BAGAIMANA CARA MENULIS NOVEL ROMANTIS DALAM 7 LANGKAH MUDAH

Penulis gunung sebelumnya telah merilis cara menulis novel romantis dalam artikel tentang 15 ide menulis cerita fiksi romantis. Nah, kali ini Penulis Gunung akan membahas secara lengkap bagaimana supaya kamu mampu menulis sebuah novel romantis dengan lebih baik lagi.

Dari Romeo dan Juliet karya Williem Shakespeare hingga Tenggelamnya Kapal Van der Wijk karya Hamka, dunia dipenuhi dengan karya yang menarik tentang romantisme. Cara menulis novel cinta yang menarik menjadi kunci bagaimana roman dan karya sastra romantisme ini menghiasi kehidupan manusia setelahnya.

Namun, bagaimana sebenarnya cara menulis novel romance yang baik?

Nah, ulasan lengkapnya berikut akan membantu kamu melakukannya.

Kamu punya kisah hidup menarik untuk dijadikan buku namun bingung cara menuliskannya?

COBA KONSULTASIKAN DISINI

7 Langkah Mudah Cara Menulis Novel Romantis

Source: Unsplash

Romantisme, asmara dan percintaan adalah topik yang paling banyak ditulis dalam berbagai lintas usia dan generasi. Topik ini dalam cara pandang yang unik, sangat elegan untuk dituliskan oleh setiap orang.

Remaja menulis novel romantis itu pantas, dan itu memang dunia mereka ketika mabuk kepayang cinta pertama masih terasa ‘pusingnya’ hingga sekian lama. Orang dewasa menulis kisah romantis juga pantas, karena mereka sudah memiliki pengalaman yang cukup dan mungkin sedang menjalani romantisme itu pula.

Sementara orang dengan tingkatan umur yang lebih tinggi, juga sangat layak menulis kisah romantis.

Mereka kadang-kadang adalah pemilik kisah romantis yang sebenarnya karena ujian waktu telah membuktikan cinta mereka. Ambillah novel Habibie dan Ainun jika kamu meragukan pernyataan ini.

Pendek kata, menulis cerita romantis adalah sesuatu yang universal dan hampir dapat dilakukan oleh setiap orang.

Akan tetapi untuk menghasilkan karya romantis yang hebat dan mampu menyentuh hati pembaca, itu beda cerita. Cara menulis novel cinta dengan kualitas terbaik tidak bisa dilakukan dalam satu malam. Ini membutuhkan latihan dan kepekaan yang tinggi dari seorang penulis untuk mampu mewujudkannya.

Kabar baiknya adalah; kamu bisa melatih ini dengan mengikuti langkah-langkah yang sudah terbukti efektivitasnya.

Nah, cara menulis novel romance yang menarik setidaknya dapat kamu pelajari dengan mempraktikkan 7 langkah dan tips berikut ini.

BACA JUGA:

Temukan Tema Novel Romantis Pilihanmu

Source: Unsplash

Langkah pertama dan paling penting sebelum kamu menulis satu kalimat pun dalam novel romantismu adalah dengan menentukan temanya itu sendiri.

Kamu tentu sudah tahu bukan, kalau ada banyak tema cerita fiksi yang umum digunakan dalam penulisan novel, cerpen atau bahkan memoar?

Nah, cara membuat novel romantis yang pertama adalah dengan menentukan salah satu tema tersebut sebagai garis besar dari pesan cerita yang akan kamu sampaikan.

Beberapa tema novel romantis yang dapat kamu pilih misalnya adalah;

  • Romantic history (sejarah)
  • Komtemporer
  • Remaja
  • Fantasy
  • Paranormal dan supranatural
  • Spiritual dan religi
  • Misteri
  • Erotic
  • Dan lain sebagainya

Jika kamu merasa tidak ada satu pun dari tema  penulisan novel romantis di atas yang sesuai dengan dirimu, tidak masalah. Kamu dapat mengekplorasi tema yang paling ideal bagimu dengan cara kembali kepada jenis novel romantis yang paling kamu gemari.

Kamu tentu memiliki cukup banyak pengetahuan dalam genre tersebut, kan?

Artinya jika kamu menyukai tema cerita romantis remaja, kamu pasti memiliki cukup banyak wawasan mengenai tema ini. Atau jika kamu misalnya menyukai tema misteri dan supranatural, maka kamu juga bisa mengeksplorasi kemampuanmu dalam tema tersebut.

Jadi langkah pertama yang harus kamu lakukan sebagai cara membuat cerita novel yang menarik untuk genre romantis dalah dengan memilih temanya terlebih dahulu.

Pastikan kamu memilih tema yang paling menarik hatimu, ya.

Atur dan Tetapkan Latar Belakang Cerita

Source: Unsplash

Setelah kamu menetapkan tema novel romantis yang akan kamu tulis, sekarang waktunya untuk mengatur setting ceritanya sendiri. Menetapkan setting dalam cara membuat novel kisah cinta yang kuat bisa kamu lakukan misalnya dengan menanyakan beberapa pertanyaan berikut;

  • Dimana kisah cinta romantis yang akan kamu ceritakan berlangsung?
  • Apakah tempat tersebut bisa membantu membangun ikatan yang kuat bagi karakter cerita dalam perjalanan cintanya?
  • Seberapa baik pengaruh tempat tersebut untuk membangun kesan cerita romantis yang diceritakan?
  • Apakah kamu cukup mengetahui tempat yang kamu pilih sebagai setting itu?

Memilih setting yang tepat adalah kunci lain dari cara menulis novel yang bagus dalam genre apa pun, terlebih-lebih dalam genre romantis.

Ketika kamu mengambil setting kota Paris yang sudah terkenal dengan romantisnya, tentu saja akan memiliki perbedaan dengan misalnya kamu memilih kota Ulan Bator dimana kisah Jengis Khan ada di tiap sudut kota.

Setting juga tidak melulu membahas mengenai tempat. Dalam setting kamu juga dapat menentukan apakah kisah romantismu terjadi pada masa silam. Jika tahun 1970-an yang menjadi pilihan waktumu, maka kamu ada dalam sebuah waktu dimana model celana cut bray, rambut kribo, dan image romantisme lainnya sedang eksis.

Artinya kamu penting untuk mengeksplorasi simbol romantisme pada masa itu untuk menyempurnakan pesan romantic yang kamu sampaikan.

Di samping waktu dan tempat, setting juga berbicara tentang budaya, adat istiadat, pandangan politik, keyakinan dan lain sebagainya. Nah, ini juga bisa kamu munculkan sebagai cara menulis novel yang menarik.

Kekangan budaya, ikatan adat istiadat, pertentangan pandangan politik dan keyakinan yang dieksplorasi dengan baik akan membuat novel romantismu semakin kuat dan berkesan dalam pikiran pembaca.

Jadi, eksplorasilah settingnya sebaik mungkin.

BACA PULA:

Ciptakan Pasangan Kekasih yang Kuat

Source: Unsplash

Tidak diperdebatkan lagi bahwa unsur paling penting dari sebuah novel romantis adalah karakternya sendiri, tokohnya sendirilah yang membuat romantisme dalam cerita mengalir demikian kuat ke benak pembaca.

Tapi, bagaimana caranya?

Karakter dalam novel romantis harus mampu membuat pembaca ‘jungkir balik’ karena peran yang mereka lakukan dalam cerita. Cara menulis cerita novel yang romantis haruslah menitikberatkan pada bagaimana kamu membuat karakter cerita menjadi sangat dominan dalam perasaan pembaca.

Sebagai sebuah cerita tentang cinta dan romantisme, kamu tentu harus menjadikan sentral cerita pada sepasang karakter kekasih.

Nah, menggambarkan tokoh laki-laki mau pun tokoh perempuan yang menjadi kekasih dalam cerita romantis membutuhkan fokus yang serius supaya mampu mendukung jalannya cerita secara sempurna.

Untuk mengembangkan karakter utama dalam cerita, cara membuat novel cinta yang bisa kamu lakukan adalah dengan mempertimbangkan hal-hal berikut ini.

Karakter Utama Pria (Sang Arjuna)

Source: Unsplash
  • Kesampingkan dulu persepsi bahwa karakter pria harus memiliki wajah tampan, body atletis seperti binaraga dan sikap yang sangat jantan menyapu karakter utama wanita. Penokohan dalam cerita romantis bukanlah tentang ketampanan dan gerakan dramatis, ini adalah tentang kedalaman emosi dan kepekaan perasaan.
  • Buat tokoh utama pria memiliki masa lalu yang sulit. Kamu bisa membuat masa lalunya yang pernah patah hati, dikhianati, masa kecil yang sulit, mengalami kejadian traumatik dan lain sebagainya. Memberi masa lalu yang sulit bagi karakter utama pria adalah cara mudah memperdalam karakter tokoh sekaligus tips dan cara menulis cerita novel romantis yang umum dilakukan.
  • Setelah karakter utama atau Sang Arjuna bertemu dengan kekasihnya (Sang Dewi) buat ia mengalami perubahan drastis. Kamu dapat menggambarkan bagaimana terpengaruhnya sang Arjuna dengan sosok Dewi yang ditemuinya.

Karakter Utama Wanita (Sang Dewi)

Source: Unsplash
  • Seperti halnya menggambarkan sosok tokoh utama pria atau sang Arjuna. Kecantikan fisik dan tubuh yang aduhai bukanlah point utama dalam menulis cerita romantis. Kamu dapat mengeksplorasi makna romantisme yang lebih dalam dan jauh dari sekedar itu.
  • Hadirkan pula permasalahan untuk karakter utama wanita seperti persoalan finansial, ekonomi atau pun terlahir dari keluarga yang broken home.
  • Berikan sifat karakteristik yang kuat dalam dirinya, yang sifat ini mampu memberi pengaruh sangat besar pada Sang Arjuna.

Mempertemukan karakter utama pria dan wanita dalam penulisan novel romantis harus pula disertai dengan motivasi dan kekurangan mereka yang realistis. Buat mereka juga memiliki hubungan yang dinamis, yang tidak melulu berisi simfoni keindahan dan moment indah, namun juga tantangan, kesedihan dan air mata.

Pada akhirnya dalam karakter cerita yang romantis, semakin realistis karakter yang bisa kamu bangun, maka semakin dekatlah ia dalam benak pembaca.

Jangan Abaikan Peran Karakter Pembantu

Source: Unsplash

Setelah kamu mencurahkan fokus yang besar dalam tokoh utama cerita, bukan berarti tokoh pembantu tidak lagi penting. Bahkan tanpa kehadiran tokoh pembantu atau karakter sekunder, penulisan novel romantis yang sempurna tidak bisa dilakukan.

Langkah dan cara membuat cerita novel menarik selanjutnya adalah memperhatikan bahwa karakter pembantu sangat penting nilainya. Karakter-karakter sekunder atau pembantu ini dapat larut dalam berbagai sosok seperti saudara, sahabat, teman sekelas, orang tua, saingan, musuh bebuyutan dan lain sebagainya.

Karakter pembantu yang paling umum diaplikasikan dalam novel romantis adalah sosok sahabat.

Sosok ini kadang digambarkan sebagai seseorang yang agak aneh, lucu dan semacamnya. Kamu bisa menemukan contoh tokoh sekunder semacam ini pada banyak novel yang memang telah menjadi formula dan cara membuat novel komedi romantis yang populer.

Namun, ada satu hal yang harus kamu perhatikan.

Bahwa menulis karakter sekunder atau pembantu haruslah dapat disesuaikan porsinya. Jangan sampai pembaca justru terlalu banyak berinteraksi dengan karakter pembantu dibandingkan karakter utama cerita.

BACA JUGA:

Pergunakan Kiasan dan Fakta yang Sudah Terbukti Kebenarannya

Source: Unsplash

Kemudian langkah yang juga bisa kamu gunakan dalam menulis novel romantis adalah dengan mempergunakan kiasan dan fakta yang sudah banyak terbukti kebenarannya.

Bagaimana maksudnya?

Ini adalah sesuatu yang mudah dilakukan, dan karena itu ia disebut klise. Akan tetapi jangan remehkan kemampuannya dalam membentuk cerita romantis yang populer dan menyentuh hati. Sudah sangat banyak jalan cerita yang berpedoman pada kiasan semacam ini menuai kesuksesan besar.

Beberapa kiasan dan ungkapan yang dapat menjadi ide penulisan cerita novel romantis misalnya adalah sebagai berikut;

Sahabat Menjadi Kekasih

Hubungan persahabatan yang kemudian berubah menjadi hubungan asmara adalah sesuatu yang umum terjadi. Dan ini juga umum terjadi di dunia nyata.

Jadi, kamu dapat menyusun sebuah novel romantis berdasarkan kiasan semacam ini. Sebuah persahabatan antara sepasang pria dan wanita yang salah satu di antara keduanya, atau keduanya sekaligus, memendam perasaan cinta pada yang lain.

Musuh Menjadi Kekasih

Source: Unsplash

Musuh menjadi kekasih dapat terjadi dalam banyak cerita, dan kamu pasti sering menemui novel romantis yang seperti ini.

Cara membuat novel remaja kadang mengadopsi kiasan ini dimana sepasang kekasih yang saling bermusuhan kemudian lama kelamaan berubah menjadi saling peduli, berpacaran kemudian mengharu biru dalam cinta masa SMA.

Satu Menyembuhkan yang Lain

Kiasan lain yang terbukti cukup ampuh dan terbukti kebenarannya adalah satu menyembuhkan yang lain. Ini seperti tokoh utama pria mengalami cidera atau trauma kemudian dirawat oleh tokoh utama wanita yang kemudian di antara mereka tumbuh benih-benih cinta.

Pilihan Abadi

Kiasan yang terakhir adalah sebuah kisah cinta dimana tokoh utama pria dan wanita yang telah bersama dalam cinta kemudian terpisah jauh. Perpisahan ini bisa terjadi puluhan tahun, atau  oleh satu sebab yang lebih dramatis semacam amnesia, demensia dan lain sebagainya.

Intinya adalah, setelah perpisahan itu berakhir, pilihan sepasang kekasih itu tetap sama yang menggambarkan bahwa mereka memang adalah sepasang belahan jiwa.

Buat Kisah Cintamu Berakhir Bahagia

Source: Unsplash

Jika kamu menulis novel romantis untuk yang pertama kalinya, maka penting bagimu untuk membuatnya berakhir dengan kebahagiaan atau happy ending.

Akhir yang indah adalah pesan rahasia dari cara menulis novel romantis yang banyak disepakati penulis. Ini adalah upaya untuk menunjukkan kepada pembaca bahwa seberapa pun hebatnya badai yang menghalangi mereka, karakter utama pria dan wanita memang ditakdirkan untuk saling cinta. Mereka akan berakhir dalam dekapan satu sama lain.

Namun, apakah novel romantis harus seperti itu?

Sebenarnya tidak juga, namun akhir yang indah lebih banyak disukai pembaca.

Pasangan karakter utama bisa saja tidak bersatu selamanya kemudian hidup bersama anak-anak mereka yang cantik dan lucu.

Akan tetapi harus ada satu momen setelah badai melanda, harus ada satu waktu setelah segala pekik luka nestapa, bahwa mereka bersama dan menunjukkan betapa besarnya cinta di antara mereka.

BACA PULA:

Hati-hati Menggambarkan Romantisme yang Intim

Source: Unsplash

Langkah sekaligus tips yang terakhir sebagai cara menulis novel untuk pemula dalam genre romantis ini adalah; berhati-hatilah ketika kamu memutuskan menggunakan adegan intim.

Hal seperti ini menarik karena beberapa penulis mengatakan adegan intim dan seks itu diperlukan untuk membangun karakter dan menunjukkan bahwa mereka juga saling menginginkan secara fisik, bukan hanya hati dan perasaan semata.

Tentu saja ini tidak masalah, setiap penulis memiliki prinsip dan gaya menulisnya sendiri-sendiri.

Akan tetapi yang harus diperhatikan adalah ketika kamu menulis bagian ini dengan porsi yang berlebihan.

Penggambaran yang terlalu vulgar justru akan menciderai makna romantisme itu sendiri. Alih-alih menulis novel romantis yang baik, adegan vulgar yang over akan membuat novel romantismu berubah menjadi buku porno.

Saya adalah penulis yang memilih untuk tidak menggambarkan adegan intim dalam novel-novel yang saya tulis. Romantisme bisa terbangun dengan cara tidak harus bersifat seksual. Merapi Barat Daya adalah novel petualangan romantis, namun kamu tidak akan menemukan satu adegan seks pun dalam novel setebal 400 halaman tersebut.

Tapi intinya kamu bebas untuk memasukkan adegan intim atau tidak dalam novel romantis yang kamu tulis karena Sekali lagi semua penulis memiliki gaya dan prinsip mereka masing-masing.

Namun yang pasti, jika kamu memang ingin melakukannya, lakukanlah dengan hati-hati.

BERANI?

Satu bulan punya buku atas nama kamu sendiri?


anton sujarwo

Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 15 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Saya juga dapat dihubungi melalui whatsapp di tautan ini.

Fortopolio beberapa penulisan saya dapat dilihat disini:


7 CERITA INSPIRATIF ISLAMI TERBAIK YANG PALING JARANG DICERITAKAN

Sepanjang sejarah, dunia muslim dipenuhi dengan cerita inspiratif islami yang tersebar dalam berbagai rentang waktu. Kamu tentunya sudah tidak asing dengan berbagai kisah motivasi islam yang menyentuh hati, baik itu tentang kedermawan, keteladanan, pemaaf, kebaikan dan lain sebagainya.

Nah, kali ini Penulis Gunung juga ingin ikut serta mengisahkan kembali beberapa cerita yang terbaik diantaranya.

Apa saja renungan kisah inspiratif islam tersebut?

Yuk, dibaca sampai selesai, ya.

7 Cerita Inspiratif Islami Pilihan Terbaik Sepanjang Masa

Source: Unsplash

Kamu pasti sudah membaca buku 1001 malam, bukan?

Nah, jika kamu menganggap kisah yang akan dituturkan dalam artikel ini seperti halnya cerita dalam 1001 malam, kamu  keliru. Penulis Gunung sama sekali tidak bercerita fiksi kali ini, melainkan kisah-kisah keteladanan yang sungguh-sungguh terjadi dalam dunia islam.

Kisah ini diambil dari banyak sumber. Namun ini sebenarnya adalah bocoran sebuah buku yang sedang saya susun saat ini. Cerita inspiratif islami untuk remaja bahkan untuk semua kalangan usia, berusaha Penulis Gunung hadirkan dalam bahasa yang mudah dipahami oleh berbagai kalangan usia.

Bukunya sendiri saat masih dalam proses pengumpulan ide dan riset.

Namun, saya tidak terlalu ‘menempatkannya’ sebagai sesuatu yang eksklusif sehingga tidak ingin diketahui orang lain selain melalui bukunya sendiri. Semakin cepat dan banyak orang-orang yang mengetahui kisah inspiratif islami penuh keteladanan seperti ini, maka semakin bermanfaatlah apa yang ditulikan.

Jadi, apa saja kisah inspiratifnya?

BACA PULA:

Kisah Percakapan Sultan Nuruddin Zanki dan Gurunya Sebelum Ajal

Source: Hidayatullah

Apakah kamu tahu siapa itu Nuruddin Zanki?

Nuruddin  Zanki adalah seorang sultan yang alim, bijaksana dan gagah berani. Beliau hidup satu generasi sebelum sultan Shalahuddin Al Ayyubi berkuasa. Baik Nuruddin Zanki mau pun Shalahuddin Al Ayyubi adalah pahlawan perang salib yang terkenal itu.

Kisah tentang Nuruddin Zanki tidak akan banyak kamu temukan dalam berbagai artikel populer. Kisah dirinya hanya ditemui oleh orang-orang yang memang suka membaca sejarah. Buku yang menceritakan tentang kepahlawanan Nuruddin Zanki tebalnya hampir 500 halaman yang artinya ini adalah cerita inspiratif islami panjang untuk dibaca dan dipelajari.

Penulis Gunung tidak mungkin menyampaikan panjang lebar tentang apa saja langkah strategis Sultan Nuruddin Zanki dalam sejarah jihadnya. Akan tetapi kisah inspiratif antara beliau dan gurunya ini adalah salah satunya.

Setelah sembuh dari sakit, Nuruddin Zanki dan gurunya berkuda di luar istana dan terjadilah pembicaraan berikut;

“Jika Allah berkehendak, bisa jadi bulan depan kita tidak akan melihat Damaskus lagi” tutur sang guru di atas punggung kudanya.

“Jangan begitu” jawab Nuruddin Zanki sopan.

“Karena jika Allah berkehendak, pekan depan bahkan kita tidak akan bisa melihat Damaskus lagi” sambungnya kemudian.

Apa yang terjadi setelahnya?

Sang guru wafat satu bulan tepat setelah pembicaraan itu.

Sementara Sultan Nuruddin Zanki?

Ia wafat hanya satu minggu setelah ia dan gurunya berbicara tentang ajal seperti di atas. Allah seolah telah mengilhami keduanya tentang maut yang sudah dapat mereka rasakan kehadirannya.

Kisah Sultan Umar bin Abdul Aziz yang Memaafkan Pembunuhnya

Source: Unsplash

Kamu pasti sudah tahu bahwa wafannya Khalifah Umar bin Abdul Aziz lantaran diracuni oleh salah satu orang kepercayaannya. Menariknya, sang Khalifah tahu bahwa beliau sakit karena diracun dan ia pun tahu siapa yang meracuninya serta siapa pula yang memerintahkannya.

Tapi coba kamu tebak mengapa kisah ini layak menjadi kisah islami yang sangat inspiratif?

Itu karena Khalifah Umar bin Abdul Aziz mengatakan kurang lebih seperti ini kepada pembunuhnya.

“Aku tahu kamu yang meracuniku. Dan aku juga tahu siapa yang menyuruh kamu untuk melakukannya. Ketahuilah bahwa aku telah memaafkanmu. Tetapi kamu segeralah pergi dari istana ini, sebelum orang yang menyuruhmu untuk meracuniku akan menghukummu karena perbuatanmu”

Lihat, bagaimana kemuliaan hati Sang Khalifah.

Saya tidak perlu panjang lebar menjelaskan betapa inspiratifnya cerita itu. Kamu langsung dapat memahaminya sendiri ketika posisi kamu sebagai raja yang bisa melakukan segalanya memilih untuk memaafkan orang yang meracuninya.

Bahkan lebih dari itu, sang raja berhati mulia itu juga menyelamatkan pembunuhnya.

Kisah Khalifah Umar bin Khattab dan Gadis Penjual Susu

Source: Correcto.id

Ini adalah kisah inspiratif yang sangat populer tapi tak bosan rasanya mendengarkan banyak sekali pelajaran di dalamnya.

Suatu malam Khalifah Umar bin Khattab dan salah satu pembantunya berkeliling dari rumah ke rumah untuk mendengarkan dan melihat secara langsung kondisi rakyatnya. Ini adalah salah satu kebiasaan yang memang sering dilakukan Khalifah.

Ketika rasa lelah karena berkeliling itu datang, beliau akan mengajak pembantunya untuk beristirahat.

Malam itu Khalifah beristirahat sambil bersandar pada dinding sebuah rumah. Tanpa mereka rencanakan, pembicaraan tuan rumah dan anak gadisnya di dalam rumah terdengar pula oleh telinga sang Khalifah.

“Tambahi saja dengan air susunya, Anakku. Supaya kita bisa mendapatkan uang lebih banyak besok pagi” ujar si Ibu pemilik rumah pada anak gadisnya yang sedang mengaduk susu.

Anak gadisnya menoleh sambil menatap penuh tanda tanya pada sang ibu

“Tidakkah ibu takut Khalifah Umar akan mengetahui perbuatan kita?” balasnya kemudian.

“Jangan khawatir, Khalifah tidak ada disini. Ia tidak akan tahu” sang ibu memberi alasan.

“Betul Amirul Mukminin tidak melihatnya. Tapi Allah melihat kita, Bu. Tidak ada yang tersembunyi dari pandangan Allah”

Sang ibu terdiam mendengar ucapan anak gadisnya, begitu juga dengan Khalifah Umar bin Khattab. Akan tetapi ia meminta kepada pembantunya untuk menandai rumah tersebut.

Kemudian Khalifah Umar pulang dan meminta salah satu anaknya untuk menikahi gadis penjual susu itu. Dikarenakan hanya putera bungsunya yang belum menikah, maka gadis penjual susu itu kemudian dinikahkan dengan putera bungsu Khalifah Umar bin Khattab.

Nah, tahukah kamu apa yang terjadi beberapa puluh tahun kemudian sebagai buah dari kisah inspiratif islam sahabat nabi Umar bin Khattab ini?

Pernikahan putera Khalifah Umat bin Khattab dan si penjual susu pada akhirnya menghasilkan keturunan generasi yang luar biasa. Salah satu diantaranya adalah lahirnya Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang diceritakan pada kisah yang kedua.

BACA JUGA:

Kisah Sultan Shalahuddin Al Ayyubi dan Pesta Pernikahan

Source: Googreads

Kamu sudah pasti mengenal nama ini: Shalahuddin Al-Ayyubi, pahlawan perang salib, tokoh yang disegani kawan dan lawan, sosok pemaaf yang gagah berani dan berhati mulia.

Dalam sebuah penyerangan ke salah satu bentang pasukan Kristen, Sultan Shalahuddin pernah ditemui oleh seorang perempuan yang berkata seperti ini kepada beliau.

“Tuan, saya mengetahui kemuliaan hati Anda. Anda adalah raja yang bijaksana. Saya ingin memohon kepada Tuan untuk tidak menyerang benteng ini karena putera saya sedang menikah dan sedang diadakan pesta di dalamnya”

Menurut pendapat kamu, apa yang akan dilakukan Sultan Shalahuddin setelah mendengar permintaan perempuan dari pasukan kristen itu?

Tindakan Shalahuddin inilah kemudian yang membuat kisah ini layak untuk diceritakan kepada siapa saja sebagai salah satu contoh renungan kisah inspiratif islami yang menyentuh hati.

Sultan Shalahuddin Al Ayyubi kemudian memerintahkan kepada pasukannya untuk tidak menyerang bagian benteng dimana pesta pernikahan itu sedang diadakan. Pengepungan terus berlanjut, namun Sultan Shalahuddin juga menunjukkan kelasnya sebagai salah satu panglima perang yang memang layak untuk diteladani.

Kisah Atikah dan Minyak Kasturi

Source: Unsplash

Atikah adalah isteri Khalifah Umar bin Khattab dan ia adalah isteri yang penurut kepada suaminya.

Pada suatu ketika Khalifah Umar bin Khattab kedatangan banyak minyak wangi dan minyak ‘anbar yang bahan bakunya berasal dari ikan.

Melihat jumlahnya yang cukup banyak, Khalifah Umar bin Khattab pun berkata kurang lebih seperti ini;

“Demi Allah, aku membutuhkan seorang perempuan yang pandai dalam menimbang supaya ia dapat menimbang minyak wangi ini untuk aku bagikan kepada kaum muslimin”

Mendengar hal tersebut, Atikah isteri khalifah pun menyahutinya;

“Aku pintar menimbang, mari aku timbangkan minyak wangi itu untukmu”

Tebak apa yang kira-kira akan menjadi jawaban Khalifah Umar. Meskipun ini bukan kisah inspiratif islami tentang wanita, namun inilah jawaban Umar bin Khattab.

“Tidak!”

“Mengapa?” isterinya keheranan.

“Karena aku khawatir kamu akan mengambilnya dengan cara seperti ini (Khalifah mengusap lehernya dengan jari-jari di kedua tangannya) dan kamu menyeka lehermu dengan minyak wangi ini. Dengan cara seperti itu, kamu telah mengambil hak kaum muslimin”

Lihat, betapa hati-hatinya seorang Umar bin Khattab dalam hal harta rakyatnya.

Kisah Syaikh Abdul Qadir Jaelani dan Uang 40 Dirham

Source: Unsplash

Ini juga adalah kisah inspiratif islami yang sudah cukup populer, Kamu mungkin saja sudah pernah mendengar kisah ini sebelumnya.

Saat kecil, oleh ibunya Syaikh  Abdul Qadir Jaelani diminta untuk menuntut ilmu ke negeri yang jauh. Abdul Qadir pun berangkat bersama serombongan kafilah. Sebagai bekal, ibunya menitipkan uang sebanyak 40 dirham yang dijahitkan dalam kantong pakaian Syaikh Abdul Qadir.

Di tengah perjalanan rombongan itu dirampok, termasuk juga syaikh Abdul Qadir Jaelani. Setelah semua orang diperiksa dan diambil harta benda mereka, kepala perampok itu pun berkata kepada Syaikh Abdul Qadir.

“Kami telah menggeledah semua barang dan mengambilnya, tetapi, kami tidak menemukan harta berhargamu. Apakah kamu memiliki uang atau harta, Anak muda?”

“Iya, aku memiliki uang 40 dinar” jawab Syaikh Abdul Qadir Jaelani dengan jujur.

“Dimana kamu menyembunyikannya?”

Syaikh Abdul Qadir Jaelani pun menunjukkan dimana ibunya menjahitkan uang itu untuknya, dan dengan mudah ditemukan oleh si kepala perampok. Melihat kejadian itu, kepala perampok jadi penasaran dan berkata kepada Abdul Qadir Jaelani.

“Mengapa kamu mengatakannya? Padahal kami sudah menggeledah semua barang-barang milikmu dan tidak menemukannya”

Dengan polos dan tenang Abdul Qadir Jaelani menjawab.

“Ibuku berpesan bahwa aku harus berkata jujur, dan itulah yang aku lakukan”

Ini bukan akhir dari kisah inspiratif mengharukan islami dari Syaikh Abdul Qadir Jaelani ini, karena kepala perampok itu kemudian terpukul melihat kejujuran Abdul Qadir Jaelani yang kemudian membuka pintu hatinya untuk bertaubat.

BACA JUGA:

Kisah Abu Ubaidah dan Serpihan Roti

Source: Unsplash

Nah, kisah pilihan terakhir dari 7 cerita inspiratif islami yang akan Penulis Gunung bagikan untuk kamu adalah tentang Abu Ubaidah bin Al Jarrah. Abu Ubaidah sendiri adalah seorang sahabat Rasullullah dan ia hidup hingga kekuasaan khalifah Umar bin Khattab.

Ketika Syria sudah berhasil ditaklukkan, oleh Khalifah Umar bin Khattab diangkatkan Abu Ubaidah sebagai gubernurnya. Abu Ubaidah terkenal dengan hidupnya yang sederhana dan kemuliaan budinya yang sangat baik.

Sewaktu berkunjung ke Syria, Khalifah Umar bin Khattab meminta untuk melihat rumah Abu Ubaidah yang merupakan orang paling berkuasa di sana. Akan tetapi Abu Ubaidah menolaknya dengan mengatakan;

“Apa yang akan engkau lakukan di rumahku? Engkau akan memeras air matamu karenaku”

Namun Khalifah Umar bersikeras dan masuklah ia ke dalam rumah Abu Ubaidah, sang Gubernur wilayah yang kaya itu.

Namun di dalam rumah, Khalifah Umar bin Khattab tidak melihat apa pun kecuali pedang, perisai, pelana kuda, piring dan tempat air minum. Khalifah kemudian bertanya;

“Dimana barang-barangmu? Bukankah kamu adalah seorang penguasa? Apakah kamu punya makanan?”

Mendengar pertanyaan itu, Abu Ubaidah kemudian berjalan menuju sebuah keranjang. Dari dalamnya ia mengambil beberapa serpihan roti yang kemudian ia hidangkan kepada Khalifah Umar bin Khattab.

Mendapati kondisi itu, Khalifah Umar bin Khattab langsung menangis. Setelah reda tangisnya, beliau kemudia  berkata;

“Dunia telah merubah kami semua, kecuali engkau, wahai Abu Ubaidah”.

BACA JUGA:

Source: Unsplash

Nah, itu adalah beberapa kisah pilihan islami yang paling inspiratif dan paling jarang pula diceritakan. Kamu dapat melihat bahwa kisah-kisah itu penuh dengan keteladanan, kejujuran, kemuliaan hati dan juga kesederhanaan, bukan?

Di luar sana, ada banyak cerita inspiratif islami yang dapat dengan mudah kamu temukan yang semuanya akan memberi pelajaran untuk kita semua. Hal paling penting dari kisah-kisah ini adalah bagaimana kita mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan kita sendiri sebagai pembacanya.

Oh ya, InsyaAllah saya juga sedang mengumpulkan beberapa sumber penulisan kisah-kisah inspiratif islami yang akan saya tulis menjadi sebuah buku. Mohon doakan semoga prosesnya berjalan lancar, ya.

Berani?

Satu bulan punya buku atas nama kamu sendiri?


anton sujarwo

Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 15 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Saya juga dapat dihubungi melalui whatsapp di tautan ini.

Fortopolio beberapa penulisan saya dapat dilihat disini:


15 CONTOH IDE CERITA YANG MENARIK UNTUK GENRE FIKSI ROMANTIS

Jadi, kamu tertarik untuk menulis novel romantis dan sedang mencari ide cerita yang menarik?

Kamu beruntung karena Penulis Gunung baru saja mengumpulkan 15 contoh ide cerita yang menarik khusus untuk genre romantis. Ide ini adalah garis besar cerita yang tinggal kamu kembangkan saja. Dengan sentuhan penulisan yang khas, semua ide cerita romantis ini bisa menjadi mahakarya.

COBA KONSULTASIKAN DISINI

Jika kamu punya kisah hidup menarik untuk dijadikan buku namun bingung cara menuliskannya

15 Contoh Ide Cerita yang Menarik Kategori Fiksi Romantis

Menemukan ide cerita dalam menulis fiksi kadang terlihat demikian sulit bagi beberapa penulis pemula, bahkan untuk yang sudah berpengalaman sekali pun. Adanya contoh ide cerita fiksi  akan sangat membantu dalam hal ini. Kamu hanya perlu mengkombinasikannya dengan imajinasimu untuk membangun cerita yang sempurna.

Nah, sebelum Penulis Gunung memberikan 15 contoh ide cerita novel atau cerpen yang bisa kamu gunakan dengan gampang. Yuk, refresh kembali proses dan teknis menulis cerita fiksi romantis.

BACA JUGA:

Apa Itu Novel Fiksi Romantis?

Dari Wikipedia, pengertian fiksi roman digambarkan sebagai rekaan yang menggambarkan kronik karakter secara detail, rinci, dan mendalam. Roman fiksi juga digambarkan sebuah gaya bercerita yang tidak hanya memfokuskan pada bentang waktu karakter utamanya, namun juga secara keseluruhan.

Namun demikian, fiksi selalu dinamis dan tidak ada aturan yang kaku mengekang.

Kamu dapat menulis fiksi sebebas elang  terbang untuk merentangkan imajinasimu. Ide cerita dan bagaimana kemudian kamu menuliskannya, adalah yang akan menentukan kualitas cerita.

Bagaimana Menulis Buku Fiksi Romantis?

Photo by Alejandro Avila

Genre fiksi romantis memang tergolong genre popular dalam penulisan novek fiksi. Namun, itu bukan berarti kamu dapat mengeksekusinya sambil bermalas-malasan. Bahkan pada langkah yang pertama untuk menemukan ide cerita saja beberapa penulis terkadang sudah menemui kendala.

Penulisan cerita romantis fiksi juga tidak dapat diterjemahkan dengan cara-cara yang terlalu klise dan biasa. Tidak ada salahnya dengan mengangkat ide cerita cinta segitiga, hubungan terlarang, cinta ditentang orang tua dan lain sebagainya. Namun, untuk membuatnya lebih dari sekedar menulis kamu harus benar-benar membuatnya menjadi roman yang utuh.

Dan ingat, menulis romantis beda dengan menulis adegan seks atau porno, ya.

Penulis hebat dapat menciptakan romantisme yang sejati tanpa sedikit pun menyinggung aktivitas seksual.

Romantisme yang kuat lahir dan mengikat emosi pembaca, menarik pembaca untuk ikut hanyut dalam cerita, merasakan gelombang imajinasi dan gejolak untuk marah, untuk rindu, untuk dendam dan untuk merelakan dalam waktu sama.

Tentu saja ini tidak mudah, namun dengan contoh ide cerita dan tema yang tepat, kamu akan lebih mudah untuk mencobanya.

15 Contoh Ide Cerita untuk Fiksi Romantis

Photo by Maksim Goncharenok

Setelah kamu bertekad untuk menulis sebuah cerita fiksi romantis secara serius, berikut adalah beberapa contoh ide cerita pendek yang tentu saja harus kamu kembangkan lagi sesuai dengan imajinasimu sendiri.

Kamu bisa memilih salah satu atau mengkombinasikan beberapa di antaranya.

BACA PULA:

Contoh Ide Cerita Fiksi Romantis 1

Tulis sebuah cerita yang menempatkan karakter utama kamu sebagai seseorang yang beranggapan bahwa pernikahan adalah hal sakral, terhormat dan terikat selamanya. Buat prinsip ini dipegang sangat erat oleh karakter utama.

Akan tetapi beberapa waktu kemudian, tiba-tiba muncul seseorang dari masa lalunya tepat di saat sang karakter utama sudah bertunangan dan akan segera menikah dalam beberapa bulan ke depan. 

Bagaimana pun setelah itu, situasinya menjadi sangat jauh berubah.

Contoh Ide Cerita Fiksi Romantis 2

Photo by picjumbo

Tulis sebuah cerita dimana tokoh utama sedang berlibur ke sebuah wilayah terpencil sebagai reward baginya yang telah lulus kuliah dan bersiap untuk mencari pekerjaan atau meneruskan perusahaan keluarga.

Gambarkan bahwa kota kecil itu dalam perkiraan tokoh sebagai tempat yang benar-benar terpencil dan tidak tersentuh. Namun, ia menemukan hal yang mengejutkan setelah tiba di sana. Termasuk berjumpa dengan seseorang yang akan mengubah rencana dan prinsip hidup si tokoh utama selamanya.

Contoh Ide Cerita Fiksi Romantis 3

Tulis sebuah cerita romantis dimana tokoh utama dibesarkan dalam sebuah istana yang ia sendiri akan meneruskan kekuasaan dan pemerintahan. Lingkungan itu menanamkan pandangan hidup bahwa jatuh cinta bagi si tokoh utama adalah sesuatu yang berbahaya dan tidak boleh dilakukan, karena dapat mempengaruhi rencana pemerintahannya.

Hal ini kemudian berubah dengan drastis ketika seorang tamu mereka dari negeri yang jauh datang menghadiri pesta istana sambil memboyong puteri cantiknya.

Contoh Ide Cerita Fiksi Romantis 4

Photo by Valentin Antonucci

Tulis sebuah cerita bagaimana sulitnya untuk melangsungkan pernikahan dalam lingkungan dimana karakter atau tokoh utama cerita tumbuh. Pengantin pria diwajibkan untuk mengumpulkan 500 gram emas dan uang ratusan juta rupiah.

Beruntungnya tokoh utama ceritamu mendapatkan bantuan dari pamannya untuk melangsungkan pernikahan.

Namun ketika hari pernikahan akan berlangsung, paman tokoh utama ditangkap polisi karena kasus perampokan dan pencurian beberapa tahun sebelumnya.

Contoh Ide Cerita Fiksi Romantis 5

Tulis tentang tokoh utama cerita kamu yang menemukan sepasang sepeda tua di tengah hutan. Sepeda itu sudah benar-benar tua sehingga di antara rangkanya yang dirantai telah tumbuh dua batang pohon cemara. Di dalam salam satu keranjang sepeda, tokoh utama cerita menemukan sebuah surat yang dimasukkan ke dalam botol kaca.

Tokoh utama memutuskan untuk mengembalikan surat tersebut kepada pemiliknya, namun ternyata ia menemukan bahwa ternyata surat ini menyimpan cerita yang luar biasa.

BACA JUGA:

Contoh Ide Cerita Fiksi Romantis 6

Photo by jasmin chew

Tulis sebuah cerita dimana tokoh utama cerita adalah seseorang yang mempunyai karir cemerlang di perusahaan. Ia sebentar lagi akan naik pangkat dan dipromosikan. Untuk mencapai hal ini, tokoh utama harus mengorbankan segala sesuatunya, termasuk niatnya untuk meminang kekasih hatinya.

Akan tetapi tanpa diduga-duga, bos perusahaan tempat tokoh utama bekerja datang dan meminta orang baru untuk mengisi posisi yang sebelumnya akan diberikan pada tokoh utama. Tokoh utama pun sangat kecewa dan berusaha keras menjatuhkan si pendatang baru. Namun lama-kelamaan, justru ia jatuh cinta padanya.

Contoh Ide Cerita Fiksi Romantis 7

Tulis sebuah buku dimana tokoh utama dan pasangannya telah hidup bersama semenjak kecil. Namun karena musibah besar, keduanya kemudian terpisah hingga mereka sama-sama dewasa. Dalam sebuah acara tanpa direncanakan, keduanya bertemu bersama calon pasangan mereka masing-masing.

Namun ternyata tokoh utama dan pasangannya masih merasakan kobaran cinta mereka masa kecil. Mereka kemudian berjuang, bertarung untuk bisa hidup bersama kembali.

Contoh Ide Cerita Fiksi Romantis 8

Photo by mali maeder

Tulis sebuah cerita dimana tokoh utama cerita menerima sebuah paket yang salah alamat. Isi paketan tesebut adalah seuntai kalung, selembar sajadah dan setumpuk surat.

Surat-surat tersebut ternyata diperuntukkan kepada satu orang. Isinya penuh dengan kata-kata cinta, harapan, kerinduan, dan cita-cita untuk hidup bersama.

Tokoh itu kemudian memutuskan untuk melakukan perjalanan untuk memberikan surat itu kepada alamat sebenarnya sekaligus juga mencari tahu kehidupan cinta mereka.

Contoh Ide Cerita Fiksi Romantis 9

Tulis sebuah cerita dimana tokoh utama cerita hidup pada zaman perbudakan dan perdagangan manusia. Siapa pun yang terlahir bukan dari golongan kaya dan terpandang, sudah biasa diperjualbelikan sejak usianya 10 atau 15 tahun. Tokoh utama cerita pada usianya yang ke 26 tahun, sudah menjalani kehidupan perbudakan sebanyak 6 kali. Ia menjadi budak dan bekerja keras di berbagai tempat.

Pada perdagangan yang ke-7, ia kemudian dibeli oleh seseorang bangsawan kaya raya dan diajak tinggal di istana mereka. Si bangsawan memiliki puteri yang cantik jelita yang dengan segera jatuh cinta kepada tokoh utama.

Namun status tokoh utama sebagai budak dan puteri itu sendiri sudah akan dipinang oleh saudagar muda yang lain, membuat semuanya menjadi sangat berbahaya.

Contoh Ide Cerita Fiksi Romantis 10

Photo by Tobias Bju00f8rkli

Tulis sebuah cerita yang belatar belakang abad pertengahan dimana kerajaan dan kuda-kuda masih berkeliaran. Tokoh utama hidup dalam lingkungan yang sangat ketat dan tegas memegang peraturan. Siapa pun yang mencuri dan merampok, akan dipenjara seumur hidup atau bahkan dihukum mati.

Suatu ketika seorang pencuri masuk ke rumah  tokoh utama dan menguras barang berharga mereka. Malangnya ia dipergoki oleh tokoh utama.

Bukannya menangkap pencuri tersebut, tokoh utama justru jatuh cinta dengan sang perampok karena mengetahui alasan ia melakukan perampokan dan pencurian.

BACA JUGA:

Contoh Ide Cerita Fiksi Romantis 11

Photo by Johannes Plenio

Tulis sebuah cerita yang menggambarkan bahwa tokoh utama adalah orang yang buta semenjak lahir namun ia memiliki ingatan dan penciuman yang kuat. Pada usia 20 tahun, ia kemudian menjalani operasi donor mata dan bisa melihat.

Di luar dugaan, ia ternyata mendapatkan donor mata dari seseorang yang tidak dikenalnya.

Merasa penasaran, tokoh utama pun melakukan perjalanan untuk mencari tahu siapa yang telah merelakan matanya untuk didonorkan padanya. Tanpa ia sangka, sosok yang mendonorkan mata itu adalah orang yang ia kenal sewaktu kecil dan ketika ia masih dalam kondisi buta.

Contoh Ide Cerita Fiksi Romantis 12

Tulis sebuah cerita dimana tokoh utama lahir dan besar di sebuah kampung kaki gunung yang terpencil. Semasa sekolah dan masa kecilnya, ia membenci seorang anak kecil lain yang selalu membuatnya jengkel dan sakit hati.

Belasan tahun kemudian, tokoh utama merantau di sebuah kota di negara lain untuk bekerja. Namun karena suatu alasan, negara tempat ia bekerja itu kemudian terlibat perang dengan negara asalnya sendiri, yang membuat posisi tokoh utama menjadi tidak aman lagi untuk tinggal di sana.

Dalam pelariannya dari negara tersebut, tokoh utama berjumpa dengan pasangannya yang ternyata adalah orang yang sering membuat ia jengkel pada masa kecil.

Contoh Ide Cerita Fiksi Romantis 13

Photo by Efdal YILDIZ

Tulis sebuah cerpen atau novel dengan tokoh utama yang memiliki kemampuan membaca pikiran orang lain hanya dengan melihat mata mereka. Kemampuan ini membuat ia menjadi sangat populer di perusahaan dan dapat memenangkan banyak perundingan bisnis yang rumit.

Namun kelebihan membaca pikiran ini justru seakan menjadi bencana ketika ia jatuh cinta. Beberapa gadis yang ia sukai ternyata hanya pura-pura menyayanginya padanya. Ia kemudian menjadi sulit mencari orang yang mencintai dirinya dengan tulus.

Akan tetapi semua nampak berubah ketika ia mendapati seorang gadis yang sederhana dan tidak begitu cantik memiliki pikiran yang sangat baik tentangnya. Tokoh utama kemudian harus memilih untuk jatuh cinta dan hidup bersama dengan si gadis sederhana, atau kehilangan kemampuan telepatinya.

Contoh Ide Cerita Fiksi Romantis 14

Tulis sebuah buku tentang cinta sejati yang sangat langka terjadi pada usia anak-anak. Namun bagaimana pun juga, tokoh utama cerita menemukannya. Ia menikah dengan kekasih yang ia cintai sejak kecil dan mereka memiliki anak yang lucu berusia 1 tahun.

Di luar dugaan, takdir ternyata memisahkan rumah tangga tokoh utama cerita.

Dalam sebuah kecelakaan, pasangan tokoh utama meninggal dunia dan meninggalkan tokoh utama hidup sendiri bersama anak mereka. Kehidupan semakin kompleks karena kecelakaan itu ternyata disebabkan oleh seseorang yang ternyata memendam cinta sejati pada tokoh utama semenjak kecil pula.

Contoh Ide Cerita Fiksi Romantis 15

Photo by Lukas Rodriguez

Tulis sebuah cerita dengan tokoh utama yang mendapatkan telepon dari seseorang yang ia sukai di dunia maya. Mereka kemudian berjanji untuk bertemu pada satu waktu yang spesial dimana tokoh utama sedang berulang tahun.

Sayangnya satu hari menjelang momen ulang tahun, tokoh utama kembali mendapat telepon dari seseorang yang mengaku sebagai saudara kembar pasangan dunia mayanya. Telepon itu semakin mengejutkan karena ia mengabarkan bahwa saudara kembarnya telah meninggal dunia.

Tokoh utama mendatangi rumah sudara kembar itu dan menemukan bahwa hampir lima tahun ternyata ia sudah diikuti oleh sang pasangan mayanya.

Bagaimana Selanjutnya?

Nah, itu adalah 15 ide cerita singkat kategori fiksi romantis yang dapat kamu jadikan premis dalam membangun cerita. Dengan penambahan imajinasi yang kaya, kamu dapat membuat ceritanya semakin menarik dan luar biasa.

Akan tetapi jika kamu masih mengalami kesulitan untuk menulis dan mengembangkan ceritanya, kamu tentu saja dapat menghubungi Penulis Gunung dan meminta bantuan di kelas menulis online. Di kelas ini, kamu akan dipandu sampai berhasil menulis naskah buku novelmu untuk diterbitkan.

Jadi, jangan ragu untuk menghubungi Penulis Gunung, ya.

BACA PULA:

Kamu siap satu bulan punya buku atas nama sendiri?

Ikuti kelas onlinenya disini


anton sujarwo

Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 15 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Saya juga dapat dihubungi melalui whatsapp di tautan ini.

Fortopolio beberapa penulisan saya dapat dilihat disini:


BEGINI CARA MENULIS BUKU CERITA ANAK DALAM 9 LANGKAH MUDAH

Jadi, kamu tertarik untuk menulis buku cerita untuk anak-anak?

Bagus, artikel kali ini akan mengajak kamu untuk mengenal cara menulis buku cerita anak dalam 9 langkah paling gampang diterapkan. Dengan langkah-langkah ini, kamu pasti akan lebih mudah menyelesaikan buku cerita anak yang ingin kamu tuliskan.

Namun, sebelum membahas langkah-langkah teknis cara menulis buku anak, kamu juga perlu tahu bahwa segmentasi usia anak sama sekali tidak sesederhana kelihatannya. Beberapa penulis bahkan mengatakan bahwa menulis buku untuk anak-anak, sebenarnya jauh lebih menantang dibandingkan menulis buku untuk orang dewasa.

Benarkah demikian?

Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Kamu punya kisah hidup menarik untuk dijadikan buku namun bingung cara menuliskannya?

COBA KONSULTASIKAN DISINI

Panduan Cara Menulis Buku Cerita Anak dalam 7 Langkah Super Mudah

Photo by Lina Kivaka

Menulis buku anak memiliki banyak tantangan yang menarik. Ketika kamu tertarik menulis cerita untuk anak-anak, kamu harus mempertimbangkan usia mereka, cara berkomunikasi mereka, dan mungkin juga imajinasi dan psikologi mereka.

Dalam praktiknya, cara membuat buku cerita anak hampir selalu bersandingan dengan ilustrasi berupa gambar yang menarik. Jadi, selain memiliki kekuatan cerita yang mampu diterima oleh anak-anak, buku itu juga harus menarik karena gambarnya. Hal ini juga tentu saja menjadi tantangan jika ternyata kamu tidak begitu mahir dalam menggambar.

Beruntung, semuanya memiliki jalan keluar. Termasuk juga dalam mempersiapkan gambar atau ilustrasinya. Kamu misalnya bisa mengajak seorang pelukis untuk menambahkan gambar pada ceritamu. Kesepakatannya dapat kamu sepakati sendiri, apakah kamu membeli gambar atau pun berbagai hasil penjualan.

Nah, sambil kamu mempelajari cara membuat buku cerita bergambar untuk anak-anak, sembilan langkah berikut akan memudahkan kamu dalam menjalani prosesnya.

BACA PULA:

1. Temukan Ide yang Relevan untuk Anak-Anak

Photo by cottonbro

Ketika kamu menulis buku cerita untuk anak-anak, maka kamu harus memperhitungkan dua kelompok yang akan menilai ceritamu di pasaran.

Kelompok pertama adalah anak-anak itu sendiri, dan yang kedua adalah orang tua mereka. Jika kamu menulis buku untuk anak di usia dibawah 15 tahun, sebelum buku masuk ke kamar anak-anak, orang tua mereka akan menilainya lebih dulu.

Meskipun demikian, prioritas utama kamu menulis tetaplah harus anak-anak, bukan orang tua mereka. Anak-anaklah yang akan tumbuh bersama buku dan cerita yang kamu tuliskan. Anak-anak pula yang akan tahu, seberapa hebat kisah yang kamu ceritakan mampu menginspirasi mereka.

Dikarenakan buku ini ditulis untuk anak-anak, maka langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah pastikan bahwa ide ceritanya relevan untuk kehidupan mereka. Namun pertanyaannya kemudian adalah; bagaimana menemukan ide yang relevan untuk anak-anak?

Sebenarnya tidak sulit. Kamu dapat memvalidasi ide tersebut ideal atau tidak untuk anak-anak dengan dua hal yakni; Ajukan beberapa pertanyaan yang relevan untuk memverifikasinya dan pastikan idenya universal.

Beberapa Pertanyaan untuk Ide Buku Cerita Anak

Photo by Jessica Lynn Lewis

Untuk memastikan bahwa ide penulisan kamu memang layak untuk anak-anak, kamu dapat mengajukan beberapa pertanyaan berikut;

  • Tentang apa cerita yang dituliskan?
  • Mengapa kamu merasa perlu menceritakan kisah tersebut?
  • Apakah ide dan tema cerita ini ada hubungannya dengan anak-anak?
  • Apakah ide cerita ini laku di pasaran?
  • Apa pesan moral cerita ini untuk usia anak-anak? Dapatkah mereka menangkapnya?

Pastikan Ide Ceritamu Umum (Universal)

Kemasan cerita anak-anak bagaimana pun bentuknya, selalu memiliki tema inti secara universal. Kamu bisa memilih beberapa tema yang kamu rasa paling tepat untuk kemudian dituturkan dalam bahasa yang dapat dimengerti oleh anak-anak.

Beberapa tema yang biasa diangkat misalnya adalah persahabatan, setia kawan, kerja keras, ketekunan, kepatuhan kepada orang tua dan lain sebagainya.

2. Pilih Usia Pembacamu

Photo by Janko Ferlic

Langkah kedua cara menulis buku cerita untuk anak adalah dengan memilih usia yang spesifik target pembacamu.

Seperti yang mungkin kamu tahu, usia antara 0 hingga 18 tahun, pada umumnya masih dikategorikan sebagai anak. Nah, segmentasi usia ini pula yang harus kamu pahami supaya ceritamu tepat sasaran.

Dengan bentang usia yang demikian lebar ini, uniknya buku anak membutuhkan struktur, jumlah kata dan model penulisan yang berbeda-beda pula. Ketika balita masih lebih tertarik pada gambar, maka remaja mungkin akan lebih tertarik pada novel yang ringan tentang cinta pertama.

Intinya adalah; sesuaikan ceritamu dengan usia pembaca spesifik yang kamu targetkan.

BACA PULA:

Buku Gambar untuk Usia 0 – 6 Tahun

Photo by Andy Kuzma

Ada dua unsur paling penting dalam penulisan cerita untuk pembaca anak usia ini yaitu; gambar dan cerita. Dua-duanya sama kuat dan harus sama-sama ada dalam naskah buku yang kamu tuliskan.

Pembaca dengan usia ini adalah anak yang baru mengenal buku.

Mereka mungkin hanya akan tertarik pada gambarnya dan orang tua mereka yang akan membacakan ceritanya. Untuk jumlah kata, biasanya buku untuk pembaca usia paling dini ini tidak lebih dari 500 kata saja.

Usia Pembaca Awal untuk 6-7 Tahun

Usia kedua yang bisa kamu tentukan secara khusus untuk menulis buku anak-anak adalah 6-7 tahun.

Usia ini merupakan usia dimana anak menjadi pembaca awal yang mulai mampu mengenal huruf dan menyusun kata-kata. Namun, tetap saja mereka membutuhkan gambar supaya dapat menyusun cerita lebih sempurna.

Jumlah kata yang ideal untuk pembaca anak-anak pada usia ini berkisar dari 2.000 hingga 5.000 kata. Saran lain yang bisa kamu lakukan mungkin adalah dengan menulis bukumu dalam serial sebagai bagian melatih keterampilan membaca anak-anak di usia awal mereka.

Usia Pembaca 7-9 Tahun

Photo by Victoria Borodinova

Selanjutnya setelah melewati usia pembaca awal, anak-anak sudah siap untuk masuk ke era dimana jumlah katanya berkisar dari 5.000 hingga 10.000 kata.

Usia ini kadang disebut juga sebagai usia pembaca buku bab awal. Artinya adalah; anak-anak sudah lebih siap membaca buku dalam bentuk bab namun dengan pengemasan yang lebih ringan tentu saja.

Gambar masih tetap dibutuhkan, namun jumlah dan variasi warnanya mungkin tidak akan sama seperti pada pembaca usia dibawahnya.

Usia Pembaca Menengah 9-12 Tahun

Contoh buku cerita anak yang cocok untuk usia ini adalah karangannya penulis fiksi klasik terkaya di dunia; JK. Rowling.

Harry Potters dan serialnya cukup menarik untuk dibaca pada anak usia ini. Jumlah kata yang ideal adalah 30.000 hingga 50.000 kata.

Meskipun pembaca pada usia ini menginginkan cerita yang lebih maju baik dari sisi prosa mau pun jalan cerita, kamu masih perlu menambahkan gambar untuk membuatnya lebih menarik. Hanya saja jumlah gambar sudah lebih sedikit dan letaknya hanya pada bagian tertentu saja.

Pembaca Remaja 12 – 18 Tahun

Photo by CARLOS ESPINOZA

Nah, ini adalah batu loncatan terakhir antara sastra anak-anak dan dewasa. Jumlah kata untuk usia ini tidak beda dengan jumlah buku sastra untuk dewasa yakni sekitar 50.000 hingga 100.000 kata.

Metode penulisan untuk buku remaja juga tidak jauh berbeda dengan buku umum pada kelas dewasa. Gambar tidak begitu diperlukan lagi, namun tetap dapat diberikan sebagai penguat ilustrasi.

Meskipun sangat identik dengan susunan buku sastra untuk pembaca dewasa, buku remaja harus memiliki ciri khas dalam hal jalan cerita. Pada umumnya jalan cerita dan tema buku remaja akan lebih bertutur mengenai bagaimana menyelesaikan persoalan yang bisa mengubah cara pandang mereka dan juga tentang menemukan jati diri.

BACA PULA:

3. Gunakan Kalimat yang Tidak ‘Merendahkan’ Anak-Anak

Photo by Jessica Lynn Lewis

Langkah selanjutnya setelah kamu memilih usia yang paling ideal untuk pembacamu adalah memperhatikan kalimat yang gunakan. Sedapat mungkin jangan menggunakan kata-kata yang ‘merendahkan’ anak-anak, walaupun tentu saja kamu tidak bermaksud melakukannya.

Lantas, apa sih, yang dimaksud dengan bahasa yang ‘merendahkan’ anak-anak itu?

Bahasa yang ‘merendahkan’ pembaca sebenarnya tidak hanya jangan diaplikasikan pada buku anak-anak, namun kepada setiap buku dengan segmentasi pembaca mana saja. Kalimat seperti ini kadang tersamar dalam susunan kalimat fiksi yang tidak begitu kentara.

Contohnya adalah sebagai berikut;

  • “Kamu memang tidak sepintar Einstein, tapi itu bukan masalah”.
  • “Kamu memang tidak bisa terbang seperti burung Rajawali, namun tidak ada yang salah dengan berjalan kaki”.
  • “Kamu memang bukan seorang puteri raja dari kerajaan kayangan, tapi kamu harus berusaha”.

Kalimat semacam itu umum pada buku novel untuk dewasa. Namun untuk pembaca anak-anak dengan usia mereka yang masih gemerlapan, hal itu akan sangat berpengaruh. Ketika cerita itu dibaca keras (pada umumnya buku anak-anak memang dibaca secara keras) kalimat itu mungkin akan menciderai imajinasi mereka.

Jadi, sebaiknya memang tidak perlu dipergunakan.

Nah, untuk menambah keterampilan dalam hal ini, kamu dapat mempraktikkan tiga hal berikut ini;

Gunakan Kosakata Sesuai Usia

Photo by Eva Elijas

Kamu memang dapat menunjukkan kemampuan dan pengetahuan berbahasamu yang luar biasa pada banyak tempat, tapi ingat, buku anak-anak bukan salah satu di antaranya.

Jangan menggunakan pilihan bahasa yang rumit dan sulit dimengerti. Atau hindari menggunakan istilah yang tidak biasa digunakan oleh anak-anak.

Gunakan Kekuatan Pengulangan

Pengulangan kata dan situasi dapat lebih efektif pada usia anak-anak. Pengulangan semacam ini memberi anak-anak kesempatan untuk mengikutinya dengan mudah.

Di Indonesia, kita mengenal beberapa cerita anak yang cukup familiar dengan konsep pengulangan seperti ini. Majalah anak Bobo atau Bo-Bo, tokoh Rong-Rong dalam cerita Bona dan Rong-Rong, atau malah cerita yang lebih luas cakupannya seperti Chika Chika Boom Boom.

Gunakan Pantun jika Memang Perlu

Menulis cerita anak dengan irama seperti pantun sama sekali tidak ada salahnya, selama kamu bisa melakukannya dengan sempurna. Namun, jika kamu tidak terbiasa menulis cerita dalam bentuk pantun, maka jangan paksakan diri untuk mengaplikasikannya.

Pantun kadang-kadang efektif untuk anak sebagai cara mereka untuk mudah mengingat, namun sayangnya tidak selalu bekerja seperti itu. Jadi pesannya adalah sebelum kamu menggunakan pantun; pastikan itu menarik untuk diingat dan dimengerti oleh anak-anak.

BACA INI JUGA, YUK

4. Ciptakan Karakter yang Mudah Diingat Anak-Anak

Photo by Pixabay

Langkah selanjutnya atau yang keempat sebagai cara membuat buku cerita sendiri untuk anak-anak adalah dengan memastikan karakter cerita atau tokoh yang kamu ciptakan mudah diingat oleh anak-anak.

Bagaimana contohnya?

Sekarang coba kamu ingat-ingat lagi karakter-karakter berikut ini;

  • Upin dan Ipin
  • Kancil dan Buaya
  • Bobo
  • Harry Potter
  • Rapunzel
  • Puteri Salju, dll

Muncul pertanyaan; bagaimana penulis mampu menciptakan karakter yang demikian kuat diingat oleh anak-anak seperti itu?

Menariknya adalah, kamu bisa mempelajari caranya dengan menerapkan tiga tips berikut ini;

Buat Karakter Protagonis Lebih Tua dari Usia Pembacamu

Mantra pertama yang bisa kamu terapkan untuk membuat karakter yang memorable untuk anak-anak adalah dengan menciptakan karakter yang usianya lebih tua dari target pembaca. Jadi, jika usia target pembacamu adalah anak-anak usia 6 hingga 7 tahun, maka kamu bisa membuat karakter protagonisnya ada pada usia 9 atau 10 tahun.

Hal ini menjadi menarik bagi anak-anak karena mereka berusaha menjadikan karakter tersebut sebagai sesuatu yang bisa diikuti dan dijadikan panutan.

Untuk lebih mudahnya, kamu bisa melihat contoh berikut ini;

  1. Karakter Harry Potter yang berusia 11 tahun menjadi ideal untuk pembaca anak-anak pada usia 6-9 tahun.
  2. Karakter Ramona Quimby yang berusia 8 tahun, dan ia cocok untuk pembaca anak-anak yang berusia 5 hingga 7 tahun.

Buat Karakternya Manusiawi

Photo by RODNAE

Dalam penulisan untuk pembaca segmentasi usia berapa pun, karakter yang diciptakan haruslah manusiawi. Manusiawi artinya karakter tersebut tetap memiliki batasan-batasan, kelebihan, kekurangan, motivasi, konflik dan lain sebagainya.

Memahami cara bikin buku cerita anak dengan menciptakan karakter yang manusiawi juga akan membantu anak-anak untuk memahami keterbatasan. Dan pada perkembangannya, mengajari mereka pula untuk belajar menerima dan mengatasi keterbatasan tersebut.

Sempurna Sama Dengan Hambar

Catatan terakhir untuk kamu yang akan menciptakan satu karakter fiksi cerita anak-anak adalah dengan menghindari menciptakan karakter yang sempurna.

Maksudnya adalah jangan membuat karakter sempurna di segala hal dan tidak memiliki kekurangan dan keterbatasan. Karakter seperti ini sangat tidak efektif, tidak bisa menciptakan konflik, dan cenderung membosankan atau hambar.

5. Tuliskan Naskah Pertamanya

Photo by cottonbro

Langkah selanjutnya sebagai cara menulis buku cerita untuk anak-anak adalah dengan mulai menuliskannya.

Setelah mendapatkan temanya, menetapkan target usia pembacanya, menciptakan karakternya, langkah kelima akan membawa kamu pada proses yang serius yakni menuliskannya.

Jangan terlalu berharap banyak pada naskah awal, karena ini hampir selalu berantakan.

Namun itu adalah situasi yang normal.

Naskah awal yang berantakan adalah hal umum, bahkan untuk penulis profesional dengan pengalaman dan jam terbang tinggi sekali pun. Jadi mantranya adalah, jika hal ini terjadi pada kamu juga, just keep moving, kamu sudah ada jalan yang benar.

BACA JUGA:

6. Beri Jeda Sejenak dan Tulis Ulang

Photo by Pixabay

Walaupun kamu menulis buku cerita untuk anak-anak yang notabene konfliknya ceritanya sederhana, kamu tetap butuh jeda untuk bisa melakukannya dengan sempurna. Jadi ketika naskahmu sudah selesai, ambilah napas sejenak dengan sama sekali tidak menyentuh naskahmu selama satu dua hari.

Setelah kamu merasa cukup segar untuk kembali menulis, sekarang kamu dapat membaca ulang naskahmu dan mulai melakukan revisi.

Tulis ulang beberapa bagian yang kamu anggap kurang tepat, atau kurang mencapai target yang sudah kamu tetapkan. Pada tahap ini kamu dapat menyusun ulang, menulis revisi atau bahkan membuang beberapa bagian yang tidak relevan.

Tentu ini adalah pekerjaan yang tidak mudah dan melelahkan. Namun, kamu dapat berfokus pada beberapa hal berikut untuk membuat prosesnya jauh lebih mudah.

  • Tulis Apa pun yang Kamu Inginkan, Namun Pastikan Relevan dengan Pembacamu. Misalnya begini; kamu ingin menulis cerita tentang pengkhianatan dan ketidaksetiaan. Jadi, untuk anak-anak kamu bisa membuat pengkhianatan ini datang dari sepasang sahabat dan teman baik, bukannya sepasang kekasih.
  • Tetapkan Satu Pesan Utama Cerita. Untuk pembaca anak-anak, pesan cerita yang sederhana adalah keharusan. Apalagi jika target pembaca bukumu adalah anak-anak dengan usia di bawah 15 tahun. Jika pesannya cukup kompleks, sebaiknya kamu mengemasnya dalam serial.
  • Beri Bonus Hiburan Pada Orang Dewasa. Fokus terahir yang bisa kamu lakukan untuk menulis buku cerita anak yang menarik adalah dengan menyisipkan hiburan untuk orang tua mereka sendiri. Tentu ini bukan hal yang prioritas. Akan tetapi jika kamu mampu melakukannya, ini akan menjadi nilai tambah yang menarik.

7. Editing!

Photo by Caio

Setelah menulis ulang dan memperbaiki disana-sini, kamu masuk pada tahap yang semakin tidak mudah dalam proses menulis buku cerita anak yakni, mengedit.

Editing adalah bagian yang cukup serius dan membutuhkan energi ekstra. Proses ini akan memaksa kamu untuk membaca ulang, mengedit dan mengulanginya lagi sampai kamu merasa benar-benar lega.

Nah, supaya hal ini tidak terlalu kelihatan menakutkan, berikut beberapa langkah yang bisa kamu terapkan.

Tidak Ada Masalah dengan “Kejam” Saat Mengedit

Semakin pendek dan sederhana sebuah cerita, semakin bagus itu untuk anak-anak.

Anak-anak tidak membutuhkan cerita yang terlalu rinci dan mendetail. Jika satu kalimat yang kamu hapus tidak mempengaruhi cerita dan tetap mampu menyampaikan pesan cerita dengan baik, maka hapus saja.

Dan lakukan hal itu pada bagian-bagian lainnya pula.

Bagikan dengan Komunitas dan Pembaca Beta

Photo by Anastasia Shuraeva

Tips kedua yang sangat berguna dalam mengedit supaya kamu dapat menciptakan buku cerita anak yang bagus adalah dengan membagikan kepada satu komunitas dimana terdapat pula target pembacamu disana.

Komunitas ini tentu saja misalnya dapat kamu temukan di group facebook, instagram, whatsapp, atau bahkan lingkungan rumahmu sendiri.

Pembaca beta atau pembaca uji coba akan memberikan feedback yang paling kamu butuhkan. Dan karena target pembacamu adalan anak-anak, maka tentu pembaca betamu juga adalah anak-anak. Menariknya lagi, anak-anak adalah pembaca paling jujur yang akan memberikan feedback ceritamu secara polos dan jujur pula.

Jadi, pastikan kamu mendengar pendapat mereka.

BACA JUGA:

8. Temukan Ilustrator dan Editor yang Profesional (Jika Kamu Memang Membutuhkannya)

Photo by Michael Burrows

Setelah naskahmu sudah jadi dan kamu sudah menempuh semua langkah di atas tapi malangnya kamu masih merasa ada yang kurang, maka sekarang kamu harus meminta bantuan pada ahlinya; seorang editor buku anak profesional.

Jika kamu memiliki kenalan, maka ini akan lebih mudah untuk dilakukan. Namun jika tidak, kamu mungkin harus mengeluarkan sedikit biaya untuk investasi cerita yang sempurna. Tidak ada salahnya dengan hal itu, bukan?

Kemudian pastikan pula dalam langkah ini apakah kamu memerlukan jasa seorang ilustrator atau tidak?

Untuk buku-buku remaja dengan pembaca yang sudah hampir memasuki usia dewasa, kamu mungkin tidak begitu membutuhkan ilustrator. Namun untuk buku anak-anak dengan usia di bawah 10 tahun, ilustrasi adalah setengah dari cerita.

Nah, jika kamu memang membutuhkan ilustrator, kamu bisa mendapatkannya melalui berbagai platform situs freelance. Ada banyak ilustrator hebat disana yang bisa kamu ajak bekerjasama.

Atau jika kamu suka tantangan, kamu tentu saja juga boleh mencobanya sendiri dengan belajar cara membuat ilustrasi buku cerita anak yang bagus dan efektif.

9. Terbitkan Buku Cerita Anak Karyamu!

Photo by Yan Krukov

Ini adalah langkah final dalam membuat buku cerita anak yaitu dengan menerbitkannya.

Dalam menerbitkan buku cerita anak, kamu bisa memilih mengirim naskahmu ke penerbit mayor dan menunggu untuk diterbitkan.

Namun jika kamu merasa tidak begitu sabar dalam menunggu yang hasilnya belum tentu diterima atau tidak, maka kamu harus menerbitkannya dengan metode self publishing. Informasi lebih lengkap mengenai proses penerbitan mandiri atau self publishing dapat kamu baca disini.

BACA JUGA:

WUJUDKAN IMPIANMU MENJADI PENULIS MELALUI KELAS MENULIS ONLINE DISINI.

DAFTAR VIA WHATSAPP SEKARANG


anton sujarwo

Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 15 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Saya juga dapat dihubungi melalui whatsapp di tautan ini.

Fortopolio beberapa penulisan saya dapat dilihat disini:


KUTIPAN NOVEL MMA TRAIL: GENSET DARI PUNCAK ANDONG

Kutipan novel kali ini datang dari buku yang saya tulis pada tahun 2019 berjudul MMA Trail. Novel ini berkisah tentang seorang lelaki paruh baya bernama Bharal Omar yang menyusuri rute hiking di pulau Jawa bernama MMA Trail. Keputusan Omar untuk menyusuri rute hiking ini adalah untuk menelusuri jejak anak perempuannya bernama Sabiya yang meninggal beberapa bulan sebelumnya di tempat yang sama.

Pada beberapa halaman, saya menceritakan Omar mencapai puncak Andong dan bertemu dengan perempuan tua yang memiliki warung di sana. Pertemuan ini nanti akan menyulut sebuah kemarahan besar dalam jiwa Omar yang menyulut dirinya untuk berjalan lebih jauh. Namun, pada kutipan kali ini saya hanya akan mencantumkan awal pertemuan Omar saja dengan sang pemilik warung.

Buku MMA Trail sendiri dapat kamu pesan melalui pesan whatsapp disini atau download versi ebooknya disini.


Teringat dan terngiang lagi dalam benak dan telinga Omar sebuah sajak yang ditulis dalam buku milik Sabiya yang sekarang ada dalam ranselnya. Sajak tentang Andong bukan ditulis oleh Sabiya, bukan catatan kecilnya, namun memang ditulis oleh penulis buku MMA Trail itu sendiri. Dengan segala tata bahasa yang disampaikan oleh sang penulis ‘buku bodoh penuh omong kosong’ itu, Omar dapat menduga dengan yakin bahwa ia juga nampaknya seorang petualang yang jatuh cinta kepada keheningan dan kesendirian. Bahwa penulis itu mungkin saja dilihat dari kata dan kalimat yang ia gunakan, mungkin memiliki sifat dan karakter yang tak jauh berbeda dengan Sabiya. Dan mungkin saja dengan diri Omar sendiri. Tapi kemudian Omar menggeleng. Tidak, ia tidak mungkin dan tidak akan menulis buku bodoh seperti MMA Trail yang sekarang diikutinya itu.

Menjelang azan magrib mengalun berkumandang dari pengeras suara di masjid-masjid kaki Gunung Andong, Omar baru saja mencapai punggungan di mana bertemunya rute lama dan rute baru jalur pendakian Sawit. Di tempat itu ia berhenti sejenak melepas lelah dan mengatur napas yang memburu. Di bawah sana kerlip lampu-lampu yang mulai dinyalakan nampak seperti kunang-kunang yang terbang liar berterbangan.

Omar melanjutkan langkahnya kembali, meniti lereng gunung bagian belakang dari kampung Sawit. Tak ada ia berpapasan atau beriringan dengan rombongan pendaki lainnya. Selepas dari base camp lama pendakian Sawit jam setengah empat sore tadi, Omar berjalan sendiri. Ia hanya sendiri membelah rimbunan hutan pinus dan belukar yang mulai diguyur oleh cahaya temaram langit sore yang mendung.

“Malem mas. Biasanya pendaki di sini naiknya malem. Dan rata-rata setelah jam dua belas malam mereka naik. Ya mengejar sunrise untuk foto-foto”

Ujar ibu pemilik warung sekaligus pemilik base camp lama tempat Omar beristirahat tadi siang ketika Omar membeli beberapa keperluannya.

Hampir sudah gelap ketika Omar mencapai sebuah jalan bercabang pada punggungan puncak. Omar menoleh ke sebelah kiri, di ujung punggungan ia melihat sebuah bangunan kecil dengan atapnya yang berbentuk piramida dengan sebuah kuncup prisma pada bagian tengahnya. Berdasarkan informasi dan buku yang dibaca Omar, bangunan itu adalah sebuah makam seorang ulama yang sangat dihormati di sekitar Gunung Andong. Nama ulama tersebut adalah Kyai Abdul Faqih, atau lebih dikenal dengan sebutan Ki Joko Pekik.

Semula Omar ingin duduk kembali melepas lelah di jalan persimpangan tersebut, namun ketika ia merasakan rintik-rintik hujan jatuh mengenai wajahnya, Omar kemudian bergerak lagi, bahkan sekarang agak terburu.

“Sialan!”

Maki Omar sambil menaiki undakan-undakan jalan setapak menuju puncak Gunung Andong yang arahnya berlawanan dengan puncak makam Ki Joko Pekik. Sebenarnya jaket yang digunakan Omar adalah waterproof, yang seharusnya membuat ia tak perlu mengkhawatirkan kehujanan. Namun bagaimana pun juga Omar tak mau kehujanan, tetap kering dan hangat di tempat sejuk tertutup kabut seperti ini jauh lebih baik daripada basah dan kehujanan.

Warung di puncak Gunung Andong, adalah restoran dan hotel yang nyaman untuk para pendaki yang kelelahan..

Omar masih ingat tulisan kecil yang disematkan Sabiya dalam bukunya yang sempat ia baca lagi di base camp tadi. Karena itulah ia kemudian memutuskan bergegas mendaki menuju puncak sambil berupaya menghindari rintik-rintik hujan. Warung yang disebut Sabiya itulah yang menjadi tujuan Omar. Karena memperhitungkan jaraknya yang tidak jauh dari persimpangan puncak makam, maka Omar memutuskan untuk tidak perlu mengambil jas hujan yang terselip di samping ranselnya.

“Permisi!”

Suara Omar bergema, masuk ke seisi warung kecil yang sekarang ada di depannya. Pintu warung itu terbuka, namun sebuah sekat kecil dari anyaman bambu setinggi dada diletakkan sekitar 1 meter di belakang pintu, membuat tidak keseluruhan isi warung bisa terlihat.

“Permisi!”

Omar berseru lagi memanggil pemilik warung, namun seperti tadi, tak ada sahutan yang terdengar.

“Permi…”

Panggilan Omar terputus, sesosok tubuh dengan kain putih membungkus seluruh badan tiba-tiba muncul dari bilik di bagian belakang warung!

Mata Omar membelalak, mulutnya tercekat, jantungnya tiba-tiba seolah berhenti berdegup. Sebuah pikiran tentang hantu, kuntilanak, pocong atau apa pun sebutannya tiba-tiba melintas dengan cepat dalam pikirannya. Dan kondisi ini semakin menjadi-jadi ketika suasana warung yang gelap gulita. Lampu teplok kecil yang ditempatkan di sudut warung dekat tumpukan mie instan hanya mampu menerangi sedikit sekali bagian warung itu.

“Monggo, monggo. Masuk, Mas..6.3

Sebuah suara perempuan terdengar menjawab panggilan Omar, sekaligus juga mengusir semua dugaan dan pikiran aneh-aneh yang sempat masuk dalam benak Omar.

“Nyuwun ngapunten mas, kulo nembe mawon shalat6.4…” suara perempuan itu terdengar lagi.

Sesaat kemudian perempuan yang tadi terbungkus kain putih yang sempat mengagetkan Omar melangkah mendekati pintu masuk yang memang tidak dipasangi penutup. Omar tak dapat melihat wajahnya ditengah guyuran gerimis dan juga temaram langit malam yang kian pekat. Tak ada cahaya yang menyinari di tempat itu, headlamp Omar juga ada di bagian dalam ranselnya sehingga susah untuk diambil. Sementara cahaya lampu teplok yang ada di sudut ruangan dekat tumbukan kardus mie instan juga tak mampu menjangkau dekat pintu di mana Omar sedang berdiri. Namun melihat gerakan dan menyimak ucapan si perempuan pemilik warung, Omar yakin bahwa kain putih melayang yang sempat membuat darahnya tersirap beberapa saat lalu adalah mukena yang dikenakan perempuan itu.

“Nyuwun ngapunten mas, niki taseh peteng. Gensete mboten saget gesang, kulo mboten saget dandani6.5…”

Omar mengerenyit tak mengerti, ia memang sering mendengar bahasa Jawa. Saat di Denpasar ia memiliki tukang taman, asisten rumah tangga dan sopir keluarga yang semuanya berasal dari kota Solo. Namun tidak semua ucapan mereka bisa dimengerti oleh Omar, meskipun Omar sering ikut nimbrung ketika mereka sedang ngobrol. Beberapa pegawai di Villa Maya yang ia sewa di Sanur juga berasal dari Jogja, dan Omar sering mendengar mereka bercakap-cakap. Tetapi ucapan perempuan dengan mukena putih barusan memang sama sekali tidak dimengerti oleh Omar secara keseluruhan.

“Iya…?”

Sahutan Omar yang terlihat agak kebingungan nampaknya dipahami oleh si perempuan bermukena, karena kemudian ia mengulang kalimatnya dengan bahasa Indonesia.

“Maaf mas, lampunya belum bisa nyala. Tadi gensetnya sudah saya coba hidupkan tetapi nggak bisa. Saya ndak bisa perbaiki. Jadi warungnya masih gelap…”

Jelas ibu itu kemudian sambil agak tergopoh-gopoh mengambil lampu teplok di sudut ruangan untuk dibawa ke bagian tengah warung.

Omar mengangguk-angguk mengerti mendengar penjelasan perempuan pemilik warung. Sebelum ia sempat menjawab, si perempuan sudah bersuara lagi dengan ramah.

“Mari masuk dulu mas, saya carikan lilin untuk nambah lampunya”

Sebelum si ibu berbalik lagi ke arah ruangan sholat di mana tadi ia sempat membuat Omar kaget, sebuah pikiran tiba-tiba melintas dalam benak Omar dan langsung membuatnya menjawab ucapan si ibu dengan cepat.

“Boleh saya lihat gensetnya?”

Langkah perempuan yang sudah agak tua itu terhenti sejenak, ia menoleh kearah Omar.

“Panjenengan6.6 bisa benerin?” tanyanya kemudian.

“Coba saya lihat dulu, Bu” sahut Omar.

Sinar remang cahaya lampu teplok yang dipindahkan si ibu pemilik warung ke tengah ruangan membuat Omar bisa melihat sekilas wajah si ibu. Perempuan itu sudah agak tua, jauh lebih tua dari Omar jika dilihat dari parasnya. Namun rautnya mengingatkan Omar pada seseorang, tapi siapa? Omar mencoba mengingat-ingat.

Setelah mengambil headlamp dari ranselnya, Omar kemudian mengikuti langkah si ibu pemilik warung ke arah belakang pondok. Dibantu oleh sinar headlamp di kepala Omar dan juga sebuah senter di tangan ibu pemilik warung, keduanya kemudian masuk ke sebuah bilik di bagian paling belakang warung di  mana genset milik si ibu berada.

“Ini mas gensetnya. Sudah tak coba berkali-kali, tetap ndak bisa hidup” 

Jelas ibu pemilik warung sambil senternya diarahkan pada sebuah mesin genset warna kuning hitam yang beberapa bagiannya sudah berkarat disana-sini.

Omar berjongkok mendekati mesin generator listrik itu, cahaya headlamp di kepalanya ia arahkan untuk menelusuri bagian-bagian genset tua tersebut. Mesin genset di hadapan Omar itu adalah sebuah genset kecil dengan output maksimal hingga 900 watt, berbahan bakar bensin dengan kapasitas tangki 3,5 liter, gagang recoil starternya sudah ditukar dengan kayu karena mungkin yang aslinya sudah rusak.

Omar kemudian mencoba menarik recoil starter untuk memicu operasional engine-nya, namun hingga tiga kali Omar melakukan hal itu, mesin genset tua itu masih membisu dan dingin saja.

Telinga berpengalaman Omar sebagai kepala tekhnisi bagian perbaikan mesin bor sumur minyak di Timur Tengah itu dengan segera dapat menemukan penyebab mesin genset tua itu tidak mau distarter. Ia mencoba sekali lagi menarik recoil starter, sekedar untuk memastikan bahwa prediksi kerusakan yang ia perhitungkan barusan tidak keliru lagi.

“Nampaknya ada kabel alternator yang putus, Bu. Selain itu, genset ini juga butuh baterai baru, baterai yang sekarang sudah sangat lemah powernya untuk memicu nyala mesin..”

“Waduh piye yo6.7…”

Si ibu pemilik warung menggaruk kepalanya kebingungan. Istilah semacam alternator, power suply dan lain semacamnya, tentu bukah hal yang familiar di telinganya.

“Sebentar Bu, ya”

Omar kemudian bangkit berdiri lalu melangkah lagi ke ruangan warung utama di mana tadi ia meletakkan ransel birunya. Dari dalam kantong bagian dalam ranselnya Omar mengeluarkan sebuah tas kecil yang berisi perlengkapan survival. Dalam tas survival itu Omar mengeluarkan sebuah muntitool warna hitam, benda itu kemudian ia bawa ke bilik genset tempat si ibu pemilik warung yang masih berdiri menunggunya.

Dengan cekatan Omar membongkar beberapa baut untuk membuka bagian genset yang ia perlu benahi. Setelah menyambung kembali seutas kabel berwarna biru yang sebelumnya terlihat terurai lepas, Omar merapikan kembali baut-baut itu dengan obeng yang tedapat pada multitools di tangannya. Setelah semua selesai, tangan Omar menarik kembali gagang recoil spring untuk mencoba menghidupkan mesin genset itu kembali.

Brummm!!!      

Suara deru mesin genset langsung tedengar, selama beberapa saat bunyinya nampak tidak stabil dan hampir-hampir akan mati lagi. Namun beberapa saat kemudian deru mesin tua pembangkit listrik generator milik ibu itu mulai terdengar normal dan siap digunakan.

“Allhamdulillah…”

Seru si ibu dengan wajah senang sumringah. Dan sesaat kemudian warung itu sudah terang benderang oleh cahaya lampu listrik bertenaga genset yang barusan saja dinyalakan.


Footnote:

  • Bahasa Jawa: “Mari, mari. Silahkan masuk mas”
    • Bahasa Jawa: “Mohon maaf mas, saya baru saja sholat”
    • Bahasa Jawa: “Mohon maaf mas, ini masih gelap. Mesin gensetnya tidak bisa nyala, saya tidak bisa memperbaikinya…”
    • Panjenengan dalam bahasa Jawa yang lembut berarti anda atau kamu.
    • Bahasa Jawa: “Waduh bagaimana ya”

anton sujarwo

Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Saya juga dapat dihubungi melalui whatsapp di tautan ini.

Fortopolio beberapa penulisan saya dapat dilihat disini:


50 PERTANYAAN UNTUK REMAJA YANG BISA MEMBUAT MEREKA BERPIKIR LEBIH JAUH

Pernahkah kamu mengajukan pertanyaan untuk remaja dan kemudian memperhatikan bagaimana mereka menjawabnya?

Sebagian besar remaja menjawab pertanyaan yang diajukan untuk mereka dengan jawaban ‘ala kadarnya”.  Maksud dari ala kadar disini adalah bahwa jawaban yang diberikan tersebut tidaklah membuat mereka memikirkannya terlalu dalam. Bahkan terkadang kecepatan mereka menjawab pertanyaan yang diajukan, jauh melebihi kecepatan mereka memikirkan konteks pertanyaannya sendiri.

Hal ini menjadi menarik karena ada banyak persoalan terkait dengan usia remaja. Pergaulan bebas, kenakalan remaja, seks bebas, narkotika, alkohol, rokok, tawuran dan kriminalitas adalah beberapa hal negatif yang cukup mencuat dalam kehidupan remaja. Menjadi agak sulit kemudian menangani hal semacam ini karena usia remaja sendiri masih dianggap terlalu dangkal untuk dapat berpikir lebih dalam dan jernih.

Nah, adakah kira-kira metode atau pertanyaan yang kemudian dapat diajukan kepada remaja yang mampu membuat mereka berpikir lebih jauh? Atau pada konsep yang lebih situasional, dapat menjadi jembatan untuk berkomunikasi kepada mereka melalui pembicaraan yang lebih dalam?

Daftar Pertanyaan Untuk Remaja yang Dapat Diajukan Untuk Memperkuat Komunikasi dan Pemahaman Tentang Diri Mereka

Source: teenpower.blog

Jika kamu yang membaca blog ini berusia di atas 25 tahun, maka asumsinya adalah kamu sudah dewasa dan tentu saja kamu pernah mengalami masa remaja. Semakin  tinggi usia, seyogyanya semakin besarlah pemahaman akan berbagai persoalan dan realitas dalam kehidupan, termasuk pula tentang usia remaja dan problematika di dalamnya.

Usia remaja adalah usia dimana kelabilan manusia ada pada puncaknya. Usia ini membuat seseorang menjadi lebih aktif, enerjik, berani sekaligus memiliki potensi yang sama besar untuk berbuat negatif. Karena itu pulalah, dibutuhkan sebuah pendekatan persuasif pada usia ini untuk mengenal mereka dan memahami mereka. Menyusun pertanyaan untuk anak remaja yang mampu membuat mereka bisa berpikir lebih jauh tentu saja penting untuk dilakukan.

Dengan pendekatan yang baik dan mengena serta mampu memahami dunia mereka secara simpatik, besar kemungkinan seorang remaja dapat dipengaruhi dengan hal-hal baik. Semakin besar pengaruh baik yang diberikan, maka akan semakin positif dan produktiflah remaja yang bersangkutan. Sisi baik dari hal yang paling sederhana adalah remaja dapat terhindar dari pergaulan buruk yang dapat saja menyeret  dan merusak dirinya.

Lantas, apa saja pertanyaan untuk masa remaja yang dapat kamu ajukan untuk membuat efektif berkomunikasi dengan mereka? Berikut ini 50 rangkuman pertanyaan yang dapat kamu jadikan gambaran sebagai sarana komunikasi yang produktif.

Sepuluh Pertanyaan Pertama

Source: Dreamstime
  1. Mana yang akan kamu pilih; Memiliki uang 100 juta rupiah hari ini, atau memiliki uang satu rupiah yang akan berlipat ganda setiap hari selama satu bulan? Mengapa?
  2. Mana yang akan kamu pilih; menjadi seorang boss atau seorang karyawan? Mengapa?
  3. Jika kamu dianugrahi oleh Tuhan satu kekuatan yang sangat dahsyat, kekuatan apa yang akan kamu pilih?
  4. Gambarkan dirimu sendiri dalam 5 kata atau kurang dari daripada itu?
  5. Jika kamu dapat memberikan hadiah untuk setiap orang (di kelas ini, di ruangan ini, di rumah ini, di sekolah ini, dan di pondok pesantren ini), hadiah apa yang akan kamu berikan?
  6. Jika kamu ditakdirkan menjadi presiden atau raja saat ini dan diharuskan memilih tiga orang untuk menjadi pembantu utamamu,  maka siapa yang akan kamu pilih dan mengapa kamu memilihnya?
  7. Jika kamu diperbolehkan untuk menerapkan satu aturan dalam keluarga ini atau lingkungan ini dan semua orang harus patuh dengan aturan tersebut, aturan apa yang akan kamu terapkan?
  8. Kamu akan tinggal dimana jika kamu dibebaskan untuk memilih dimana saja tempat yang ingin kamu tinggali di dunia ini? Mengapa?
  9. Menurut kamu kapan saat yang tepat ketika seseorang remaja dapat disebut sudah dewasa?
  10. Apa pelajaran dalam hidup yang pernah kamu pelajari dan kamu anggap yang paling berguna dan bermanfaat?

Sepuluh Pertanyaan Kedua

Source: Pinkkorset.com
  1. Gambarkan sebuah hari yang menurut kamu paling sempurna dari kamu bangun tidur pada pagi hari, hingga kamu tidur lagi pada malam harinya?
  2. Jika Tuhan memberi kamu kemampuan dapat mengubah segala sesuatu di dunia ini, apa 3 hal yang ingin kamu ubah dan mengapa kamu ingin mengubahnya?
  3. Seumpama kamu dapat makan bersama dengan tiga orang di sebuah tempat yang kamu pilih sendiri, siapa 3 orang yang akan kamu pilih dan dimana kamu akan makan bersama?
  4. Mana yang menurut kamu lebih baik; memiliki satu kemampuan  yang sangat kamu kuasai dengan nilai di atas rata-rata atau, memiliki banyak kemampuan dengan standar keahlian yang biasa-biasa saja?
  5. Apa penemuan terbaik dan terbaru yang kamu lihat dan, mengapa kamu menyukai penemuan tersebut?
  6. Menurut kamu, apa yang membuat keluarga adalah sesuatu yang luar biasa?
  7. Apa 3 hal terpenting dalam hidup yang paling kamu syukuri?
  8. Apa 3 hal kecil yang membuat kamu merasa menang pada beberapa hari belakangan ini yang kemudian membuat kamu juga begitu bangga dan senang?
  9. Apa 3 hobi yang tidak kamu lakukan lagi sekarang padahal kamu masih suka? Dan apa yang membuat kamu tidak dapat melakukan lagi hobi itu?
  10. Manurut pendapat kamu, apa hal yang paling penting dalam hidup ini supaya kamu dapat hidup dengan penuh makna?

Sepuluh Pertanyaan Ketiga

Source: Medium
  • Jika kamu harus kehilangan semua yang kamu miliki hari ini dan hanya dapat mempertahankan 3 hal saja, apa 3 hal yang akan kamu pilih dan mengapa kamu mempertahankannya?
  • Apa 3 hal yang akan kamu ajarkan  yang dalam pandanganmu akan membuat sekolah-sekolah menjadi lebih baik?
  • Ketika kamu melihat seseorang demikian stress atau depresi, apa 3 hal yang akan kamu sampaikan atau bagikan ke mereka supaya dapat mengurangi rasa stressnya?
  • Menurut kamu pekerjaan apa yang paling sulit di dunia ini dan mengapa?
  • Sebutkan 3 hal yang membuat kamu dapat benar-benar bahagia?
  • Bagaimana kamu akan menjelaskan cinta kepada seseorang tanpa menggunakan kata-kata cinta itu sendiri?
  • Apakah kamu percaya bahwa uang dapat atau tidak dapat membeli kebahagiaan?
  • Pikirkan apa hal paling buruk yang pernah terjadi pada dirimu, dan apa pelajaran yang dapat kamu ambil dari hal tersebut?
  • Dari segala sesuatu yang kamu pelajari, apa yang menurut kamu paling bermanfaat untukmu sebagai seorang pribadi yang sudah dewasa?
  • Jika kamu dapat bertualang ke tiga tahun yang lalu, apa nasihat terbaik yang bisa kamu berikan untuk dirimu sendiri?

Sepuluh Pertanyaan Keempat

Source: TribunJateng
  • Dari semua teman-temanmu, yang mana menurut kamu paling istimewa dan paling banyak disukai? Mengapa?
  • Jika bisa tumbuh dan menjadi terkenal, kamu ingin terkenal karena apa dan dalam hal apa?
  • Bagaimana kamu akan mengubah dunia jika kamu diberi kemampuan untuk melakukannya?
  • Bagaimana cara kamu dapat membantu seseorang pada hari ini?
  • Jika kamu dapat membuat satu aturan yang seluruh orang di dunia bisa patuh, aturan apa yang akan kamu pilih dan terapkan?
  • Jika kamu memiliki uang banyak yang membuat kamu tidak perlu bekerja, apa yang akan kamu lakukan untuk mengisi waktu yang kamu miliki?
  • Apakah kamu pernah melewatkan sebuah kesempatan yang sekarang sangat kamu sesali? Apa kesempatan itu dan mengapa kamu menyesalinya?
  • Jika kamu diberi tahu  bahwa kamu akan hidup selamanya, hal penting apa yang akan kamu ubah dalam hidupmu?
  • Apa hal yang paling kamu takuti? Mengapa?
  • Menurut pendapatmu, apa sih yang membuat kamu belum bisa benar-benar merasa bahagia secara utuh?

Sepuluh Pertanyaan Kelima

Source: Womenwhomoney
  • Apa kekuatan terbesar dan kelemahan terbesar yang kamu miliki?
  • Apa pencapaian yang telah kamu dapatkan dalam hidupmu yang membuat kamu benar-benara merasa bangga?
  • Apa sesuatu hal yang kamu lakukan dalam 24 jam terakhir ini yang mampu membuat seseorang merasa lebih baik?
  • Dimana tempat di dunia yang paling kamu sukai untuk tinggal?
  • Apa pengaruh terbesar dalam hidupmu, apakah itu pengaruh baik atau pengaruh buruk, mengapa hal tersebut demikian berpengaruh?
  • Apa yang akan kamu lakukan jika kamu tidak bisa tidur pada malam hari?
  • Jika pengalaman kita adalah kesempatan terbaik bagi kita untuk belajar dan bertumbuh dari kesalahan dan kegagalan, mengapa kita demikian takut untuk gagal?
  • Apa produk yang akan kamu pilih jika kamu tahu bahwa pada masa yang akan datang produk itu tidak akan dijual lagi?
  • Apakah kamu memiliki kebiasaan buruk yang kamu harap bisa kamu hentikan? Apa kebiasaan buruk tersebut dan mengapa?
  • Jika kamu tidak memiliki batasan fisik dan juga batasan finansial, apa keterampilan yang ingin kamu miliki?
Source: IDNtimes

Nah, itu adalah 50 pertanyaan untuk remaja jaman sekarang yang bisa kamu ajukan kepada mereka dalam upaya persuasif mengenal dunia dan memahami pribadi mereka. Jika kamu berprofesi sebagai pendidik seperti seorang guru pada sekolah SMP atau SMA, maka penguasaanmu akan pertanyaan-pertanyaan seperti ini sangat dibutuhkan.

Ini tidak hanya berbicara bagaimana kamu bisa membangun komunikasi yang baik dengan usia remaja. Namun lebih daripada itu, pertanyaan-pertanyaan ini juga disusun dan dikembangkan sebagai upaya untuk memahami, mengerti dan memberikan stimulan yang paling tepat dan dibutuhkan oleh anak-anak pada usia remaja.

Dengan memanfaatkan daftar pertanyaan untuk remaja seperti ini, kamu tidak saja akan mampu menjalin komunikasi yang efektif dan interaktif pada mereka. Akan tetapi pada kesempatan yang sama, kamu pun akan memiliki peluang untuk dapat berkontribusi lebih banyak dalam upaya memberikan semangat positif dan arah yang lebih kuat untuk mereka.

Jadi, silahkan dicoba, ya!

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: