikel high quality yang mereka hasilkan itu secara konsisten bisa terbit di bisnis Anda, maka engagement bisnis Anda pun akan meningkat dengan pesat.

Artinya, keterkaitan bidang bisnis yang Anda geluti akan mendapatkan posisi yang semakin baik dalam dunia digital. Atau posisi bisnis online yang Anda miliki akan semakin bagus posisinya.

Artikel yang Berkualitas Ikut Membangun Merk        

Source: Freepik

Dalam dunia bisnis online dan digital marketing, brand building adalah sesuatu yang penting. Merk yang diakui dan dipercaya lebih baik, akan menghasilkan imbas pasar yang juga lebih baik di internet.

Nah, selain dengan membangun kualitas produk dan layanan jasa, membayar jasa penulis artikel profesional adalah langkah yang bisa Anda lakukan untuk branding.

Jasa penulisan artikel profesional akan membantu menghasilkan artikel yang berkualitas bagi bisnis Anda yang tentu saja memberi kontribusi besar untuk membangun brand atau merk bisnis Anda di internet.

Mampu Menggambarkan Produk atau Jasa yang Anda Tawarkan Secara Lebih Komprehensif

Source: Freepik

Dengan membayar seorang penulis artikel yang berpengalaman, Anda akan mampu memberi gambaran yang sempurna untuk calon customer Anda.

Calon pengguna jasa yang Anda tawarkan, atau calon pembeli produk yang Anda miliki, akan memperoleh informasi bisnis secara lebih baik dengan artikel yang berkualitas. Artikel seperti ini mampu menggambarkan dengan baik keunggulan bisnis Anda dan mendorong calon pembeli menemukan alasan paling tepat untuk menggunakan produk dan jasa yang Anda tawarkan.

Nah, untuk mencapai tujuan ini, tentu saja kamu membutuhkan jasa penulis artikel yang terbaik.

BACA INI JUGA:

Artikel yang Berkualitas Adalah Cara Terbaik Membangun Trafik Organik

Source: Freepik

Siapa pun calon penulis yang mencari lowongan jasa penulis artikel, mereka akan disuguhi syarat untuk memahami kaidah penulisan SEO.

Tahukah kamu apa itu artikel dan penulisan SEO?

Penulisan artikel SEO atau Search Engine Optimazation adalah metode penulisan artikel di internet yang disesuaikan dengan cara kerja mesin pencari seperti Google atau Bing. Dengan menggunakan kaidah penulisan SEO, artikel yang ditulis akan lebih mudah untuk ditemukan oleh calon customers. Tujuannya adalah supaya bisnis online Anda mendapatkan traffic atau kunjungan dari hasil pencarian tersebut.

Dan organic traffic atau kunjungan yang alami sejauh ini paling efektif dilakukan melalui penulisan artikel yang berkualitas.

Artikel yang Berkualitas Mampu Menaikkan Rangking Website

Source: Freepik

Penulisan artikel yang konsisten dan berkualitas secara signifikan mampu meningkatkan rangking website. Semakin baik rangking website yang Anda miliki, maka semakin besar pula peluang untuk tampil di halaman pertama kolom  mesin pencarian.

Indeks rangking website dengan artikel memang membutuhkan waktu untuk dapat kamu lihat hasilnya. Namun, rangking website yang didapatkan dengan proses indexing artikel yang berkualitas akan membuat performance website kamu juga bertahan dalam waktu yang lama.

Nah, kabar baiknya lagi adalah rangking website dapat meningkat hingga 90% dengan arrtikel yang berkualitas dan dilakukan secara konsisten.

Artikel yang Diupdate Secara Konsisten Bagus untuk Mesin Pencari dan Juga Penggunanya

Source: Freepik

Salah satu cara menjadi jasa penulis artikel yang profesional adalah mampu menghasilkan artikel yang berkualitas dan konsisten dalam jangka waktu yang lama. Aplikasi yang baik dari hal ini akan mampu memberik kontribusi yang maksimal bagi website dalam dua fungsi sekaligus.

Fungsi pertama dari up date artikel yang konsisten akan membuat bisnis online yang Anda miliki semakin ramah bagi mesin pencari. Sementara fungsi kedua yang juga dapat menjadi lebih optimal dengan up date artikel yang disiplin adalah memudahkan bagi users untuk mendapatkan informasi terbaru dari bisnis yang Anda miliki.

Dan Anda bisa mendapatkan dua fungsi tersebut hanya dengan mempekerjakan seorang freelance penulis artikel atau pun merekrut content writer secara permanen.

KAMU MUNGKIN INGIN MEMBACA INI:

Konten Artikel yang Berkualitas Memudahkan Konversi

Source: Freepik

Bisnis online apa pun bentuknya, pada umumnya bertujuan untuk mendapatkan konversi setinggi mungkin. Konversi inilah yang menjadi muara dari segala jenis strategi digital yang dijalankan oleh seorang pemilik bisnis online.

Informasi yang disampaikan dalam penulisan artikel memberikan edukasi, keuntungan, solusi dan apa pun yang menjadi harapan dari user yang kemudian dapat diperoleh melalui produk atau jasa yang Anda tawarkan.

Konten yang berkualitas, baik berupa gambar, video, lebih-lebih tulisan, akan mampu memudahkan konversi yang menjadi tujuan bisnis Anda.

Berpromosi Melalui Jasa Penulis Artikel Lebih Hemat Biaya

Source: Freepik

Jika Anda menggunakan media promosi seperti facebook ads, google ads, atau jenis platform promosi lain di internet, Anda akan membutuh biaya besar untuk mendapatkan hasil yang signifikan.

Hal ini akan berbeda ceritanya jika Anda menggunakan jasa penulisan online profesional.

Melalui jasa penulisan artikel, Anda dapat menekan biaya promosi hingga lebih dari 70% namun tetap mendapatkan feedback yang bagus, bahkan dalam jangka panjang.

Penulisan Artikel yang Berkualitas adalah Investasi Jangka Panjang

Photo by Karolina Grabowska on Pexels.com

Alasan terakhir mengapa content writing adalah pilihan tepat para pebisnis online adalah karena hasilnya dapat bertahan dalam waktu yang lama. Arti lain dari alasan ini adalah; artikel yang berkualitas merupakan investasi jangka panjang sebuah bisnis online.

Jika Anda bisa mempekerjakan seorang penulis profesional yang mampu menghasilkan artikel berkualitas, Anda sangat beruntung. Hasil dari artikel yang berkualitas akan memberikan dampak jangka panjang yang hampir permanen untuk bisnis online yang Anda miliki.

Bandingkan hal ini dengan metode adsense yang membutuhkan biaya lebih mahal namun memiliki result yang singkat.

Jasa penulis artikel profesional tentu jauh lebih direkomendasikan untuk kebutuhan jangka panjang, kan?

BACA JUGA:

Menemukan Jasa Penulis Artikel Terbaik untuk Bisnis Online Anda

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

Setelah mengetahui demikian banyak manfaat yang bisa Anda peroleh untuk bisnis online Anda dengan mempekerjakan jasa penulis artikel yang prpofesional, Anda sekarang mungkin sedang berpikir untuk mencari jasa penulis artikel online untuk bisnis Anda, kan?

Ada banyak sekali saat ini daftar jasa penulis artikel yang bisa Anda pilih. Anda dapat menjatuhkan pilihan pada salah satu jasa penulisan yang Anda anggap terbaik. Sebagai saran, pertimbangkan kualitas artikel yang memenuhi standar SEO sebagai pilihan prioritas untuk Anda gunakan.

Namun jika Anda masih bingung mencari jasa penulis artikel yang paling kredibel untuk Anda gunakan jasanya, Anda bisa menghubungi www.penulisgunung.id.

Dengan pengalaman menulis artikel SEO lebih dari dua tahun dan telah menghasilkan ribuan artikel berkualitas, www.penulisgunung.www akan membantu Anda mencapai kesuksesan sebagai pebisnis online melalui artikel yang berkualitas, komunikatif, dan SEO friendly.


Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

SEGALA TENTANG PENULIS KONTEN + 7 SKILL WAJIB UNTUK SUKSES MENEKUNINYA

Untuk satu artikel dengan panjang 800 hingga 1000 kata, seorang penulis konten bisa mendapat bayaran hingga $75 atau setara satu juta rupiah kurang lebih. Jika setiap hari kamu membuat satu artikel saja secara konsisten, maka penghasilan kotormu selama satu bulan adalah sekitar 30 juta rupiah. Wah, tentu saja ini angka yang sangat menarik sekali, bukan?

Lantas, apa sih penulis konten atau content writer  itu? Apa yang mereka kerjakan dan apa pula skill yang harus dimiliki untuk bisa menjadi seorang penulis konten yang sukses?

Yuk, temukan jawabannya dalam pembahasan lengkapnya dibawah ini, ya.

Profil Profesi Penulis Konten atau Content writer dan 7 Skill yang Wajib Dimiliki untuk Sukses Menekuninya

Photo by Pexels.com

Profesi sebagai seorang penulis konten online  sudah banyak diminati di Indonesia. Memang, jika dibandingkan dengan penghasilan penulis konten luar negeri seperti di Amerika dan Eropa, para penulis konten di Indonesia masih sangat jauh tertinggal. Namun, Allhamdulillah, perlahan-lahan sudah semakin banyak pengguna jasa penulis konten yang menghargai profesi ini secara lebih baik dari sisi bayarannya.

Bayaran penulis konten di Indonesia masih sangat bervariasi. Ada banyak para penulis konten yang hanya dibayar Rp, 15.000 untuk artikel dengan panjang 350 – 500 kata. Namun ada juga yang dibayar lebih baik daripada itu. Bahkan, sudah ada pula pengguna jasa penulis konten yang mau membayar hingga satu juta rupiah untuk satu artikel premium dengan jumlah 1.500 – 2000 kata.

Melihat bervariasinya fee untuk jasa penulis konten di Indonesia, prospek untuk menjadi penulis konten profesional dengan penghasilan yang besar masih terbuka sangat lebar. Pertanyaannya kemudian adalah; apakah kamu juga tertarik menjadi seorang penulis konten atau content writer  profesional seperti itu?

Nah, jika kamu memiliki keinginan menjadi content writer  profesional dan sukses di bidang itu, maka artikel ini ditulis khusus untuk kamu.

Jadi, dibaca sampai selesai, ya.

BACA JUGA: PANDUAN CARA MENULIS SKENARIO YANG MUDAH LENGKAP DENGAN CONTOHNYA

Apa sih, Content Writer atau Penulis Konten itu?

Photo by Pexels.com

Content writer  atau penulis konten adalah orang yang membuat konten digital yang bertujuan untuk mendidik, melibatkan, atau menjaga hubungan yang harmonis dengan konsumen online . Berdasarkan pengertian ini, seorang penulis konten dituntut untuk membangun keterlibatan konsumen online  pada konten yang ditulisnya.

Kamu tentunya sudah sangat familiar kan, dengan berbagai karya penulis konten digital?

Bahkan sekarang, saat membaca tulisan pada blog ini, kamu juga sedang berhadapan dengan karya dari seorang penulis konten digital.

Menariknya adalah, menulis konten itu tidak terbatas pada aktivitas blogging semata. Orang yang menyajikan data visual berbentuk video, foto, info grafik dan sejenisnya, juga termasuk didalamnya. Hanya saja untuk penghasil konten di luar tulisan umumnya disebut sebagai content creator dan bukannya content writers.

Seperti Apa Pekerjaan Seorang Penulis Konten?

Photo by Burst on Pexels.com

Para penulis konten freelance atau pun yang direkrut permanen, memiliki job untuk menarik orang sebanyak mungkin pada sebuah situs. Pemilik bisnis online  yang memasarkan produk mereka secara digital sudah sangat faham bahwa orang yang akan membeli produk mereka, adalah orang yang mengunjungi situs mereka. Akan tetapi, menarik konsumen online  tentu saja tidak semudah memanggil orang-orang di pasar dengan sebuah pengeras suara, kan?

Nah, disinilah para penulis konten menunjukkan kehebatan mereka melalui tulisan yang mereka hasilkan. Merekalah kemudian yang tampil menjadi pahlawan guna menarik publik online  untuk mengunjungi sebuah situs. Kehebatan para penulis konten mendapatkan pembuktian yang riil dengan tingkat kunjungan yang semakin meningkat melalui tulisan mereka.

Pemilik bisnis menyewa atau mempekerjakan para freelance penulis konten untuk memproduksi artikel yang kuat dan berkualitas untuk menarik audiens ke website mereka. Beberapa pemilik bisnis juga kadang membayar penulis konten dengan spesialisasi khusus untuk membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan atau subsriber mereka melalui email marketing atau pun sosial media.

Jadi, tugas penulis konten adalah memproduksi konten berkualitas yang memiliki nilai informasi, edukasi, engagement, dan ajakan yang tujuannya adalah untuk mendatangkan traffic sebanyak mungkin melalui tulisan mereka.

BACA PULA: 10 BUKU TERBAIK MENURUT ELON MUSK YANG SEHARUSNYA KAMU BACA

Apa Saja Jenis Pekerjaan Seorang Penulis Konten?

Pekerjaan penulis konten tidak terbatas pada blog post dan menulis artikel saja. Berikut adalah beberapa pekerjaan penulis konten yang mungkin saja salah satunya, adalah keahlian kamu.

Blog Post dan Artikel

Photo by Jacqueline Kelly on Pexels.com

Jenis ini adalah salah satu yang paling umum dalam job desc seorang penulis konten. Kebanyakan orang yang menjadi penulis konten atau bekerja sebagai content writer untuk sebuah jasa penulisan, adalah mereka yang bertugas menulis untuk postingan blog seperti ini.

www.penulisgunung.id adalah blog yang baru memiliki sekitar 40 artikel. Dengan 40 artikel ini setidaknya mampu menarik organic traffic sekitar 200 hingga 400 viewer per hari. Penulisan konten seperti ini yang mampu terindeks dengan baik di mesin pencarian google, adalah contoh tugas penulis konten yang paling umum.

Web Page Copy dan Copywriting

Photo by Format on Pexels.com

Ini adalah jenis pekerjaan kedua dari seorang content writers.

Fungsi utama dari model pekerjaan ini adalah penulis konten menyusun kata-kata yang mendeskripsikan sesuatu yang tujuannya untuk menjual. Web page copy adalah menulis copy tentang halaman website, tentang produk dan layanan yang tujuan utamanya untuk menjual sesuatu.

Landing Pages

Photo by Format on Pexels.com

Untuk menarik minat pengunjung melakukan sesuatu yang diarahkan pada saat pertamakali mengunjungi halaman sebuah website, seseorang harus membuat susunan kata yang magnetic.

Nah, ini adalah salah satu skill yang dapat diasah jika kamu ingin menekuni profesi sebagai seorang penulis konten yang khusus membidangi landing pages.

Penulis Script untuk Podcast

Photo by Pexels.com

Podcast portal seperti yang dimiliki oleh Dedy Corbuzier itu adalah sebuah rekaman audio yang terkadang juga disiarkan secara live adalah konten yang berisi informasi, hiburan atau edukasi untuk follower mereka.

Ada banyak para podcaster yang menulis script atau naskah audio mereka secara mandiri, kata per kata. Namun, tidak semua podcaster memiliki kemampuan seperti ini.

Bagi yang tidak memiliki kemampuan menulis yang baik untuk materi podcast script mereka, penulis konten adalah solusinya.

Posting Sosial Media dan Iklan

Photo by Artem Beliaikin on Pexels.com

Untuk sebuah bisnis online , media sosial tentu saja memiliki banyak fungsi penting yang dapat dimaksimalkan.  Freelance penulis konten atau penulis profesional yang dipekerjakan terkait media sosial bertugas setidaknya untuk;

  • Membangun kedekatan dan loyalitas dengan pengikut mereka.
  • Mengembangkan brand awareness.
  • Mempromosikan berbagai produk yang dijual
  • Mengarahkan pemirsa di media sosial untuk mengunjungi website mereka.

INI JUGA MENARIK: CARA MENULIS BUKU KENAIKAN PANGKAT UNTUK GURU DALAM 5 LANGKAH SANGAT MUDAH

Email Marketing, Campaign dan Newsletters

Photo by Pexels.com

Tugas penulis konten lain dalam dunia bisnis adalah dengan menjadi seorang pengelola email bagi perusahaan mereka, khusunya email yang bersifat promosi produk, pemasaran, dan lain sebagainya.

Email langsung yang ditujukan kepada pemirsa mereka adalah salah satu cara lain yang cukup efektif untuk menumbuhkan loyalitas konsumen online.

Infografik

Source: Freepik

Di aplikasi seperti pinterest, kamu akan melihat lebih dari 50% konten gambarnya berisi infograpik atau infographics.

Infografik disajikan dengan gambar dan kata-kata minimal yang padat, jelas dan informatif. Penulis konten tentu saja memiliki kemampuan untuk menyusun rangkaian kata tersebut.

Ebooks

Photo by Perfecto Capucine on Pexels.com

Di website www.akasakaoutdoor.co.id ada sebuah program affiliate marketing yang sangat menyenangkan untuk diikuti. Program ini memberikan kesempatan kepada kamu untuk memasarkan produk mereka secara gratis tanpa harus mengeluarkan biaya sama sekali. Tutorial lengkap untuk menjadi seorang affiliate marketer di situs tersebut dituangkan dalam sebuah ebook yang dapat di-download dengan mudah disini.

Menulis ebook seperti ini dengan informasi yang panjang dan mendetail adalah salah satu pekerjaan dari seorang penulis konten profesional. B2B atau Business to Business sudah akrab menggunakan metode ini untuk membangun komunikasi dan trust dengan pengikut mereka.

Video Script

Photo by Tima Miroshnichenko on Pexels.com

Seperti halnya podcaster, tidak semua youtuber atau produsen video online  juga memiliki kemampuan dalam menulis script. Nah, ini adalah salah satu peluang penulis konten online  untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Video secara umum lebih banyak digemari karena sangat sederhana. Kamu tinggal mengklik tombol play dan semua informasinya akan dipertontonkan untuk kamu.

Konten video yang informatif tentu saja tidak dapat dibuat asal-asalan, beberapa pembuat video membutuhkan penulis konten profesional untuk membuat konsep atau skenario serta deskripsi video mereka sebelum dipublikasikan.

Product Description

Source: Freepik

Jenis pekerjaan terakhir yang juga dapat ditekuni oleh seorang penulis konten adalah membuat deskripsi produk.

Penulis konten untuk E-commerce berfokus pada membuat deskripsi produk yang akan membujuk calon pembeli memasukkan produk mereka ke keranjang belanja. Sebagai penulis konten untuk jenis seperti ini, kamu dapat lebih berfokus pada keuntungan yang akan diperoleh pembeli dengan membeli produk tersebut.

BACA INI JUGA, YUK; JASA PENULISAN ARTIKEL ILMIAH SEBAGAI SYARAT KENAIKAN PANGKAT

Kualifikasi Seperti Apa yang Diperlukan untuk Menjadi Penulis Konten yang Hebat?

Photo by Cup of Couple on Pexels.com

Untuk menjadi penulis konten yang hebat, ada beberapa kualitas yang sudah semestinya kamu miliki. Kualitas atau kualifikasi setiap penulis konten bisa saja berbeda-beda, namun secara umum yang paling dibutuhkan dari seorang penulis konten adalah sebagai berikut;

Memiliki Kepribadian Menarik

Source: Freepik

Seorang penulis konten harus memperlakukan pembaca mereka dengan penuh hormat dan empati. Penulisan konten website yang baik adalah yang memprioritaskan pembaca mereka sebagai objek utama. Untuk kepentingan ini, seorang content writer  harus mampu mengaplikasikannya.

Penulis konten yang hebat tentu saja dapat merefleksikan diri mereka sendiri dalam setiap karyanya. Akan tetapi porsi empati kepada audiens dan pembaca tetap adalah yang utama.

Memiliki Kemampuan Beradaptasi

Photo by Lisa on Pexels.com

Sebagian besar penulis konten memang memiliki spesifikasi untuk tema tertentu. Kamu misalnya sangat bagus ketika menulis tentang wisata, tentang kesehatan, atau tentang keuangan dan bisnis.

Meskipun demikian, cara menjadi penulis konten juga mengharuskan kamu untuk mampu menyesuaikan diri dengan gaya penulisan tertentu. Hal ini dilakukan sebagai upaya memenuhi permintaan klien sebaik mungkin.

Memiliki Ketekunan

Photo by Johanser Martinez on Pexels.com

Seorang content writer  memiliki semangat luar biasa dalam segala keadaan yang tercermin dari tulisan dan karya mereka. Mereka harus terus mempelajari keterampilan baru dan berinovasi dalam blog-blog penulisan yang lebih baik.

Memiliki Intergritas

Photo by Karolina Grabowska on Pexels.com

Penulis konten yang hebat membuat para pembaca percaya dengan kata-kata mereka, sementara klien mereka juga meyakini etos kerja mereka.  Penulis konten seperti ini mampu memberikan penghargaan kepada karya orang lain melalui kata-kata dan tulisan mereka sendiri.

BACA INI JUGA: 10 HAL PENTING YANG HARUS DIPAHAMI OLEH SETIAP JASA PENULIS ARTIKEL

7 Skill Dasar yang Harus Dimiliki Seorang Penulis Konten Profesional

Photo by Ivan Samkov on Pexels.com

Sepanjang karir, seorang penulis konten online  harus terus memperbaharui skill mereka. Dunia digital yang dinamis dan bergerak sangat cepat membutuhkan seorang penulis konten yang  mampu beradaptasi dengan baik di bidangnya.

Akan tetapi, setidaknya ada 7 keterampilan dasar yang paling dibutuhkan oleh seorang penulis konten. Jika 7 keterampilan ini sudah kamu miliki, maka kamu adalah calon seorang penulis konten yang hebat.

Menguasai Kata-Kata

Photo by Pexels.com

Ini tentu saja adalah keterampilan sangat dasar yang harus dimiliki oleh setiap penulis konten apa pun. Kemampuan menyusun kata-kata, membuat struktur kalimat, tata bahasa yang benar, tanda baca yang tepat, hingga menghasilkan tulisan yang enak dibaca.

Ini adalah skill paling dasar yang harus dimiliki seorang content writer s. Dan pastinya, kamu juga sudah pasti menguasai hal ini, kan?

Intinya adalah; penulis konten website yang sukses itu harus mampu membuat tulisan yang menarik, mengalir dan enak dibaca oleh konsumen online .

Memiliki Empati

Photo by Pexels.com

Nah, sebagai penulis konten profesional, empati adalah salah satu skill dasar yang harus kamu miliki. Empati memiliki hubungan yang erat dengan cara memahami pikiran pembaca, apa yang mereka inginkan, dan apa pula yang menjadi masalah mereka.

Empati sebagai cara menjadi penulis konten website dapat dimaknai dengan sederhana sebagai cara memandang subjek yang kamu tulis dari sudut pandang pembaca, alih-alih sebagai klien atau dirimu sendiri. Para penulis konten profesional ini menyajikan tulisan yang mampu membimbing pembaca mereka pada solusi yang disiapkan oleh klien mereka.

Metode empati model inilah yang harus dimiliki oleh seorang penulis konten yang hebat.

Faham SEO (Search Engine Optimazation)

Photo by Pexels.com

Kamu sudah pasti cukup paham apa itu SEO, bukan?

Untuk tampil di halaman pertama kolom pencarian google dan mesin pencarian lainnya, sistem biasanya mengindeks berdasarkan kata kunci yang paling cocok, artikel yang relevan, dan tautan yang diberikan berupa internal link atau eksternal link. Memahami kaidah cara kerja SEO adalah cara untuk berhasil disini.

Salah satu pengguna jasa www.penulisgunung.id memiliki 550 kata kunci yang tampil di halaman pertama kolom pencarian google. 200 di antara kata kunci atau keyword tersebut menduduki peringkat 1 – 3 hasil teratas.

Nah, untuk membuat konten dengan hasil seperti itu, faham SEO tentu saja harus menjadi syaratnya.

BACA PULA: JASA PENULIS ARTIKEL MANDIRI UNTUK SOLUSI KONTEN ARTIKEL DAN BERKUALITAS

Memiliki Kemampuan Riset

Source: Freepik

Walaupun para penulis konten lepas sudah terbiasa menguasai topik tertentu dalam penulisan mereka, namun riset tetap sangat dibutuhkan. Dengan melakukan riset terhadap materi penulisan yang akan kamu lakukan, kamu mungkin saja akan menemukan beberapa hal yang lebih banyak untuk membuat konten yang kamu tulis menjadi lebih berbobot.

Kemampuan content writer  untuk menemukan, memilah, mengatur dan menerbitkan hasil riset mereka pada konten website klien mereka, akan meningkatkan kredibilitas website tersebut di mata para pemirsa online .

Dan itu tentu sangat penting untuk dilakukan.

Editing Mandiri dan Proof Reading

Source: Freepik

Skill selanjutnya yang juga harus dimiliki oleh seorang penulis konten profesional adalah kemampuan untuk melakukan self editing. Pengeditan mandiri ini dibutuhkan sebelum tulisan diserahkan kepada klien menjadi sebuah artikel yang siap publish.

Konten tulisan yang diserahkan kepada klien, sebaiknya memang sudah ready to up load. Hal ini akan mengurangi beban klien untuk melakukan editing. Self editing sendiri meliputi penempatan tanda baca, ejaan, typho, dan lain sebagainya.

Disiplin dan Tepat Waktu

Photo by Black Pexels.com

Penulis konten freelance sudah semestinya memiliki manajemen waktu yang baik mengenai proses pengerjaan konten yang ia lakukan. Hal ini berkenaan dengan deadline atau tenggat waktu, dan mungkin juga mengenai ekspektasi penulisan.

Penulis konten lepas juga sebaiknya menjaga komunikasi yang baik pada klien mereka terkait dengan target penulisan. Komunikasi yang baik juga sebaiknya difokuskan pada ekspektasi penulisan apa yang ditargetkan oleh klien.

Jika kamu menulis konten yang menekankan deadline, maka sebaiknya kamu mematuhinya. Selain menunjukkan integritasmu, disiplin dengan waktu akan membantumu  untuk lebih sukses dibanding orang yang kurang menghargai waktu.

Memahami Literasi Komputer

Source: Freepik

Nah, skill terakhir yang juga harus dimiliki oleh seorang penulis konten online  adalah kemampuan mereka memahami literasi komputer yang sederhana. Ja ngan takut dulu, ini tidak akan serumit memahami bahasa coding, HTML, Java, dan sejenisnya.

Literasi komputer yang dibutuhkan oleh seorang penulis konten meliputi hal-hal yang sederhana seperti navigasi online , mengirim email, membuat postingan blog, menambahkan link URL pada tulisan, atau juga menambahkan gambar yang relevan pada konten yang ditulis.

Sesederhana itu saja, kamu pasti sudah terbiasa, kan?

BACA JUGA: MENGAPA SKILL MENULIS ITU SANGAT PENTING DI ZAMAN SEKARANG?

Lalu, Bagaimana Memulai Menjadi Penulis Konten Profesional

Photo by Anna Shvets on Pexels.com

Ada ribuan orang yang telah bekerja menjadi content writer  dan mendapatkan gaji penulis konten yang menarik. Para penulis konten dapat memilih waktu mereka sendiri secara freelance, atau pun menulis penuh waktu sebagai full time job.

Nah, untuk kamu yang ingin terjun pula menjadi seorang penulis konten profesional, beberap tips berikut ini akan berguna untukmu;

  • Menulislah setiap hari. Apa pun yang kamu tulis, sesederhana apa pun itu, lakukan setiap hari. Buatlah menulis menjadi rutinitas harianmu.
  • Membaca lebih banyak. Baca dan ketahui lebih banyak pengetahuan mengenai dunia kepenulisan. Tambah pengetahuanmu setiap hari dengan lebih banyak membaca.
  • Akrablah dengan SEO. Kamu tidak bisa meninggalkan SEO untuk menjadi penulis konten yang hebat. Tidak ada salahnya menginvestasikan waktu dan biayamu untuk memahami lebih banyak tentang hal ini.
Photo by FreeBoilerGrants on Pexels.com
  • Ambil Kelas Belajar. Kamu bisa melakukannya dengan ikut training, kursus online , pelatihan dan lain sebagainya.
  • Jangan Membatasi Diri dengan Eksperimen. Coba tulis berbagai macam topik dan jangan enggan mencobanya. Kamu bisa mencoba menulis tentang wisata, budaya, kuliner, keyakinan, akuntansi dan masih banyak lagi. Mungkin saja dengan cara ini kamu akan mengetahui topik utama apa yang paling kamu minati nantinya.
  • Terus Belajar dan Buat Fortopolio. Sembari terus meningkatkan jam terbang dan kemampuanmu, kamu juga bisa membangun fortopolio yang bagus melalui blog dan sebagainya. Muaranya, hal ini akan meningkatkan reputasimu sebagai seorang penulis konten yang profesional.

BACA PULA: 6 CIRI-CIRI ORANG YANG BERBAKAT MENJADI SEORANG PENULIS, KAMUKAH ORANGNYA?

Sekarang, Apa yang Harus Kamu Lakukan?

Photo by Christina Morillo on Pexels.com

Mulailah untuk menulis konten pertamamu sesegera mungkin. Prospek menjadi penulis konten dan mendapatkan nafkah yang menarik dari bidang ini sangat besar. Ketika dunia semakin berpindah secara online  dan bisnis digital semakin mendominasi, penulis konten akan selalu menjadi profesi yang sangat dibutuhkan.

Dan itu adalah pintu gerbang besar yang sudah dibuka untuk kamu memasukinya.

Selanjutnya, teruslah belajar dan berlatih, ya.

Kamu akan sukses menjadi penulis konten yang luar biasa jika kamu konsisten dan pantang menyerah untuk belajar dan berlatih.

Jadi, selamat mencoba!


anton sujarwo

Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

11 GENRE ATAU JENIS CERITA FIKSI DALAM PENULISAN CERPEN DAN NOVEL

Menulis fiksi memiliki tantangannya sendiri yang tentu saja berbeda dengan menulis ilmiah. Fiksi menekankan kemampuan imajinasi dan daya khayal penulis dalam menghasilkan karyanya. Karena berdasarkan daya khayal dan imajinasi, maka tentu saja ada cukup banyak jenis cerita fiksi yang dihasilkan dan kemudian beredar di masyarakat.

Nah, sebenarnya ada berapa banyak sih, macam-macam penulisan cerita fiksi yang paling umum digunakan? Atau pada konteks yang lebih detail; apa saja genre cerita fiksi yang paling dikenal dalam dunia penulisan?

Untuk kamu yang mungkin juga penasaran dengan jawabannya, berikut akan dibahas satu-persatu.

11 Genre atau Jenis Cerita Fiksi Dalam Penulisan Novel dan Cerpen yang Paling Umum Digunakan

Photo by Victor on Pexels.com

“Perbedaan antara fiksi dan nonfiksi adalah bahwa fiksi harus benar-benar dapat dipercaya.”

Mark Twain

Dalam dunia penulisan, fiksi menempati urutan teratas sebagai jenis tulisan yang paling diminati. Pembaca dari seluruh dunia menyukai cerita fiksi sebagai salah satu jenis bacaan yang paling populer. Bahkan J.K. Rowling, penulis miliarder pertama yang ada di dunia, besar namanya karena karya fiksi yang dihasilkannya.

Buku Harry Potter yang ditulis oleh J.K. Rowling adalah sebuah jenis cerita fiksi yang penggemarnya sangat banyak di dunia. Ini jenis kisah fiksi yang klasik dan pada umumnya memang banyak digemari. Namun selain jenis klasik seperti Harry Potter, masih ada banyak lagi jenis fiksi yang populer dalam dunia kepenulisan.

Nah kira-kira apa saja jenis-jenis cerita fiksi dalam dunia penulisan secara umum? Berikut ulasannya.

Realistic Fiction atau Genre Cerita Fiksi Realistis

Source: GalaxyPress.com

Pengertian umum dari fiksi realistis atau realistic fiction adalah sebuah genre penulisan fiksi yang tidak nyata, namun dalam situasi sesungguhnya, kisah yang ditulis itu dapat menjadi nyata. Artinya, kisah fiksi jenis ini dapat saja terjadi dan menjadi kenyataan dalam kehidupan yang sesungguhnya. Dan jika hal tersebut terjadi  adalah bukan menjadi sesuatu yang tidak mungkin atau mustahil.

Kisah seseorang yang misalnya putus cinta dan kemudian nekat melakukan bunuh diri dalam cerita fiksi, memiliki potensi untuk terjadi di dunia nyata. Jika kemudian ada seorang penulis yang membuat kisah fiksi bertemakan seseorang yang tewas bunuh diri karena putus cinta, maka berdasarkan garis besar cerita hal ini dapat dikategorikan sebagai realistic fiction atau genre cerita fiksi realistis.

Historical Fiction atau Genre Cerita Fiksi Sejarah

Source: Celadonbooks.org

Historical fiction adalah sebuah genre penulisan cerita yang menarik dan cukup banyak diaplikasikan. Pengertian utama dari historical fiction adalah penulisan cerita yang setting ceritanya merupakan sebuah kejadian tertentu dalam sejarah, yang setting atau latar belakang cerita merupakan kejadian real atau asli, sementara karakter yang diceritakan adalah rekayasa atau fiksi.

Dengan cara yang sama, historical fiction pun dapat berlaku sebaliknya. Bisa tokoh yang diceritakan atau karakter yang ditulis adalah real, sementara setting-nya merupakan rekayasa. Atau pada kesempatan yang berbeda misalnya adalah karakter dan setting yang digunakan adalah asli, sementara jalan cerita, konflik yang diangkat adalah pabrikasi atau rekayasa.

Science Fiction atau Genre Cerita Fiksi Ilmiah

Photo by Pixabay on Pexels.com

Pada umumnya genre fiksi ilmiah mengambil setting pada masa depan atau masa yang akan datang. Ciri khas utama dari genre penulisan cerita jenis ini adalah menggunakan elemen-elemen cerita yang sifatnya ilmiah dan bersumber pada ilmu pengetahuan. Dan karena ilmiah, science fiction tidak bisa dipisahkan pula dari subjek tentang teknologi dan kemajuan peradaban manusia.

Contoh cerita fiksi ilmiah yang mungkin paling kentara untuk dikenal adalah film Interstellar yang populer itu. Film ini berkisah tentang kehidupan pada masa yang akan datang dimana planet bumi tidak lagi layak huni dan manusia berusaha mengekplorasi ruang angkasa untuk menemukan rumah yang baru. Konsep tentang ruang angkasa, konsep tentang perbedaan ruang dan waktu, dan berbagai konflik cerita lainnya, semuanya berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang cukup akurat untuk kemudian dibuktikan pada saat ini.

Fantasy Fiction atau Genre Cerita Fiksi Khayalan

Photo by Engin Akyurt on Pexels.com

Ketika disebut fantasi, maka ini sudah pasti fiksi atau khayalan. Namun fantasy sebagai sebauh genre penulisan cerita memiliki makna yang lebih spesifik lagi untuk dapat diidentifikasi daripada jenis yang lainnya. Ciri utama dari cerita fiksi dengan genre fantasy adalah bahwa cerita ini dalam perspektif umum, tidak akan pernah terjadi dalam dunia nyata.

Hal yang paling mudah untuk mengenal ciri-ciri cerita fiksi dengan genre fantasy atau khayalan adalah bahwa jalan cerita yang ditulis, atau karakter yang dikisahkan, atau pun setting yang dijadikan background penulisan, adalah sebuah imajinasi yang tidak mungkin terjadi dalam dunia nyata. Cerita dalam video game dan film-film cukup banyak menggunakan genre ini, kamu dapat mengenalnya dengan melihat beberapa ciri-ciri yang paling dasar di atas.

Mistery Fiction atau Genre Cerita Fiksi Misteri

Photo by Lukas Medvedevas on Pexels.com

Cerita dengan genre misteri adalah sebuah cerita yang penulisan sepanjang cerita berkisah tentang teka-teki yang harus dipecahkan. Karakter utama yang diceritakan memiliki pengaruh atau peran besar untuk membongkar segala bentuk misteri, ketidaktahuan, teka-teki, dan juga berbagai pertanyaan sepanjang jalan cerita.

Genre misteri pada umumnya memunculkan ketegangan cerita sepanjang tulisan. Namun untuk memperkuat cerita atau penokohan, kadang dapat pula ditambahkan dengan beberapa pabrikasi yang berbeda. Subjek yang paling sering diangkat dalam penulisan cerita dengan genre misteri misalnya adalah tentang kriminalitas berupa pembunuhan, perampokan, pencurian, supranatural dan lain sebagainya.

Poetry Fiction atau Genre Cerita Fiksi Berbentuk Puisi

Source: Current Magazine

Penulisan cerita dengan genre puisi atau poetry tidak harus dalam bentuk sajak atau bait-bait. Kadang penulis yang lebih independen juga menggunakan gaya menulis prosa atau paragraf dalam menyampaikan gagasannya. Harus dibedakan bahwa genre puisi atau poetry dalam penulisan cerita fiksi, tidak sama halnya dengan penulisan kumpulan puisi yang mungkin sudah umum diketahui.

Ciri khas utama dalam penulisan cerita fiksi dengan genre poetry adalah penulisan cerita ini merupakan upaya untuk menciptakan respon menyentuh atau emosional bagi para pembaca. Karena sifatnya puisi, maka kata-kata yang digunakan pada umumnya indah dan memikat. Bentuknya mungkin saja berupa sajak-sajak, atau bisa juga dalam bentuk prosa umum.

Tall Tale Fiction atau Genre Cerita Fiksi yang Dibesar-Besarkan

Source: Scholastic

Tall tale atau dongeng pengertian utamanya adalah sebuah cerita yang tidak dapat dipercaya elemen penyusun penceritaannya, meskipun cerita tersebut dikatakan nyata dan faktual. Pada umumnya cerita dengan genre dongeng atau tall tale cenderung membesar-besarkan objek cerita menjadi sesuatu yang tampak sangat luar biasa untuk dibayangkan.

Seseorang yang bertemu harimau saat di hutan mungkin adalah kejadian nyata, namun ketika diceritakan dengan dibesar-besarkan ia dapat berubah menjadi tall tale genre atau dongeng. Misalnya dikatakan bahwa harimaunya sebesar gajah, taringnya sepanjang satu meter, matanya laksana bola kasti, dan aumannya seperti petir, dan lain sebagainya.

Fairy Tale atau Genre Cerita Fiksi Berbentuk Dongeng yang Ajaib

Photo by Leah Kelley on Pexels.com

Fairy tale mungkin hampir sama seperti genre fantasi atau khayalan dalam hal bahwa banyak elemen pembentuk cerita yang tidak dapat dipercaya keasliannya. Namun untuk fairy tale sendiri memiliki ciri khusus yang umumnya mengangkat unsur yang sifatnya magic, supranatural, ajaib dan sangat luar biasa.

Dengan unsur ajaib dan magic yang menjadi pembentuk umum ceritanya, maka fairy tale kadang tidak dapat lepas dari hal-hal yang menarik seperti naga, peri, penyihir dengan sapu terbang, ikan duyung atau mermaid, permadani terbang, lampu ajaib dan sebagainya. Contoh dari Fairy tale pasti kamu sendiri dapat menyebutkannya dengan mudah, ya kan?

Myth Fiction atau Genre Cerita Fiksi Berupa Mitos

Source: Pinterest

Secara spesifik, genre myth atau mitos dapat diungkapkan sebagai upaya rakyat atau masyarakat untuk menjelaskan bagaimana sesuatu terjadi, atau bagaimana sesuatu akan menjadi. Mitos kadang memiliki korelasi dengan dunia modern yang mungkin dapat ditemukan relevansinya secara kuat. Walau tentu saja, genre ini tetap disebut mitos karena tidak ada unsur keaslian yang dapat dipertanggungjawabkan dalam subjek yang diceritakan.

Mitos tentang dewa dewi bangsa Yunani, bangsar Mesir dan lainnya, adalah contoh cukup umum mengenai genre ini. Di dalam negeri sendiri, kisah tentang Nyo Roro Kidul sang penguasa Pantai Selatan adalah salah satu contoh yang cukup kuat. Sementara pada mitos modern yang lebih umum misalnya dapat ditemukan subjek tentang adanya bigfoot, mermaid, mau pun Loch Ness.

Fable atau Genre Cerita Fiksi Berbentuk Fabel Perumpamaan

Source: Materi.co.id

Beberapa pengertian mengatakan jika fabel adalah cerita fiksi yang menggunakan karakter binatang sebagai penokohan utama. Binatang dalam fabel umumnya digambarkan memiliki sifat-sifat dan kemampuan seperti manusia. Mereka bisa berbicara, berinteraksi, memiliki pandangan sosial dan juga tentu saja memiliki karakter yang rumit dan menarik seperti halnya manusia.

Namun fabel secara khusus tidak hanya melulu menggunakan imaginer dari dunia binatang. Fabel juga kadang menggunakan tumbuh-tumbuhan, benda-benda angkasa, atau bahkan bebatuan dan lain sebagainya. Ciri paling umum dari sebuah fabel adalah, bahwa apa pun analogi yang dipergunakan, tujuan utamanya adalah menyampaikan pesan dan pengajaran kepada manusia.

Legend atau Genre Cerita Fiksi Berbentuk Legenda

Photo by KEMAL HAYIT on Pexels.com

Jenis cerita fiksi Putri Tangguk atau jenis cerita fiksi Kasuari dan Mara Mahkota adalah contoh dari cerita berbentuk legenda. Pengertian umum dari genre ini adalah sebuah cerita yang bisa berdasarkan kisah nyata tentang seseorang atau sesuatu kejadian yang tidak dapat dibuktikan keabsahannya lagi, karena sudah terlampau banyak mengalami penambahan dan fabrikasi.

Legenda pada umumnya juga memadukan antara cerita rakyat dan juga unsur kepahlawanan, karena itulah kemudian, pada legenda ditemukan percampuran yang kuat  antara unsur yang dianggap nyata dengan unsur yang tidak mungkin terjadi.

Legenda tentang Si Pahit Lidah dan Si Mata Empat dari Sumatera Selatan, legenda tentang Sangkuriang dan gunung Tangkuban Perahu dari Jawa Barat, atau legenda tentang Bandung Bondowoso dan Candi Prambanan di Jawa Tengah, adalah contoh yang cukup baik untuk melukiskan cerita fiksi dengan genre legenda yang dimaksud.

Photo by Karolina Grabowska on Pexels.com

Dalam penulisan, selain cerita fiksi dikenal pula jenis cerita non fiksi yang merupakan cerita didasarkan pada fakta-fakta yang nyata dan dapat dipertanggungjawabkan. Cerita non fiksi tidak dapat ditambah atau dikurangi sesuai kehendak hati penulis. Unsur fakta dan riil adalah sesuatu yang menjadi fundamental dalam penulisan cerita non fiksi.

Sama halnya dengan cerita fiksi yang memiliki banyak genre, jenis cerita non fiksi pun banyak memiliki jenis untuk diketahui. Ada misalnya genre biography, autobiography, opini, informational, dan lain sebagainya. InsyaAllah genre-genre ini akan dibahas dalam postingan yang lain.

Nah, dengan mengetahui berbagai genre penulisan 11 jenis cerita fiksi di atas, sekarang kamu tertarik untuk mengaplikasikan genre yang mana dalam penulisan novel atau cerpen yang akan kamu tulis?

Pokoknya, selamat menulis, ya!


anton sujarwo

Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Saya juga dapat dihubungi melalui whatsapp di tautan ini.

Fortopolio beberapa penulisan saya dapat dilihat disini:


Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑