Cara Membangun Rasa Percaya Diri Sebagai Penulis Pemula

Penulis Pemula

Menjadi seorang penulis pemula yang sukses tentu membutuhkan lebih dari sekedar kemampuan untuk bisa menulis.

Penulis pemula dituntut pula untuk mampu beradaptasi dengan dunia kepenulisan, membangun kepercayaan diri, dan kosisten untuk tetap menulis secara disiplin. Dengan pengalaman yang masih minim, justru membangun rasa percaya diri adalah problem yang serius bagi banyak penulis pemula.

Lantas, bagaimana cara membangun rasa percaya diri sebagai seorang penulis pemula?

Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Kamu punya kisah hidup menarik untuk dijadikan buku namun bingung cara menuliskannya?

5 Cara Membangun Rasa Percaya Diri Seorang Penulis Pemula

penulis pemula
Photo by Anete Lusina on Pexels.com

Geliat dunia menulis yang semakin banyak peminatnya seperti sekarang ini, memberi banyak ruang bagi para penulis pemula untuk ikut serta mempersembahkan karya mereka dengan berbagai motivasi. Ada yang tergiur karena melihat gaji penulis novel yang fantastis, ada yang ingin terkenal dan populer, namun ada pula yang hanya ingin menulis dan memiliki karya.

Namun sayangnya, tidak semua motivasi menemukan muaranya.

Mendapat bayaran mahal dan tenar dari menulis, tidak semua orang bisa mendapatkannya. Bahkan, tujuan itu memang kurang tepat untuk menjadi motivasi sejak awal. Menulis buku untuk penulis pemula yang hanya bertujuan pada pencapaian materi belaka, seringkali berujung pada kekecewaan.

Akan tetapi yang terpenting, apa pun motivasi yang kamu miliki sebagai penulis pemula, percaya diri menjalaninya adalah setengah dari keberhasilan. Sayangnya, bagi sebagian orang ini bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan.

Nah, berikut adalah 5 cara membangun rasa percaya diri sebagai seorang penulis pemula yang tentu bisa kamu praktikkan.

BACA JUGA:

1. Tanyakan pada Diri: Mengapa Kamu Menulis?

rasa percaya diri
Photo by Edwin Jaulani on Pexels.com

Sebagai fondasi paling dasar untuk membangun rasa percaya diri sebagai penulis pemula, tanyakan kepada dirimu sendiri terlebih dahulu, yaitu; Mengapa kamu menulis?

Lupakan dulu pertanyaan; apa materi untuk penulis pemula yang terbaik atau tema apa yang paling ideal untuk dituliskan? Sebelum kamu menulis dan melakukannya dengan segenap usaha terbaikmu, berilah kesempatan terbaik bagi hatimu untuk menemukan alasan mengapa kamu ingin menulis?

Menemukan alasan mengapa kamu menulis adalah ruh dari penulisan itu sendiri.

Temukan apa tujuan mendasarmu menggerakkan pena di atas kertas, menyusun kata dan kalimat, setiap hari, setiap saat?

Apakah kamu mempelajari cara jadi penulis novel pemula  lantaran terpikat oleh uang dan pendapatan penulis yang katanya fantastis? Apakah kamu menulis untuk mengejar popularitas seperti selebritis? Ataukah kamu ingin menghasilkan sebuah karya yang bisa bermanfaat bagi manusia lain?

Apa pun yang menjadi alasan mendasar kamu menulis, berpegang teguhlah pada hal itu.

2. Penulis Pemula Harus Membangun Kebiasaan Sebagai Seorang Penulis Profesional

Penulis Pemula
Photo by Lisa on Pexels.com

Dalam setiap komunitas penulis pemula, semestinya ada satu dua orang penulis profesional yang dapat membantu mengarahkan pola dan ritme kebiasaan seorang penulis. Ritme dan kebiasaan ini sangat penting karena dengan proses inilah kemudian, kamu akan ditempa oleh waktu untuk menjadi penulis yang sebenarnya.

Pertanyaannya kemudian adalah; apa saja kebiasaan penulis pemula dan bagaimana ritme mereka melakukannya?

Seorang penulis profesional suka membaca, maka kamu pun sebagai seorang penulis pemula harus suka membaca. Penulis menulis setiap hari, maka kamu pun harus berkomitmen untuk bisa menulis setiap hari. Penulis tidak menunggu mood untuk menulis, artinya kamu pun tidak bisa menunggu ilham dan mukjizat untuk menyelesaikan tulisanmu.

Ada banyak tips penulis pemula yang bisa kamu temukan dalam blog ini yang didasarkan pada berbagai riset dan kebiasaan para penulis sukses. Aplikasikan dan biasakan dirimu dengan semua ritme tersebut.

Jika kamu melakukannya dengan konsisten, tidak akan butuh waktu lama  bagi kamu untuk menemukan rasa percaya diri sebagai penulis yang akan muncul secara alami.

3. Penulisa Pemula Seharusnya Bersikap Masa Bodoh dengan Anggapan Orang Lain

Source: Genetic Literacy Project

Apakah menjadi penulis buku pemula tidak akan menuai komentar orang lain di sekelilingmu?

Ketahuilah; apa pun yang kamu lakukan dalam hidup ini, entah itu menjadi penulis buku, penulis novel, pejabat, direkrur, pegawai negeri atau bahkan presiden sekali pun, semua aktivitasmu akan tetap menarik orang lain untuk berkomentar.

Menulis itu tidak mudah, terutama jika kamu ingin menjadi penulis yang tidak hanya senang dengan bisa ikutan menulis buku antologi saja. Jika kamu ingin menghasilkan karya terbaik, kamu harus lebih keras berjuang menggapainya.

Saat buku pertama kamu terbit dan mungkin tidak begitu laku di pasaran, kamu akan mendapat banyak komentar. Saat kamu berhasil menulis hingga sepuluh judul buku, namun belum menunjukkan keberhasilan secara materi, maka itu juga bisa memancing omongan orang lain.

Kadang motivasi untuk penulis pemula tidak harus kata-kata indah dan muluk saja. Bahkan saya secara pribadi mengatakan pada banyak penulis pemula yang belajar menulis di kelas saya; bersiaplah dengan apa pun yang orang lain katakan. Menulis dan berhasil akan membutuhkan proses yang tidak gampang.

Dan untuk itu kamu kadang harus bersikap masa bodoh supaya tetap melaju sesuai rencana.

4. Penulis Pemula Tidak Boleh Mudah Menyerah dan Patah Semangat

Penulis Pemula
Photo by Thirdman on Pexels.com

Banyak para penulis pemula yang mengira ketika mereka berhasil menerbitkan satu judul buku, maka kehidupan mereka akan sangat ideal; menulis, road show kemana-mana, mempromosikan buku, jumpa fans, dan lain sebagainya.

Tapi, sejujurnya tidak.

Bahkan 95% buku yang ditulis dan diterbitkan di negara dengan minat baca tinggi seperti Finlandia dan Amerika Serikat, hanya laku 250 eksemplar sepanjang waktu. Buku yang agak beruntung hanya laku paling banyak 3.000 eksemplar. Dan kurang dari 1% buku yang ditulis dan diterbitkan, menjadi best seller dan menghasilkan uang banyak untuk penulisnya.

Apa artinya?

Jika kamu menulis untuk uang dan popularitas, maka 95% usaha kamu akan gagal di buku yang pertama. Bahkan jika kamu menerbitkannya di negara dengan minat baca paling tinggi sekali pun.

Hal ini tentu akan membuat patah semangat bagi beberapa orang, bukan?

Terus terang, kamu tidak perlu mengubah tujuan dan alasan kamu menulis, hanya saja jangan cepat menyerah untuk mencapainya. Bisa saja kamu akan berhasil pada bukumu yang ke-10, ke- 20, atau bahkan yang ke-100.

Pastinya, jangan mudah menyerah dan patah semangat.

5. Sadari Bahwa Menjadi Penulis Itu Seperti Kehidupan Normal Lainnya

Hal terakhir yang bisa kamu lakukan untuk menambah rasa percaya diri sebagai seorang penulis pemula adalah dengan menyadari bahwa menulis itu seperti hidup. Menjadi seorang penulis, sama seperti menjadi profesional umum dalam bidang yang lain.

Umpamakan penulis adalah seperti atlit olahraga yang terus melatih kemampuan mereka untuk menjadi juara. Atlit lari terus melatih kemampuannya berlari untuk menjadi juara dalam lomba lari. Atlit tinju terus berlatih tinju untuk menjadi juara dalam pertandingan tinju. Atau atlit renang terus berlatih berenang untuk mempersiapkan dirinya supaya menang dalam lomba renang.

Apakah mereka nantinya akan menjadi juara atau tidak, tidak jadi soal. Namun mereka melatih diri setiap hari untuk menjadi yang terbaik dalam bidangnya.

Dan menulis pun begitu.

Kamu menulis setiap hari untuk menjadi yang terbaik. Walau mungkin kamu tidak akan kaya dan terkenal dengan menulis.

Atau kamu juga bisa mengambil motivasi untuk penulis pemula dari hidup seekor elang yang bangun di pagi hari untuk berburu. Entah apa yang ia dapatkan sebagai hasil buruan nantinya, namun elang bangun di pagi hari dan berburu karena ia adalah pemburu.

Dan sebagai penulis, kamu pun begitu, yang terbangun di setiap pagi untuk menulis. Bukan apa yang akan kamu dapatkan dari menulis, namun karena kamu memang adalah seorang penulis.

BACA JUGA:

Tingkatkan skill menulismu

Bergabung di Kelas Menulis Online Penulis Gunung dan keterampilan menulismu akan naik satu level


Penulis terbaik

Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Saya juga dapat dihubungi melalui whatsapp di tautan ini.

Fortopolio beberapa penulisan saya dapat dilihat disini:

Related Posts

15 thoughts on “Cara Membangun Rasa Percaya Diri Sebagai Penulis Pemula

Comments are closed.

%d blogger menyukai ini: