5 CONTOH TEKS NOVEL SEJARAH PRIBADI YANG BISA KAMU TIRU DENGAN MUDAH

Umumnya Contoh teks novel sejarah pribadi hanya terdiri dari dua jenis saja yaitu memoar dan autobiografi. Kamu bisa memilih salah satu dari dua jenis ini untuk menuliskan kisah hidupmu. Keputusanmu untuk menulis seberapa lengkap sejarah pribadi yang akan disampaikan kepada pembaca adalah pertimbangan utama memilih salah satu dari kedua jenis teks tersebut.

Lebih lengkap mengenai perbedaan antara memoar dan autobiografi dan bagaimana memilih jenis penulisan novel kisah pribadi apa yang paling tepat untuk kamu lakukan, dapat kamu baca disini.

Nah, setelah kamu memutuskan apakah akan menulis novel autobiografi atau memoar, sekarang kamu dapat langsung melihat beberapa contoh penulisan berikut ini untuk mempermudah kamu dalam membuatnya.

KAMU PUNYA KISAH HIDUP MENARIK UNTUK DIJADIKAN BUKU NAMUN BINGUNG CARA MENULISKANNYA?

Contoh Teks Novel Sejarah Pribadi untuk Memoar dan Autobiografi

Photo by cottonbro on Pexels.com

Jika yang dimaksud adalah contoh teks cerita sejarah pribadi singkat, maka kamu dapat menemukannnya dengan sangat mudah. Beberapa contoh yang paling umum ditemui misalnya pada profil penulis untuk sebuah buku, lampiran daftar riwayat hidup dalam lamaran pekerjaan, dan lain sebagainya.

Namun jika yang dimaksud adalah teks novel, maka ini akan memuat bagian yang lebih panjang dan komprehensif. Walaupun itu jenisnya adalah memoar.

Novel seperti yang sudah kamu tahu, memuat jumlah kata dan halaman yang jauh lebih banyak dibandingkan cerpen, artikel atau pun jurnal. Jadi, jika kamu menulis novel sejarah pribadi 10 halaman, maka itu mungkin belum dapat dikatakan sebagai novel berdasarkan jumlah katanya.

Lantas bagaimana penulisan yang tepat untuk kepentingan menulis sejarah pribadi seperti ini?

Setidaknya ada tiga unsur paling penting dalam penulisan teks sejarah yang bisa kamu aplikasikan. Unsur-unsur ini dapat diintegrasikan dalam berbagai cara jika penulisannya dalam bentuk novel memoar atau pun autobiografi. Namun, jika menulisnya dalam sebuah teks sejarah pribadi yang lebih pendek, praktiknya dapat lebih sederhana untuk kamu terapkan.

3 Unsur Penting dalam Penulisan Teks Sejarah Pribadi yang Singkat

Tiga unsur penting yang dimaksud adalah orientasi atau introduksi, urutan kronologis pristiwa dan re-orientasi.

Berikut penjelasannya masing-masing.

Orientasi atau Introduksi

Photo by Breakingpic on Pexels.com

Bagian introduksi sesuai dengan namanya yaitu pengenalan. Jadi, pada bagian ini kamu membuka teks sejarah pribadi yang kamu tulis dengan memperkenalkan dirimu sendiri.

Contohnya begini;

Orang-orang memanggil saya Syamsul, usia saya 29 tahun dan saya adalah anak asli dari kampung Randukuning ini. Saya masih ingat sewaktu saya masih anak-anak, Kali Belan yang berjarak hanya 500 meter dari ujung kampung ini airnya masih sangat jernih.

Dalam introduksi atau orientasi, poin terpentingnya adalah sebagai pembuka atau pengenalan. Apakah kamu mencari contoh novel sejarah pribadi tentang keluarga atau pun tentang sekolah, jika ia berbentuk teks singkat maka bagian pertama adalah orientasi.

Kronologis Peristiwa

Dalam penulisan novel sejarah diri sendiri berbentuk autobiografi, penulisannya hampir selalu kronologis. Namun jika penulisannya dalam bentuk memoar, urutan peristiwa ini dapat dinarasikan secara lebih bebas.

Contohnya begini;

Saya memulai pendidikan saya di Taman Kanak-Kanak Al-Ikhlas yang bangunan sekolahnya tidak jauh dari badan sungai Belan itu sendiri. Sekolah Dasar saya pun masih di sekitar kampung Randukuning juga, hanya saja saya harus berjalan kaki sekitar 15 menit untuk tiba di sana. Namun untuk SMP dan SMA saya tidak lagi berdekatan dengan Kali Belan. Oleh ayah, saya dikirim ke salah satu pondok pesantren di Jombang sejak masuk SMP terus hingga SMA.

Di samping sebagai lanjutan dari contoh introduksi, contoh di atas juga dituliskan secara kronologis. Ini juga dapat menjadi contoh novel sejarah pribadi dari TK sampai SMA yang singkat dan sangat mudah untuk dituliskan.

Re-Orientasi

Dalam penulisan sejarah pribadi, re-orientasi adalah bagian yang opsional. Artinya bisa ditambahkan atau boleh juga ditinggalkan. Re-orientasi sendiri dapat diterjemahkan sebagai komentar pribadi dari sang penulis mengenai peristiwa sejarah yang ia ceritakan.

Contohnya begini;

Dunia pesantren yang selama ini hanya dianggap untuk mengaji dan solat saja, sama sekali tidak tepat. Di Jombang pikiranku terbuka, bukan hanya tentang ibadah dan ritualitas agama, namun juga tentang keharmonisan menjadi manusia dan alam sekitar. Secara khusus apa yang aku dapatkan selama belajar di pesantren di Jombang itulah yang memberikan aku tekad untuk memperjuangkan kondisi Kali Belan yang saat ini kondisinya sudah tercemar parah.

Contoh Teks Cerita Sejarah Pribadi dalam Kolom Penulis

Photo Source: Pexels

Contoh lain dari cara menulis novel sejarah pribadi yang singkat juga dapat kamu temukan dengan mudah pada buku-buku bacaan tepatnya pada bagian tentang penulis.

Profil penulis atau tentang penulis dalam sebuah buku biasanya ditempatkan pada halaman-halaman akhir buku. Beberapa penulis bahkan meletakkan profil penulisan pada cover bagian belakang buku.

Dimana pun bagian ini diletakkan tidak jadi masalah, hal yang harus kamu perhatikan adalah bagaimana penulis menggambarkan dirinya dalam sebuah catatan pendek yang pada beberapa kesempatan dapat disebut sebagai contoh teks sejarah pribadi.

Coba lihat contoh berikut ini.

Anton Sujarwo dilahirkan di Kepahiang, sebuah kabupaten di propinsi Bengkulu, pada 17 Maret 1986. Sekolah dasarnya diselesaikan pada tahun 1998 di SDN 017 Peraduan Binjai, desa yang juga menjadi tempat kelahirannya. Setelah tamat sekolah dasar, ia melanjutkan ke Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) Negeri 06 Talang Karet, berjarak sekitar tiga kilometer dari desanya, dan kemudian lulus pada tahun 2001. Kemudian, ia melanjutkan pendidikannya di Madrasah Aliyah Negeri 01 Kepahiang, dan lulus pada tahun 2004.

Setelah itu, Anton pergi merantau ke Yogyakarta untuk mencari saudara ayahnya yang telah putus komunikasi selama puluhan tahun. Belum genap satu tahun tinggal di Yogyakarta, ia memutuskan untuk kembali melanjutkan pengembaraannya ke Pulau Kalimantan, tepatnya di Kalimantan Timur. Anton tinggal di Kalimantan Timur sekitar tujuh tahun, bekerja di sebuah perusahaan pertambangan dan kemudian memutuskan resign untuk fokus berwirausaha dua tahun setelah bekerja. Di Kalimantan Timur, Anton memulai usahanya dengan membuka sebuah toko kecil yang berjualan alat-alat bertualang bernama Arcopodo Store. Di Arcopodo Store juga kemudian, ia membentuk sebuah perkumpulan kekeluargaan petualang bernama Arcopodo Adventure Club.

Pada saat masih di Kalimantan Timur, ia bersama teman-temannya di Arcopodo Adventure Club pernah berkesempatan mendaki Gunung Semeru pada pertengahan tahun 2010, dilanjutkan kemudian dengan mendaki Gunung Latimojong pada awal tahun 2011.

Selain aktif menulis untuk berbagai buku mountaineering dan petualangan (karya pertamanya berjudul Wajah Maut Mountaineering Indonesia terbit bulan September 2018 kemarin),  Anton  juga  kadang menulis di blog www.arcopodojournal.co.id miliknya. Kadang ia juga menjadi penulis lepas untuk sebuah website wisata desa di kabupaten Magelang.

Beberapa Contoh Novel Sejarah Pribadi yang Lain

Photo by Daria Obymaha on Pexels.com

Di samping contoh-contoh di atas, kamu juga dapat melihat langsung contoh teks sejarah pribadi yang benar-benar dalam bentuk novel. Contoh-contoh ini dapat kamu lihat dalam buku-buku karya Anton Sujarwo seperti MMA Trail, Mimpi di Mahameru, juga dalam buku biografi Islamedina Jilid 1 dan Jilid 2.

Secara rinci contoh-contoh mengenai teks novel sejarah pribadi tersebut dapat kamu baca dalam beberapa judul buku berikut ini;

Contoh Teks Novel Sejarah Pribadi Biografi dan Memoar

  • Islamedina; Si Wajah Cahaya – Jilid Satu; Hari Lahir
  • Islamedina; Si Wajah Cahaya – Jilid Dua; Hari Kembali

Contoh Teks Novel Sejarah Pribadi dan Novel Memoar

  • Mimpi Di Mahameru; Bagian Pertama – Mimpi Di Mahameru
  • Mimpi Di Mahameru; Bagian Kedua – Pendakian ke Puncak Sulawesi
  • Mimpi di Mahameru; Bagian Ketiga – Pendakian ke Bukit Hitam
  • MMA Trail; Perjalanan Sembilan Hari di Jantung Pulau Jawa yang Mengubah Pikiran Manusia.

BACA JUGA:

Berani?

Menjadi penulis yang sukses dan produktif


Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 17 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Saya juga dapat dihubungi melalui whatsapp di tautan ini.

Fortopolio beberapa penulisan saya dapat dilihat disini:


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: