5 TIPS RAHASIA CARA MEMBUAT PTK UNTUK KENAIKAN PANGKAT YANG MUDAH DIKERJAKAN

Bagi Aparatur Sipil Negara atau ASN yang berprofesi sebagai guru, cara membuat PTK untuk kenaikan pangkat adalah keterampilan yang harus dikuasai. Hal ini disebabkan karena PTK telah menjadi salah satu syarat wajib kenaikan pangkat bagi profesi guru baik guru SD, SMP atau pun SMA. Sayangnya, tidak sedikit guru yang menganggap proses ini sangat rumit dan melelahkan.

Nah, bagaimana sebenarnya cara mudah membuat susunan PTK untuk kenaikan pangkat? Adakah teknik rahasia yang bisa membuatnya lebih sederhana untuk dikerjakan?

Berikut ulasan selengkapnya.

Cara Membuat PTK untuk Kenaikan Pangkat dengan Mudah dan Cepat

5 TIPS RAHASIA CARA MEMBUAT PTK UNTUK KENAIKAN PANGKAT

http://www.penulisgunung.id

“Setiap orang yang mengingat pendidikannya, akan mengingat gurunya, bukan metode atau pun tekniknya. Guru adalah jantung dari sistem pendidikan yang sebenarnya.”

Sidney Hook

PTK atau Penilaian Tindakan Kelas adalah sebuah tindakan praktis yang dilakukan oleh guru atau tenaga pendidik  yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di dalam kelas. PTK selain dimaksudkan untuk hal ini, juga menjadi salah satu syarat wajib kenaikan pangkat.

Kewajiban ini pada kondisi tertentu terkadang terasa merepotkan, terutama untuk guru-guru yang mungkin merasa kesulitan dalam membuat format PTK untuk kenaikan pangkat. Hal ini kemudian juga menjadi kendala bagi mereka untuk naik pangkat, sekaligus pula menjadi aral yang memberikan citra kurang cemerlang terhadap kemampuan mereka.

Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Menyusun PTK untuk kenaikan pangkat sebenarnya tidaklah sesulit yang dibayangkan, terutama jika kamu sudah mengetahui caranya. Dengan mengikuti tips dan langkah-langkah yang sederhana, PTK untuk kenaikan pangkat akan selesai dalam waktu yang cepat.

Nah, berikut adalah langkah-langkah dan tips rahasia yang bisa kamu ikuti untuk menyusun Penelitian Tindakan Kelas yang sesuai dengan PTK Dapodik yang disyaratkan.

Kenali Dengan Baik Format PTK untuk Kenaikan Pangkat sebagai Panduan

Photo by picjumbo.com on Pexels.com

Berdasarkan panduan membuat PTK yang diterbitkan oleh Kemendikbud pada tahun 2015, setiap guru atau tenaga pendidik dalam membuat PTK mereka, diwajibkan untuk mengikuti format penyusunan yang telah ditetapkan.

Dengan mempelajari format ini secara seksama, setiap pendidik atau guru yang membuat PTK untuk kenaikan pangkat atau untuk tujuan kedisiplinan lain, diharapkan mampu menyusun sebuah jurnal teknis penelitian yang lengkap, baik dan, mudah untuk dipahami.

Sekarang, bagaimana format PTK untuk kenaikan pangkat yang disyaratkan oleh Kemendikbud?

Secara umum penyusunan PTK dapat dibagi dalam enam bagian yakni bagian awal, bagian isi, bagian pembahasan, bagian penutup, daftar pustaka dan lampiran.

Berikut penjelasan untuk masing-masing bagian tersebut.

BACA JUGA:

Bagian Awal

Photo by Dom J on Pexels.com

Meskipun berbeda pembahasan, PTK untuk kenaikan pangkat guru SMP, guru SD, atau pun guru SMA, memiliki format yang sama. Pada bagian awal ini terdiri dari beberapa halaman yakni; judul, pengesahan, kata pengantar dan daftar isi.

  • Judul; Penulisan judul harus mempertimbangkan faktor singkat, padat dan jelas. Judul juga harus mampu menjadi gambaran besar mengenai problem yang diteliti dan hasil yang diperoleh.
  • Lembar Pengesahan: Bagian ini merupakan lembar persetujuan yang ditandatangani oleh kepala sekolah tempat guru yang membuat PTK mengajar.
  • Kata Pengantar: Seperti yang mungkin kamu biasa temukan dalam contoh PTK untuk kenaikan pangkat, format kata pengantar dalam PTK mirip dengan kata pengantar pada buku. Kata pengantar ini harus menjelaskan alasan dilakukannya PTK dan urgensi lingkungan yang mendorongnya.
  • Daftar Isi: Daftar isi PTK kenaikan pangkat tidak memiliki perbedaan dengan daftar isi jurnal atau buku pada umumnya. Kamu tentu dapat menyusunnya dengan mudah, bukan?

Bagian Isi

Photo by Vlada Karpovich on Pexels.com

Pada bagian isi, format PTK untuk kenaikan pangkat berisi tiga hal penting lainnya yaitu; pendahuluan, kajian pustaka dan metode penelitian.

Berikut adalah penjelasan masing-masing sub bagian isi tersebut;

  • Pendahuluan; Sebagai sebuah karya ilmiah yang bersumber dari hasil penelitian, bagian pendahuluan harus memuat beberapa hal mendasar sebagai pengantar pokok bahasan meliputi; latar belakang, rumusan masalah, tujuan serta manfaat penelitian.
  • Kajian Pustaka; Bagian ini berisi kajian penelitian-penelitian sebelumnya yang secara tema, memiliki keselarasan dengan penelitian yang kamu lakukan.
  • Metode Penelitian: Sebagaimana metode penelitian berbagai karya ilmiah yang lain, bagian ini mengharuskan kamu untuk menjelaskan bagaimana teknik yang kamu lakukan dalam menyusun PTK untuk kenaikan pangkat tersebut. Penjelasan ini meliputi pengumpulan data hingga metode analisis yang dijalankan.

Bagian Pembahasan

Photo by Pixabay on Pexels.com

Dalam format menyusun PTK untuk kenaikan pangkat guru, bagian pembahasan harus sinkron dan sesuai dengan bagian pendahuluan yang telah menguraikan permasalahan yang diteliti. Secara ringkas, bagian ini adalah jawaban dan solusi dari masalah yang ada pada bagian pendahuluan.

Penting pula untuk kamu ingat pada bagian ini mengenai relevansi antara jumlah masalah yang diutarakan pada pendahuluan dengan jawaban bahasan yang disampaikan. Jika jumlah permasalahan yang menjadi pokok penelitian adalah lima, maka bagian pembahasan juga harus memberikan jawaban dan sub bab sebanyak lima bagian.

Bagian Penutup

Photo by Pixabay on Pexels.com

Secara umum, susunan PTK untuk kenaikan pangkat yang disyaratkan Kemendikbud pada bagian penutup mengharuskan kamu memberikan kesimpulan dan juga saran.

Kesimpulan adalah rangkuman dari keseluruhan pembahasan disertai jawaban yang menjawab masalah pada pendahuluan. Sementara saran adalah pemikiran yang kamu anggap memiliki manfaat terkait dengan PTK yang kamu kerjakan.

Jadi, seumpama kamu menulis bahwa proses pembelajaran berbasis outdoor learning memiliki banyak manfaat bagi peserta didik, maka bagian ini kamu dapat menguraikan saran mengenai penerapannya.

Bagian Daftar Pustaka

Bagian ini seperti yang sudah kamu ketahui, sama seperti daftar pustaka untuk jurnal, essay atau pun buku pada umumnya. Daftar pustaka adalah daftar sumber bacaan yang kamu gunakan untuk menulis PTK kenaikan pangkat secara keseluruhan.

Bagian Lampiran

Photo by Anete Lusina on Pexels.com

Ini adalah bagian terakhir dalam format PTK untuk kenaikan pangkat.

Bagian ini berisi lampiran-lampiran yang untuk Dinas Kepangkatan, menjadi fokus yang cukup diperhatikan. Jadi, penting untuk menyusun bagian ini secara teratur sesuai dengan format yang telah ditetapkan oleh Kemendikbud.

Supaya lebih mudah, kamu dapat menyusun bagian lampiran berdasarkan urutan poin-poin berikut;

  1. Lampiran Pelaksanaan Pembelajaran.
  2. Lampiran Daftar Hadir Peserta Didik.
  3. Lampiran Instrumen Observasi Pembelajaran selama PTK.
  4. Lampiran Lembar Observasi Pembelajaran Selama PTK.
  5. Lampiran Soal Siklus 1 dan Siklus 2.
  6. Lampiran Rekap Nilai Siklus 1 dan Siklus 2.
  7. Lampiran Hasil Pekerjaan Peserta Didik Siklus 1 dan Siklus 2.
  8. Lampiran Surat Izin Penelitian.
  9. Lampiran Surat Keterangan Melaksanakan PTK.
  10. Lampiran Surat Pernyataan Keaslian.
  11. Lampiran Surat Undangan dan Daftar Hadir Seminar PTK.
  12. Lampiran Notulensi Seminar PTK.
  13. Lampiran Berita Acara PTK.
  14. Lampiran Bahan Seminar PTK.

Bagi Proses Penulisan Dalam Tiga Tahapan Besar

Photo by Magda Ehlers on Pexels.com

Guna mempermudah proses penulisannya, kamu dapat membagi proses penulisan PTK untuk kenaikan pangkat ini dalam tiga tahapan. Tahapan ini seperti halnya dalam penulisan essay yakni tahapan penulisan pendahuluan, tahapan penulisan isi dan, tahapan penulisan penutup.

Dengan membagi tahapan penulisan seperti ini, proses pengerjaannya akan terasa lebih ringan.

Penulisan secara berurutan dalam karya ilmiah sangat penting untuk dilakukan, selain mudah difahami, hal ini juga selaras dengan susunan PTK untuk kenaikan pangkat yang telah disyaratkan.

Kumpulkan dan Data Bahan Penulisan dengan Rapi

Photo by George Milton on Pexels.com

Mengumpulkan bahasan penulisan berupa materi-materi seperti pada lampiran, mau pun daftar pustaka yang menjadi sumber informasi penulisan, harus didata dengan rapi. Termasuk juga tinjauan pustaka terdahulu yang merupakan penelitian selaras dengan yang kamu kerjakan.

Kumpulkan semua bahan-bahan penulisan dalam satu file yang mudah diakses. Jika penulisan yang kamu lakukan bersumber dari internet, maka simpan alamat url sumber tersebut dengan cara mem-bookmark-nya pada browser.

Beri Perhatian Lebih pada Lampiran

Photo by cottonbro on Pexels.com

Dinas Kepangkatan memberikan porsi yang cukup seksama untuk meneliti keabsahan dan kevalidan PTK. Salah satu bagian yang cukup banyak mendapat perhatian adalah pada bagian lampiran dimana data-data seperti yang sudah dicantumkan di atas, kamu gunakan.

Nah, pada bagian ini berilah perhatian yang lebih dengan cara memastikan urutan format penyusunan serta kelengkapan lampiran yang dibutuhkan sudah sempurna.

Berikan Waktu untuk Final Cek Sebelum Diserahkan

Photo by Pixabay on Pexels.com

Tips yang terakhir terdengar sederhana, namun beberapa orang karena tergesa-gesa justru harus merevisi PTK mereka.

Jadi, sediakan waktu kamu untuk melakukan pemeriksaan ulang terhadap PTK yang sudah kamu kerjakan sebelum diserahkan. Pastikan lagi tidak ada typho, pastikan pula bahasa yang dipergunakan adalah baku dan sesuai PUEBI, serta kembali cek apakah format PTK untuk kenaikan pangkat yang kamu kerjakan sudah sesuai dengan yang disyaratkan atau belum.

Nah, itu adalah langkah-langkah yang bisa kamu lakukan sebagai cara membuat PTK untuk kenaikan pangkat dengan mudah dan efisien. Dengan melakukan langkah-langkahnya secara teratur, proses penulisan PTK kamu akan lebih mudah untuk dikerjakan.

Oh ya, jika kamu masih merasa kesulitan dengan semua proses itu, kamu juga bisa menggunakan jasa saya guna membantu kamu menyiapkan PTK yang diinginkan. Dengan bahan penulisan yang lengkap, saya akan membantu menuliskan PTK kamu dengan hasil yang InsyaAllah akan sangat memuaskan.

Jadi, jangan ragu menghubungi saya, ya.


anton sujarwo

Anton Sujarwo

Saya adalah seorang penulis buku, content writer, ghost writer, copywriters dan juga email marketer. Saya telah menulis 14 judul buku, fiksi dan non fiksi, dan ribuan artikel sejak pertengahan tahun 2018 hingga sekarang.

Dengan pengalaman yang saya miliki, Anda bisa mengajak saya untuk bekerjasama dan menghasilkan karya. Jangan ragu untuk menghubungi saya melalui email, form kontak atau  mendapatkan update tulisan saya dengan bergabung mengikuti blog ini bersama ribuan teman yang lainnya.

Tulisan saya yang lain dapat dibaca pula pada website;

Saya juga dapat dihubungi melalui whatsapp di tautan ini.

Fortopolio beberapa penulisan saya dapat dilihat disini:


Satu respons untuk “5 TIPS RAHASIA CARA MEMBUAT PTK UNTUK KENAIKAN PANGKAT YANG MUDAH DIKERJAKAN

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: