7 KEBIASAAN PENULIS SUKSES YANG BISA KAMU TIRU DENGAN MUDAH

Aktivitas menulis membutuhkan latihan dan pembiasaan yang terus menerus. Ada serangkaian kebiasaan penulis yang bisa kamu amati dan tiru untuk mendapatkan semangatnya. Kebiasaan-kebiasaan ini merupakan buah dari konsistensi, tekad dan komitmen yang keras dalam menulis. Pada akhirnya kebiasaan ini membentuk suatu habit yang membedakan kualitas seorang penulis.

Lantas, apa saja kebiasaan seorang penulis yang bisa kamu tiru sebagai modal jadi penulis yang sukses dengan karya-karya terbaiknya?

Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

7 Kebiasaan Penulis yang Paling Menentukan Kesuksesan Mereka Dalam Menghasilkan Karya Terbaik

Source: Freepik

Penulis hebat tidak pernah tercipta begitu saja. Ada serangkaian proses panjang lagi konsisten yang menjadi habit atau kebiasaan mereka yang dibangun dalam waktu lama. Kebiasaan yang tepat dalam menulis akan memberikan dampak yang besar bagi perkembangan, semangat, dan juga karya penulisan itu sendiri. Untuk itu, sangat penting bagi kamu yang memiliki keinginan untuk menjadi penulis menerapkan kebiasaan positif tersebut sebagai syarat jadi penulis.

Nah, apa sajakah kira-kira kebiasaan positif yang hampir selalu dilakukan oleh setiap penulis berbakat dan kuat?

Berikut ini saya akan mengajak kamu untuk membahasnya satu demi satu. Jadi, pastikan kamu membaca artikel ini hingga selesai, ya.

BACA JUGA:

Menulis dan Membaca Setiap Hari

Source: Rachel Claire on Pexels.com

Kebiasaan pertama yang harus menjadi habit untuk kamu lakukan sebagai seorang penulis adalah membaca dan menulis setiap hari. Membaca dan menulis adalah sesuatu yang sangat penting dilakukan oleh seorang penulis secara konsisten dan sesering mungkin.

Inspirasi seorang penulis dapat dilatih dengan membaca karya orang lain. Sementara bagaimana menuangkan inspirasi itu dalam sebuah karya tulis yang ideal, harus dilatih dengan cara menuliskannya. Di samping membaca dapat memperkaya wawasanmu tentang berbagai hal, kebiasaan ini akan  pula secara signifikan mampu memperkaya pula sudut pandang dalam penulisan yang kamu lakukan.

Jadi, jika kamu ingin menjadi seorang penulis yang sukses dan menghasilkan karya yang berkualitas, kebiasaan penulis pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan membaca dan menulis setiap hari. Membacalah secara rutin dan menulislah secara disiplin setiap harinya. Jangan biarkan harimu berlalu tanpa melakukan dua hal utama yang menjadi fondasi setiap dunia kepenulisan ini.

Membuat Jurnal Menulis

Source: Anete Lusina on Pexels.com

Tugas penulis kedua yang harus dijadikan kebiasaan jika kamu sungguh-sungguh ingin menjadi seorang penulis adalah dengan membuat jurnal menulis. Jurnal dalam hal ini dapat kamu artikan sebagai agenda kepenulisan untuk kamu sendiri. Jadi, buatlah agenda menulis yang dapat kamu lakukan secara kontinyu dan konsisten.

Jurnal menulis sebenarnya adalah sebuah plan atau rencana kepenulisan yang dapat kamu susun sendiri sebagai guide line bagimu dalam menulis. Ini semacam rencana-rencana kepenulisan yang memungkinkan kamu untuk mencapai sebuah tujuan secara terstruktur dan sistematis.

Ibarat kerangka atau outline dalam dunia kepenulisan, jurnal menulis juga memberikan kamu sebuah anak tangga yang struktural untuk mencapai suatu tujuan secara lebih terencana dan disiplin.

Mencatat Ide-Ide untuk Proyek Kepenulisan

Source: Meruyert Gonullu on Pexels.com

Kebiasaan penulis profesional dan berkarakter kuat yang ketiga adalah mereka umumnya memiliki catatan mengenai berbagai ide proyek penulisan yang akan mereka laksanakan. Ingat, ini adalah tulisan mengenai ide atau gagasan kepenulisan. Tidak menjadi masalah jika kemudian ide itu hanya muncul di atas kertas dan tidak menjadi kenyataan.

Manusia memiliki keterbatasan dalam mengingat, begitu pula seorang penulis. Dan atas alasan itu pula mereka menggunakan pena mereka untuk melestarikan ingatan mereka. Sebagai penulis kamu tentu memiliki demikian ide-ide kepenulisan yang ingin kamu lakukan. Kamu ingin menulis novel tentang ini, tentang itu, opini tentang sesuatu, puisi atau hanya mungkin status sosial media sekali pun.

Apa pun ide proyek kepenulisan yang kamu miliki, sebaiknya kamu menuliskannya dalam sebuah catatan yang rapi.

Apa yang dilakukan penulis kuat pada umumnya adalah mereka selalu menuliskan ide-ide mengenai proyek menulis yang akan mereka lakukan. Terlepas dari apakah ide itu dapat dilaksanakan atau tidak di kemudian hari, menulis ide pokoknya sendiri ketika hal itu muncul di kepalamu, sangat penting untuk kamu lakukan.

BACA JUGA:

Berani Mengambil Risiko

Source: Cade Prior on Pexels.com

Kebiasaan penulis selanjutnya yang dapat kamu teladani adalah mereka berani mengambil risiko. Hal ini tentu saja dalam konteks penulisan yang dilakukan. Keberanian untuk mengambil risiko ini hadir dalam bentuk yang berbagai macam, mulai dari berani mengambil risiko menulis ide-ide penulisan yang tidak biasa, sampai mungkin saja gaya menulis yang lebih berani.

Apakah semua orang bisa jadi penulis hebat ketika mereka berani mengambil risiko dalam penulisan yang dilakukan?

Tentu saja hal itu tidak menjadi jaminan. Akan tetapi seorang penulis yang memiliki keberanian yang lebih besar untuk memgambil risiko dalam penulisan, memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan karya yang istimewa dan out of the box.

Tetap dalam Rules Outline Saat Menulis

Source: Ann Nekr on Pexels.com

Meskipun berani mengambil risiko dan mungkin saja dapat melakukan sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh orang lain, namun pada saat yang sama penulis juga harus memiliki rules yang jelas. Rules atau aturan ini pada umumnya untuk sesuatu yang bersifat task semata yang artinya, semacam kerangka penulisan yang jelas dan terarah.

Nah, apakah kamu biasa menulis menggunakan kerangka?

Ketika menulis artikel biasa, saya umumnya jarang menggunakan kerangka. Akan tetapi ketika tulisan itu misalnya lebih panjang dan bersifat pillar (dalam konten SEO) saya tetap mengaplikasikan kerangka supaya hasilnya efektif.

Namun, dalam penulisan novel, cerita fiksi, buku-buku dan tulisan panjang lainnya, outline atau kerangka adalah hal yang wajib dilakukan. Dan itu pula yang juga saya lakukan.

Menulis dan Membaca Berbagai Genre

Source: cottonbro on Pexels.com

Kebiasaan selanjutnya yang dapat kamu adaptasikan untuk menjadi seorang penulis yang kuat adalah dengan membiasakan menulis dan membaca banyak genre penulisan. Semakin banyak genre yang kamu ketahui, semakin hebat pula point of view yang bisa kamu kembangkan dalam tulisanmu nantinya.

Ada beberapa penulis yang menolak untuk membaca atau menulis genre yang diluar kebiasaan mereka. Sebenarnya ini kurang tepat dan dapat membatasi diri dari peluang untuk mengetahui sesuatu yang justru bisa memperkaya penulisan yang dilakukan.

Kamu tentu setuju kan, jika seorang penulis  harus berpikiran terbuka atau open minded, terlepas dari genre itu adalah pilihannya atau tidak?

Kritis dalam Mengevaluasi Diri Sendiri

Source: Freepik

Nah, kebiasaan terakhir yang dapat kamu terapkan untuk menjadi seorang penulis yang kuat dan berkarakter adalah dengan kritis kepada diri sendiri. Kamu boleh bergembira dengan pencapaian, kamu boleh senang jika bukumu sudah terbit, tapi tolong jangan berhenti sampai disana. Evaluasi lagi karya tulismu dan kritislah ketika mengevalusinya.

Jika kamu memiliki seorang editor yang detail dan teliti, maka itu adalah sebuah anugrah. Akan tetapi jika kamu adalah seorang penulis soliter seperti saya, jika kamu adalah seorang penulis yang berdiri dalam pena kesendirian ketika menghasilkan karya, maka kamu harus kritis dalam me-review karyamu sendiri.

Pujian bukanlah sebuah masalah. Namun ketika kamu larut dalam pujian dengan memandang karyamu telalu tinggi, maka kamu berpotensi kehilangan sensitivitas untuk membuatnya menjadi lebih kuat dan berkarakter di kemudian hari.

BACA JUGA:

Source: Freepik

Nah, itu adalah 7 kebiasaan penulis yang memiliki karakter kuat yang dapat kamu ikuti. Kebiasaan-kebiasaan ini mungkin saja terasa tidak mudah untuk dipraktikkan pada awalnya. Akan tetapi seiring waktu dan dengan konsistensi yang baik, kebiasaan ini akan membentuk dirimu sendiri menjadi seorang penulis yang kuat pula di kemudian hari, baik dari sisi karakter mau pun karya yang dihasilkan.

Jadi, selamat menulis selalu, ya!

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑